Wednesday, July 17, 2013

#Creative Charity

Kenal sama Alit Susanto ? atau pernah denger tentang Shitlicious ?
Mungkin sebagian langsung paham, sebagian lagi ada yang garuk-garuk kepala. Aku termasuk kategori yang kedua. Hehe.

Berawal dari lagi selo dan ngecek Timeline, aku liat ada tweet dari akun kampus : @standupuny tentang acara #CreativeCharity bareng @shitlicious. Pertama kali denger langsung  interest. @standupuny itu komunitas para comic yang rutin ngadain open mic (biasanya sih hari Rabu). Eksistensi mereka jangan ditanyain lagi. Udah sering menggoyang di mana-mana deh *jiaah berasa apa aja. Kalo @shitlicious itu…aku berasa familiar sama akun itu. pas aku cek, ternyata bener ni akun kocak. Secara yang ngadain orang-orang seru, terus acaranya juga sama orang seru, aku jadi curiga kalo acaranya bakal sama serunya. Brb mengajukan diri buat ikutan deh.

Aku juga nggak begitu kenal sama mas (duh, mas) Alit ini *mas, kamu belum begitu terkenal ternyata :D. Yang aku tau, mas Alit itu penulis buku Skripshit dan aku pernah baca tu buku. Bukunya tentang curhatan beliau selaku mahasiswa abadi yang lagi berjuang buat nyelesein skripsi, yang konon katanya masih belum kelar juga sampai sekarang. #pukpuk. Mas Alit juga mahasiswa kampus tetangga sebelah lho. UGM ? Bukan, bukan UGM, tapi Sadhar (Sanata Dharma).

Acara #CreativeCharity siang itu diadain di Aula FE. Sebagai anak Teknik, wajar dong ya bro kalo aku nggak familiar sama denah FE. Jadilah aku Tanya-tanya sama anak FE. Beruntung pas di sana ketemu temen jadi bisa ditunjukin jalan yang benar . Pas naik ke atas (aula nya di lantai 2), ternyata nemuin aula nggak segampang nemuin cerita galaunya @hanijava di twitter *duh #salahfokus. Intinya aku malah muter-muter gitu deh.

Di sebuah pojokan ada gerombolan mas-mas yang lagi nggerombol, tiap ada mahasiswa yang nyamperin, mereka selalu Tanya “mau seminar apa KRS-an ?”. wah, ini semacam kode kayaknya. Berawal dari keraguan untuk mendekat karena wajah mas-mas nya yang sangar, lambat laun akupun memantapkan langkah (duilah bahasaku). Apalagi ada wajah yang aku cukup kenal. Kalo nggak salah ini mas @dickimahardika. Akupun registrasi ulang di sana. Sempet bercanda juga.

Mas Dicki dkk : “Mau Seminar apa KRS-an ?”
Aku : “Emang ini acara seminar ya mas ?”
Mas Dicki dkk : “Ya enggak sih, ini acara Creative Charity”
Aku : “Nah, itu dia mas”
Mas Dicki dkk : “Mbak nya yang tadi sliwar-sliwer kan, bingung ya mau ke sini ?”
Aku : “Iya e mas, takut ke sini soalnya mas-masnya sangar”
Mas Dicki dkk : “(saling tunjuk temenna) Woo kowe kui wajahe sangar. (berpaling ke aku) Emang nggak tau aula di mana ya mbak ?”
Aku : “Nggak tau mas, bukan anak FE soalnya”
Mas Dicki : “emang anak mana ?”
Aku : “Anak UNY mas. (liat kolom nama dan tanda tangan) eh mas, ini namaku salah”
Mas Dicki : “Oo, yaudah, nggak pa-pa kok”
Aku : “Iya, nggak dapet sertifikat kan ? Hehe”
Mas Dicki : “Mbak nya pasti beneran anak UNY. Haha”

Yah begitulah. Anak UNY identik dengan pencari sertifikat. Duh, biyung. Btw, dapet booknote keren deh. Aaak, jadi semangat buat nulis. Hehe.

Di dalam ruangan udah ada cukup orang yang menempati sebagian deretan kursi yang ditata rapi di sana. Aku pilih buat duduk di sebelah 2 orang mbak-mbak biar aku nggak keliatan sendiri. Aku sapukan pandangan ke penjuru ruangan. Eh, ada viewer juga yang nampilin tweet-tweet dengan hashtag #CreativeCharity. *brb ngetwit deh.

Beberapa saat acara dibuka sama MC. Kak MC ngenalin 3 orang pembicara kita. Ternyata nggak Cuma ada @shitlicious, hari itu ada @CatatanSiDoy sama mbak @widya_oktavia. Mau tau apa aja ilmunya ? next post yak, biar nggak longpost numpuk di satu post ini. Hehe.

Finally, acaranya cukup seru kok. 3 dari 5 bintang deh. Sayang waktunya Cuma 2 jam (dari pukul 14.00 – 16.00). Walaupun acaranya sederhana dan tebakable (karena latihan kepenulisan kan emang paling Cuma gitu-gitu aja : materi tentang penggalian ide, teknik nulis, praktek nulis, sesi Tanya jawab, dll dll). Tapi kemasan acara yang fresh dan orangnya yang gokil-gokil bikin kita ngakakable.

Owh iya, dari acara ini aku jadi tau apa itu charity. Jadi, di acara-acara charity, nggak ada patokan harga dari panitia buat peserta yang ikut. Peserta yang ikut cukup ngasih seikhlas mereka. Nantinya uang tersebut bakal jadi donasi buat saudara-saudara kita yang membutuhkan. Semoga acaranya berkah deh..

Nice to be a part of #CreativeCharity Jogja

Share:

1 comment: