Tuesday, May 28, 2019

, ,

Fakta Operasi Cesar yang Harus Bunda Ketahui

Ada ibu yang melahirkan secara normal, ada pula yang melahirkan melalui operasi caesar. Baik melahirkan secara normal ataupun melahirkan Caesar, keduanya memiliki tujuan yang sama: yang penting bayi lahir dalam keadaan yang sehat. Betul tidak?

Akan tetapi jika Bunda memang harus melahirkan melalui prosedur operasi Caesar, biasanya Bunda memerlukan perawatan ekstra. Pasca operasi Caesar, dokter biasanya akan menyuruh Bunda beristirahat dan sebisa mungkin tidak naik-turun dari kasur.  Hal ini karena pada saat operasi Caesar, dokter melakukan sayatan pada bagian bawah perut Bunda untuk mengeluarkan bayi dari dalam rahim.

Ilustrasi Operasi Caesar. Pic from Pexels.com

Luka sayatan yang berada di perut ini biasanya masih basah dan membutuhkan pemulihan. Biasanya luka akan membaik dalam waktu dua atau tiga hari jika Bunda merawatnya dengan tepat. Bekas Luka Operasi Caesar Selesai operasi, bekas luka akan sedikit timbul, bengkak, dan warnanya lebih gelap jika dibandingkan dengan warna kulit di sekitarnya. Biasanya bekas sayatan dari operasi Caesar memiliki panjang sekitar 10-15 cm dan lebar sekitar 0,3 cm. Namun seiring berjalannya waktu, panjang luka akan menyusut dan warna kulit akibat operasi kembali normal seperti area kulit lainnya. 

Terdapat dua bentuk sayatan bekas operasi Caesar, yaitu vertikal dan horizontal. Keduanya menimbulkan luka yang berbeda sehingga Perawatan luka operasi Caesar nya pun berbeda.

Vertikal

Ilustrasi sayatan vertikal. Pic from Pexels.com

Cara ini banyak dilakukan pada zaman dulu. Untuk saat ini, sebenarnya sudah jarang dokter yang melakukan sayatan secara vertikal ketika operasi Caesar. Biasanya, cara ini dilakukan karena Bunda sudah pernah melakukan operasi Caesar sebelumnya.

Sayatan vertikal dibentuk pada bagian tengah perut, yakni di bawah pusar sampai ke garis rambut kemaluan. Sayatan ini lebih menyakitkan daripada sayatan horizontal, serta membutuhkan waktu lebih lama untuk proses penyembuhannya. Selain itu, jika ingin menempuh persalinan normal setelah melahirkan Caesar dengan sayatan vertikal, akan lebih berisiko terkena komplikasi.

Horizontal

Cara ini adalah yang paling umum dilakukan dalam operasi Caesar di masa sekarang. Sayatan horizontal dilakukan secara melintang di bagian perut paling bawah atau pada bagian terendah dari rahim Bunda. Dengan sayatan horizontal, perdarahan yang dialami Bunda juga lebih sedikit jika dibandingkan dengan sayatan vertikal. Sebagai upaya dan Cara agar luka cepat kering bunda diwajibkan mengkonsumsi makan dan minuman yang banyak mengandung vitamin E agar proses penyembuhan luka sesar lebih cepat.

Share:

1 comment:

  1. mama sha dulu sempat di operasi caesar karena hamil ektopik. sayatannya vertikal, meski sudah bertahun lamanya, sampai sekarang kadang masih terasa sakit..

    ReplyDelete