Saturday, June 1, 2013

EPIC : The Legend of The Leaf Men (2013)

Akhirnya selo juga bisa nonton film di bioskop. Hari Rabu kemarin diajakin Akhi buat nonton film ini sih, tapi berhubung ada satu dan lain hal jadi nggak bisa nge-iya-in deh. Ndilalah kalo emang takdir tu ya nggak bakal ke mana sih. Pas iseng sms-an sama temen, eh malah diajak nonton hari Sabtu. Pas banget timing nya, ndilalah aku lagi nggak ada acara hari itu.

Jumat malem dapet sms, ada acara briefing besok Sabtu siang. Nah lho, nah lho, kudu reschedule lagi deh. But show must go on. Udah rencana buat nonton ya nonton, jangan cuma jadi wacana. Konsekuensinya, mau nggak mau nonton filmnya kudu dirundung rasa terburu-buru. 

Sabtu, jam setengah 12 aku sama temen meluncur ke XXI jalan Urip Sumoharjo sana. Deket kok dari kampus. Sampe sana, omeeen antrian panjang men, mana kita ngejar yang jam 12 lagi. Tapi kata temenku, nggak pa-pa paling cuma 10 menit. Oke, kita pun antri. Dan bener, kurang lebih 10 menit kita udah dapet tiket dan brb masuk ke dalem.

Di pintu teater, kita dikasih kacamata. Maklum, EPIC ini kan film 3D. Tadinya aku takut nggak dapet tempat duduk gegara beli tiket nya yang mepet jam tayang. Ternyata eh ternyata... sepi men. Kursinya banyak yang kosong. Jan.

EPIC... film animasi (atau orang awam menyebutnya kartun) yang ceritanya tentang perang antara kerajaan makhluk imut (kecil) di hutan. Kerajaan yang satu dipimpin sama Ratu Tara (pengisi suaranya tante Beyonce) mempunyai negeri yang damai, subur, asri, pokoknya indah. Kerajaan yang satunya dipimpin sama Mandrake (yang jelas pengisi suaranya bukan om Mandra) yang jahat, yang pengen menghancurkan kerajaan Hutannya Ratu Tara. Dia pengen membuat hutan jadi gersang, tandus dan nggak ada lagi tumbuhan hijau di sana. 

Cara Ratu Tara menyelamatkan hutan yaitu dengan mengambil salah satu benih teratai di kolam yang dijaga sama Mub dan Slub. Benih teratai itu adalah benih kehidupan yang bisa menyelamatkan hutan. Tapi di tengah perjalanannya, Ratu Tara diserang pasukan Mandrake. Walaupun sudah dengan segala upaya dilindungi oleh Ronin (Leaf Men senior) yang membawanya terbang dengan burung (apa itu namanya), panah Mandrake mengenai tubuh Ratu Tara dan dia pun jatuh dari udara.

Di sisi lain, ada gadis bernama MK yang bertengkar dengan ayahnya Prof. Bomba. Prof Bomba memiliki ambisi untuk mengadakan penelitian tentang makhluk kecil di hutan. MK merasa hal ini konyol, dia pun memutuskan untuk pergi dari rumah saat Prof. Bomba pergi melakukan penelitian lagi. Eh, anjing MK malah berlarian dan MK menyusulnya. Hingga tak terasa MK sudah sampai di hutan. Di sanalah dia menemukan Ratu Tara yang tergeletak. Sebelum ajal menjemput, Ratu Tara menyerahkan benih teratai kepada MK dan membuat MK menyusut menjadi makhluk kecil. Itulah awal petualangan MK di negeri Leaf Men. MK berpetualang untuk menyelamatkan hutan bersama Nod (Leaf Men cakep), Ronin, Mub, Slub. Gimana jalan ceritanya ? Nonton aja.



*** 

Nonton EPIC tu berasa lebih muda 10 tahun. Jalan ceritanya lebih pas buat anak-anak soalnya. Tapi tetep nice kok. Pertama kali ngerasain nonton di XXI (iya, aku ndeso) sekaligus pertama kali nonton film 3D. Paling kaget tu waktu adegan ada banyak Kelelawar yang keluar. Sampe si Atun ketawa. Haha. Mub sama Slub lucu juga. Ngakak deh tiap adegan mereka berantem sama Nod. Nod... aaak cakeep #eh #salahfokus. Setting hutan nya juga indah. Sempet pengen-nangis deh waktu adegan bayangan Ratu Tara sebelum meninggal ditampilin lagi dan waktu MK mau pisah sama Nod. Hiks.

Quote dari film ini
Mandrake : "Ingat, hutan tidak tumbuh dalam sehari"
Dagda (Mandrake's son) : "Tapi hutan bisa kita hancurkan dalam sehari"
Nah !
Share:

2 comments: