Friday, May 22, 2020

Pengangkatan PNS

Setelah melewati proses yang panjang mulai dari
pendaftaran >> SKD >> SKB >> pemberkasan >> pengajuan NIP >> pelantikan >> masa-masa CPNS >> latsar >> penyusunan RA >> laporan LA >> tes kesehatan >> ... dll

Akhirnya pada bulan Mei tahun 2020 ini kabar tentang pengangkatan datang juga. Walaupun ada yang berbeda dari pengangkatan PNS biasanya. Ya, gimana lagi, karena ada  Covid-19 jadi nggak memungkinkan ada acara yang mengumpulkan orang banyak kan. Jadilah berita pengangkatan PNS dikabarkan melalui grup Telegram. Pak Juned, admin BKD, mengirimkan soft file Surat Edaran ini kepada kami-kami CPNS Pemprov Jateng 2018.

Alhamdulillahirabbilalamin... resmi jadi PNS ya ini (?).


Setelah melewati proses yang panjang mulai dari
pendaftaran >> SKD >> SKB >> pemberkasan >> pengajuan NIP >> pelantikan >> masa-masa CPNS >> latsar >> penyusunan RA >> laporan LA >> tes kesehatan >> ... dll

Akhirnya pada bulan Mei tahun 2020 ini kabar tentang pengangkatan datang juga. Walaupun ada yang berbeda dari pengangkatan PNS biasanya. Ya, gimana lagi, karena ada  Covid-19 jadi nggak memungkinkan ada acara yang mengumpulkan orang banyak kan. Jadilah berita pengangkatan PNS dikabarkan melalui grup Telegram. Pak Juned, admin BKD, mengirimkan soft file Surat Edaran ini kepada kami-kami CPNS Pemprov Jateng 2018.

Alhamdulillahirabbilalamin... resmi jadi PNS ya ini (?).


Wednesday, April 15, 2020

Yuk, Intip Berbagai Fitur Unggulan Dari Aplikasi MySmartfren

Besok tanggal 16 April, menjadi tepat satu bulan aku menjalani work from home (WFH). Ya, dimulai sejak tanggal 16 Maret 2020, pegawai di lingkup Provinsi Jawa Tengah diinstruksikan secara resmi untuk kerja dari rumah sekaligus menjalani masa karantina karena Covid-19. Walaupun sudah satu bulan, tapi masa karantina belum juga berakhir. Bahkan di instansiku, WFH diperpanjang hingga akhir bulan ini.

Salah satu efek WFH yaitu: penggunaan internet menjadi lebih intens. Koordinasi via teleconference, pembelajaran via online, dll. Paling susah kalau koneksi internet lemot, udah gitu kuota cepat habis yang membuat anggaran membengkak. Untuk itu, penting sekali memilih provider internet yang sinyalnya bagus, koneksinya stabil, dan syukur-syukur harga paketannya murah.

Karena alasan itulah, banyak yang menjatuhkan pilihan pada provider Smartfren. Pengguna provider Smartfren merupakan pengguna yang cerdas. Buktinya, mereka mampu memilih penyedia jasa layanan telekomunikasi terbaik di era milenial.

Mengapa Smartfren dinobatkan sebagai penyedia layanan jasa telekomunikasi terbaik? Karena hampir semua pengguna yang menggunakan layanan mereka mengaku puas dengan layanan yang diberikan.

Salah satu customer service yang mereka persembahkan untuk para pengguna adalah pembuatan aplikasi MySmartfren. Sebenarnya, apa saja fitur MySmartfren? Ketahui jawabannya pada uraian di bawah!



Fitur Unggulan Aplikasi MySmartfren

Aplikasi Smartfren yang diberi nama MySmartfren merupakan jenis aplikasi yang bisa diakses oleh semua pengguna nomor Smartfren. Aplikasi tersebut bisa anda unduh terlebih dahulu di Playstore untuk bisa menggunakannya.

Lalu setelah diunduh, lakukan registrasi pada aplikasi. Setelah bisa mendaftar, anda pun dapat login untuk mengakses berbagai fitur yang tersedia di MySmartfren.

Berikut ini berbagai fitur penting MySmartfren yang perlu anda ketahui :



1. Home

Hampir semua aplikasi memiliki fitur utama berupa Home. Fitur yang satu ini berguna untuk menampilkan laman dasar dari sebuah aplikasi. Pada aplikasi Smartfren, Home berisi informasi dasar terkait nomor ponsel anda, serta jumlah paket yang anda miliki saat itu juga. Selain itu, anda juga bisa mengetahui masa aktif nomor serta masa aktif paket yang masih berlaku.

2. Beli paket

Pada fitur beli paket, anda dapat mengetahui berbagai paket yang disediakan oleh Smartfren untuk para pengguna. Ada tiga paket yang bisa anda pilih lengkap dengan keterangan ketentuannya. Diantaranya adalah Smartplan Limitless, Internet Volume, dan Internet Unlimited.

3. Fitur

Pada Fitur, anda akan menemukan berbagai fitur yang tidak akan anda temukan pada aplikasi selain MySmartfren. Berbagai fitur yang ada adalah riwayat pembelian, informasi bonus yang anda miliki, hingga fitur standar yang bisa dipersonalisasi berupa Call Forwarding, Long SMS, SMS Forwarding, dan Call Waiting.

4. Promo

Pada fitur yang satu ini, terdapat berbagai promo dari MySmartfren yang bisa anda beli dengan cara mematuhi syarat dan ketentuan yang berlaku.

Itulah beberapa fitur dasar yang ada pada aplikasi MySmartfren. Dengan adanya fitur-fitur tersebut, tak heran jika aplikasi Smartfren semakin banyak diunduh dan diinstal oleh para pengguna. 
Besok tanggal 16 April, menjadi tepat satu bulan aku menjalani work from home (WFH). Ya, dimulai sejak tanggal 16 Maret 2020, pegawai di lingkup Provinsi Jawa Tengah diinstruksikan secara resmi untuk kerja dari rumah sekaligus menjalani masa karantina karena Covid-19. Walaupun sudah satu bulan, tapi masa karantina belum juga berakhir. Bahkan di instansiku, WFH diperpanjang hingga akhir bulan ini.

Salah satu efek WFH yaitu: penggunaan internet menjadi lebih intens. Koordinasi via teleconference, pembelajaran via online, dll. Paling susah kalau koneksi internet lemot, udah gitu kuota cepat habis yang membuat anggaran membengkak. Untuk itu, penting sekali memilih provider internet yang sinyalnya bagus, koneksinya stabil, dan syukur-syukur harga paketannya murah.

Karena alasan itulah, banyak yang menjatuhkan pilihan pada provider Smartfren. Pengguna provider Smartfren merupakan pengguna yang cerdas. Buktinya, mereka mampu memilih penyedia jasa layanan telekomunikasi terbaik di era milenial.

Mengapa Smartfren dinobatkan sebagai penyedia layanan jasa telekomunikasi terbaik? Karena hampir semua pengguna yang menggunakan layanan mereka mengaku puas dengan layanan yang diberikan.

Salah satu customer service yang mereka persembahkan untuk para pengguna adalah pembuatan aplikasi MySmartfren. Sebenarnya, apa saja fitur MySmartfren? Ketahui jawabannya pada uraian di bawah!



Fitur Unggulan Aplikasi MySmartfren

Aplikasi Smartfren yang diberi nama MySmartfren merupakan jenis aplikasi yang bisa diakses oleh semua pengguna nomor Smartfren. Aplikasi tersebut bisa anda unduh terlebih dahulu di Playstore untuk bisa menggunakannya.

Lalu setelah diunduh, lakukan registrasi pada aplikasi. Setelah bisa mendaftar, anda pun dapat login untuk mengakses berbagai fitur yang tersedia di MySmartfren.

Berikut ini berbagai fitur penting MySmartfren yang perlu anda ketahui :



1. Home

Hampir semua aplikasi memiliki fitur utama berupa Home. Fitur yang satu ini berguna untuk menampilkan laman dasar dari sebuah aplikasi. Pada aplikasi Smartfren, Home berisi informasi dasar terkait nomor ponsel anda, serta jumlah paket yang anda miliki saat itu juga. Selain itu, anda juga bisa mengetahui masa aktif nomor serta masa aktif paket yang masih berlaku.

2. Beli paket

Pada fitur beli paket, anda dapat mengetahui berbagai paket yang disediakan oleh Smartfren untuk para pengguna. Ada tiga paket yang bisa anda pilih lengkap dengan keterangan ketentuannya. Diantaranya adalah Smartplan Limitless, Internet Volume, dan Internet Unlimited.

3. Fitur

Pada Fitur, anda akan menemukan berbagai fitur yang tidak akan anda temukan pada aplikasi selain MySmartfren. Berbagai fitur yang ada adalah riwayat pembelian, informasi bonus yang anda miliki, hingga fitur standar yang bisa dipersonalisasi berupa Call Forwarding, Long SMS, SMS Forwarding, dan Call Waiting.

4. Promo

Pada fitur yang satu ini, terdapat berbagai promo dari MySmartfren yang bisa anda beli dengan cara mematuhi syarat dan ketentuan yang berlaku.

Itulah beberapa fitur dasar yang ada pada aplikasi MySmartfren. Dengan adanya fitur-fitur tersebut, tak heran jika aplikasi Smartfren semakin banyak diunduh dan diinstal oleh para pengguna. 

Tuesday, March 31, 2020

Menang Xiaomi Redmi Note 8 Seharga 10 Ribu Rupiah dari Shopee

Sabtu malam.

Seperti biasa, weekend adalah waktunya suami pulang ke Magelang. Pas aku lagi buka Shopee Tanam buat "nyiram tanaman", tiba-tiba suami yang di sebelahku berseru kegirangan,

"AY, AKU MENANG".

...

Hah, menang apa?. Pikirku waktu itu.

Terus bro Azaz nunjukin hpnya ke aku.



Ya amplopppp.... ternyata suami dapat Xiaomi Redmi Note 8 Pro dari Shopee Serba 10 Ribu.

Alhamdulillahirobbil 'alamin....

But, surprised, of course. Nggak nyangka.

Kita jadi heboh berdua. Beneran nggak sih ini?. Gimana ini cara klaimnya?. Ini kok nggak bisa dipencet?. Dan berbagai pertanyaan kebingungan lainnya. 

Alhasil semalaman itu suami sibuk utak-atik Shopeenya buat nyoba nge-klaim. Sampai beberapa waktu kemudian baru nemu caranya.

Untuk klaim produk yang kita "menangkan", pertama kita perlu cek di bagian Voucher. Di sana ada voucher "Diskon Rp 100JT Min. Blj Rp 0 Khusus Produk Tertentu". Nah voucher ini kita klaim dan gunakan buat checkout, tapi cuma bisa buat checkout produk dari Shopee Serba 10 Ribu yang kita dapatkan lho ya.


Tampilan saat checkout, total pembayaran Rp 0. Yeayyy...


Terus gimana? Datangnya beneran datang nggak? Berapa lama datangnya?.

Beneran datang dong. Malah datangnya cuma 2/3 hari setelah checkout, lebih cepat dari perkiraan kita berdua. 

Nih ada video waktu suami unboxing Xiaomi Redmi Note 8nya.



Terima kasih yaa Shopee.... <3 :* :*
Sabtu malam.

Seperti biasa, weekend adalah waktunya suami pulang ke Magelang. Pas aku lagi buka Shopee Tanam buat "nyiram tanaman", tiba-tiba suami yang di sebelahku berseru kegirangan,

"AY, AKU MENANG".

...

Hah, menang apa?. Pikirku waktu itu.

Terus bro Azaz nunjukin hpnya ke aku.



Ya amplopppp.... ternyata suami dapat Xiaomi Redmi Note 8 Pro dari Shopee Serba 10 Ribu.

Alhamdulillahirobbil 'alamin....

But, surprised, of course. Nggak nyangka.

Kita jadi heboh berdua. Beneran nggak sih ini?. Gimana ini cara klaimnya?. Ini kok nggak bisa dipencet?. Dan berbagai pertanyaan kebingungan lainnya. 

Alhasil semalaman itu suami sibuk utak-atik Shopeenya buat nyoba nge-klaim. Sampai beberapa waktu kemudian baru nemu caranya.

Untuk klaim produk yang kita "menangkan", pertama kita perlu cek di bagian Voucher. Di sana ada voucher "Diskon Rp 100JT Min. Blj Rp 0 Khusus Produk Tertentu". Nah voucher ini kita klaim dan gunakan buat checkout, tapi cuma bisa buat checkout produk dari Shopee Serba 10 Ribu yang kita dapatkan lho ya.


Tampilan saat checkout, total pembayaran Rp 0. Yeayyy...


Terus gimana? Datangnya beneran datang nggak? Berapa lama datangnya?.

Beneran datang dong. Malah datangnya cuma 2/3 hari setelah checkout, lebih cepat dari perkiraan kita berdua. 

Nih ada video waktu suami unboxing Xiaomi Redmi Note 8nya.



Terima kasih yaa Shopee.... <3 :* :*

Friday, March 13, 2020

Covid-19, Can We Panic Now??

Di salah satu postku awal Januari dulu, aku pernah nulis bahwa tahun 2020 adalah tahun yang kompleks. Di awal tahun kita dihadapkan dengan bad news seperti banjir Jakarta, kebakaran hutan di Australia, memanasnya isu World War III karena penembakan Jenderal Iran oleh Amerika, kasus Reynhard Sinaga, dll. Awal tahun yang begitu hectic. Could it be worse?.

The answer isyes, absolutely.

Siapa sangka di akhir bulan Januari, dunia digemparkan dengan berita tentang penyebaran virus baru bernama virus Corona di Wuhan, China. Jumlah pasien suspect Corona terus bertambah dari waktu ke waktu. Dalam waktu singkat virus tersebut menyebar dengan begitu masif. Tak hanya di China, bahkan juga ke negara-negara lain seperti Malaysia, Singapura, Jepang, Iran, Amerika Serikat, Italia dan berbagai belahan dunia lainnya.



Kita semua dibuat bingung, apa itu virus Corona?. Dari mana asalnya?. Kenapa banyak yang bisa terkena virus tersebut?. Bagaimana penularannya?. Dan berbagai pertanyaan lain hinggap di kepala.

Media berbondong-bondong memberitakan tentang virus ini. Kabar berhembus begitu kencangnya, baik di dunia nyata maupun di dunia maya. Sayangnya, banjir informasi tentang virus Corona ini tak sepenuhnya membantu karena informasi-informasi yang penting dan valid kadang tertutupi oleh kabar hoax yang menyesatkan dan justru menimbulkan kepanikan.

Perkembangan Kasus Covid-19 di Indonesia

Sejak awal merebaknya kabar Covid-19 di bulan Januari hingga akhir bulan Februari, status Indonesia adalah zero case atau tidak ada laporan kasus Covid-19 yang positif. Hingga akhirnya kabar itu datang

2 Maret 2020, Presiden Jokowi mengumumkan ada 2 WNI yang positif Covid-19.

6 Maret 2020, bertambah 2 kasus Covid-19. Jumlah kasus: 4.

8 Maret 2020, bertambah 2 kasus Covid-19. Jumlah kasus: 6

9 Maret 2020, bertambah 13 kasus Covid-19. Jumlah kasus: 19.

10 Maret 2020, bertambah 8 kasus Covid-19. Jumlah kasus: 27.

11 Maret 2020, bertambah 7 kasus Covid-19. Jumlah kasus: 34.
Juga diumumkan kasus kematian pertama akibat Covid-19 di Indonesia. Seorang WNA pasien kasus 25 positif Corona meninggal di Bali.

Update:
13 Maret 2020, bertambah 35 kasus Covid-19. Jumlah kasus: 69.
Juga diumumkan pasien meninggal bertambah menjadi 4 orang, salah satunya pasien yang dirawat di RS Moewardi Solo.

This thing escalated quickly, right?

Terus kita kudu kepiye??

Akhir bulan Februari lalu, tepatnya hari Sabtu (29/2), aku mendapat kesempatan untuk ikut acara dari Kementerian Kesehatan yang membahas tentang Covid-19. Ada beberapa hal yang aku pikir perlu untuk kita ketahui bersama. Supaya kita selalu waspada tapi tidak panik.

Mengenal Covid-19: Asal-Usul


Covid-19 atau Corona Virus Disease 2019 adalah virus jenis baru dari kelompok virus corona yang dikenal dapat menyebabkan penyakit pernapasan pada manusia. Virus Corona sendiri adalah nama bagi virus yang memiliki bentuk seperti di gambar, yaitu pada permukaannya terdapat mahkota seperti ujung runcing. Contoh virus kelompok Corona lain yang pernah menginfeksi manusia dan mematikan adalah: SARS dan MERS.

Perlu diingat bahwa Covid-19 ini adalah virus, bukan bakteri. Virus sendiri adalah organisme yang tidak bisa hidup sendiri. Virus tidak bisa berkembang biak tanpa sel inang, berbeda dengan bakteri yang bisa berkembang biak sendiri karena tidak membutuhkan sel inang untuk tumbuh. Virus juga hidup di dalam sel, sehingga untuk bisa mendeteksi keberadaannya memerlukan pendekatan molekuler.


Covid-19 pertama kali diketahui pada akhir tahun 2019 di kota Wuhan, China. Tepatnya di Huanan Seafood Market, yang menjual beragam satwa. Penularan Covid-19 diduga berasal dari kelelawar. Dugaan para ahli, virus ini awalnya menyebar antara hewan ke manusia lalu selanjutnya dari manusia ke manusia.

Penyebaran Covid-19

§ Penyebaran infeksi Coronavirus terutama dengan kontak erat
§ Melalui droplet respirasi (batuk & bersin) dengan jarak 6 feet (1.8 m)
§ Virus RNA juga dapat ditemukan pada feces pasien yang terinfeksi
§ Dugaan bahan makanan hewani sebagai reservoir karena pasien yang pertama kali teridentifikasi Covid-19 bekerja di Huanan Seafood Market



Tanda & gejala Covid-19

§ Mengalami gejala demam (38oC)/riwayat demam
§ batuk, pilek, sakit tenggorokan, sesak napas (ISPA)
§ Pneumonia ringan hingga berat berdasarkan gejala klinis dan/atau gambaran
radiologis

Faktor risiko:
1. Riwayat perjalanan ke China atau wilayah/negara yang terjangkit dalam waktu 14 hari sebelum timbul gejala
2. Memiliki riwayat paparan salah satu atau lebih:
- Riwayat kontak erat dengan kasus konfirmasi COVID-19; ATAU
- Bekerja atau mengunjungi fasilitas kesehatan yang berhubungan dengan pasienkonfirmasi COVID-19 di China atau wilayah/ negara yang terjangkit; ATAU
- Memiliki riwayat kontak dengan hewan penular (jika hewan penular sudahteridentifikasi) di China atau wilayah/negara yang terjangkit (sesuai dengan perkembangan penyakit)*; ATAU
3. Memiliki riwayat perjalanan keWuhan dan memiliki (demam 38oC) atau adariwayat demam
  
Pencegahan Covid-19

1. Melakukan kebersihan tangan rutin, terutama sebelum memegang mulut, hidung dan mata; serta setelah memegang instalasi publik.
2. Mencuci tangan dengan air dan sabun cair serta bilas setidaknya 20 detik. Cuci dengan air dan keringkan dengan handuk atau kertas sekali pakai. Jika tidak ada fasilitas cuci tangan, dapat menggunakan alkohol 70- 80% handrub.
3. Menutup mulut dan hidung ketika bersin atau batuk menggunakan tisu, atau sisi dalam lengan atas. Tisu yang digunakan dibuang ke tempat sampah dan cuci tangan setelahnya.
4. Ketika memiliki gejala saluran napas, gunakan masker dan berobat ke fasilitas layanan kesehatan.

Bagi yang akan bepergian:

1. Pemerintah perlu mengeluarkan travel advisory ketika sudah dilaporkan ada 1 kasus yang teridentifikasi dan apabila terjadi penambahan kasus maka perlu mempertimbangkan mengeluarkan travel warning.
2. Hindari kontak dengan hewan (baik hidup maupun mati).
3. Hindari mengonsumsi produk hewan mentah atau setengah matang.
4. Hindari mengunjungi pasar basah, peternakan atau pasar hewan.
5. Hindari kontak dekat dengan pasien yang memiliki gejala infeksi saluran napas.
6. Patuhi petunjuk keamanan makanan dan aturan kebersihan.
7. Setelah kembali dari daerah outbreak, konsultasi ke dokter jika terdapat gejala demam atau gejala lain dan beritahu dokter riwayat
perjalanan serta gunakan masker untuk mencegah penularan penyakit.

Penanganan Covid-19 di Indonesia


Cek daftar RS rujukan untuk penanganan Covid-19.

DIY:
1. RSUP Dr. Sardjito
2. RSUD Kota Yogyakarta
3. RSUD Wates
4. RSUD Panembahan Senopati, Bantul

Jawa Tengah:
1. RSUP Kariadi Semarang
2. RS Soeradji Tirtonegoro Klaten
3. RSUD Margono Soekarjo Purworejo
4. RSUD Kraton Pekalongan
5. RSUD Soeselo Kabupaten Tegal
6. RSUD Soewondo Kendal
7. RSUD Tidar Magelang
8. RSUD Moewardi Surakarta
9. RSUD Banyumas
10. RSUD Loekmonohadi Kudus
11. RSUD K.R.M.T. Wongsonegoro Semarang
12. RSUD Kardinah Tegal
13. RS Paru Dr. Ario Wirawan Salatiga



Informasi hotline darurat:
§ Masyarakat umum: NCC 119, Halo Kemenkes 150057
§ Petugas kesehatan: EOC, PHEOC

Semoga kita sehat selalu, dan terhindar dari Covid-19 ini ya. Aamiin.
Di salah satu postku awal Januari dulu, aku pernah nulis bahwa tahun 2020 adalah tahun yang kompleks. Di awal tahun kita dihadapkan dengan bad news seperti banjir Jakarta, kebakaran hutan di Australia, memanasnya isu World War III karena penembakan Jenderal Iran oleh Amerika, kasus Reynhard Sinaga, dll. Awal tahun yang begitu hectic. Could it be worse?.

The answer isyes, absolutely.

Siapa sangka di akhir bulan Januari, dunia digemparkan dengan berita tentang penyebaran virus baru bernama virus Corona di Wuhan, China. Jumlah pasien suspect Corona terus bertambah dari waktu ke waktu. Dalam waktu singkat virus tersebut menyebar dengan begitu masif. Tak hanya di China, bahkan juga ke negara-negara lain seperti Malaysia, Singapura, Jepang, Iran, Amerika Serikat, Italia dan berbagai belahan dunia lainnya.



Kita semua dibuat bingung, apa itu virus Corona?. Dari mana asalnya?. Kenapa banyak yang bisa terkena virus tersebut?. Bagaimana penularannya?. Dan berbagai pertanyaan lain hinggap di kepala.

Media berbondong-bondong memberitakan tentang virus ini. Kabar berhembus begitu kencangnya, baik di dunia nyata maupun di dunia maya. Sayangnya, banjir informasi tentang virus Corona ini tak sepenuhnya membantu karena informasi-informasi yang penting dan valid kadang tertutupi oleh kabar hoax yang menyesatkan dan justru menimbulkan kepanikan.

Perkembangan Kasus Covid-19 di Indonesia

Sejak awal merebaknya kabar Covid-19 di bulan Januari hingga akhir bulan Februari, status Indonesia adalah zero case atau tidak ada laporan kasus Covid-19 yang positif. Hingga akhirnya kabar itu datang

2 Maret 2020, Presiden Jokowi mengumumkan ada 2 WNI yang positif Covid-19.

6 Maret 2020, bertambah 2 kasus Covid-19. Jumlah kasus: 4.

8 Maret 2020, bertambah 2 kasus Covid-19. Jumlah kasus: 6

9 Maret 2020, bertambah 13 kasus Covid-19. Jumlah kasus: 19.

10 Maret 2020, bertambah 8 kasus Covid-19. Jumlah kasus: 27.

11 Maret 2020, bertambah 7 kasus Covid-19. Jumlah kasus: 34.
Juga diumumkan kasus kematian pertama akibat Covid-19 di Indonesia. Seorang WNA pasien kasus 25 positif Corona meninggal di Bali.

Update:
13 Maret 2020, bertambah 35 kasus Covid-19. Jumlah kasus: 69.
Juga diumumkan pasien meninggal bertambah menjadi 4 orang, salah satunya pasien yang dirawat di RS Moewardi Solo.

This thing escalated quickly, right?

Terus kita kudu kepiye??

Akhir bulan Februari lalu, tepatnya hari Sabtu (29/2), aku mendapat kesempatan untuk ikut acara dari Kementerian Kesehatan yang membahas tentang Covid-19. Ada beberapa hal yang aku pikir perlu untuk kita ketahui bersama. Supaya kita selalu waspada tapi tidak panik.

Mengenal Covid-19: Asal-Usul


Covid-19 atau Corona Virus Disease 2019 adalah virus jenis baru dari kelompok virus corona yang dikenal dapat menyebabkan penyakit pernapasan pada manusia. Virus Corona sendiri adalah nama bagi virus yang memiliki bentuk seperti di gambar, yaitu pada permukaannya terdapat mahkota seperti ujung runcing. Contoh virus kelompok Corona lain yang pernah menginfeksi manusia dan mematikan adalah: SARS dan MERS.

Perlu diingat bahwa Covid-19 ini adalah virus, bukan bakteri. Virus sendiri adalah organisme yang tidak bisa hidup sendiri. Virus tidak bisa berkembang biak tanpa sel inang, berbeda dengan bakteri yang bisa berkembang biak sendiri karena tidak membutuhkan sel inang untuk tumbuh. Virus juga hidup di dalam sel, sehingga untuk bisa mendeteksi keberadaannya memerlukan pendekatan molekuler.


Covid-19 pertama kali diketahui pada akhir tahun 2019 di kota Wuhan, China. Tepatnya di Huanan Seafood Market, yang menjual beragam satwa. Penularan Covid-19 diduga berasal dari kelelawar. Dugaan para ahli, virus ini awalnya menyebar antara hewan ke manusia lalu selanjutnya dari manusia ke manusia.

Penyebaran Covid-19

§ Penyebaran infeksi Coronavirus terutama dengan kontak erat
§ Melalui droplet respirasi (batuk & bersin) dengan jarak 6 feet (1.8 m)
§ Virus RNA juga dapat ditemukan pada feces pasien yang terinfeksi
§ Dugaan bahan makanan hewani sebagai reservoir karena pasien yang pertama kali teridentifikasi Covid-19 bekerja di Huanan Seafood Market



Tanda & gejala Covid-19

§ Mengalami gejala demam (38oC)/riwayat demam
§ batuk, pilek, sakit tenggorokan, sesak napas (ISPA)
§ Pneumonia ringan hingga berat berdasarkan gejala klinis dan/atau gambaran
radiologis

Faktor risiko:
1. Riwayat perjalanan ke China atau wilayah/negara yang terjangkit dalam waktu 14 hari sebelum timbul gejala
2. Memiliki riwayat paparan salah satu atau lebih:
- Riwayat kontak erat dengan kasus konfirmasi COVID-19; ATAU
- Bekerja atau mengunjungi fasilitas kesehatan yang berhubungan dengan pasienkonfirmasi COVID-19 di China atau wilayah/ negara yang terjangkit; ATAU
- Memiliki riwayat kontak dengan hewan penular (jika hewan penular sudahteridentifikasi) di China atau wilayah/negara yang terjangkit (sesuai dengan perkembangan penyakit)*; ATAU
3. Memiliki riwayat perjalanan keWuhan dan memiliki (demam 38oC) atau adariwayat demam
  
Pencegahan Covid-19

1. Melakukan kebersihan tangan rutin, terutama sebelum memegang mulut, hidung dan mata; serta setelah memegang instalasi publik.
2. Mencuci tangan dengan air dan sabun cair serta bilas setidaknya 20 detik. Cuci dengan air dan keringkan dengan handuk atau kertas sekali pakai. Jika tidak ada fasilitas cuci tangan, dapat menggunakan alkohol 70- 80% handrub.
3. Menutup mulut dan hidung ketika bersin atau batuk menggunakan tisu, atau sisi dalam lengan atas. Tisu yang digunakan dibuang ke tempat sampah dan cuci tangan setelahnya.
4. Ketika memiliki gejala saluran napas, gunakan masker dan berobat ke fasilitas layanan kesehatan.

Bagi yang akan bepergian:

1. Pemerintah perlu mengeluarkan travel advisory ketika sudah dilaporkan ada 1 kasus yang teridentifikasi dan apabila terjadi penambahan kasus maka perlu mempertimbangkan mengeluarkan travel warning.
2. Hindari kontak dengan hewan (baik hidup maupun mati).
3. Hindari mengonsumsi produk hewan mentah atau setengah matang.
4. Hindari mengunjungi pasar basah, peternakan atau pasar hewan.
5. Hindari kontak dekat dengan pasien yang memiliki gejala infeksi saluran napas.
6. Patuhi petunjuk keamanan makanan dan aturan kebersihan.
7. Setelah kembali dari daerah outbreak, konsultasi ke dokter jika terdapat gejala demam atau gejala lain dan beritahu dokter riwayat
perjalanan serta gunakan masker untuk mencegah penularan penyakit.

Penanganan Covid-19 di Indonesia


Cek daftar RS rujukan untuk penanganan Covid-19.

DIY:
1. RSUP Dr. Sardjito
2. RSUD Kota Yogyakarta
3. RSUD Wates
4. RSUD Panembahan Senopati, Bantul

Jawa Tengah:
1. RSUP Kariadi Semarang
2. RS Soeradji Tirtonegoro Klaten
3. RSUD Margono Soekarjo Purworejo
4. RSUD Kraton Pekalongan
5. RSUD Soeselo Kabupaten Tegal
6. RSUD Soewondo Kendal
7. RSUD Tidar Magelang
8. RSUD Moewardi Surakarta
9. RSUD Banyumas
10. RSUD Loekmonohadi Kudus
11. RSUD K.R.M.T. Wongsonegoro Semarang
12. RSUD Kardinah Tegal
13. RS Paru Dr. Ario Wirawan Salatiga



Informasi hotline darurat:
§ Masyarakat umum: NCC 119, Halo Kemenkes 150057
§ Petugas kesehatan: EOC, PHEOC

Semoga kita sehat selalu, dan terhindar dari Covid-19 ini ya. Aamiin.

Wednesday, March 4, 2020

Rekomendasi Power Bank 2020 Berkualitas Tinggi yang Layak Anda Beli


Powerbank merupakan salah satu alat elektronik penting yang sangat dibutuhkan apalagi jika sedang bepergian. Powerbank sendiri sangat berguna untuk mengisi baterai berbagai jenis gadget seperti smartphone, tablet, dan sejenisnya dimanapun dan kapanpun apalagi saat tidak ada tempat pengisian daya. Jenis powerbank 2020 sendiri sangat beragam.

Saat ini Anda bisa dengan mudah menemukan berbagai jenis powerbank. Walaupun begitu pemilihan powerbank harus tetap dilakukan secara cermat dan teliti untuk bisa mendapatkan barang yang berkualitas.

Rekomendasi Powerbank Terbaik di Tahun 2020

Bagi Anda yang kesulitan dalam mencari powerbank terbaik, ini dia beberapa rekomendasi powerbank terbaik dan berkualitas yang bisa Anda coba.

1. Hippo Powerbank Smore 9000 mAh



Ingin memiliki powerbank yang mungil dan gampang digenggam? Maka Hippo Powerbank bisa menjadi pilihannya. Salah satu keunikan yang dihadirkan oleh powerbank yang satu ini yaitu adanya dua pilihan output daya berbeda kapasitas yaitu 1 A dan 2 A.

Anda bisa memilih salah satu jenis output tergantung dari kecepatan pengisian daya yang diinginkan. Selain itu powerbank ini juga menghadirkan fitur ‘auto on’ dimana powerbank akan langsung menyala ketika dicolokkan ke gadget. Untuk harganya, powerbank 2020 yang satu ini dibanderol pada kisaran harga Rp.369.000

2. Xiaomi Powerbank Pro 2 10000 mAh



Siapa yang tidak mengenal vendor Xiaomi? Menghadirkan berbagai jenis smartphone dengan harga murah dan berkualitas membuat konsumen setianya menjadi semakin meningkat. Kini Xiaomi hadir dengan produk powerbank unggulannya.

Tidak seperti powerbank pada umumnya, layaknya powerbank 2020 berkualitas, Xiaomi powerbak menghadirkan berbagai macam fitur unggulan yang sangat cerdas seperti fitur perlindungan tegangan arus dan pengaturan output otomatis.

Selain itu adanya dukungan baterai Li-ion membuat suhu powerbank tidak cepat panas. Untuk harganya, powerbank ini di banderol pada kisaran harga Rp.260.000

3. Asus Zen Power


Untuk melengkapi berbagai produk smartphone yang telah diluncurkan, Asus kini juga meluncurkan produk powerbank yang tak kalah bagusnya. Powerbank Asus sendiri memiliki kapasitas daya mencapai 10.050 mAh.

Selain itu, powerbank yang satu ini juga sudah dilengkapi dengan pendingin suhu sehingga tidak akan merusak smartphone yang sedang diisi ulang. Ukuran powerbank yang dihadirkan juga sangat minimalis dengan variasi warna yang beragam sehingga sangat cocok digunakan untuk bepergian. Untuk harganya, Asus Zen Power di banderol pada kisaran harga Rp.200.000

4. Hippo Ilo F1 12500 mAh



Keunggulan yang ditawarkan oleh powerbank yang satu ini adalah kapasitas daya yang tersimpan di dalamnya. Karena kapasitas daya yang dihadirkannya melebihi kapasitas daya sebuah smartphone, maka powerbank ini bisa digunakan untuk mengisi daya baterai hingga dua smartphone sekaligus.

Selain memiliki kapasitas daya yang besar, powerbank ini juga dilengkapi dengan fitur smafety Protection di setiap output portnya dengan tambahan lampu flashlight sehingga Anda bisa menggunakannya bisa terjadi pemadaman listrik tiba-tiba.

5. Anker Powercore 10400 mAh


Khawatir dengan hubungan arus pendek? Tenang saja. Anker Powercore 10400 mAh memiliki sistem pengaman Multiprotect yang akan melindungi gadget dari hubungan arus pendek yang tidak diinginkan.

Selain itu powerbank ini juga sudah dilengkapi dengan teknologi volageBoost dan juga powerIQ sehingga pengisian daya pada baterai bisa berlangsung lebih cepat dibanding biasanya. Powerbank anker juga sudah menerapkan dua jenis port USB yaitu input 2 A dan output 3 A.

6. Energizer UE10030MP



Menghadirkan dua variasi warna putih dan hitam dengan bentuk yang compact dan harga yang ekonomis membuat powerbank energizer menjadi pilihan banyak orang. Didukung dengan baterai Li-Polymer membuat powerbank yang satu ini sangat andal untuk mengisi berbagai macam perangkat dan gadget seperti smartphone dan tablet.

Menghadirkan dual port USB A dengan dukungan fitur fast charging membuat pengisian dayanya juga menjadi lebih cepat. Untuk harganya, powerbank ini di banderol pada kisaran harga Rp.325.000.
Memiliki powerbank berkualitas memang sangat membantu jika suatu saat Anda ingin melakukan pengisian daya secara portable. Untuk bisa mendapatkan berbagai produk powerbank 2020 dengan harga murah, Anda bisa membelinya di Bhinneka.com.
Bekerjasama dengan 9.000 supplier tentu akan memudahkan Anda untuk menemukan berbagai produk yang dicari. Selain itu Anda juga bisa memanfaatkan berbagai promo diskon dengan e-coupon untuk mendapatkan Harga Power Bank Bhinneka yang lebih murah.

Powerbank merupakan salah satu alat elektronik penting yang sangat dibutuhkan apalagi jika sedang bepergian. Powerbank sendiri sangat berguna untuk mengisi baterai berbagai jenis gadget seperti smartphone, tablet, dan sejenisnya dimanapun dan kapanpun apalagi saat tidak ada tempat pengisian daya. Jenis powerbank 2020 sendiri sangat beragam.

Saat ini Anda bisa dengan mudah menemukan berbagai jenis powerbank. Walaupun begitu pemilihan powerbank harus tetap dilakukan secara cermat dan teliti untuk bisa mendapatkan barang yang berkualitas.

Rekomendasi Powerbank Terbaik di Tahun 2020

Bagi Anda yang kesulitan dalam mencari powerbank terbaik, ini dia beberapa rekomendasi powerbank terbaik dan berkualitas yang bisa Anda coba.

1. Hippo Powerbank Smore 9000 mAh



Ingin memiliki powerbank yang mungil dan gampang digenggam? Maka Hippo Powerbank bisa menjadi pilihannya. Salah satu keunikan yang dihadirkan oleh powerbank yang satu ini yaitu adanya dua pilihan output daya berbeda kapasitas yaitu 1 A dan 2 A.

Anda bisa memilih salah satu jenis output tergantung dari kecepatan pengisian daya yang diinginkan. Selain itu powerbank ini juga menghadirkan fitur ‘auto on’ dimana powerbank akan langsung menyala ketika dicolokkan ke gadget. Untuk harganya, powerbank 2020 yang satu ini dibanderol pada kisaran harga Rp.369.000

2. Xiaomi Powerbank Pro 2 10000 mAh



Siapa yang tidak mengenal vendor Xiaomi? Menghadirkan berbagai jenis smartphone dengan harga murah dan berkualitas membuat konsumen setianya menjadi semakin meningkat. Kini Xiaomi hadir dengan produk powerbank unggulannya.

Tidak seperti powerbank pada umumnya, layaknya powerbank 2020 berkualitas, Xiaomi powerbak menghadirkan berbagai macam fitur unggulan yang sangat cerdas seperti fitur perlindungan tegangan arus dan pengaturan output otomatis.

Selain itu adanya dukungan baterai Li-ion membuat suhu powerbank tidak cepat panas. Untuk harganya, powerbank ini di banderol pada kisaran harga Rp.260.000

3. Asus Zen Power


Untuk melengkapi berbagai produk smartphone yang telah diluncurkan, Asus kini juga meluncurkan produk powerbank yang tak kalah bagusnya. Powerbank Asus sendiri memiliki kapasitas daya mencapai 10.050 mAh.

Selain itu, powerbank yang satu ini juga sudah dilengkapi dengan pendingin suhu sehingga tidak akan merusak smartphone yang sedang diisi ulang. Ukuran powerbank yang dihadirkan juga sangat minimalis dengan variasi warna yang beragam sehingga sangat cocok digunakan untuk bepergian. Untuk harganya, Asus Zen Power di banderol pada kisaran harga Rp.200.000

4. Hippo Ilo F1 12500 mAh



Keunggulan yang ditawarkan oleh powerbank yang satu ini adalah kapasitas daya yang tersimpan di dalamnya. Karena kapasitas daya yang dihadirkannya melebihi kapasitas daya sebuah smartphone, maka powerbank ini bisa digunakan untuk mengisi daya baterai hingga dua smartphone sekaligus.

Selain memiliki kapasitas daya yang besar, powerbank ini juga dilengkapi dengan fitur smafety Protection di setiap output portnya dengan tambahan lampu flashlight sehingga Anda bisa menggunakannya bisa terjadi pemadaman listrik tiba-tiba.

5. Anker Powercore 10400 mAh


Khawatir dengan hubungan arus pendek? Tenang saja. Anker Powercore 10400 mAh memiliki sistem pengaman Multiprotect yang akan melindungi gadget dari hubungan arus pendek yang tidak diinginkan.

Selain itu powerbank ini juga sudah dilengkapi dengan teknologi volageBoost dan juga powerIQ sehingga pengisian daya pada baterai bisa berlangsung lebih cepat dibanding biasanya. Powerbank anker juga sudah menerapkan dua jenis port USB yaitu input 2 A dan output 3 A.

6. Energizer UE10030MP



Menghadirkan dua variasi warna putih dan hitam dengan bentuk yang compact dan harga yang ekonomis membuat powerbank energizer menjadi pilihan banyak orang. Didukung dengan baterai Li-Polymer membuat powerbank yang satu ini sangat andal untuk mengisi berbagai macam perangkat dan gadget seperti smartphone dan tablet.

Menghadirkan dual port USB A dengan dukungan fitur fast charging membuat pengisian dayanya juga menjadi lebih cepat. Untuk harganya, powerbank ini di banderol pada kisaran harga Rp.325.000.
Memiliki powerbank berkualitas memang sangat membantu jika suatu saat Anda ingin melakukan pengisian daya secara portable. Untuk bisa mendapatkan berbagai produk powerbank 2020 dengan harga murah, Anda bisa membelinya di Bhinneka.com.
Bekerjasama dengan 9.000 supplier tentu akan memudahkan Anda untuk menemukan berbagai produk yang dicari. Selain itu Anda juga bisa memanfaatkan berbagai promo diskon dengan e-coupon untuk mendapatkan Harga Power Bank Bhinneka yang lebih murah.

Monday, February 17, 2020

,

12 Barang yang Harus Dibawa Saat Bepergian Dengan si Kecil

Pernahkah kamu mengalami situasi ini…

“Dek, besok mudik ke rumah Ibu nggak?”

“Belum tahu, susah kayaknya ada anak bayi, bawaannya banyak.”

Atau ini…

“Bosen nih aku sekarang di rumah terus”

“Emang kenapa nggak pergi-pergi?”

“Ngajak pergi anak kecil perlu bawa ini-itu. Cuma pergi sebentar aja udah kayak pindahan. Yang bawa diapers lah, baju ganti lah, tisu basah lah… Ribet”

---

Bepergian dengan si kecil, terutama yang baru berusia 0 - 12 bulan, memang memerlukan perhatian khusus. Seringkali kita terpaku pada banyaknya barang yang perlu dipersiapkan. Tetapi tidak perlu khawatir, selama kita membuat perencanaan yang baik, kita bisa memilah mana barang yang harus dibawa dan mana yang bisa ditinggal.

Baby on Vacation. Pic from Unsplash.com

Berikut ini daftar barang yang perlu dibawa saat membawa si kecil bepergian, baik untuk perjalanan dekat maupun jauh.

1. Pakaian Ganti

Ketika pergi membawa si kecil, kita perlu menyiapkan beberapa set pakaian ganti meliputi: baju, celana, penutup kepala, kaos kaki, dan sepatu. Semakin lama waktu bepergian kita, semakin banyak pakaian yang perlu kita siapkan.

2. Diapers / Popok

Bayi memerlukan banyak diapers atau popok. Sesuaikan dengan seberapa sering biasanya mengganti popok setiap beberapa jam. Sebaiknya membawa diapers lebih banyak daripada kekurangan.

3. Tisu Basah dan Tisu Kering

Selalu sedia tisu di dalam tas bayi, baik tisu basah maupun tisu kering. Hal ini karena tisu praktis digunakan untuk membersihkan. Misalnya membersihkan tumpahan makanan yang jatuh, mengelap tubuh bayi yang kotor, dan lain sebagainya.

4. Selimut

Selimut diperlukan untuk menjaga tubuh bayi dari udara dingin atau gigitan nyamuk. Selain itu, selimut dapat dijadikan sebagai penutup saat menyusui di tempat terbuka.

5. Dot atau botol susu

Saat bepergian, terkadang lebih praktis untuk menyusui si kecil menggunakan dot atau botol susu. Oleh karena itu, Ibu dapat menyiapkan botol susu yang telah diisi dengan ASI ataupun susu formula di dalam tas.

6. Alas bayi / Perlak

Alas ini biasanya diperlukan untuk tempat menidurkan bayi atau sekadar membaringkan bayi saat ganti popok.

7. Mainan

Ketika merasa bosan di jalan, bayi akan menjadi rewel. Untuk mengantisipasi hal ini, bawakan mainan favoritnya untuk mengalihkan kebosanan si kecil.

8. Handuk kecil

Handuk biasanya digunakan untuk mengeringkan badan setelah mandi. Namun dalam perjalanan, dibutuhkan pula handuk kecil untuk berjaga-jaga menyeka gumoh, membasuh wajah, tangan dan badan bayi kita.

9. Lotion bayi

Lotion bayi seperti minyak kayu putih atau minyak telon perlu dibawa untuk kenyamanan si kecil.

10. Makanan bayi

Saat bepergian, perlu juga dipersiapkan MPASI instan dan camilan seperti crackers atau biskuit bayi. Ini untuk antisipasi si kecil merasa lapar di perjalanan.

11. Gendongan bayi

Perubahan suasana dan tempat baru acapkali membuat bayi menjadi rewel. Ketika mulai rewel, menggendong si kecil akan membuatnya merasa lebih nyaman. Tidur dalam gendongan juga bisa membuat bayi lebih tenang.

12. Kantong plastik atau wadah

Kantong plastik digunakan sebagai tempat untuk menyimpan pakaian kotor, atau popok kotor yang akan dibuang. Siapkan persediaan plastik atau wadah yang cukup supaya tidak kerepotan.

Karena banyaknya kebutuhan yang harus dibawa saat bepergian dengan si kecil, diperlukan tas dengan kapasitas besar supaya dapat memuat semua barang-barang yang diperlukan. Selain itu, tas untuk kebutuhan bayi juga harus memiliki kualitas yang baik supaya awet dan tidak mudah rusak. Tas Bayi atau Diaper Bag dari Jujube merupakan pilihan yang tepat.

Diaper Bag Jujube mengusung tema yang tidak biasa dengan motif-motif unik, seperti karakter komik, monster-monster lucu, polkadot, dan masih banyak motif dan model menarik yang bisa kita pilih. Selain itu, tas bayi Jujube juga didesain untuk memudahkan pemakainya dalam menyimpan dan mangambil barang yang ada di dalam tas. Selain modis dan trendi, tas Jujube juga fungsional dan praktis digunakan untuk kegiatan sehari-hari. 

JUJUBE BFF Annapolis Diaper Bag


Diaper bag Jujube memiliki beberapa kompartemen. Kompartemen utama untuk memuat keperluan bayi dan 2 side pocket untuk menyimpan botol bayi. Side pocket-nya dilengkapi dengan fitur 3M Thinsulate sehingga akan menjaga botol tetap dingin atau tetap hangat. Sedangkan pada bagian depan terdapat kantong dan zipper opening untuk menyimpan keperluan orangtua seperti kacamata, kunci, handphone dan barang lainnya. Tak hanya itu saja, pada bagian belakang juga terdapat kantong untuk menyimpan popok maupun tissue yang akan memudahkan saat hendak mengganti popok bayi. Disertakan pula dengan changing pad yang lembut untuk memudahkan mengganti popok bayi tanpa takut pantat bayi menjadi kotor.


Diaper Bag Jujube adalah teman setia saat kita bepergian dengan si kecil.
Pernahkah kamu mengalami situasi ini…

“Dek, besok mudik ke rumah Ibu nggak?”

“Belum tahu, susah kayaknya ada anak bayi, bawaannya banyak.”

Atau ini…

“Bosen nih aku sekarang di rumah terus”

“Emang kenapa nggak pergi-pergi?”

“Ngajak pergi anak kecil perlu bawa ini-itu. Cuma pergi sebentar aja udah kayak pindahan. Yang bawa diapers lah, baju ganti lah, tisu basah lah… Ribet”

---

Bepergian dengan si kecil, terutama yang baru berusia 0 - 12 bulan, memang memerlukan perhatian khusus. Seringkali kita terpaku pada banyaknya barang yang perlu dipersiapkan. Tetapi tidak perlu khawatir, selama kita membuat perencanaan yang baik, kita bisa memilah mana barang yang harus dibawa dan mana yang bisa ditinggal.

Baby on Vacation. Pic from Unsplash.com

Berikut ini daftar barang yang perlu dibawa saat membawa si kecil bepergian, baik untuk perjalanan dekat maupun jauh.

1. Pakaian Ganti

Ketika pergi membawa si kecil, kita perlu menyiapkan beberapa set pakaian ganti meliputi: baju, celana, penutup kepala, kaos kaki, dan sepatu. Semakin lama waktu bepergian kita, semakin banyak pakaian yang perlu kita siapkan.

2. Diapers / Popok

Bayi memerlukan banyak diapers atau popok. Sesuaikan dengan seberapa sering biasanya mengganti popok setiap beberapa jam. Sebaiknya membawa diapers lebih banyak daripada kekurangan.

3. Tisu Basah dan Tisu Kering

Selalu sedia tisu di dalam tas bayi, baik tisu basah maupun tisu kering. Hal ini karena tisu praktis digunakan untuk membersihkan. Misalnya membersihkan tumpahan makanan yang jatuh, mengelap tubuh bayi yang kotor, dan lain sebagainya.

4. Selimut

Selimut diperlukan untuk menjaga tubuh bayi dari udara dingin atau gigitan nyamuk. Selain itu, selimut dapat dijadikan sebagai penutup saat menyusui di tempat terbuka.

5. Dot atau botol susu

Saat bepergian, terkadang lebih praktis untuk menyusui si kecil menggunakan dot atau botol susu. Oleh karena itu, Ibu dapat menyiapkan botol susu yang telah diisi dengan ASI ataupun susu formula di dalam tas.

6. Alas bayi / Perlak

Alas ini biasanya diperlukan untuk tempat menidurkan bayi atau sekadar membaringkan bayi saat ganti popok.

7. Mainan

Ketika merasa bosan di jalan, bayi akan menjadi rewel. Untuk mengantisipasi hal ini, bawakan mainan favoritnya untuk mengalihkan kebosanan si kecil.

8. Handuk kecil

Handuk biasanya digunakan untuk mengeringkan badan setelah mandi. Namun dalam perjalanan, dibutuhkan pula handuk kecil untuk berjaga-jaga menyeka gumoh, membasuh wajah, tangan dan badan bayi kita.

9. Lotion bayi

Lotion bayi seperti minyak kayu putih atau minyak telon perlu dibawa untuk kenyamanan si kecil.

10. Makanan bayi

Saat bepergian, perlu juga dipersiapkan MPASI instan dan camilan seperti crackers atau biskuit bayi. Ini untuk antisipasi si kecil merasa lapar di perjalanan.

11. Gendongan bayi

Perubahan suasana dan tempat baru acapkali membuat bayi menjadi rewel. Ketika mulai rewel, menggendong si kecil akan membuatnya merasa lebih nyaman. Tidur dalam gendongan juga bisa membuat bayi lebih tenang.

12. Kantong plastik atau wadah

Kantong plastik digunakan sebagai tempat untuk menyimpan pakaian kotor, atau popok kotor yang akan dibuang. Siapkan persediaan plastik atau wadah yang cukup supaya tidak kerepotan.

Karena banyaknya kebutuhan yang harus dibawa saat bepergian dengan si kecil, diperlukan tas dengan kapasitas besar supaya dapat memuat semua barang-barang yang diperlukan. Selain itu, tas untuk kebutuhan bayi juga harus memiliki kualitas yang baik supaya awet dan tidak mudah rusak. Tas Bayi atau Diaper Bag dari Jujube merupakan pilihan yang tepat.

Diaper Bag Jujube mengusung tema yang tidak biasa dengan motif-motif unik, seperti karakter komik, monster-monster lucu, polkadot, dan masih banyak motif dan model menarik yang bisa kita pilih. Selain itu, tas bayi Jujube juga didesain untuk memudahkan pemakainya dalam menyimpan dan mangambil barang yang ada di dalam tas. Selain modis dan trendi, tas Jujube juga fungsional dan praktis digunakan untuk kegiatan sehari-hari. 

JUJUBE BFF Annapolis Diaper Bag


Diaper bag Jujube memiliki beberapa kompartemen. Kompartemen utama untuk memuat keperluan bayi dan 2 side pocket untuk menyimpan botol bayi. Side pocket-nya dilengkapi dengan fitur 3M Thinsulate sehingga akan menjaga botol tetap dingin atau tetap hangat. Sedangkan pada bagian depan terdapat kantong dan zipper opening untuk menyimpan keperluan orangtua seperti kacamata, kunci, handphone dan barang lainnya. Tak hanya itu saja, pada bagian belakang juga terdapat kantong untuk menyimpan popok maupun tissue yang akan memudahkan saat hendak mengganti popok bayi. Disertakan pula dengan changing pad yang lembut untuk memudahkan mengganti popok bayi tanpa takut pantat bayi menjadi kotor.


Diaper Bag Jujube adalah teman setia saat kita bepergian dengan si kecil.

Thursday, February 13, 2020

Memasuki Tahun Ketiga Pernikahan, Udah Ketemu Masalah Apa Aja?

Bagi orang yang sedang tidur, waktu 8 jam terasa sebentar. Sedangkan bagi orang yang melihat orang tidur, 8 jam terasa sangat lama.

Begitu juga bagi orang-orang dalam pernikahan.

Usia pernikahanku dan mas Azaz telah melewati tahun kedua. Buat orang lain mungkin udah lama. Tapi buat aku, rasanya bentarrr banget. Seakan baru saja kemarin jadi pengantin baru. Ceilah.

Dulu sebelum nikah, nggak kebayang nikah itu seperti apa. Hanya bisa mendengar cerita orang-orang. Katanya pacaran itu nggak ada apa-apanya dibanding pernikahan. Katanya pacaran isinya hanya yang manis-manis aja, nanti kalau nikah baru akan kelihatan gimana aslinya. Katanya nikah itu bakal berhadapan dengan banyak masalah, ujian datang silih berganti, dll.

Apakah Iya?.

Setelah menikah, inilah yang aku rasakan...

3 Bulan Pertama

3 bulan pertama pernikahan adalah masa termanis. Setelah rangkaian resepsi dan ngunduh mantu selesai, kita honeymoon beberapa hari ke Malang. Nggak perlu diceritain deh kayaknya. Ini adalah masa di mana kita bisa senang-senang, liburan, kulineran sepuasnya tanpa beban.

Sepulangnya dari Malang, kita pindah dari kost masing-masing ke rumah kontrakan, yang walaupun kecil tapi jadi tempat bernaung yang cukup buat kita berdua. Beli perlengkapan rumah mulai dari sapu, kasur, sampai kulkas lalu menata setiap sudut rumah sesuai apa yang kita mau. Hari Minggu pagi belanja sayur, ayam, pokoknya bahan makanan buat dimasak sendiri. Sesekali saat aku nggak ada jadwal ngajar (waktu itu di Binhar kan selo banget), aku akan di rumah sendirian menunggu sampai mas Azaz pulang kerja. Kadang titip dibeliin cilok atau molen krispi depan gang.

Duh, gitu aja udah bahagia banget. Berasa main rumah-rumahan kala kecil dulu sekarang jadi kenyataan.

Lalu batu kerikil itu mulai muncul...

Lepas dari 3 bulan, mulai ada batu-batu sandungan kecil. Sebenarnya masalah antara kita berdua terhitung masalah sepele. Misalnya aku masak, tapi mas Azaz makannya dikit. Atau mas Azaz pulang telat tapi nggak ngabarin. Hal-hal remeh macam gitu doang tapi jadi membesar karena ego masing-masing. Yah, atau bisa dibilang: egoku. I have to admit bahwa mas Azaz adalah suami yang sabarrrr banget. Akunya aja yang suka ngelunjak. Kekeke.

Waktu itu pernah aku lagi marah sama mas Azaz, terus aku nggak ngabarin apa-apa ke dia. WA tak blok, HP tak matiin. Pulang sekolah, aku cabut ke Hartono Mall naik Gojek terus nonton film sampai maghrib. Pulangnya nggak langsung ke kontrakan tapi malah ke kost Fatonah dulu. Akhirnya mas Azaz jemput aku di sana.

Dan kejadian kayak di atas nggak cuma sekali terjadi. Huhu. Ngerasa bersalah akutu kalo ingat masa-masa itu.

Suami Resign dari Tempat Kerja

Memasuki bulan ke-7 pernikahan, mulai ada hal besar yang mengubah jalan cerita, yaitu: mas Azaz resign dari tempat kerja. Kenapa resign? Yah, karena ada satu dua hal yang nggak bisa aku tulis di sini.

Dengan resignnya mas Azaz berarti neraca keuangan kita berdua yang tadinya udah stabil jadi goyah. Gimana enggak, tadinya ada 2 sumber pemasukan lalu sekarang tinggal 1. Terlepas dari hikmah yang bisa kita ambil sekarang, tapi sejujurnya... It was hard days. Ada jeda waktu beberapa bulan mas Azaz nggak kerja dan itu barangkali jadi masa ujian untuk kita berdua.

Dari segi ekonomi... Nih ya bayangin, aku kala itu jadi seorang guru honorer swasta, gaji mepet Rp 1.000.000 (iya, nggak salah baca: mepet sejuta rupiah alias sejuta aja nggak sampai). Segitu buat hidup berdua selama sebulan (note: uang kontrakan udah lunas sampai tahun depan). Diatur sedemikian rupa biar cukup malah kalau bisa sisa buat nabung.

Qadarullah. Emang menikah itu membuka rezeki. Ndilalah waktu itu job ngeblog lagi rame-ramenya. Aku sering dapet undangan event berbayar, paid campaign, content placement dll. Mas Azaz pun kadang ada job buat motret. Lumayan buat tambah-tambah pemasukan.

Tapi dari segi emosional... ini sih yang paling menguras energi. Ketika aku di posisi kerja sendiri, bisa menghasilkan uang lebih banyak daripada suami, ternyata hal ini memupuk egoku. Egoku semakin lama semakin besar. Emosiku jadi gampang tersulut. Ngeliat mas Azaz lagi bersantai di rumah, tiduran atau main game, gitu aja bisa bikin aku marah. Rasanya waktu itu, "Aku lho kerja, kok kamu malah enak-enakan doang".

Melupakan fakta bahwa aslinya kerjaanku tuh enak banget. Ngajar, selo. Nulis di blog, nggak susah. Malah berangkat pulang sekolah selalu dianter jemput sama mas Azaz. Emosi emang bisa mengaburkan kebaikan.

Aku waktu itu nggak mikirin kalau mas Azaz pasti ngerasanya juga nggak enak. Laki-laki, tapi tiap hari di rumah aja, jarang punya kesibukan, ditanya-tanya terus sama tetangga, ngadepin istri yang egonya tinggi macam aku. Dia pastilah memikul beban yang nggak kalah berat.

Kondisi mas Azaz yang jobless ini berlangsung kira-kira 4-5 bulan. Selama itu pula kita berdua bergumul dengan konflik di dalam diri kita masing-masing. Alhamdulillah cobaan pertama di pernikahan kita yang baru seumur jagung kala itu bisa kita lewati.

Setelah itu, aku jadi mafhum kalau di infotainment sering ada berita artis cerai alasannya karena ekonomi. Memang berat tapi bukan berarti nggak bisa dilalui.

Hihi. Sok-sokan akutu.

Long Distance Marriage

Memasuki tahun kedua pernikahan, cobaan yang menghadang datang dalam bentuk berbeda yaitu: long distance!.

Biasa tinggal serumah, tiba-tiba kita harus berjauhan. Aku di Magelang, mas Azaz di Solo. Dan kita berdua balik ke rumah orang tua masing-masing. .... wqwq..... speechless.

Dulu aku punya prinsip: "Pokoknya kalau udah nikah tuh harus tinggal sama pasangan dong. Buat apa nikah kalau jauh-jauhan?". Eh ternyata sekarang prinsip itu berbalik ke diriku sendiri. Jleb jleb jleb.

Bulan April nanti tepat setahun kita berdua LDM. Gimana rasanya jauh dari pasangan?. Ya kangen mulu bawaannya. Tapi juga membawa hikmah: satu, kita lebih mengusahakan quality time; dua, less drama dibanding kalau kita deketan. Sekarang kita jadi jarang berantem. Entah karena semakin dewasa apa karena eman-eman ketemu cuma 2/3 hari kok waktunya malah dipakai buat marahan.

Kecuali kalau aku lagi PMS. Karena.... yah, entah kenapa emosiku selalu meledak di saat-saat itu.
[aww malu banget]

Masalah lain pastinya ada. Belum punya ini, belum punya itu. Pengen ini, pengen itu.

Nggak apa-apalah.

We have our own struggle.

Setiap rumah tangga punya "ujiannya" masing-masing kan?

Mas Azaz, 2020


Bagi orang yang sedang tidur, waktu 8 jam terasa sebentar. Sedangkan bagi orang yang melihat orang tidur, 8 jam terasa sangat lama.

Begitu juga bagi orang-orang dalam pernikahan.

Usia pernikahanku dan mas Azaz telah melewati tahun kedua. Buat orang lain mungkin udah lama. Tapi buat aku, rasanya bentarrr banget. Seakan baru saja kemarin jadi pengantin baru. Ceilah.

Dulu sebelum nikah, nggak kebayang nikah itu seperti apa. Hanya bisa mendengar cerita orang-orang. Katanya pacaran itu nggak ada apa-apanya dibanding pernikahan. Katanya pacaran isinya hanya yang manis-manis aja, nanti kalau nikah baru akan kelihatan gimana aslinya. Katanya nikah itu bakal berhadapan dengan banyak masalah, ujian datang silih berganti, dll.

Apakah Iya?.

Setelah menikah, inilah yang aku rasakan...

3 Bulan Pertama

3 bulan pertama pernikahan adalah masa termanis. Setelah rangkaian resepsi dan ngunduh mantu selesai, kita honeymoon beberapa hari ke Malang. Nggak perlu diceritain deh kayaknya. Ini adalah masa di mana kita bisa senang-senang, liburan, kulineran sepuasnya tanpa beban.

Sepulangnya dari Malang, kita pindah dari kost masing-masing ke rumah kontrakan, yang walaupun kecil tapi jadi tempat bernaung yang cukup buat kita berdua. Beli perlengkapan rumah mulai dari sapu, kasur, sampai kulkas lalu menata setiap sudut rumah sesuai apa yang kita mau. Hari Minggu pagi belanja sayur, ayam, pokoknya bahan makanan buat dimasak sendiri. Sesekali saat aku nggak ada jadwal ngajar (waktu itu di Binhar kan selo banget), aku akan di rumah sendirian menunggu sampai mas Azaz pulang kerja. Kadang titip dibeliin cilok atau molen krispi depan gang.

Duh, gitu aja udah bahagia banget. Berasa main rumah-rumahan kala kecil dulu sekarang jadi kenyataan.

Lalu batu kerikil itu mulai muncul...

Lepas dari 3 bulan, mulai ada batu-batu sandungan kecil. Sebenarnya masalah antara kita berdua terhitung masalah sepele. Misalnya aku masak, tapi mas Azaz makannya dikit. Atau mas Azaz pulang telat tapi nggak ngabarin. Hal-hal remeh macam gitu doang tapi jadi membesar karena ego masing-masing. Yah, atau bisa dibilang: egoku. I have to admit bahwa mas Azaz adalah suami yang sabarrrr banget. Akunya aja yang suka ngelunjak. Kekeke.

Waktu itu pernah aku lagi marah sama mas Azaz, terus aku nggak ngabarin apa-apa ke dia. WA tak blok, HP tak matiin. Pulang sekolah, aku cabut ke Hartono Mall naik Gojek terus nonton film sampai maghrib. Pulangnya nggak langsung ke kontrakan tapi malah ke kost Fatonah dulu. Akhirnya mas Azaz jemput aku di sana.

Dan kejadian kayak di atas nggak cuma sekali terjadi. Huhu. Ngerasa bersalah akutu kalo ingat masa-masa itu.

Suami Resign dari Tempat Kerja

Memasuki bulan ke-7 pernikahan, mulai ada hal besar yang mengubah jalan cerita, yaitu: mas Azaz resign dari tempat kerja. Kenapa resign? Yah, karena ada satu dua hal yang nggak bisa aku tulis di sini.

Dengan resignnya mas Azaz berarti neraca keuangan kita berdua yang tadinya udah stabil jadi goyah. Gimana enggak, tadinya ada 2 sumber pemasukan lalu sekarang tinggal 1. Terlepas dari hikmah yang bisa kita ambil sekarang, tapi sejujurnya... It was hard days. Ada jeda waktu beberapa bulan mas Azaz nggak kerja dan itu barangkali jadi masa ujian untuk kita berdua.

Dari segi ekonomi... Nih ya bayangin, aku kala itu jadi seorang guru honorer swasta, gaji mepet Rp 1.000.000 (iya, nggak salah baca: mepet sejuta rupiah alias sejuta aja nggak sampai). Segitu buat hidup berdua selama sebulan (note: uang kontrakan udah lunas sampai tahun depan). Diatur sedemikian rupa biar cukup malah kalau bisa sisa buat nabung.

Qadarullah. Emang menikah itu membuka rezeki. Ndilalah waktu itu job ngeblog lagi rame-ramenya. Aku sering dapet undangan event berbayar, paid campaign, content placement dll. Mas Azaz pun kadang ada job buat motret. Lumayan buat tambah-tambah pemasukan.

Tapi dari segi emosional... ini sih yang paling menguras energi. Ketika aku di posisi kerja sendiri, bisa menghasilkan uang lebih banyak daripada suami, ternyata hal ini memupuk egoku. Egoku semakin lama semakin besar. Emosiku jadi gampang tersulut. Ngeliat mas Azaz lagi bersantai di rumah, tiduran atau main game, gitu aja bisa bikin aku marah. Rasanya waktu itu, "Aku lho kerja, kok kamu malah enak-enakan doang".

Melupakan fakta bahwa aslinya kerjaanku tuh enak banget. Ngajar, selo. Nulis di blog, nggak susah. Malah berangkat pulang sekolah selalu dianter jemput sama mas Azaz. Emosi emang bisa mengaburkan kebaikan.

Aku waktu itu nggak mikirin kalau mas Azaz pasti ngerasanya juga nggak enak. Laki-laki, tapi tiap hari di rumah aja, jarang punya kesibukan, ditanya-tanya terus sama tetangga, ngadepin istri yang egonya tinggi macam aku. Dia pastilah memikul beban yang nggak kalah berat.

Kondisi mas Azaz yang jobless ini berlangsung kira-kira 4-5 bulan. Selama itu pula kita berdua bergumul dengan konflik di dalam diri kita masing-masing. Alhamdulillah cobaan pertama di pernikahan kita yang baru seumur jagung kala itu bisa kita lewati.

Setelah itu, aku jadi mafhum kalau di infotainment sering ada berita artis cerai alasannya karena ekonomi. Memang berat tapi bukan berarti nggak bisa dilalui.

Hihi. Sok-sokan akutu.

Long Distance Marriage

Memasuki tahun kedua pernikahan, cobaan yang menghadang datang dalam bentuk berbeda yaitu: long distance!.

Biasa tinggal serumah, tiba-tiba kita harus berjauhan. Aku di Magelang, mas Azaz di Solo. Dan kita berdua balik ke rumah orang tua masing-masing. .... wqwq..... speechless.

Dulu aku punya prinsip: "Pokoknya kalau udah nikah tuh harus tinggal sama pasangan dong. Buat apa nikah kalau jauh-jauhan?". Eh ternyata sekarang prinsip itu berbalik ke diriku sendiri. Jleb jleb jleb.

Bulan April nanti tepat setahun kita berdua LDM. Gimana rasanya jauh dari pasangan?. Ya kangen mulu bawaannya. Tapi juga membawa hikmah: satu, kita lebih mengusahakan quality time; dua, less drama dibanding kalau kita deketan. Sekarang kita jadi jarang berantem. Entah karena semakin dewasa apa karena eman-eman ketemu cuma 2/3 hari kok waktunya malah dipakai buat marahan.

Kecuali kalau aku lagi PMS. Karena.... yah, entah kenapa emosiku selalu meledak di saat-saat itu.
[aww malu banget]

Masalah lain pastinya ada. Belum punya ini, belum punya itu. Pengen ini, pengen itu.

Nggak apa-apalah.

We have our own struggle.

Setiap rumah tangga punya "ujiannya" masing-masing kan?

Mas Azaz, 2020