Tuesday, January 24, 2017

, ,

Menguak Rahasia Di Balik Mie Sumpit Terbang

Beberapa waktu yang lalu, menu "Mie Sumpit Terbang" di salah satu tempat makan di Jogja sedang hits-hitsnya. Aku tadinya cuma tahu yang di Makan Minum Jogja,tapi belakangan ini tahu kalau di tempat lain seperti Miago Pangsit Juwita juga ada. Kan banyak yang upload tuh di IG dan sosmed lain, akunya penasaran, tapi tiap tanya ke yang pernah nyoba cuma dijawab "Cobain sendiri dong ke sana". Huhu. 

Nah, kebetulan kemarin aku baru dari XT Square, terus mampir ke Makan Minum Jogja deh yang dekat. Sekalian buat nyobain "Mie Sumpit Terbang" yang jadi signature dish di sana. Harganya terjangkau kok, mulai dari Rp 16.000an, tergantung topping. Aku pilih yang topping ayam seharga Rp 16.500. 

Waktu ngasih pesenan ke mbaknya, kita ditanya, "mau yang pedas, sedang, atau nggak pedas". Karena aku pikir biasanya makanan-makanan kayak gini tu pedasnya cuma basa-basi, aku pilih lah yang pedas. 

Pesanan dataaang. 

Pas udah terhidang di meja, yang pertama kita lakukan adalah mengecek sumpit terbangnya. Dan reaksi kita yaitu, "oooh gini to". Kekeke. (Nanti ada bocorannya di akhir).

Mie Sumpit Terbang

Mari makaan

Berhubung laper, nggak lama langsung kita santap mie nya. Porsinya banyak bangettss deh buat ukuranku. Saking banyaknya sampai aku nggak kuat ngabisin. Padahal waktu itu posisinya lagi laper maksimal.

Selain karena porsinya yang banyak, rasa pedasnya ternyata pedas beneran, bukan pedas formalitas. Aku termasuk orang yang doyan pedas,jadi kalau aku bilang pedas,percayalah itu pedas banget. Next time kalau ke sana lagi aku bakal pesan yang pedas-sedang aja.

Mie Sumpit Terbang Makan Minum Jogja. Porsinya banyak. 

Sesuai janji, aku akan ngasih tau rahasia gimana sumpitnya bisa terbang. Sumpitnya terlihat terbang karena dia terhubung dengan kayu kecil dan disangga dengan wortel besar. Apakah wortelnya bisa dimakan?. Aku sarankan buat nggak mencoba memakannya karena wortelnya keras. Tapi kalau kamu doyan ya monggo aja. Hehe.

Rahasia Mie Sumpit Terbang Makan Minum Jogja. Note: ini piringnya Andri. 


Sebenarnya aku nggak sedang review Makan Minum Jogja, tapi overall enak juga makan di sana. Harganya pas di kantong, porsinya banyak,rasanya enak, pedasnga nggak pelit dan tempatnya lucu, banyak bangku jadi nggak merasa berdosa kalau mau nongkrong tapi banyak orang yang lagi antri.

Sayangnya, tempat di lantai atas agak nakutin karena dari seng-seng gitu (aku nggak tau apa namanya). Kalau ada yang jalan jadi bergetar dan bunyi rame. Bikin parno aja, hehe. Untung pas ke sana pas lagi sepi.

Thanks buat yang kepikiran bikin konsep mie kok ada sumpitnya bisa keliatan terbang. Kreatif. Goks. ;)
Beberapa waktu yang lalu, menu "Mie Sumpit Terbang" di salah satu tempat makan di Jogja sedang hits-hitsnya. Aku tadinya cuma tahu yang di Makan Minum Jogja,tapi belakangan ini tahu kalau di tempat lain seperti Miago Pangsit Juwita juga ada. Kan banyak yang upload tuh di IG dan sosmed lain, akunya penasaran, tapi tiap tanya ke yang pernah nyoba cuma dijawab "Cobain sendiri dong ke sana". Huhu. 

Nah, kebetulan kemarin aku baru dari XT Square, terus mampir ke Makan Minum Jogja deh yang dekat. Sekalian buat nyobain "Mie Sumpit Terbang" yang jadi signature dish di sana. Harganya terjangkau kok, mulai dari Rp 16.000an, tergantung topping. Aku pilih yang topping ayam seharga Rp 16.500. 

Waktu ngasih pesenan ke mbaknya, kita ditanya, "mau yang pedas, sedang, atau nggak pedas". Karena aku pikir biasanya makanan-makanan kayak gini tu pedasnya cuma basa-basi, aku pilih lah yang pedas. 

Pesanan dataaang. 

Pas udah terhidang di meja, yang pertama kita lakukan adalah mengecek sumpit terbangnya. Dan reaksi kita yaitu, "oooh gini to". Kekeke. (Nanti ada bocorannya di akhir).

Mie Sumpit Terbang

Mari makaan

Berhubung laper, nggak lama langsung kita santap mie nya. Porsinya banyak bangettss deh buat ukuranku. Saking banyaknya sampai aku nggak kuat ngabisin. Padahal waktu itu posisinya lagi laper maksimal.

Selain karena porsinya yang banyak, rasa pedasnya ternyata pedas beneran, bukan pedas formalitas. Aku termasuk orang yang doyan pedas,jadi kalau aku bilang pedas,percayalah itu pedas banget. Next time kalau ke sana lagi aku bakal pesan yang pedas-sedang aja.

Mie Sumpit Terbang Makan Minum Jogja. Porsinya banyak. 

Sesuai janji, aku akan ngasih tau rahasia gimana sumpitnya bisa terbang. Sumpitnya terlihat terbang karena dia terhubung dengan kayu kecil dan disangga dengan wortel besar. Apakah wortelnya bisa dimakan?. Aku sarankan buat nggak mencoba memakannya karena wortelnya keras. Tapi kalau kamu doyan ya monggo aja. Hehe.

Rahasia Mie Sumpit Terbang Makan Minum Jogja. Note: ini piringnya Andri. 


Sebenarnya aku nggak sedang review Makan Minum Jogja, tapi overall enak juga makan di sana. Harganya pas di kantong, porsinya banyak,rasanya enak, pedasnga nggak pelit dan tempatnya lucu, banyak bangku jadi nggak merasa berdosa kalau mau nongkrong tapi banyak orang yang lagi antri.

Sayangnya, tempat di lantai atas agak nakutin karena dari seng-seng gitu (aku nggak tau apa namanya). Kalau ada yang jalan jadi bergetar dan bunyi rame. Bikin parno aja, hehe. Untung pas ke sana pas lagi sepi.

Thanks buat yang kepikiran bikin konsep mie kok ada sumpitnya bisa keliatan terbang. Kreatif. Goks. ;)

Monday, January 23, 2017

Tetap Cantik dan Syar’i dengan Lactivers, Ibu Menyusui Perlu Tahu

Masalah Ibu Menyusui dan Baju Syar'i

Semakin hari, aku berusaha untuk menjadi pribadi yang semakin baik. Terutama aku ingin agar semakin baik dalam ilmu agama. Sebagai anak perempuan yang mulai belajar ilmu agama, aku jadi tahu betapa pentingnya menjaga aurat. Bahkan di salah satu majelis, pembicaranya memberi tahu bahwa satu langkah anak perempuan keluar rumah tanpa menutup aurat berarti satu langkah ayahnya mendekat pada pintu neraka. Naudzubillah.

Salah satu cara menjaga aurat yaitu dengan menggunakan pakaian yang bisa menutup aurat. Makanya sekarang aku, mbak Devi – kakak perempuanku, dan Mama lebih berhati-hati dalam memilih pakaian. Kini kita lebih suka mengenakan rok atau gamis.

Sayangnya, tidak semua gamis itu syar’i, yang bisa menutup aurat dengan sempurna, karena nyatanya masih banyak gamis yang modelnya press body, bahannya ketat, dan tidak wudhu friendly. Apalagi untuk mbak Devi, yang sekarang sedang menyusui ekslusif dek Adiba yang berumur 4 bulan. Badan mbak Devi bertambah gemuk pasca melahirkan. Jika hanya di rumah tentu bebas untuk menggunakan baju apa saja, tapi ketika akan bepergian jadi repotnya bukan main. Tidak ada baju yang pas. Baju yang longgar, modelnya kurang cantik. Baju yang cantik, tapi tidak busui friendly. Nah, gimana dong?



Beruntungnya kemarin aku berkesempatan mengikuti Talkshow Mompreneur “Muslimah Sukses Dunia Akhirat”. Ada kajian sukses akhirat oleh ustadzah Diana. Ada talkshow sukses berbisnis bersama mbak Novrianti Puspitasari dan mbak Tria Meriza. Lalu ada pula pengenalan (soft launching) brand new Lactivers. Lactivers ini nih solusi dari masalah kakakku yang aku ceritakan di atas.



Apa itu Lactivers?

Novrianti Puspitasari, co Founder Lactivers, merupakan lulusan Fakultas Psikologi UGM. Awalnya, Lactivers merupakan brand product baju untuk ibu hamil. Produk-produknya seperti kaos, long dress, dan model baju lain untuk ibu hamil.

Seiring dengan proses hijrah sang penggagas, Novrianti Puspitasari yang kerap disapa mbak Pipit merasakan keresahan karena produk-produk Lactivers yang telah ada tak lagi sejalan dengan hatinya. Mbak Pipit yang kini mulai berpakaian syar’i pun akhirnya memutuskan Lactivers untuk vakum sementara. Keputusannya tersebut membuat para agen, reseller, maupun konsumen bertanya-tanya dan menantikan kabar produk dari Lactivers. Namun bagi mbak Pipit, itu adalah salah satu konsekuensi dari keputusannya berhijrah.

Akhirnya pada tahun 2016 lalu mbak Pipit bertemu dengan mbak Tria Meriza (co Founder Simply Homy, dan jas hujan muslimah Sheba). Keduanya yang sama-sama aktif mengikuti kajian, ternyata juga sama-sama memiliki ketertarikan di dunia bisnis. Hal inilah yang kemudian membuat mbak Pipit dan mbak Tria (sapaan Tria Meriza) menggagas kembali brand Lactivers dengan konsep yang baru.



Konsep baru tersebut yaitu dengan meluncurkan produk-produk baju ibu menyusui berupa gamis syar’i. Hal ini supaya para Ibu menyusui dapat tetap beraktivitas dengan nyaman, tetap menyusui bayi yang disayang dengan nyaman, dan tentunya tetap syar’i.

Apa bedanya baju busui Lactivers dengan baju busui lain?

1. Model busui menggunakan lubang rahasia, bukan menggunakan resleting atau kancing

Inilah yang membedakan baju busui Lactivers dengan baju busui yang lain. Busui yang lain biasanya hanya dengan menyediakan resleting atau kancing di bagian depan baju, untuk menyusui Moms perlu membuka resleting atau kancing terlebih dahulu. Berbeda dengan Lactivers, model busuinya yaitu berbentuk lubang-lubang jendela rahasia di baju. Ketika akan menyusui, Moms hanya perlu menarik lubang tersembunyi saja sehingga lebih praktis.




2. Modelnya trendi dan syar’i


Perempuan mana yang tidak ingin tampil cantik?. Tentu semua perempuan ingin selalu tampil cantik. Tapi cantik saja tidak cukup bagi seorang muslimah, yang terpenting adalah syar’i, menutup aurat. Nah, Lactivers mampu melengkapi kedua aspek cantik dan syar’i tersebut dalam setiap model produknya.

3. Pemilihan warna-warna pastel yang kalem dan cocok untuk siapa saja




Baju berwarna pastel dapat dengan mudah di-mix and match dengan outfit warna lain, entah jilbab, sepatu, tas, atau aksesoris lainnya.


4.  Pemilihan bahan sangat diperhatikan agar ibu selalu merasa nyaman

Bahan baju tentunya ada bermacam-macam. Namun, Lactivers berkomitmen untuk memilih bahan baju yang adem, tidak menerawang, tidak mudah kusut sehingga membantu Moms beraktivitas dengan nyaman


5.  Limited edition dan ada update model setiap bulan


Setiap perempuan selalu ingin merasa spesial, tak terkecuali dalam hal berbusana. Sedih sekali ketika kita punya baju bagus, eh ternyata tetangga sebelah rumah juga punya baju yang sama plek ketiplek. Nggak lagi spesial deh, huhu. Nah, karena mengerti keresahan para Bunda, Lactivers pun membatasi produksi model dan warna yang sama hanya dalam jumlah tertentu supaya tidak terlalu pasaran. Selain itu, setiap bulan akan selalu ada update minimal 2 model baru. Biar bisa menambah koleksi tuh.

6. Adanya Wow Service

Wow Service adalah sebutan untuk servis tambahan yang diberikan oleh Lactivers. Untuk Wow Service bulan ini yaitu: baju baru dari Lactivers wanginya harum. Baju baru kok harum. Iya, beda kan dengan baju baru lain yang biasanya bau pabrik. Benar-benar wow.

Simak video soft launhing Lactivers


Produk Lactivers

1. Basic series

Produk Lactivers yang pertama ini modelnya simpel namun chic, cocok untuk dipakai sehari-hari oleh para Bunda. Bahan yang digunakan yaitu spandek premium. Bahan spandek ini adem, lembut, nggak gampang kusut, sehingga sangat mendukung aktivitas Bunda agar tetap energik. Model busui pada basic series yaitu dengan adanya lubang di sisi samping kanan dan kiri payudara Moms.



Terdapat 4 pilihan warna untuk model basic series, yaitu: ungu muda, hijau toska, merah, dan merah maroon.  Harga untuk Basic Lactivers dibanderol mulai Rp 245.000.

2. Mahira Series

Produk Lactivers selanjutnya yaitu Mahira Series, pilihan yang tepat untuk dipakai pada acara semi-formal. Modelnya yang elegan akan menambah rasa percaya diri Bunda ketika bepergian dan bertemu orang banyak. Pilihan bahan yang digunakan untuk Mahira yaitu Balotelli premium, bahan yang sedang hits saat ini karena adem, tidak menerawang, dan terlihat mewah. Model busui pada Mahira series terletak di bagian dada.




Terdapat 4 pilihan warna untuk Mahira Series, yaitu: dominan Ungu muda, dominan ungu tua, dominan putih gading (broken white), dan dominan kuning mustard. Harga untuk Mahira Series dibanderol mulai Rp 265.000.

Review

Walaupun aku belum menjadi seorang ibu menyusui, ternyata gamis dari Lactivers tetap Bagus untuk aku pakai. Jika dilihat sekilas memang tidak ada bedanya gamis busui Lactivers dengan gamis biasa, karena lubang menyusuinya tersembunyi.

Aku pakai gamis Mahira series warna dominan ungu tua ukuran S. Sayangnya saat aku pakai terlihat kebesaran dan kepanjangan, maklum badanku emang under average size, hehe. Mungkin karena gamis syar'i ya. Baju untuk perempuan kan memang seharusnya longgar dan menutupi hingga mata kaki. Tapi jangan khawatir, Moms bisa Pre Order sesuai size yg Moms mau terlebih dahulu sebelum membeli produk-produk Lactivers. 

---

Tertarik untuk mengoleksi gamis busui syar’i dari Lactivers? Atau Moms ingin menjadi agen produk-produk Lactivers? Bisa gali lebih lengkap infonya di website Lactivers atau via Instagram @Lactivers.



Tetap cantik, tetap nyaman, tetap menyusui, dan tetap syar’i dengan Lactivers ya Moms.

Lactivers, nyaman saat menyusui.
Masalah Ibu Menyusui dan Baju Syar'i

Semakin hari, aku berusaha untuk menjadi pribadi yang semakin baik. Terutama aku ingin agar semakin baik dalam ilmu agama. Sebagai anak perempuan yang mulai belajar ilmu agama, aku jadi tahu betapa pentingnya menjaga aurat. Bahkan di salah satu majelis, pembicaranya memberi tahu bahwa satu langkah anak perempuan keluar rumah tanpa menutup aurat berarti satu langkah ayahnya mendekat pada pintu neraka. Naudzubillah.

Salah satu cara menjaga aurat yaitu dengan menggunakan pakaian yang bisa menutup aurat. Makanya sekarang aku, mbak Devi – kakak perempuanku, dan Mama lebih berhati-hati dalam memilih pakaian. Kini kita lebih suka mengenakan rok atau gamis.

Sayangnya, tidak semua gamis itu syar’i, yang bisa menutup aurat dengan sempurna, karena nyatanya masih banyak gamis yang modelnya press body, bahannya ketat, dan tidak wudhu friendly. Apalagi untuk mbak Devi, yang sekarang sedang menyusui ekslusif dek Adiba yang berumur 4 bulan. Badan mbak Devi bertambah gemuk pasca melahirkan. Jika hanya di rumah tentu bebas untuk menggunakan baju apa saja, tapi ketika akan bepergian jadi repotnya bukan main. Tidak ada baju yang pas. Baju yang longgar, modelnya kurang cantik. Baju yang cantik, tapi tidak busui friendly. Nah, gimana dong?



Beruntungnya kemarin aku berkesempatan mengikuti Talkshow Mompreneur “Muslimah Sukses Dunia Akhirat”. Ada kajian sukses akhirat oleh ustadzah Diana. Ada talkshow sukses berbisnis bersama mbak Novrianti Puspitasari dan mbak Tria Meriza. Lalu ada pula pengenalan (soft launching) brand new Lactivers. Lactivers ini nih solusi dari masalah kakakku yang aku ceritakan di atas.



Apa itu Lactivers?

Novrianti Puspitasari, co Founder Lactivers, merupakan lulusan Fakultas Psikologi UGM. Awalnya, Lactivers merupakan brand product baju untuk ibu hamil. Produk-produknya seperti kaos, long dress, dan model baju lain untuk ibu hamil.

Seiring dengan proses hijrah sang penggagas, Novrianti Puspitasari yang kerap disapa mbak Pipit merasakan keresahan karena produk-produk Lactivers yang telah ada tak lagi sejalan dengan hatinya. Mbak Pipit yang kini mulai berpakaian syar’i pun akhirnya memutuskan Lactivers untuk vakum sementara. Keputusannya tersebut membuat para agen, reseller, maupun konsumen bertanya-tanya dan menantikan kabar produk dari Lactivers. Namun bagi mbak Pipit, itu adalah salah satu konsekuensi dari keputusannya berhijrah.

Akhirnya pada tahun 2016 lalu mbak Pipit bertemu dengan mbak Tria Meriza (co Founder Simply Homy, dan jas hujan muslimah Sheba). Keduanya yang sama-sama aktif mengikuti kajian, ternyata juga sama-sama memiliki ketertarikan di dunia bisnis. Hal inilah yang kemudian membuat mbak Pipit dan mbak Tria (sapaan Tria Meriza) menggagas kembali brand Lactivers dengan konsep yang baru.



Konsep baru tersebut yaitu dengan meluncurkan produk-produk baju ibu menyusui berupa gamis syar’i. Hal ini supaya para Ibu menyusui dapat tetap beraktivitas dengan nyaman, tetap menyusui bayi yang disayang dengan nyaman, dan tentunya tetap syar’i.

Apa bedanya baju busui Lactivers dengan baju busui lain?

1. Model busui menggunakan lubang rahasia, bukan menggunakan resleting atau kancing

Inilah yang membedakan baju busui Lactivers dengan baju busui yang lain. Busui yang lain biasanya hanya dengan menyediakan resleting atau kancing di bagian depan baju, untuk menyusui Moms perlu membuka resleting atau kancing terlebih dahulu. Berbeda dengan Lactivers, model busuinya yaitu berbentuk lubang-lubang jendela rahasia di baju. Ketika akan menyusui, Moms hanya perlu menarik lubang tersembunyi saja sehingga lebih praktis.




2. Modelnya trendi dan syar’i


Perempuan mana yang tidak ingin tampil cantik?. Tentu semua perempuan ingin selalu tampil cantik. Tapi cantik saja tidak cukup bagi seorang muslimah, yang terpenting adalah syar’i, menutup aurat. Nah, Lactivers mampu melengkapi kedua aspek cantik dan syar’i tersebut dalam setiap model produknya.

3. Pemilihan warna-warna pastel yang kalem dan cocok untuk siapa saja




Baju berwarna pastel dapat dengan mudah di-mix and match dengan outfit warna lain, entah jilbab, sepatu, tas, atau aksesoris lainnya.


4.  Pemilihan bahan sangat diperhatikan agar ibu selalu merasa nyaman

Bahan baju tentunya ada bermacam-macam. Namun, Lactivers berkomitmen untuk memilih bahan baju yang adem, tidak menerawang, tidak mudah kusut sehingga membantu Moms beraktivitas dengan nyaman


5.  Limited edition dan ada update model setiap bulan


Setiap perempuan selalu ingin merasa spesial, tak terkecuali dalam hal berbusana. Sedih sekali ketika kita punya baju bagus, eh ternyata tetangga sebelah rumah juga punya baju yang sama plek ketiplek. Nggak lagi spesial deh, huhu. Nah, karena mengerti keresahan para Bunda, Lactivers pun membatasi produksi model dan warna yang sama hanya dalam jumlah tertentu supaya tidak terlalu pasaran. Selain itu, setiap bulan akan selalu ada update minimal 2 model baru. Biar bisa menambah koleksi tuh.

6. Adanya Wow Service

Wow Service adalah sebutan untuk servis tambahan yang diberikan oleh Lactivers. Untuk Wow Service bulan ini yaitu: baju baru dari Lactivers wanginya harum. Baju baru kok harum. Iya, beda kan dengan baju baru lain yang biasanya bau pabrik. Benar-benar wow.

Simak video soft launhing Lactivers


Produk Lactivers

1. Basic series

Produk Lactivers yang pertama ini modelnya simpel namun chic, cocok untuk dipakai sehari-hari oleh para Bunda. Bahan yang digunakan yaitu spandek premium. Bahan spandek ini adem, lembut, nggak gampang kusut, sehingga sangat mendukung aktivitas Bunda agar tetap energik. Model busui pada basic series yaitu dengan adanya lubang di sisi samping kanan dan kiri payudara Moms.



Terdapat 4 pilihan warna untuk model basic series, yaitu: ungu muda, hijau toska, merah, dan merah maroon.  Harga untuk Basic Lactivers dibanderol mulai Rp 245.000.

2. Mahira Series

Produk Lactivers selanjutnya yaitu Mahira Series, pilihan yang tepat untuk dipakai pada acara semi-formal. Modelnya yang elegan akan menambah rasa percaya diri Bunda ketika bepergian dan bertemu orang banyak. Pilihan bahan yang digunakan untuk Mahira yaitu Balotelli premium, bahan yang sedang hits saat ini karena adem, tidak menerawang, dan terlihat mewah. Model busui pada Mahira series terletak di bagian dada.




Terdapat 4 pilihan warna untuk Mahira Series, yaitu: dominan Ungu muda, dominan ungu tua, dominan putih gading (broken white), dan dominan kuning mustard. Harga untuk Mahira Series dibanderol mulai Rp 265.000.

Review

Walaupun aku belum menjadi seorang ibu menyusui, ternyata gamis dari Lactivers tetap Bagus untuk aku pakai. Jika dilihat sekilas memang tidak ada bedanya gamis busui Lactivers dengan gamis biasa, karena lubang menyusuinya tersembunyi.

Aku pakai gamis Mahira series warna dominan ungu tua ukuran S. Sayangnya saat aku pakai terlihat kebesaran dan kepanjangan, maklum badanku emang under average size, hehe. Mungkin karena gamis syar'i ya. Baju untuk perempuan kan memang seharusnya longgar dan menutupi hingga mata kaki. Tapi jangan khawatir, Moms bisa Pre Order sesuai size yg Moms mau terlebih dahulu sebelum membeli produk-produk Lactivers. 

---

Tertarik untuk mengoleksi gamis busui syar’i dari Lactivers? Atau Moms ingin menjadi agen produk-produk Lactivers? Bisa gali lebih lengkap infonya di website Lactivers atau via Instagram @Lactivers.



Tetap cantik, tetap nyaman, tetap menyusui, dan tetap syar’i dengan Lactivers ya Moms.

Lactivers, nyaman saat menyusui.