Friday, March 17, 2017

Review Film Trinity The Nekad Traveller, Bikin Pengen Ikut Keliling Dunia!

Salah satu buku favorit aku, The Naked Traveller, yang ditulis oleh kak Trinity, akhirnya dijadikan film layar lebar. Yeaay. Seketika ngebayangin film yang penuh pemandangan-pemandangan cantik dari tiap daerah yang pernah dikunjungi kak Trinity. Film yang berjudul "Trinity, The Nekad Traveller" ini tayang perdana di bioskop tanggal 16 Maret 2017.
Source gambar: 21cineplex.com

Jadilah tanpa nonton trailer, tanpa nyari teaser, tanpa baca sinopsis, langsung cuss ke Bioskop buat nonton ini film. Pilih hari pertama dan jam tayang awal. Dibelain pulang sekolah, masih pakai batik, tas ransel buat ngajar, antri dan nunggu sendirian pula. Wis, macak jones juga hayuk pokoknya.



Pemain

Maudy Ayunda memerankan tokoh utama yakni Trinity, yang dikelilingi oleh tokoh-tokoh lainnya, ada Cut Mini (ibu Trinity), Farhan (ayah Trinity), Babe Cabita (Ezra, sepupu Trinity), Ayu Dewi (bu boss Trinity), Rachel Amanda (Yasmin, sahabat Trinity), Anggika Bolsterli (Nina, sahabat Trinity), Hamish Daud (Paul, traveller), Ardit SUCI (Mantan Pacar Trinity), dan Tompi (cameo, penyanyi idola Trinity), dll.

Durasi waktu: 103 menit

Usia penonton: 13+

Sinopsis

Di awal cerita, penonton diberikan gambaran betapa Trinity amat menyukai travelling. Trinity bahkan membuat bucket list di buku catatan kecil yang selalu ia bawa ke mana-mana. Ada beberapa list yang tertulis di sana, seperti:

- Melihat Krakatau
- Nongkrong bareng Tompi
- Melihat Labuan Bajo
- Berenang di Maldives
dll

List yang bagi orang lain akan menganggap, "Ketinggian tuh, nggak mungkin".

Cerita tidak hanya tentang travelling Trinity, tapi juga pekerjaan Trinity sebagai karyawan kantoran. Karena sering cuti untuk pergi travelling, Trinity pun kerap dimarahi bu Boss. Ketika jatah cutinya habis padahal ada banyak rencana travelling yang dibuat, Trinity harus memutar otak agar bisa mendapatkan jatah cuti tambahan.

Tapi di sela-sela pekerjaannya, Trinity tetap bisa curi-curi waktu untuk pergi travelling. Seperti ketika ada HarPitNas (Hari Kecepit Nasional), dia secara dadakan pergi ke Festival Layang-Layang di Lampung. Tak hanya itu, dia juga pergi ke Krakatau!. Salah satu daftar di bucket listnya tercapai.

Di Lampung itu pula dia bertemu dengan Paul, pria tampan yang juga seorang traveller. Merasa keduanya tidak asing walaupun baru bertemu, Trinity meminta nomor Paul agar bisa keep contact. Tapi Paul justru berkata, "Gimana kalau kita bikin test. Kita nggak usah tukeran kontak. Kalau nanti kita ketemu lagi, berarti kita jodoh".

Lalu, apakah mereka bisa bertemu lagi?

Note: Oh iya, ketika scene di Krakatau, kita bisa lihat aktingnya kak Trinity yang asli lho. Kak Trinity yang asli berperan sebagai pemandu di Krakatau. Scene nya lucu juga

Liburan dadakannya selama HarPitNas lagi-lagi membuat Trinity kena marah Bu Boss. Akibatnya Trinity harus mengerjakan ekstra job. Tapi ekstra job inilah yang nantinya membuat Trinity bisa Nongkrong bareng Tompi di Makassar!. Waa, gimana tuh ya rasanya nongkrong bareng artis idola, di kota yang cantik pula?.

Masih banyak rencana travelling yang dibuat Trinity. Bersama sahabatnya, Yasmin, Nina, dan Ezra, Trinity pergi bersama ke Filipina. Di Filipina justru muncul konflik antara Trinity dan Yasmin yang disebabkan oleh bucket list Trinity. Bagi Trinity bucket listnya menunggu untuk dicoret, bagi Yasmin Trinity menjadi orang yang egois karena obsesinya terhadap bucket list itu.

Ketika pergi dari hotel karena pertengkarannya dengan Yasmin, Trinity justru mendapat email misterius dari Mr. X. Email tersebut hanya berisi pertanyaan singkat, "Jika kamu mendapatkan kesempatan untuk pergi sekarang, kamu akan ke mana?".

Kaget dengan email tersebut, Trinity pun coba-coba menjawab, "Maldives". 

Siapa sangka, ternyata kode tiket pesawat online dikirimkan saat itu juga ke email Trinity. Tiket pesawat ke Maldives!. 

Tanpa tau siapa itu Mr. X, Trinity pun nekat berangkat ke Maldives seorang diri. Tak hanya itu, dia juga mendapat fasilitas menginap di cottage mewah. Secara gratis, atas pemberian Mr. X. 

Tentu Trinity gembira bukan kepalang, tapi juga tak habis pikir, "Kenapa bisa?".

Jadi, siapa itu Mr. X?. Apakah dia adalah Paul?. Apakah Trinity bisa bertemu lagi dengan Paul?.

Coba tonton aja deh yaa.

Review

Overall, aku suka sama film ini. Pemainnya favorit-favorit aku semua, Maudy Ayunda sama Hamish Daud terutama. Tapi yang paling mencuri perhatian aku justru aktingnya Ayu Dewi sebagai bu boss. Karakter bu Boss sukses bikin gemes sekaligus geli di satu waktu.

Apalagi di film ini kita disuguhi view-view cantik. Mulai dari Lampung, ada festival layang-layang, gunung Krakatau, dan penangkaran gajah, hewan khas Lampung. Lalu ke Makassar, aku lupa nama tempatnya, tapi cantik. Ada juga kuliner coto gagak. Hehe, untung aku pernah baca kalau gagak itu bukan berarti daging burung gagak tapi daging sapi/kambing ya?.

Lalu ke Filipina, yang nggak terlalu banyak scene alamnya karena lebih banyak ke kuliner. Ada kuliner yang bikin ngiler. Tapi ada juga kuliner yang bikin, "What!?". Masa' ada dayold, jajanan ayam goreng yang baru berumur sehari, ada juga telur bayi bebek rebus. Rada-rada gimana gitu ngelihatnya.

Lalu yang paling juara adalah saat di Maldives. Haduuuh, mupeng banget pengen ke sana juga. Keluar dari kamar langsung nyemplung ke air. Apalagi waktu scene "sparkling wave". Cantik banget ombak di pantainya bisa bercahaya gitu. Keren serius!. 

Tapi, nggak ada film yang sempurna. Cerita utamanya justru kerasa kurang nendang. Okelah di awal Trinity bilang, "kisah cintanya berantakan", tapi sosok Paul menurutku malah maksa banget. Ibarat puzzle, bagian Paul justru seperti kepingan puzzle yang ditambah-tambahin walaupun nggak pas. 

Belum lagi sosok Mr. X yang nggantung. Siapa sih tu Mr. X?. Kenapa dia bisa bisa ngasih kesempatan travelling ke Maldives buat Trinity?. Pertanyaan ini nggak juga terjawab sampai akhir film.

Satu yang pasti, aku sepakat sama prinsip kak Trinity, "Kalau kita benar-benar menginginkan sesuatu, alam semesta seolah mendengar dan membantu kita mewujudkannya. Konspirasi Semesta".

Belum lagi travellingnya kak Trinity tu cukup realistis. Ketika bu boss tanya, "Trin, kamu kok bisa sih sering travelling gitu?".

Trinity menjawab, "Rajin nabung dan sering ngirit"

Hihihi.

Ditambah puisi yang indah di akhir film.

Kadang tubuh di sini, hati di sana
Kadang tubuh di sana, hati entah di mana

Ada yang tahu puisi lengkapnya?. Share dong ;)

Anyway, dengan lihat film ini, kita bisa makin nambah referensi travelling. Nice movie <3
Share:

3 comments:

  1. Mungkin nanti terjawab di fim kedua si Mr.X ituh hihihi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Semoga kalau ada lanjutannya, filmnya bisa lebih Bagus dan menarik ya mbak.

      Delete
  2. Yaaaa, jd siapa Paul? hehehe
    Moga2 bis anonton filmnya'trims reviewnya :D

    ReplyDelete