Monday, April 18, 2016

,

PO, Ready Stock, Sold Out, dan Istilah-Istilah Dalam Online Shop

Tren Online Shop (olshop) akhir-akhir ini makin menjamur. Di jejaring sosial seperti Facebook, Instagram dan Line kita bisa menemukan banyak akun jualan. Buat kamu yang sering denger istilah-istilah dalam olshop dan masih bingung dengan artinya, ini dia penjelasannya.

1. Pre Order (PO)

Ini artinya barang yang kita pesan belum ada, karena (1) barang masih dalam produksi, atau (2) barang masih di supplier.

Kalau di barang ada keterangan Open PO, berarti kita harus pesan dulu dan menunggu beberapa waktu sampai barang ada lalu bisa dikirim. Jadi jangan minta penjual untuk cepat-cepat kirim.
Keterangan Open PO

Ada juga Custom PO. Artinya barang-barang di sana bisa kita pesan sesuai kebutuhan dan keinginan kita. Misalnya Garskin,Cake Ulang Tahun, Souvenir Nikahan, Undangan Nikahan (Eh, ini kok jadi tentang nikah).

Selain itu, ada keterangan Made by Order. Artinya barang baru akan diproduksi jika ada calon pembeli yang memesan. Misalnya jilbab, tas, dll

Note:
Untuk barang-barang Pre Order, kita akan diminta untuk bayar dulu di muka. Ada yang harus bayar full (lunas), ada juga yang cukup dengan DP (uang muka). Untuk pembayaran dengan DP, biasanya kalau kita membatalkan pesanan maka uang DP kita akan hangus alias tidak bisa dikembalikan. Jadi, pikirkan baik-baik dulu ya sebelum memesan.

Tips: jika posisi kita sebagai pembeli, sebelum pesan barang sebaiknya kita tanya ke penjual kapan estimasi tanggal barang jadi dan tanggal pengiriman barang.

2. Ready Stock

Berbeda dengan Pre Order, Ready di sini berarti barang sudah ada. Jika kita membeli barang yang ready stock, berarti barang dapat dikirimkan segera.

3. Sold Out

Jika ada tulisan Sold Out, berarti barang sudah terjual dan tidak ada stock lagi. Kita tidak dapat membeli barang yang sudah sold out, kecuali penjual akan melakukan restock.

4. Restock

Restock atau stock kembali, berarti persediaan barang yang sudah habis (sold out) akan diproduksi lagi.


5. Fix Order

Dalam online shop, biasanya sebelum melakukan transaksi calon pembeli akan bertanya-tanya dulu kepada penjual. Bisa bertanya tentang spesifikasi barang, alamat toko, hingga nego harga. Fix order berarti pembeli sudah dipastikan akan membeli barang tertentu. Untuk fix order, pembeli akan diminta untuk mengirimkan format order

6. Format Order

Format order adalah format pembelian yang menunjukkan bahwa pembeli sudah fix order. Format order digunakan untuk memudahkan penjual mengatur pembukuan dan pengiriman barang. Biasanya format order yang harus diisi oleh calon pembeli adalah sebagai berikut
Contoh Format Order

7. Keep

Artinya barang yang telah dipesan oleh calon pembeli tidak akan dijual ke orang lain sampai pembeli tersebut melunasi pembayaran. Meskipun begitu, ada syarat dan ketentuan yang mengikuti sistem keep. Contoh ketentuannya seperti: keep maksimal hanya 1x24 jam atau 2x24 jam, setelah waktu tersebut maka order dianggap batal.

Ada juga penjual yang menerapkan sistem "No Keep, Siapa Cepat Dia Dapat".

8. Blacklist

Blacklist (daftar hitam) bisa diartikan penjual atau pembeli yang tidak terpercaya. Seperti pada umumnya, jika kita masuk ke dalam blacklist maka kita tidak dapat melakukan transaksi lagi.

1) Penjual

Blacklist terhadap penjual bisa terjadi karena:

  • Servis buruk dari penjual, misalnya: respon dari penjual tidak ramah, pengiriman barang lama, pengiriman resi lama.
  • Penjual melakukan penipuan, misalnya: barang tidak sesuai spesifikasi (barang KW tapi ditulis Ori), barang tidak dikirimkan, dll

2) Pembeli

Blacklist terhadap pembeli bisa disebabkan:

  • Pembeli yang PHP, sudah mengirimkan format order tapi tidak transfer
  • Pembeli yang melakukan penipuan dengan mengirimkan bukti transfer palsu
  • Pembeli yang melakukan penipuan segitiga, dll

IG @blacklistncurhat, salah satu akun untuk laporan blacklist seller dan buyer


9. Supplier

Supplier bisa dibilang penjual tangan pertama. Dia menjual barang produksi/brandnya sendiri, atau penjual dalam skala besar.

10. Reseller

Reseller yaitu pihak ketiga yang menjual barang milik supplier.

Jika ada keterangan "Open Reseller" atau "Reseller are Welcome", artinya penjual mengizinkan orang lain untuk menjualkan kembali barang miliknya. Reseller akan mendapatkan harga khusus setelah memenuhi syarat tertentu, seperti: pembelian awal minimal 4 barang, transaksi awal minimal 200.000, mengirimkan data, dll.

Keterangan Reseller are Welcome


11. Dropship

Dropshipper hampir sama dengan reseller, sama-sama menjual barang dari supplier. Bedanya, dropshipper berarti barang dikirimkan dari supplier langsung ke pembeli namun pengirimnya atas nama dropshipper. Dropshipper menjadi semacam perantara antara supplier dengan pembeli.

12. Cash On Delivery (COD)

COD berarti penjual dan pembeli bertemu untuk melakukan transaksi secara langsung. Di antara penjual dan pembeli sebelumnya dapat membuat kesepakatan tempat dan waktu pertemuan. Ada pula penjual yang bersedia mengantarkan barang ke tempat pembeli.

COD sangat menguntungkan untuk pembeli, karena pembeli dapat menghemat ongkos kirim dan mengecek barang secara langsung sehingga menghindari penipuan.

Tapi sekarang ini banyak penjual yang membatasi COD. Biasanya penjual membuat rule COD hanya dapat dilakukan di tempat tertentu pada jam tertentu. Bahkan ada pula yang tidak menerima COD (No COD). Bukan berarti penjual hendak melakukan penipuan. Hal ini biasanya dilakukan untuk efektivitas.

13. Ekspedisi

Ekspedisi merujuk pada jasa pelayanan barang, seperti JNE, POS, TIKI, Wahana, SiCepat, ESL, NHL, Pahala, dll.

14. Endorse

Endorse adalah salah satu cara onlineshop untuk mempromosikan barangnya dengan menggunakan jasa seleb/akun berfollower banyak. Onlineshop akan memberikan produk bahkan membayar seleb tersebut untuk menggunakan produknya dan mengiklankannya di akun sosial mereka.

RiaRicis, salah satu selebgram yang sering dipercaya untuk endorsement


15. Paid Promote (PP)

PP hampir sama dengan endorse, sama-sama cara promosi onlineshop bekerja sama dengan akun lain. Perbedaan antara endorse dan paid promote yaitu jika endorse maka onlineshop memberikan produk mereka untuk dipakai dan diiklankan, sedangkan pada paid promote onlineshop hanya mengiklankan produk mereka saja di akun seleb/akun berfollower banyak tersebut.


Contoh Paid Promote di akun Instagram @dagelan 

16. Shotout for Shotout (SFS)


SFS adalah salah satu cara onlineshop untuk meningkatkan follower. Caranya dengan saling mempromosikan sesama onlineshop di akun media sosial olshop tersebut.

17. Preloved

Preloved artinya sama dengan barang second atau bekas pakai.

Sebenarnya masih banyak istilah lain. Kalau ada pertanyaan, tulis di kolom komentar aja ya :D
Share:

10 comments:

  1. Replies
    1. DO itu Delivery Order kak, biasa juga disebut surat jalan. Maksudnya dokumen yang digunakan untuk penyerahan barang kepada pelanggan saat pengiriman

      Delete
  2. Replies
    1. Iya kak, Cash on Delivery, bayar ketika barang udah diterima :)

      Delete
  3. Bukankah yang disebut PO adalah Purchase Order atau surat resmi yang diterbitkan oleh si pemesan kepada penyedia?

    ReplyDelete
  4. Bukankah yang disebut PO adalah Purchase Order atau surat resmi yang diterbitkan oleh si pemesan kepada penyedia?

    ReplyDelete
  5. Kalau sold doang itu termasuk sold out?

    ReplyDelete
  6. jd paham bahasa online shop.mksh ya kak

    ReplyDelete
  7. Alhamdulillah udh mulai ngerti istilah online shop.

    ReplyDelete