Wednesday, November 7, 2018

Produk Make Up Dambaan on My Wishlist


November.

Akhirnya hari-hari panas bulan Oktober berganti dengan November yang menjanjikan kesejukan dari hujan yang turun. Begitu juga dengan dompet yang telah “kering” di tanggal 20 ke atas bulan Oktober kemarin, kini telah diisi kembali di awal bulan November. Alias: Gajian. Ehehe.

Setelah hari-hari kemarin hanya bisa lihat-lihat harga barang di online shop, sekarang boleh lah checkout belanjaan.

Saatnya checkout keranjang belanja.

Btw, ada nggak sih di sini yang sukanya buka online shop, lihat-lihat barang, terus memasukkan banyak barang yang diingkan ke troli tapi nggak checkout?. Aku sering tuh kayak gitu. Semacam kehaluan untuk membahagiakan diri sendiri aja, ehehe.

Tapi ada satu hal di bulan November yang bikin bahagiaku nyata. Karena di bulan ini akan ada Lazada 11.11 Biggest 1 Day Sale, yaitu promo belanja online terbesar pada tanggal 11 bulan November atau kerap disingkat 11.11.

Kenapa promo besar-besaran online shop diadakan pada tanggal 11 bulan 11? Selain karena tanggalnya yang “cantik”, ada juga kisah menarik di baliknya.

Dahulu kala, 11.11  atau 11 November diperingati sebagai Single day , atau hari perayaan bagi mereka yang lajang (jomblo, -red). Jika di Valentine day banyak yang memberi hadiah untuk orang yang dikasihi, maka Single day adalah hari di mana orang yang lajang/single/jomblo memberi hadiah untuk diri sendiri. Namun, seiring berjalannya waktu, 11.11 berevolusi menjadi hari untuk memanjakan diri sendiri bagi setiap orang, salah satunya dengan: belanja.

Lazada sebagai e-commerce nomor 1 di Asia Tenggara juga turut mendukung perayaan 11.11 bagi mereka yang ingin memanjakan diri dengan belanja. Tahun 2018 ini, Lazada mengadakan festival belanja dengan berbagai penawaran fantastis serta diskon terbesar selama 24 jam pada tanggal 11 November.


Wishlist

11.11 nanti menjadi perfect timing untuk mewujudkan wishlist. Ngomong-ngomong tentang wishlist, wishlistku ada banyak banget nih, dan hampir semua didominasi produk rangkaian make up.

Make-up on my wishlist. Pic from pexels.com

Aku memang sedang ingin belajar make up. Selain karena naluri seorang perempuan yang pasti ingin terlihat cantik, bagi aku “skill make-up” pasti akan berguna. Paling nggak bisa aku gunakan saat ada acara kantor, atau acara formal seperti kondangan, nikahan saudara, dan acara lain tanpa perlu ke MUA (make up artist, -red)

Nah untuk mewujudkan mimpi aku belajar make-up dengan lebih serius, ada beberapa produk make-up yang ada di daftar teratas wishlist aku. Walaupun ada juga beberapa produk yang sudah aku miliki, tapi namanya juga manusia. Belum punya, ingin beli. Sudah punya 1, ingin punya 2. Sudah punya 2, ingin coba yang lain. Apalagi make-up yang ada banyak macamnya. Ehehe.
Ini dia nih, wishlist make upku:

1.       Moisturizer

Produk moisturizer/pelembab digunakan untuk melembabkan bagian wajah. Karena wajah aku tipe normal to dry, moisturizer buat aku wajib banget hukumnya. Menurutku, kalau nggak pakai moisturizer, kulit jadi terasa kering dan make up jadi susah nempel gitu.
 Moisturizer on my wishlist: Ultima II Moisture Lotion

Ultima II Moisture Lotion. Pic from: lazada.co.id


2.       Primer

Primer sebagai base make-up berfungsi membantu menyiapkan wajah untuk make-up. Membuat make up lebih tahan lama. Maybelline silikon-based. Silikon menjadi perangkap bagi kelembaban kulit sehingga menjaga kulit dari kekeringan.

Primer bukanlah sesuatu yang wajib digunakan, namun pemakaian primer dapat menciptakan perbedaan besar untuk keseluruhan tampilan make up dan ketahanan makeup. Kehadiran primer seperti layaknya lapisan tipis atau base coat sehingga make-up menempel di primer, alih-alih di kulit wajah langsung.

Primer on my wishlist: Maybelline New Baby Skin Instant Pore Eraser

Maybelline Baby Skin Primer. Pic from lazada.co.id


Primer Maybelline di atas adalah salah satu primer silicon-based (berbasis silikon). Aku pernah coba swatch dan hasilnya transparan, membuat pori-pori di kulit lebih samar dan kulit lebih lembab.

3.       Foundation/Cushion

Foundation berfungsi untuk meratakan warna kulit. Memilih shade warna foundation yang tepat sangatlah penting, jangan terlalu terang ataupun terlalu gelap dari warna kulit kita. Sekarang sedang hype produk BB cushion, produk coverage dalam bentuk compact yang memiliki fungsi mirip seperti foundation namun terasa ringan seperti BB cream. Nah, aku ingin deh coba produk BB cushion.
 Foundation (BB cushion): Pixy Make It Glow shade Natural Beige

Pixy Make It Glow. Pic from lazada.co.id


4.       Concealer

Awalnya, aku sulit membedakan antara foundation dan concealer. Rupanya setelah dilihat lagi, foundation dan concealer adalah dua produk yang berbeda, baik dari segi tekstur maupun penggunaan.

Dibanding foundation, concealer memiliki tekstur kekentalan yang lebih tebal. Produk concealer dapat berupa stick, cair atau liquid bahkan krim padat. Concealer digunakan untuk menutupi kekurangan pada bagian wajah, seperti: kantong mata hitam atau noda bekas jerawat. Tidak seperti foundation yang digunakan di seluruh bagian wajah, concealer hanya di-apply di area atau bagian tertentu saja.

Concealer on my wishlist: Make Over Camouflage Cream Face Concealer

Make Over Camouflage Cream Face Concealer. Pic from lazada.co.id


5.       Bedak
Bedak adalah kosmetik pertama yang aku kenal. Baru sekarang-sekarang ini aku tahu bahwa bedak pun ada banyak jenis dengan fungsi yang berbeda-beda. Ada bedak padat, bedak tabur, bedak two-way cake, translucent powder, mineral powder, bedak cair, dan finishing powder. Fungsi bedak yang utama adalah untuk men-set produk sebelumnya (foundation dan concealer), bisa juga untuk memberikan tambahan warna pada wajah.
 Bedak on my wishlist: Laura Mercier Powder


6.       Highlight and Contour

Highlight and Contour adalah teknik / produk make up yang kita gunakan untuk memberikan efek terang dan gelap pada wajah. Highlight berfungsi untuk menonjolkan suatu bagian pada wajah dan membuat efek glowing. Sedangkan Contour berfungsi untuk menciptakan bayangan untuk mendefinisikan fitur wajah. Misalnya saja: Pipi bisa dibuat menjadi tirus, hidung lebih mancung, dahi lebar terlihat menjadi lebih kecil.

Aku paling suka saat contouring bagian hidung sehingga hidung terlihat lebih mancung. Such a magic gitu.

Aku sudah punya higlight and contour cream dari Mineral Botanica. Produk yang bagus, dan membuat aku semakin bersemangat belajar teknik ini. Makanya aku ingin coba juga produk highlight and contour lain yang dalam bentuk powder.

Highlight and Contour on my wishlist: Make Over Face Contour Kit

Make Over Face Contour Kit. Pic from lazada.co.id


7.       Bronzer

Walaupun sama-sama berwarna coklat (gelap) dan dapat diaplikasikan pada pipi, tapi bronzer dan contour memiliki fungsi yang beda. Tidak seperti contour, bronzer lebih berfungsi untuk menambah warna hangat pada wajah.

Bronzer umumnya memiliki warna undertone yang hangat dan kuning seperti coklat. Kini lebih banyak pengguna make-up yang memilih menggunakan bronzer yang terlihat lebih natural daripada menggunakan blush on.
 
Bronzer on my wishlist: Catrice Sun Glow Mineral Bronzing Powder

Catrice Sun Glow Mineral Bronzing Powder. Pic from lazada.co.id


8.       Blush on

Memiliki pipi yang merona membuat tampilan seseorang menjadi terlihat segar. Itulah fungsi dari blush on, yang juga biasa disebut sebagai perona pipi.

Blush On on my wishlist: Emina Cheecklit Pressed Blush warna Bitter Sweet

Emina Cheeklit Pressed Blush. Pic from lazada.co.id


Sedikit cerita, aku ingin produk blush on di atas karena warnanya peach, bukan pink. Sebelumnya aku telah memiliki blush on Emina juga, namun dalam bentuk krim: Emina Cheeklit Cream Blush warna Pink. Aku suka blush on Emina karena warnanya nggak terlalu pigmented, jadi hasil akhirnya tetap kalem saat dipakai.

9.       Eyebrow pencil (Pensil Alis)

Sepertinya tidak perlu dijelaskan lagi karena pensil alis maupun eyebrow product lainnya pasti sangat familiar bagi pengguna make-up. Alisku sendiri sudah cukup tebal, namun tidak terlalu rapi. Maka dari itu aku terkadang juga menggunakan pensil alis untuk membuat tampilan alis yang lebih rapi.

Eyebrow pencil on my wishlist: Maybelline Fashion Brow Cream Brush

Maybelline Fashion Brow. Pic from lazada.co.id


10.   Eyeliner

Eyeliner dan aku adalah 2 hal yang tidak terpisahkan. Aku sudah mencoba menggunakan eyeliner di waterline bawah mata sejak SMK. Tanpa eyeliner, mataku jadi terlihat kosong.  Huhu.

Eyeliner on my wishlist: Purbasari Eyeliner Pen Spidol

Purbasari Eyeliner Pen spidol. Pic from lazada.co.id


Aku pernah menonton salah satu video di Youtube tentang uji ketahanan eyeliner. Ternyata eyeliner pen dari Purbasari ini yang paling waterproof dibanding merk drugstore lain lho. Kereen.

11.   Eye shadow

Mata adalah bagian wajah seseorang yang paling pertama dan utama dilihat oleh orang lain. Rias mata yang cantik tak lepas dari perang produk eye shadow yang baik. Dalam memilih eye shadow, kita bisa memperhatikan: kombinasi warna, jenis eye shadow (shimmer atau matte), serta pigmentasi warna.

Eye shadow on my wishlist: Inez Natural Color Eye Shadow Pallete

Inez Eyeshadow. Pic from lazada.co.id


12.   Mascara

Mascara berfungsi untuk membuat bulu mata menjadi lebih tebal ataupun panjang. Bulu mata yang tebal dan panjang membuat tampilan mata menjadi lebih dramatis yang cantik.
 
Mascara on my wishlist: Wardah EyeXpert Volume Expert Mascara

Wardah EyeXpert Mascara. Pic from lazada.co.id


13.   Lipstick

Sudahlah, kita tidak perlu membahas panjang lebar tentang lipstick. Lipstick is lyfe. Kekeke. Apalah arti make-up tanpa lipstick. Iya kan?

Lipstick (Lip cream) on my wishlist: Wardah Instaperfect, LT Pro Longlasting, ElsheSkin x Tasya Farasya Set Lipstick Nude (dan masih banyak lagi, ehe)

Wardah instaperfect. Pic from lazada.co.id


14.   Setting spray

Setting spray bisa di-apply pada tahap paling awal atau justru menjadi step terakhir dari make-up. Fungsinya setting spray masing-masing produk berbeda-beda. Ada yang digunakan untuk memberikan kelembaban pada wajah, atau membuat make-up lebih lama stay di wajah.
 
Setting spray on my wishlist: LA Girl Pro Setting Spray
L.A. Girl Setting Spray. Pic from lazada.co.id


15.   Kuas

Kuas digunakan sebagai alat bantu untuk apply make-up. Kuas juga ada beragam jenis, bentuk, dan fungsi. Ada kuas bedak, kuas blush on, kuas eye shadow, dll.

Selain kuas, apply produk make-up bisa juga dengan menggunakan beauty blender ataupun sponge.

Kuas on my wishlist: Mineral Botanica, Real Techniques, Beauty Blender

Real Techniques. Pic from lazada.co.id

Senangnya, semua wishlist yang aku tuliskan di atas tersedia di Lazada. Bahkan hampir semua didiskon besar-besaran di 11.11 besok. Wah, jadi nggak sabar nih menunggu tanggal 11 November.

Oh iya, di Lazada kita bisa menemukan toko-toko official dari brand terkemuka dalam LazMall. Jadi nggak perlu khawatir dapat barang palsu, karena walaupun beli online tapi tokonya tetap terpercaya.

Kalau wishlist kamu isinya apa aja kak?


November.

Akhirnya hari-hari panas bulan Oktober berganti dengan November yang menjanjikan kesejukan dari hujan yang turun. Begitu juga dengan dompet yang telah “kering” di tanggal 20 ke atas bulan Oktober kemarin, kini telah diisi kembali di awal bulan November. Alias: Gajian. Ehehe.

Setelah hari-hari kemarin hanya bisa lihat-lihat harga barang di online shop, sekarang boleh lah checkout belanjaan.

Saatnya checkout keranjang belanja.

Btw, ada nggak sih di sini yang sukanya buka online shop, lihat-lihat barang, terus memasukkan banyak barang yang diingkan ke troli tapi nggak checkout?. Aku sering tuh kayak gitu. Semacam kehaluan untuk membahagiakan diri sendiri aja, ehehe.

Tapi ada satu hal di bulan November yang bikin bahagiaku nyata. Karena di bulan ini akan ada Lazada 11.11 Biggest 1 Day Sale, yaitu promo belanja online terbesar pada tanggal 11 bulan November atau kerap disingkat 11.11.

Kenapa promo besar-besaran online shop diadakan pada tanggal 11 bulan 11? Selain karena tanggalnya yang “cantik”, ada juga kisah menarik di baliknya.

Dahulu kala, 11.11  atau 11 November diperingati sebagai Single day , atau hari perayaan bagi mereka yang lajang (jomblo, -red). Jika di Valentine day banyak yang memberi hadiah untuk orang yang dikasihi, maka Single day adalah hari di mana orang yang lajang/single/jomblo memberi hadiah untuk diri sendiri. Namun, seiring berjalannya waktu, 11.11 berevolusi menjadi hari untuk memanjakan diri sendiri bagi setiap orang, salah satunya dengan: belanja.

Lazada sebagai e-commerce nomor 1 di Asia Tenggara juga turut mendukung perayaan 11.11 bagi mereka yang ingin memanjakan diri dengan belanja. Tahun 2018 ini, Lazada mengadakan festival belanja dengan berbagai penawaran fantastis serta diskon terbesar selama 24 jam pada tanggal 11 November.


Wishlist

11.11 nanti menjadi perfect timing untuk mewujudkan wishlist. Ngomong-ngomong tentang wishlist, wishlistku ada banyak banget nih, dan hampir semua didominasi produk rangkaian make up.

Make-up on my wishlist. Pic from pexels.com

Aku memang sedang ingin belajar make up. Selain karena naluri seorang perempuan yang pasti ingin terlihat cantik, bagi aku “skill make-up” pasti akan berguna. Paling nggak bisa aku gunakan saat ada acara kantor, atau acara formal seperti kondangan, nikahan saudara, dan acara lain tanpa perlu ke MUA (make up artist, -red)

Nah untuk mewujudkan mimpi aku belajar make-up dengan lebih serius, ada beberapa produk make-up yang ada di daftar teratas wishlist aku. Walaupun ada juga beberapa produk yang sudah aku miliki, tapi namanya juga manusia. Belum punya, ingin beli. Sudah punya 1, ingin punya 2. Sudah punya 2, ingin coba yang lain. Apalagi make-up yang ada banyak macamnya. Ehehe.
Ini dia nih, wishlist make upku:

1.       Moisturizer

Produk moisturizer/pelembab digunakan untuk melembabkan bagian wajah. Karena wajah aku tipe normal to dry, moisturizer buat aku wajib banget hukumnya. Menurutku, kalau nggak pakai moisturizer, kulit jadi terasa kering dan make up jadi susah nempel gitu.
 Moisturizer on my wishlist: Ultima II Moisture Lotion

Ultima II Moisture Lotion. Pic from: lazada.co.id


2.       Primer

Primer sebagai base make-up berfungsi membantu menyiapkan wajah untuk make-up. Membuat make up lebih tahan lama. Maybelline silikon-based. Silikon menjadi perangkap bagi kelembaban kulit sehingga menjaga kulit dari kekeringan.

Primer bukanlah sesuatu yang wajib digunakan, namun pemakaian primer dapat menciptakan perbedaan besar untuk keseluruhan tampilan make up dan ketahanan makeup. Kehadiran primer seperti layaknya lapisan tipis atau base coat sehingga make-up menempel di primer, alih-alih di kulit wajah langsung.

Primer on my wishlist: Maybelline New Baby Skin Instant Pore Eraser

Maybelline Baby Skin Primer. Pic from lazada.co.id


Primer Maybelline di atas adalah salah satu primer silicon-based (berbasis silikon). Aku pernah coba swatch dan hasilnya transparan, membuat pori-pori di kulit lebih samar dan kulit lebih lembab.

3.       Foundation/Cushion

Foundation berfungsi untuk meratakan warna kulit. Memilih shade warna foundation yang tepat sangatlah penting, jangan terlalu terang ataupun terlalu gelap dari warna kulit kita. Sekarang sedang hype produk BB cushion, produk coverage dalam bentuk compact yang memiliki fungsi mirip seperti foundation namun terasa ringan seperti BB cream. Nah, aku ingin deh coba produk BB cushion.
 Foundation (BB cushion): Pixy Make It Glow shade Natural Beige

Pixy Make It Glow. Pic from lazada.co.id


4.       Concealer

Awalnya, aku sulit membedakan antara foundation dan concealer. Rupanya setelah dilihat lagi, foundation dan concealer adalah dua produk yang berbeda, baik dari segi tekstur maupun penggunaan.

Dibanding foundation, concealer memiliki tekstur kekentalan yang lebih tebal. Produk concealer dapat berupa stick, cair atau liquid bahkan krim padat. Concealer digunakan untuk menutupi kekurangan pada bagian wajah, seperti: kantong mata hitam atau noda bekas jerawat. Tidak seperti foundation yang digunakan di seluruh bagian wajah, concealer hanya di-apply di area atau bagian tertentu saja.

Concealer on my wishlist: Make Over Camouflage Cream Face Concealer

Make Over Camouflage Cream Face Concealer. Pic from lazada.co.id


5.       Bedak
Bedak adalah kosmetik pertama yang aku kenal. Baru sekarang-sekarang ini aku tahu bahwa bedak pun ada banyak jenis dengan fungsi yang berbeda-beda. Ada bedak padat, bedak tabur, bedak two-way cake, translucent powder, mineral powder, bedak cair, dan finishing powder. Fungsi bedak yang utama adalah untuk men-set produk sebelumnya (foundation dan concealer), bisa juga untuk memberikan tambahan warna pada wajah.
 Bedak on my wishlist: Laura Mercier Powder


6.       Highlight and Contour

Highlight and Contour adalah teknik / produk make up yang kita gunakan untuk memberikan efek terang dan gelap pada wajah. Highlight berfungsi untuk menonjolkan suatu bagian pada wajah dan membuat efek glowing. Sedangkan Contour berfungsi untuk menciptakan bayangan untuk mendefinisikan fitur wajah. Misalnya saja: Pipi bisa dibuat menjadi tirus, hidung lebih mancung, dahi lebar terlihat menjadi lebih kecil.

Aku paling suka saat contouring bagian hidung sehingga hidung terlihat lebih mancung. Such a magic gitu.

Aku sudah punya higlight and contour cream dari Mineral Botanica. Produk yang bagus, dan membuat aku semakin bersemangat belajar teknik ini. Makanya aku ingin coba juga produk highlight and contour lain yang dalam bentuk powder.

Highlight and Contour on my wishlist: Make Over Face Contour Kit

Make Over Face Contour Kit. Pic from lazada.co.id


7.       Bronzer

Walaupun sama-sama berwarna coklat (gelap) dan dapat diaplikasikan pada pipi, tapi bronzer dan contour memiliki fungsi yang beda. Tidak seperti contour, bronzer lebih berfungsi untuk menambah warna hangat pada wajah.

Bronzer umumnya memiliki warna undertone yang hangat dan kuning seperti coklat. Kini lebih banyak pengguna make-up yang memilih menggunakan bronzer yang terlihat lebih natural daripada menggunakan blush on.
 
Bronzer on my wishlist: Catrice Sun Glow Mineral Bronzing Powder

Catrice Sun Glow Mineral Bronzing Powder. Pic from lazada.co.id


8.       Blush on

Memiliki pipi yang merona membuat tampilan seseorang menjadi terlihat segar. Itulah fungsi dari blush on, yang juga biasa disebut sebagai perona pipi.

Blush On on my wishlist: Emina Cheecklit Pressed Blush warna Bitter Sweet

Emina Cheeklit Pressed Blush. Pic from lazada.co.id


Sedikit cerita, aku ingin produk blush on di atas karena warnanya peach, bukan pink. Sebelumnya aku telah memiliki blush on Emina juga, namun dalam bentuk krim: Emina Cheeklit Cream Blush warna Pink. Aku suka blush on Emina karena warnanya nggak terlalu pigmented, jadi hasil akhirnya tetap kalem saat dipakai.

9.       Eyebrow pencil (Pensil Alis)

Sepertinya tidak perlu dijelaskan lagi karena pensil alis maupun eyebrow product lainnya pasti sangat familiar bagi pengguna make-up. Alisku sendiri sudah cukup tebal, namun tidak terlalu rapi. Maka dari itu aku terkadang juga menggunakan pensil alis untuk membuat tampilan alis yang lebih rapi.

Eyebrow pencil on my wishlist: Maybelline Fashion Brow Cream Brush

Maybelline Fashion Brow. Pic from lazada.co.id


10.   Eyeliner

Eyeliner dan aku adalah 2 hal yang tidak terpisahkan. Aku sudah mencoba menggunakan eyeliner di waterline bawah mata sejak SMK. Tanpa eyeliner, mataku jadi terlihat kosong.  Huhu.

Eyeliner on my wishlist: Purbasari Eyeliner Pen Spidol

Purbasari Eyeliner Pen spidol. Pic from lazada.co.id


Aku pernah menonton salah satu video di Youtube tentang uji ketahanan eyeliner. Ternyata eyeliner pen dari Purbasari ini yang paling waterproof dibanding merk drugstore lain lho. Kereen.

11.   Eye shadow

Mata adalah bagian wajah seseorang yang paling pertama dan utama dilihat oleh orang lain. Rias mata yang cantik tak lepas dari perang produk eye shadow yang baik. Dalam memilih eye shadow, kita bisa memperhatikan: kombinasi warna, jenis eye shadow (shimmer atau matte), serta pigmentasi warna.

Eye shadow on my wishlist: Inez Natural Color Eye Shadow Pallete

Inez Eyeshadow. Pic from lazada.co.id


12.   Mascara

Mascara berfungsi untuk membuat bulu mata menjadi lebih tebal ataupun panjang. Bulu mata yang tebal dan panjang membuat tampilan mata menjadi lebih dramatis yang cantik.
 
Mascara on my wishlist: Wardah EyeXpert Volume Expert Mascara

Wardah EyeXpert Mascara. Pic from lazada.co.id


13.   Lipstick

Sudahlah, kita tidak perlu membahas panjang lebar tentang lipstick. Lipstick is lyfe. Kekeke. Apalah arti make-up tanpa lipstick. Iya kan?

Lipstick (Lip cream) on my wishlist: Wardah Instaperfect, LT Pro Longlasting, ElsheSkin x Tasya Farasya Set Lipstick Nude (dan masih banyak lagi, ehe)

Wardah instaperfect. Pic from lazada.co.id


14.   Setting spray

Setting spray bisa di-apply pada tahap paling awal atau justru menjadi step terakhir dari make-up. Fungsinya setting spray masing-masing produk berbeda-beda. Ada yang digunakan untuk memberikan kelembaban pada wajah, atau membuat make-up lebih lama stay di wajah.
 
Setting spray on my wishlist: LA Girl Pro Setting Spray
L.A. Girl Setting Spray. Pic from lazada.co.id


15.   Kuas

Kuas digunakan sebagai alat bantu untuk apply make-up. Kuas juga ada beragam jenis, bentuk, dan fungsi. Ada kuas bedak, kuas blush on, kuas eye shadow, dll.

Selain kuas, apply produk make-up bisa juga dengan menggunakan beauty blender ataupun sponge.

Kuas on my wishlist: Mineral Botanica, Real Techniques, Beauty Blender

Real Techniques. Pic from lazada.co.id

Senangnya, semua wishlist yang aku tuliskan di atas tersedia di Lazada. Bahkan hampir semua didiskon besar-besaran di 11.11 besok. Wah, jadi nggak sabar nih menunggu tanggal 11 November.

Oh iya, di Lazada kita bisa menemukan toko-toko official dari brand terkemuka dalam LazMall. Jadi nggak perlu khawatir dapat barang palsu, karena walaupun beli online tapi tokonya tetap terpercaya.

Kalau wishlist kamu isinya apa aja kak?

Monday, November 5, 2018

,

Pengalaman Ikut Seleksi CPNS Jawa Tengah Tahun 2018 (Part III)

Foto dari Twitter @bkdjatengprov


Hari H SKD

Hari Selasa, 30 Oktober 2018.

Akhirnya, hari yang ditunggu tiba. Selasa pagi, aku dan suami berangkat dari Jogja pukul 06.30. Kita memang mendapat jadwal tes di hari yang sama. Bedanya, suami tes sesi III A, aku sesi IV B. Jujur, kita belum tahu tes akan dilaksanakan pukul berapa karena dari hari yang sudah-sudah, pelaksanaan tes tidak sesuai dengan jadwal. Makanya kita berangkat lebih pagi untuk berjaga-jaga.

Kita sampai di Gor Pandanaran Wujil pukul 09.00. Suasana di sana cukup ramai oleh peserta berseragam putih-hitam. Aku dan suami pun berkeliling terlebih dahulu untuk mengetahui seluk-beluk lokasi.



Ada 2 gedung yang dioperasikan sebagai bagian dari tes CPNS. 1 gedung GOR utama untuk tempat registrasi dan pengarahan, lalu gedung lapangan tenis untuk tempat pelaksanaan tes CAT. Di gedung registrasi, dipenuhi oleh peserta yang antre. Di samping tempat registrasi, ada tenda-tenda untuk duduk santai. Beberapa peserta dan pendamping duduk di bawah tenda sembari menunggu.

Kebetulan di sana kita bertemu dengan teman si Abang yang mendapat jadwal sesi IIA. Dia masih menunggu untuk mulai registrasi. Jika di jadwal, seharusnya sesi II A mulai ujian pukul 09.00. Nyatanya jam 9 teman si abang bahkan belum registrasi. Sepertinya ada kemoloran lagi.

Hampir terlambat

Puas berputar-putar lokasi dan menyapa beberapa teman yang ketemu di sana, aku dan Abang pun mlipir ke rumah Om Ucup. Om aku ini rumahnya di Bergas, nggak terlalu jauh dari GOR. Daripada menunggu panas-panasan di GOR, kita memilih menunggu di rumah Om saja.

Pukul 11.30, aku dan Abang sholat dulu di rumah Om. Selesai sholat, aku cek WA, ada chat dari teman mengabarkan bahwa sesi III A, sesinya Abang, udah mulai registrasi dari tadi. Tanpa ba-bi-bu, aku dan Abang pun segera berangkat lagi ke GOR.

Sampai di GOR sudah hampir pukul 12. Kami pun langsung menuju ke tempat registrasi. Di sana.... tempat yang tadinya aku lihat penuh dengan antrian, saat itu KOSONG. Panik lah, semua barang Abang dikasih ke aku, Abang Cuma bawa kartu pendaftaran dan KTP aja. Setelah itu Abang bergegas ke meja registrasi.

Aku mengikuti si Abang dari sisi lain. Hanya bisa mengamati dari kejauhan. Luckily, si Abang masih diperbolehkan masuk. Huhuhu.

Menunggu giliran tes

Berpisah dengan Abang, aku jadi sendirian. Saat itulah aku mencari-cari teman yang aku kenal. Pertama, aku ketemu Hilma yang datang dari Magelang ditemani kakak dan Ibu. Lalu kita berdua duduk sambil ngobrol di bawah tenda. Di tempat registrasi samping tenda, antrian sesi III B baru dimulai.

Udah cukup lama aku nggak ketemu Hilma. Kita pun ngobrol ngalor-ngidul, melupakan materi tes SKD ini. Hehe. Sambil mengedarkan pandangan, aku melihat sosok-sosok yang familiar. Ada teman-teman jurusan lain, adek angkatan, kakak angkatan. Beberapa yang akrab pun akhirnya duduk jadi satu. Tak hanya aku dan Hilma, bertambah Afif kelas E 2011, Avida, dan Isna. Kami berlima mendaftarkan diri untuk formasi yang sama: Guru TIK ahli pertama, sehingga mendapatkan jadwal yang sama di sesi IV B



Tak beberapa lama kemudian, Abang selesai ujian dan menghampiri tempat duduk kami. Melihat wajah Abang yang kuyu, sudah cukup menggambarkan bagaimana hasil tesnya. Abang pun bergabung dengan kami dan menceritakan apa saja yang terjadi di dalam, seperti: soal yang panjang-panjang, kekurangan waktu, dan tips untuk mengerjakan soal TPK dulu.

Sekitar pukul 15.00, tiba saatnya sesi IV B untuk registrasi. Aku dapat antrian agak di belakang karena tadi ke toilet dulu. Huhu. HP dan semua barang udah aku tinggal. Aku lebih pilih menitipkan barang ke Abang aja daripada ke panitia, biar nggak antri lagi untuk ambil. Sepanjang antri jadinya Cuma bisa anteng aja. Ehe. Sekitar 5 menit, aku sudah tanda tangan dan masuk ke ruang Pengarahan.

Di dalam ruang pengarahan, diputarkan video instruksi penggunaan sistem CAT. Menurutku sistemnya cukup user friendly, pengguna cukup login menggunakan NIK (atau nomor ujian ya, lupa), dan pin yang didapatkan saat registrasi dan saat di ruang tes.

Pertanyaan dan pilihan jawaban ada di sisi kiri, informasi nomor soal bisa kita lihat di sisi kanan. Kita bisa melihat soal mana yang telah kita kerjakan, dan mana yang belum. Jika ada soal yang menurut kita sulit, bisa kita skip dulu. Oh iya, di berbagai simulasi CAT, biasanya muncul keterangan bahwa di sistem CAT kita tidak bisa mengganti jawaban. Tapi nyatanya bisa kok.

Sebenarnya soal SKD CPNS itu seperti apa?

Bukannya merasa was-was dalam mengerjakan soal, aku lebih merasa penasaran apakah soal CAT sama seperti yang diceritakan orang-orang. Katanya soal CAT itu panjang-panjang, pilihan jawabannya mirip-mirip, dll.

Ternyata.... benar. Wqwq.

Soal TWKnya tidak terlalu banyak soal hafalan, lebih banyak soal pemahaman, analisis, pokoknya memang betul-betul wawasan kita akan kejadian yang ada dalam berbangsa dan bernegara. Sebenarnya sih bagus, tapi sejujurnya soal demikian menurutku subjektif. Masing-masing orang bisa beda persepsi dan beda pilihan jawaban.

Soal TIUnya nggak begitu susah, walaupun ada juga yang susah. Masa’ ada salah satu soal TIU bentuk matematika menggunakan variabel p, q, dan r. Terus tiba-tiba pertanyaannya, tentukan nilai z. Lah intelegensiaku enggak nyampe. Uhuhu.

Soal TPK udah aku kerjakan semaksimal mungkin. Emang benar pilihan jawabannya mirip-mirip, bahkan hampir sama menurutku. Aku mah pasrah aja.

Sisa 10 menit, aku sudah selesai mengerjakan semua soal. Biasanya aku gunakan waktu buat cek jawaban lagi. Tapi 10 menit buat cek 100 soal buat aku mepet banget. Aku Cuma cek random beberapa soal. Di sisa 3 menit, aku logout.

Setelah logout itulah, hasil tes kita langsung keluar. Skor TIU dan TWK ku di atas passing grade, tapi skor TPK ku di bawah passing grade. Baiklah.

Dari peraturan yang aku baca, yang nantinya terpilih untuk tahap SKB adalah peserta yang:

-          Lolos passing grade SKD
-          Dipilih 3 kali jumlah kebutuhan dari formasi (kalau kebutuhan formasi 1, maka peserta SKB diambil 3 orang. Jika kebutuhan formasi 3, maka peserta SKB diambil 9 orang)

Karena nilai TKPku nggak lolos passing grade, jadi ya udah aja. Beredar kabar katanya karena banyak yang nggak lolos TKP, nanti passing grade TKP akan diturunkan. Ada juga yang bilang, jika yang lolos passing grade kurang, akan ditambah dari peserta dengan hasil SKD yang telah diperingkat.

Bukan karena nggak terima kenyataan, tapi untuk mengantisipasi misalnya ada formasi yang butuh 1 orang, terus yang lolos passing grade Cuma 1 atau bahkan nggak ada. Gitu deh.

Kalau aku nggak terlalu mikirin sih. Kan udah dipikirin panitia. Ehehe. Tinggal nunggu pengumuman aja.

Sedikit tips:
Supaya nggak kehabisan waktu, lewati dulu soal-soal yang dianggap susah dan kerjakan soal yang mudah dulu.
Kerjakan soal TPK dengan lebih tenang, usahakan jangan ada jawaban kosong karena setiap jawaban mendapat poin minimal 1, beda dengan soal TIU dan TWK yang hanya mendapat poin 0 jika jawaban salah atau kosong.
Jangan malas membaca. Walaupun soalnya panjang, usahakan untuk tetap mau baca supaya tahu apa maksud dari soal tersebut.
Jangan lupa berdoa.

Foto dari Twitter @bkdjatengprov


Hari H SKD

Hari Selasa, 30 Oktober 2018.

Akhirnya, hari yang ditunggu tiba. Selasa pagi, aku dan suami berangkat dari Jogja pukul 06.30. Kita memang mendapat jadwal tes di hari yang sama. Bedanya, suami tes sesi III A, aku sesi IV B. Jujur, kita belum tahu tes akan dilaksanakan pukul berapa karena dari hari yang sudah-sudah, pelaksanaan tes tidak sesuai dengan jadwal. Makanya kita berangkat lebih pagi untuk berjaga-jaga.

Kita sampai di Gor Pandanaran Wujil pukul 09.00. Suasana di sana cukup ramai oleh peserta berseragam putih-hitam. Aku dan suami pun berkeliling terlebih dahulu untuk mengetahui seluk-beluk lokasi.



Ada 2 gedung yang dioperasikan sebagai bagian dari tes CPNS. 1 gedung GOR utama untuk tempat registrasi dan pengarahan, lalu gedung lapangan tenis untuk tempat pelaksanaan tes CAT. Di gedung registrasi, dipenuhi oleh peserta yang antre. Di samping tempat registrasi, ada tenda-tenda untuk duduk santai. Beberapa peserta dan pendamping duduk di bawah tenda sembari menunggu.

Kebetulan di sana kita bertemu dengan teman si Abang yang mendapat jadwal sesi IIA. Dia masih menunggu untuk mulai registrasi. Jika di jadwal, seharusnya sesi II A mulai ujian pukul 09.00. Nyatanya jam 9 teman si abang bahkan belum registrasi. Sepertinya ada kemoloran lagi.

Hampir terlambat

Puas berputar-putar lokasi dan menyapa beberapa teman yang ketemu di sana, aku dan Abang pun mlipir ke rumah Om Ucup. Om aku ini rumahnya di Bergas, nggak terlalu jauh dari GOR. Daripada menunggu panas-panasan di GOR, kita memilih menunggu di rumah Om saja.

Pukul 11.30, aku dan Abang sholat dulu di rumah Om. Selesai sholat, aku cek WA, ada chat dari teman mengabarkan bahwa sesi III A, sesinya Abang, udah mulai registrasi dari tadi. Tanpa ba-bi-bu, aku dan Abang pun segera berangkat lagi ke GOR.

Sampai di GOR sudah hampir pukul 12. Kami pun langsung menuju ke tempat registrasi. Di sana.... tempat yang tadinya aku lihat penuh dengan antrian, saat itu KOSONG. Panik lah, semua barang Abang dikasih ke aku, Abang Cuma bawa kartu pendaftaran dan KTP aja. Setelah itu Abang bergegas ke meja registrasi.

Aku mengikuti si Abang dari sisi lain. Hanya bisa mengamati dari kejauhan. Luckily, si Abang masih diperbolehkan masuk. Huhuhu.

Menunggu giliran tes

Berpisah dengan Abang, aku jadi sendirian. Saat itulah aku mencari-cari teman yang aku kenal. Pertama, aku ketemu Hilma yang datang dari Magelang ditemani kakak dan Ibu. Lalu kita berdua duduk sambil ngobrol di bawah tenda. Di tempat registrasi samping tenda, antrian sesi III B baru dimulai.

Udah cukup lama aku nggak ketemu Hilma. Kita pun ngobrol ngalor-ngidul, melupakan materi tes SKD ini. Hehe. Sambil mengedarkan pandangan, aku melihat sosok-sosok yang familiar. Ada teman-teman jurusan lain, adek angkatan, kakak angkatan. Beberapa yang akrab pun akhirnya duduk jadi satu. Tak hanya aku dan Hilma, bertambah Afif kelas E 2011, Avida, dan Isna. Kami berlima mendaftarkan diri untuk formasi yang sama: Guru TIK ahli pertama, sehingga mendapatkan jadwal yang sama di sesi IV B



Tak beberapa lama kemudian, Abang selesai ujian dan menghampiri tempat duduk kami. Melihat wajah Abang yang kuyu, sudah cukup menggambarkan bagaimana hasil tesnya. Abang pun bergabung dengan kami dan menceritakan apa saja yang terjadi di dalam, seperti: soal yang panjang-panjang, kekurangan waktu, dan tips untuk mengerjakan soal TPK dulu.

Sekitar pukul 15.00, tiba saatnya sesi IV B untuk registrasi. Aku dapat antrian agak di belakang karena tadi ke toilet dulu. Huhu. HP dan semua barang udah aku tinggal. Aku lebih pilih menitipkan barang ke Abang aja daripada ke panitia, biar nggak antri lagi untuk ambil. Sepanjang antri jadinya Cuma bisa anteng aja. Ehe. Sekitar 5 menit, aku sudah tanda tangan dan masuk ke ruang Pengarahan.

Di dalam ruang pengarahan, diputarkan video instruksi penggunaan sistem CAT. Menurutku sistemnya cukup user friendly, pengguna cukup login menggunakan NIK (atau nomor ujian ya, lupa), dan pin yang didapatkan saat registrasi dan saat di ruang tes.

Pertanyaan dan pilihan jawaban ada di sisi kiri, informasi nomor soal bisa kita lihat di sisi kanan. Kita bisa melihat soal mana yang telah kita kerjakan, dan mana yang belum. Jika ada soal yang menurut kita sulit, bisa kita skip dulu. Oh iya, di berbagai simulasi CAT, biasanya muncul keterangan bahwa di sistem CAT kita tidak bisa mengganti jawaban. Tapi nyatanya bisa kok.

Sebenarnya soal SKD CPNS itu seperti apa?

Bukannya merasa was-was dalam mengerjakan soal, aku lebih merasa penasaran apakah soal CAT sama seperti yang diceritakan orang-orang. Katanya soal CAT itu panjang-panjang, pilihan jawabannya mirip-mirip, dll.

Ternyata.... benar. Wqwq.

Soal TWKnya tidak terlalu banyak soal hafalan, lebih banyak soal pemahaman, analisis, pokoknya memang betul-betul wawasan kita akan kejadian yang ada dalam berbangsa dan bernegara. Sebenarnya sih bagus, tapi sejujurnya soal demikian menurutku subjektif. Masing-masing orang bisa beda persepsi dan beda pilihan jawaban.

Soal TIUnya nggak begitu susah, walaupun ada juga yang susah. Masa’ ada salah satu soal TIU bentuk matematika menggunakan variabel p, q, dan r. Terus tiba-tiba pertanyaannya, tentukan nilai z. Lah intelegensiaku enggak nyampe. Uhuhu.

Soal TPK udah aku kerjakan semaksimal mungkin. Emang benar pilihan jawabannya mirip-mirip, bahkan hampir sama menurutku. Aku mah pasrah aja.

Sisa 10 menit, aku sudah selesai mengerjakan semua soal. Biasanya aku gunakan waktu buat cek jawaban lagi. Tapi 10 menit buat cek 100 soal buat aku mepet banget. Aku Cuma cek random beberapa soal. Di sisa 3 menit, aku logout.

Setelah logout itulah, hasil tes kita langsung keluar. Skor TIU dan TWK ku di atas passing grade, tapi skor TPK ku di bawah passing grade. Baiklah.

Dari peraturan yang aku baca, yang nantinya terpilih untuk tahap SKB adalah peserta yang:

-          Lolos passing grade SKD
-          Dipilih 3 kali jumlah kebutuhan dari formasi (kalau kebutuhan formasi 1, maka peserta SKB diambil 3 orang. Jika kebutuhan formasi 3, maka peserta SKB diambil 9 orang)

Karena nilai TKPku nggak lolos passing grade, jadi ya udah aja. Beredar kabar katanya karena banyak yang nggak lolos TKP, nanti passing grade TKP akan diturunkan. Ada juga yang bilang, jika yang lolos passing grade kurang, akan ditambah dari peserta dengan hasil SKD yang telah diperingkat.

Bukan karena nggak terima kenyataan, tapi untuk mengantisipasi misalnya ada formasi yang butuh 1 orang, terus yang lolos passing grade Cuma 1 atau bahkan nggak ada. Gitu deh.

Kalau aku nggak terlalu mikirin sih. Kan udah dipikirin panitia. Ehehe. Tinggal nunggu pengumuman aja.

Sedikit tips:
Supaya nggak kehabisan waktu, lewati dulu soal-soal yang dianggap susah dan kerjakan soal yang mudah dulu.
Kerjakan soal TPK dengan lebih tenang, usahakan jangan ada jawaban kosong karena setiap jawaban mendapat poin minimal 1, beda dengan soal TIU dan TWK yang hanya mendapat poin 0 jika jawaban salah atau kosong.
Jangan malas membaca. Walaupun soalnya panjang, usahakan untuk tetap mau baca supaya tahu apa maksud dari soal tersebut.
Jangan lupa berdoa.

Pengalaman Ikut Seleksi CPNS Jawa Tengah Tahun 2018 (Part II)


Pengumuman Seleksi Administrasi

Barangkali ada yang belum tahu, tahapan seleksi CPNS ada 3:
1.       Seleksi Administrasi
2.       Seleksi Kompetensi Dasar (SKD)
3.       Seleksi Kompetensi Bidang (SKB)
Setelah mengunggah file-file dokumen di web SSCN, maka pendaftar perlu menunggu pengumuman Seleksi Administrasi.

Hari Minggu, tanggal 21 Oktober 2018, grup WA mulai ramai lagi dengan percakapan tentang hasil seleksi administrasi. Ada teman yang mengirimiku pengumuman untuk formasi Jawa Tengah lengkap dengan jadwal tes SKD.

Apakah aku dengan dokumen-Akta-Mengajar-Fotokopian-yang-Dilegalisir ini lolos?. Ternyata lolos kok.

Maka tahapan selanjutnya adalah bersiap-siap untuk mengikuti SKD. Jadwal pelaksanaan SKD di beberapa instansi sama. Di Provinsi Jawa Tengah, SKD dijadwalkan mulai hari Jumat, tanggal 26 Oktober sampai dengan hari Minggu tanggal 4 November 2018 di Gor Pandanaran Wujil, Ungaran. Jadwal SKD ku sendiri hari Selasa, tanggal 30 Oktober 2018.

Berbagai Drama Seleksi Kompetensi Bidang (SKD)

Hari Jumat, tanggal 26 Oktober 2018. Notifikasi Grup WA kembali penuh. Aku yang saat itu sedang mengikuti kegiatan blogger, sesekali mengintip percakapan di grup. Perbincangan seputar pelaksanaan SKD di beberapa lokasi seperti Jogja dan Jawa Tengah yang diundur karena masalah teknis.

Untuk Jawa Tengah, ada sedikit perubahan jadwal. Yang awalnya mendapat jadwal tes tanggal 26 mundur menjadi tanggal 28 sesi VI. Beberapa orang di media sosial mengungkapkan kisahnya bagaimana mereka telah sampai di lokasi namun kemudian tidak bisa melaksanakan tes karena ada kendala.

Hari Minggu, tanggal 28 Oktober 2018. Beredar kabar di grup WA bahwa pelaksanaan tes SKD Jawa Tengah bisa mencapai dini hari beserta foto lampiran jadwal. Nggak mau menelan informasi mentah-mentah, aku pun mencoba kroscek kebenarannya di akun Twitter BKD provinsi Jawa Tengah, @bkdjatengprov.

Ternyata kabar tersebut tidak sepenuhnya benar, dan juga tidak sepenuhnya salah. Dari interaksi di Twitter, aku jadi tahu bahwa pelaksanaan tes SKD yang hari itu ternyata tidak berjalan sesuai bayangan banyak pihak.

1.       Jadwal molor

Di jadwal yang aku dapatkan, pelaksanaan tes SKD setiap harinya memang dibagi menjadi beberapa sesi.
Sesi I mulai pukul 07.00
Sesi II mulai pukul 09.00
Sesi III mulai pukul 11.30
Sesi IV mulai pukul 13.30
Sesi V mulai pukul 15.30

Masalahnya, di hari Minggu itu masing-masing sesi dibagi menjadi 2 bagian, yaitu A dan B. Sesi I terbagi menjadi sesi IA dan IB, Sesi II menjadi sesi IIA dan IIB, dan seterusnya. Kabarnya hal ini karena pada saat itu jumlah laptop yang tersedia hanya 500 unit, hanya setengah dari kebutuhan sebanyak 1000 unit. Belum lagi, jadwal di sesi I juga telah mundur beberapa jam.



Bisa membayangkan bagaimana jauhnya kemoloran waktu dari jadwal yang ada?.

Dari Twitter aku mendapatkan banyak informasi. Tidak semuanya bisa aku kroscek kebenarannya karena ramainya cuitan netizen. Kira-kira begini infonya:

1. Pada hari Minggu tersebut, gubernur Jawa Tengah, bapak Ganjar Pranowo melakukan monitoring ke Gor Wujil dan menginstruksikan supaya pelaksanaan tes maksimal hanya sampai pukul 22.00 saja.
-          Akhirnya, peserta yang mendapatkan jadwal tes tanggal 28 pada sesi IV B, sesi V dan sesi VI diundur menjadi tanggal 4 November.


2. Ada Peserta yang akhirnya menyerah

Rupanya, yang mendapatkan jadwal tes tanggal 28 Oktober sesi VI adalah peserta yang awalnya mendapatkan jadwal tanggal 26 Oktober. Sehingga jadwal tes mereka mundur 2 kali.

Peserta seleksi CPNS memang berasal dari berbagai latar belakang, termasuk ada yang sudah bekerja dan berasal dari luar daerah. Adanya perubahan jadwal lebih dari sekali membuat ada peserta yang akhirnya menyerah tidak mengikuti tes SKD. Hal ini karena peserta berasal dari luar kota, biaya perjalanan cukup memakan biaya, belum lagi harus izin ke tempat kerjanya lagi.

Ada cerita yang beredar di Twitter tentang salah satu peserta akan menikah tanggal 3 November. Di sisi lain, dia juga mendapatkan jadwal tes pada 3 November. Kalau kamu jadi mbak-nya, kamu pilih nikah apa tes CPNS kak?. Ehehe.

Cuit mbaknya di Twitter sih gini, “Kalau ikut tes, belum tentu saya jadi PNS. Tapi kalau nikah, saya udah pasti jadi istri”.

                :’) :’) :’)

3. Banyak peserta tidak lolos passing grade TPK

Di dalam SKD, secara umum dibagi menjadi 3 jenis soal: Tes Intelegensia Umum (TIU), Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) dan Tes Personalia Kepribadian (TPK). Tes intelegensia umum soal-soalnya mencakup soal logika, matematika, atau pengetahuan umum lainnya. Soal TWK meliputi nilai-nilai Pancasila, UUD 1945, dan pengetahuan seputar kebangsaan Indonesia. Lalu, untuk TPK, soalnya semacam pilihan sikap kita atas suatu permasalahan yang terjadi.

Misalnya:
Jika kamu sedang cuti kerja, lalu mendapat telepon dari atasan bahwa ada pekerjaan yang harus segera diselesaikan, apa yang kamu lakukan?
a.       Berangkat ke kantor untuk bekerja
b.      Meminta bantuan teman untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut
c.       Meminta tenggang waktu pada atasan
d.      Tetap libur

Kebayang ya?

Nah supaya bisa lolos SKD, ada passing grade atau batas kelulusan yang harus dicapai. Masing-masing passing grade untuk TIU, TWK dan TPK adalah 75, 80, dan 143.

Source: tertera


Ternyata.... banyak sekali dari peserta yang gagal memperoleh nilai melampaui passing grade untuk bagian TPK. Aku juga, ehehe. Aku tanya teman-temanku yang lain, hampir semua tidak lolos passing grade TPK. Walaupun ada juga yang nilai TPKnya di atas 143, tapi nilai TIUnya kurang. Wqwq, anti mainstream kamu mas.

Aku nggak tau wajar atau enggak kalau yang nggak lolos ada banyak banget bahkan bisa dibilang hampir semua. Tapi mungkin aja emang dibuat susah buat “menggugurkan” peserta.

Baca lanjutannya di Pengalaman Ikut Seleksi CPNS Jawa Tengah Part III

Pengumuman Seleksi Administrasi

Barangkali ada yang belum tahu, tahapan seleksi CPNS ada 3:
1.       Seleksi Administrasi
2.       Seleksi Kompetensi Dasar (SKD)
3.       Seleksi Kompetensi Bidang (SKB)
Setelah mengunggah file-file dokumen di web SSCN, maka pendaftar perlu menunggu pengumuman Seleksi Administrasi.

Hari Minggu, tanggal 21 Oktober 2018, grup WA mulai ramai lagi dengan percakapan tentang hasil seleksi administrasi. Ada teman yang mengirimiku pengumuman untuk formasi Jawa Tengah lengkap dengan jadwal tes SKD.

Apakah aku dengan dokumen-Akta-Mengajar-Fotokopian-yang-Dilegalisir ini lolos?. Ternyata lolos kok.

Maka tahapan selanjutnya adalah bersiap-siap untuk mengikuti SKD. Jadwal pelaksanaan SKD di beberapa instansi sama. Di Provinsi Jawa Tengah, SKD dijadwalkan mulai hari Jumat, tanggal 26 Oktober sampai dengan hari Minggu tanggal 4 November 2018 di Gor Pandanaran Wujil, Ungaran. Jadwal SKD ku sendiri hari Selasa, tanggal 30 Oktober 2018.

Berbagai Drama Seleksi Kompetensi Bidang (SKD)

Hari Jumat, tanggal 26 Oktober 2018. Notifikasi Grup WA kembali penuh. Aku yang saat itu sedang mengikuti kegiatan blogger, sesekali mengintip percakapan di grup. Perbincangan seputar pelaksanaan SKD di beberapa lokasi seperti Jogja dan Jawa Tengah yang diundur karena masalah teknis.

Untuk Jawa Tengah, ada sedikit perubahan jadwal. Yang awalnya mendapat jadwal tes tanggal 26 mundur menjadi tanggal 28 sesi VI. Beberapa orang di media sosial mengungkapkan kisahnya bagaimana mereka telah sampai di lokasi namun kemudian tidak bisa melaksanakan tes karena ada kendala.

Hari Minggu, tanggal 28 Oktober 2018. Beredar kabar di grup WA bahwa pelaksanaan tes SKD Jawa Tengah bisa mencapai dini hari beserta foto lampiran jadwal. Nggak mau menelan informasi mentah-mentah, aku pun mencoba kroscek kebenarannya di akun Twitter BKD provinsi Jawa Tengah, @bkdjatengprov.

Ternyata kabar tersebut tidak sepenuhnya benar, dan juga tidak sepenuhnya salah. Dari interaksi di Twitter, aku jadi tahu bahwa pelaksanaan tes SKD yang hari itu ternyata tidak berjalan sesuai bayangan banyak pihak.

1.       Jadwal molor

Di jadwal yang aku dapatkan, pelaksanaan tes SKD setiap harinya memang dibagi menjadi beberapa sesi.
Sesi I mulai pukul 07.00
Sesi II mulai pukul 09.00
Sesi III mulai pukul 11.30
Sesi IV mulai pukul 13.30
Sesi V mulai pukul 15.30

Masalahnya, di hari Minggu itu masing-masing sesi dibagi menjadi 2 bagian, yaitu A dan B. Sesi I terbagi menjadi sesi IA dan IB, Sesi II menjadi sesi IIA dan IIB, dan seterusnya. Kabarnya hal ini karena pada saat itu jumlah laptop yang tersedia hanya 500 unit, hanya setengah dari kebutuhan sebanyak 1000 unit. Belum lagi, jadwal di sesi I juga telah mundur beberapa jam.



Bisa membayangkan bagaimana jauhnya kemoloran waktu dari jadwal yang ada?.

Dari Twitter aku mendapatkan banyak informasi. Tidak semuanya bisa aku kroscek kebenarannya karena ramainya cuitan netizen. Kira-kira begini infonya:

1. Pada hari Minggu tersebut, gubernur Jawa Tengah, bapak Ganjar Pranowo melakukan monitoring ke Gor Wujil dan menginstruksikan supaya pelaksanaan tes maksimal hanya sampai pukul 22.00 saja.
-          Akhirnya, peserta yang mendapatkan jadwal tes tanggal 28 pada sesi IV B, sesi V dan sesi VI diundur menjadi tanggal 4 November.


2. Ada Peserta yang akhirnya menyerah

Rupanya, yang mendapatkan jadwal tes tanggal 28 Oktober sesi VI adalah peserta yang awalnya mendapatkan jadwal tanggal 26 Oktober. Sehingga jadwal tes mereka mundur 2 kali.

Peserta seleksi CPNS memang berasal dari berbagai latar belakang, termasuk ada yang sudah bekerja dan berasal dari luar daerah. Adanya perubahan jadwal lebih dari sekali membuat ada peserta yang akhirnya menyerah tidak mengikuti tes SKD. Hal ini karena peserta berasal dari luar kota, biaya perjalanan cukup memakan biaya, belum lagi harus izin ke tempat kerjanya lagi.

Ada cerita yang beredar di Twitter tentang salah satu peserta akan menikah tanggal 3 November. Di sisi lain, dia juga mendapatkan jadwal tes pada 3 November. Kalau kamu jadi mbak-nya, kamu pilih nikah apa tes CPNS kak?. Ehehe.

Cuit mbaknya di Twitter sih gini, “Kalau ikut tes, belum tentu saya jadi PNS. Tapi kalau nikah, saya udah pasti jadi istri”.

                :’) :’) :’)

3. Banyak peserta tidak lolos passing grade TPK

Di dalam SKD, secara umum dibagi menjadi 3 jenis soal: Tes Intelegensia Umum (TIU), Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) dan Tes Personalia Kepribadian (TPK). Tes intelegensia umum soal-soalnya mencakup soal logika, matematika, atau pengetahuan umum lainnya. Soal TWK meliputi nilai-nilai Pancasila, UUD 1945, dan pengetahuan seputar kebangsaan Indonesia. Lalu, untuk TPK, soalnya semacam pilihan sikap kita atas suatu permasalahan yang terjadi.

Misalnya:
Jika kamu sedang cuti kerja, lalu mendapat telepon dari atasan bahwa ada pekerjaan yang harus segera diselesaikan, apa yang kamu lakukan?
a.       Berangkat ke kantor untuk bekerja
b.      Meminta bantuan teman untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut
c.       Meminta tenggang waktu pada atasan
d.      Tetap libur

Kebayang ya?

Nah supaya bisa lolos SKD, ada passing grade atau batas kelulusan yang harus dicapai. Masing-masing passing grade untuk TIU, TWK dan TPK adalah 75, 80, dan 143.

Source: tertera


Ternyata.... banyak sekali dari peserta yang gagal memperoleh nilai melampaui passing grade untuk bagian TPK. Aku juga, ehehe. Aku tanya teman-temanku yang lain, hampir semua tidak lolos passing grade TPK. Walaupun ada juga yang nilai TPKnya di atas 143, tapi nilai TIUnya kurang. Wqwq, anti mainstream kamu mas.

Aku nggak tau wajar atau enggak kalau yang nggak lolos ada banyak banget bahkan bisa dibilang hampir semua. Tapi mungkin aja emang dibuat susah buat “menggugurkan” peserta.

Baca lanjutannya di Pengalaman Ikut Seleksi CPNS Jawa Tengah Part III

Sunday, November 4, 2018

,

Pengalaman Ikut Seleksi CPNS Jawa Tengah Tahun 2018 (Part I)

Foto dari Twitter @bkdjatengprov


Berawal dari nggak niat daftar CPNS

Barangkali sudah banyak yang tahu, ataupun belum, bahwa di tahun 2018 pemerintah (akhirnya) membuka kembali pendaftaran CPNS. Sebetulnya tahun-tahun sebelumnya setahu aku juga ada, tapi formasi yang ada sangat terbatas. Baru di tahun ini pembukaan pendaftaran CPNS kembali ada dalam jumlah formasi yang besar.

Awalnya, aku males banget daftar CPNS karena satu dan lain hal.

Pertama, (kayaknya) ribet. Cerita teman-teman yang daftar CPNS kok kayak riweuh gitu ngurus syarat-syarat administrasi. Antri lama buat legalisir akreditasi kampus. Antri lama lagi buat ngurus SKCK di kepolisian. Ngurus surat keterangan bebas narkoba dan segenap kelengkapan administrasi lain.

Kedua, akses situs pendaftaran CPNS juga ribet. Masih cerita teman-teman, juga ditambah dengan cuitan netizen Twitter yang jadi trending topic. Aku jadi tahu kalau web untuk pendaftaran CPNS susah sekali untuk diakses. Bisa sih masuk ke webnya, tapi ketika diklik register, proses loadnya sangat lama bahkan nggak jalan.

Ketiga, belum punya gambaran tentang full-time working. Karena selama ini aku terbiasa dengan rutinitas seorang guru honorer sekaligus blogger yang jam kerjanya “luwes”.

Saking nggak niatnya daftar CPNS, aku sampai bikin thread di Twitter tentang “Kenapa aku nggak merasa perlu mendaftar CPNS” gitu lah.

Kemudian jadi daftar CPNS karena...

Berbeda dengan aku, mas Suami dari awal emang udah niat mau daftar CPNS. Aku sih dukung-dukung aja tanpa tanya macam-macam. Sampai akhirnya pada suatu hari, kita lagi ngobrol random di tengah jalan, sampai akhirnya jadi ngobrolin tentang CPNS ini,

Suami: “Adek coba daftar CPNS aja”

Aku: “Enggak ah, ribet”

Suami: “Kata siapa ribet?”

Aku: “Itu, temen-temen di grup pada cerita ngurus ini-itu”

Suami: “Enggak ribet kok, yang di Jawa Tengah Cuma perlu ijazah terakhir sama transkrip nilai aja. Nggak perlu SKCK, surat keterangan bebas narkoba, ijazah SD, SMP, dll. Lagian di keterangannya nggak ada keterangan akreditasi harus dilegalisir. Kebanyakan orang pada nggak baca, Cuma ikut-ikutan temennya aja itu”

Aku: “Oh gitu ya”

Suami: “Coba daftar aja dulu, rezeki kan nggak ada yang tau. Nanti kalau ada yang susah, aku bantuin urus”

...

Sesampainya di rumah, suami nyuruh aku cari formasi yang cocok. Kebetulan aku punya beberapa file PDF berisi formasi-formasi CPNS dari kiriman di grup WA. Aku coba buka formasi di Jawa Tengah dan menemukan ada lowongan di SMA Negeri 2 Grabag sebagai guru TIK. Klik. Aku ngerasa kekunci sama formasi ini. Soalnya SMA Negeri 2 Grabag dekat banget sama rumah di Magelang. Ibaratnya, lari juga nyampe. Apalagi pas juga gitu, guru TIK kan syaratnya lulusan Pendidikan Teknik Informatika.

Setelah itu, aku baca syarat-syarat kelengkapan administrasi yang diperlukan. Ternyata cuma pas foto, scan KTP, scan ijazah, scan transkrip nilai, scan akta mengajar, scan akreditasi kampus (nggak ada tulisan legalisir), dan surat lamaran. Iya ya, nggak susah.

*Aku baru tau kalau beda instansi bisa beda syarat kelengkapan administrasi. Di instansi lain, ada yang perlu melengkapi syarat administrasi seperti: surat keterangan bebas narkoba, SKCK, lamaran ditulis tangan, mengirim berkas ke alamat via POS, dll.

Karena nemu formasi yang aku suka, persyaratan yang mudah, dan dorongan serta dukungan dari suami dan keluarga, ya udah. Aku pun jadi ikutan daftar CPNS tahun 2018.

Cerita saat pendaftaran

Seperti yang aku bilang di atas, ada 1 poin di mana situs web pendaftaran CPNS (sscn.bkn.go.id) itu susah diakses. Akhirnya aku mengalami sendiri sesusah apa mengaksesnya. Huhu.

Pertama kali, aku coba akses setelah selesai ngajar sekitar jam 13.00. Aku bisa buka halaman utama web, tapi saat masuk ke menu register, proses lama tanpa ada progress, alias: nggak kebuka-buka.

Aku ulang setelah pulang sekolah, sekitar jam 17.00, hal yang sama masih terjadi.

Akupun buka-buka di twitter dan web, ada yang memberi tips supaya mengakses web sscn di jam yang sepi pengunjung sekitar jam 1-6 pagi. Jika ada kendala, bisa clear cache (menghapus history cache melalui menu setting web browser) terlebih dahulu.

Baiklah, aku sama Abang pun coba buka jam 3 dini hari. Ternyata bisa masuk ke menu register dan lancar sampai selesai isi data. Masya Allah, berkah sepertiga malam.

Tapi belum selesai sampai di situ. Aku dan Abang masih perlu mempersiapkan file hasil scan dokumen ke dalam bentuk PDF dengan ukuran maksimal yang telah ditentukan. Karena ukuran maksimal yang bisa diupload ke web cukup kecil, padahal ukuran file asli kita cukup besar, alhasil perlu resize berulang kali supaya sesuai ketentuan.

Hari berikutnya barulah kita buka web SSCN lagi (lagi-lagi dini hari) untuk upload file. Itupun prosesnya cukup lama. Dan... selesai.

Oh iya, sempat ada waktu aku mau mengirim file akta mengajar. Dokumen Akta Mengajar milikku yang asli ada di rumah di Magelang, sedangkan yang ada di Jogja hanya fotokopi Akta Mengajar namun sudah dilegalisir. Cukup bingung apakah perlu mengambil dokumen Akta Mengajar di rumah, atau cukup scan fotokopi Akta Mengajar berlegalisir yang ada. Akhirnya aku pilih opsi kedua. Apakah nantinya akan bermasalah?

Baca lanjutannya di Pengalaman Ikut Seleksi CPNS Jawa Tengah Part II
Foto dari Twitter @bkdjatengprov


Berawal dari nggak niat daftar CPNS

Barangkali sudah banyak yang tahu, ataupun belum, bahwa di tahun 2018 pemerintah (akhirnya) membuka kembali pendaftaran CPNS. Sebetulnya tahun-tahun sebelumnya setahu aku juga ada, tapi formasi yang ada sangat terbatas. Baru di tahun ini pembukaan pendaftaran CPNS kembali ada dalam jumlah formasi yang besar.

Awalnya, aku males banget daftar CPNS karena satu dan lain hal.

Pertama, (kayaknya) ribet. Cerita teman-teman yang daftar CPNS kok kayak riweuh gitu ngurus syarat-syarat administrasi. Antri lama buat legalisir akreditasi kampus. Antri lama lagi buat ngurus SKCK di kepolisian. Ngurus surat keterangan bebas narkoba dan segenap kelengkapan administrasi lain.

Kedua, akses situs pendaftaran CPNS juga ribet. Masih cerita teman-teman, juga ditambah dengan cuitan netizen Twitter yang jadi trending topic. Aku jadi tahu kalau web untuk pendaftaran CPNS susah sekali untuk diakses. Bisa sih masuk ke webnya, tapi ketika diklik register, proses loadnya sangat lama bahkan nggak jalan.

Ketiga, belum punya gambaran tentang full-time working. Karena selama ini aku terbiasa dengan rutinitas seorang guru honorer sekaligus blogger yang jam kerjanya “luwes”.

Saking nggak niatnya daftar CPNS, aku sampai bikin thread di Twitter tentang “Kenapa aku nggak merasa perlu mendaftar CPNS” gitu lah.

Kemudian jadi daftar CPNS karena...

Berbeda dengan aku, mas Suami dari awal emang udah niat mau daftar CPNS. Aku sih dukung-dukung aja tanpa tanya macam-macam. Sampai akhirnya pada suatu hari, kita lagi ngobrol random di tengah jalan, sampai akhirnya jadi ngobrolin tentang CPNS ini,

Suami: “Adek coba daftar CPNS aja”

Aku: “Enggak ah, ribet”

Suami: “Kata siapa ribet?”

Aku: “Itu, temen-temen di grup pada cerita ngurus ini-itu”

Suami: “Enggak ribet kok, yang di Jawa Tengah Cuma perlu ijazah terakhir sama transkrip nilai aja. Nggak perlu SKCK, surat keterangan bebas narkoba, ijazah SD, SMP, dll. Lagian di keterangannya nggak ada keterangan akreditasi harus dilegalisir. Kebanyakan orang pada nggak baca, Cuma ikut-ikutan temennya aja itu”

Aku: “Oh gitu ya”

Suami: “Coba daftar aja dulu, rezeki kan nggak ada yang tau. Nanti kalau ada yang susah, aku bantuin urus”

...

Sesampainya di rumah, suami nyuruh aku cari formasi yang cocok. Kebetulan aku punya beberapa file PDF berisi formasi-formasi CPNS dari kiriman di grup WA. Aku coba buka formasi di Jawa Tengah dan menemukan ada lowongan di SMA Negeri 2 Grabag sebagai guru TIK. Klik. Aku ngerasa kekunci sama formasi ini. Soalnya SMA Negeri 2 Grabag dekat banget sama rumah di Magelang. Ibaratnya, lari juga nyampe. Apalagi pas juga gitu, guru TIK kan syaratnya lulusan Pendidikan Teknik Informatika.

Setelah itu, aku baca syarat-syarat kelengkapan administrasi yang diperlukan. Ternyata cuma pas foto, scan KTP, scan ijazah, scan transkrip nilai, scan akta mengajar, scan akreditasi kampus (nggak ada tulisan legalisir), dan surat lamaran. Iya ya, nggak susah.

*Aku baru tau kalau beda instansi bisa beda syarat kelengkapan administrasi. Di instansi lain, ada yang perlu melengkapi syarat administrasi seperti: surat keterangan bebas narkoba, SKCK, lamaran ditulis tangan, mengirim berkas ke alamat via POS, dll.

Karena nemu formasi yang aku suka, persyaratan yang mudah, dan dorongan serta dukungan dari suami dan keluarga, ya udah. Aku pun jadi ikutan daftar CPNS tahun 2018.

Cerita saat pendaftaran

Seperti yang aku bilang di atas, ada 1 poin di mana situs web pendaftaran CPNS (sscn.bkn.go.id) itu susah diakses. Akhirnya aku mengalami sendiri sesusah apa mengaksesnya. Huhu.

Pertama kali, aku coba akses setelah selesai ngajar sekitar jam 13.00. Aku bisa buka halaman utama web, tapi saat masuk ke menu register, proses lama tanpa ada progress, alias: nggak kebuka-buka.

Aku ulang setelah pulang sekolah, sekitar jam 17.00, hal yang sama masih terjadi.

Akupun buka-buka di twitter dan web, ada yang memberi tips supaya mengakses web sscn di jam yang sepi pengunjung sekitar jam 1-6 pagi. Jika ada kendala, bisa clear cache (menghapus history cache melalui menu setting web browser) terlebih dahulu.

Baiklah, aku sama Abang pun coba buka jam 3 dini hari. Ternyata bisa masuk ke menu register dan lancar sampai selesai isi data. Masya Allah, berkah sepertiga malam.

Tapi belum selesai sampai di situ. Aku dan Abang masih perlu mempersiapkan file hasil scan dokumen ke dalam bentuk PDF dengan ukuran maksimal yang telah ditentukan. Karena ukuran maksimal yang bisa diupload ke web cukup kecil, padahal ukuran file asli kita cukup besar, alhasil perlu resize berulang kali supaya sesuai ketentuan.

Hari berikutnya barulah kita buka web SSCN lagi (lagi-lagi dini hari) untuk upload file. Itupun prosesnya cukup lama. Dan... selesai.

Oh iya, sempat ada waktu aku mau mengirim file akta mengajar. Dokumen Akta Mengajar milikku yang asli ada di rumah di Magelang, sedangkan yang ada di Jogja hanya fotokopi Akta Mengajar namun sudah dilegalisir. Cukup bingung apakah perlu mengambil dokumen Akta Mengajar di rumah, atau cukup scan fotokopi Akta Mengajar berlegalisir yang ada. Akhirnya aku pilih opsi kedua. Apakah nantinya akan bermasalah?

Baca lanjutannya di Pengalaman Ikut Seleksi CPNS Jawa Tengah Part II