Tuesday, June 5, 2018

,

Ini Dia 4 Aksesoris untuk Jilbab yang Wajib Kamu Punya


Pakai Jilbab Putih, Why Not?. Image from pexels.com


Penggunaan jilbab merupakan hal yang penting bagi seorang muslimah. Saat ini, jilbab juga terdapat berbagai macam model dan warna. Namun, salah satu warna jilbab yang kerap kali dihindari adalah jilbab berwarna putih. Penggunaan jilbab putih dihindari karena menimbulkan kesan polos dan tidak modis ketika digunakan. Padahal, kita dapat membuat jilbab putih yang kita kenakan tetap terlihat hidup dan modis dengan menggunakan beberapa aksesoris berikut ini:

Bros

Aksesoris pertama yang dapat kita gunakan agar jilbab putih yang kita kenakan terkesan lebih hidup adalah Bros. Bros memang telah lama dikenal sebagai aksesoris yang dapat mempermanis para pengguna jilbab. Selain dapat membuat tampilan menjadi lebih manis, bros juga berfungsi sebagai pengait agar jilbab menjadi lebih rapi saat kita kenakan.

Gunakan bros cantik untuk mempercantik jilbab putih kamu. Image from: MatahariMall.com

Penggunaan bros pada jilbab putih bisa kita lakukan pada berbagai tempat. Kita dapat menggunakan bros pada bagian bawah atau sekitar leher untuk mengaitkan jilbab dengan atasan. Selain itu, kita dapat menggunakan bros pada bagian atas jilbab kita sebagai pemanis. Sebaiknya, pilihlah bros dengan ukuran yang kecil dan tidak terlalu besar. Ukuran bros sangat penting untuk diperhatikan karena ukuran bros yang terlalu besar akan membuat aksesoris yang Kita kenakan justru terlihat aneh.

Renda

Renda-renda di ujung jilbab putih membuat jilbab terlihat lebih modis. Image from: MatahariMall.com

Cara lain untuk membuat jilbab putih terlihat lebih hidup lagi adalah dengan menggunakan bahan renda pada jilbab tersebut. Penggunaan bahan renda dapat membuat jilbab putih yang tadinya polos terlihat lebih bermotif dan hidup. Dalam penerapannya, kita dapat mencari material renda yang tersedia di pasaran untuk dijahit. Jahitlah renda tersebut pada bagian bawah jilbab agar terlihat lebih hidup. Untuk pemilihan warna, kita dapat menggunakan renda yang memiliki warna senada, pastel atau krem untuk memberikan variasi warna yang membuat penggunaan jilbab putih terlihat lebih modis lagi.

Headband

Aksesoris headband untuk jilbab putih. Image from: vemale.com

Salah satu aksesoris lainnya yang dapat digunakan agar jilbab putih menjadi lebih hidup adalah headband. Headband atau ikat kepala dikenal mampu menghidupkan jilbab yang kita kenakan karena motifnya yang melingkar. Penggunaan ikat kepala selain dapat menghidupkan jilbab yang Kita kenakan juga dapat menjadi ciri khas yang menunjukkan selera kita dalam berpakaian.

Sebagai contoh, apabila kita seorang yang menyukai alam, kita dapat mengenakan headband yang berkaitan dengan alam atau yang terbuat dari bahan rotan sebagai aksesoris. Atau jika kita adalah seorang yang girly atau sangat feminin, kita dapat mengenakan headband yang bermotif bunga di sekeliling jilbab kita. Jika kita seorang yang sangat mencintai estetika, kita juga dapat mengenakan headband yang bermotif etnik atau terbuat dari hasil tenun. Karena headband dapat dijadikan sebagai penunjuk identitas sekaligus aksesoris, maka jangan pernah lupakan headband jika kita tengah mengenakan jilbab putih untuk aktivitas sehari-hari.

Bordir

Aksesoris lainnya yang dapat kita kenakan untuk membuat jilbab putih menjadi lebih hidup lagi adalah bordir. Kita dapat menggunakan bordir pada bagian atas jilbab putih kita dengan menciptakan motif tertentu yang dapat membuat jilbab terkesan lebih hidup. Sebaiknya, gunakanlah jasa bordir agar hasil yang didapat lebih bagus dan sesuai harapan. Untuk warna bordir, sebaiknya gunakan warna yang senada atau tidak mencolok agar jilbab putih yang kita kenakan tetap terlihat modis saat dikenakan.

Itulah beberapa aksesoris yang dapat kita gunakan untuk membuat jilbab putih yang kita miliki menjadi lebih hidup lagi. Sedang mencari jilbab putih dengan desain dan kualitas yang baik? Kunjungi Matahari Mall untuk menemukan jilbab putih dengan model terbaik yang sesuai dengan gaya busana kita, dear ;).



Pakai Jilbab Putih, Why Not?. Image from pexels.com


Penggunaan jilbab merupakan hal yang penting bagi seorang muslimah. Saat ini, jilbab juga terdapat berbagai macam model dan warna. Namun, salah satu warna jilbab yang kerap kali dihindari adalah jilbab berwarna putih. Penggunaan jilbab putih dihindari karena menimbulkan kesan polos dan tidak modis ketika digunakan. Padahal, kita dapat membuat jilbab putih yang kita kenakan tetap terlihat hidup dan modis dengan menggunakan beberapa aksesoris berikut ini:

Bros

Aksesoris pertama yang dapat kita gunakan agar jilbab putih yang kita kenakan terkesan lebih hidup adalah Bros. Bros memang telah lama dikenal sebagai aksesoris yang dapat mempermanis para pengguna jilbab. Selain dapat membuat tampilan menjadi lebih manis, bros juga berfungsi sebagai pengait agar jilbab menjadi lebih rapi saat kita kenakan.

Gunakan bros cantik untuk mempercantik jilbab putih kamu. Image from: MatahariMall.com

Penggunaan bros pada jilbab putih bisa kita lakukan pada berbagai tempat. Kita dapat menggunakan bros pada bagian bawah atau sekitar leher untuk mengaitkan jilbab dengan atasan. Selain itu, kita dapat menggunakan bros pada bagian atas jilbab kita sebagai pemanis. Sebaiknya, pilihlah bros dengan ukuran yang kecil dan tidak terlalu besar. Ukuran bros sangat penting untuk diperhatikan karena ukuran bros yang terlalu besar akan membuat aksesoris yang Kita kenakan justru terlihat aneh.

Renda

Renda-renda di ujung jilbab putih membuat jilbab terlihat lebih modis. Image from: MatahariMall.com

Cara lain untuk membuat jilbab putih terlihat lebih hidup lagi adalah dengan menggunakan bahan renda pada jilbab tersebut. Penggunaan bahan renda dapat membuat jilbab putih yang tadinya polos terlihat lebih bermotif dan hidup. Dalam penerapannya, kita dapat mencari material renda yang tersedia di pasaran untuk dijahit. Jahitlah renda tersebut pada bagian bawah jilbab agar terlihat lebih hidup. Untuk pemilihan warna, kita dapat menggunakan renda yang memiliki warna senada, pastel atau krem untuk memberikan variasi warna yang membuat penggunaan jilbab putih terlihat lebih modis lagi.

Headband

Aksesoris headband untuk jilbab putih. Image from: vemale.com

Salah satu aksesoris lainnya yang dapat digunakan agar jilbab putih menjadi lebih hidup adalah headband. Headband atau ikat kepala dikenal mampu menghidupkan jilbab yang kita kenakan karena motifnya yang melingkar. Penggunaan ikat kepala selain dapat menghidupkan jilbab yang Kita kenakan juga dapat menjadi ciri khas yang menunjukkan selera kita dalam berpakaian.

Sebagai contoh, apabila kita seorang yang menyukai alam, kita dapat mengenakan headband yang berkaitan dengan alam atau yang terbuat dari bahan rotan sebagai aksesoris. Atau jika kita adalah seorang yang girly atau sangat feminin, kita dapat mengenakan headband yang bermotif bunga di sekeliling jilbab kita. Jika kita seorang yang sangat mencintai estetika, kita juga dapat mengenakan headband yang bermotif etnik atau terbuat dari hasil tenun. Karena headband dapat dijadikan sebagai penunjuk identitas sekaligus aksesoris, maka jangan pernah lupakan headband jika kita tengah mengenakan jilbab putih untuk aktivitas sehari-hari.

Bordir

Aksesoris lainnya yang dapat kita kenakan untuk membuat jilbab putih menjadi lebih hidup lagi adalah bordir. Kita dapat menggunakan bordir pada bagian atas jilbab putih kita dengan menciptakan motif tertentu yang dapat membuat jilbab terkesan lebih hidup. Sebaiknya, gunakanlah jasa bordir agar hasil yang didapat lebih bagus dan sesuai harapan. Untuk warna bordir, sebaiknya gunakan warna yang senada atau tidak mencolok agar jilbab putih yang kita kenakan tetap terlihat modis saat dikenakan.

Itulah beberapa aksesoris yang dapat kita gunakan untuk membuat jilbab putih yang kita miliki menjadi lebih hidup lagi. Sedang mencari jilbab putih dengan desain dan kualitas yang baik? Kunjungi Matahari Mall untuk menemukan jilbab putih dengan model terbaik yang sesuai dengan gaya busana kita, dear ;).


Monday, June 4, 2018

, ,

Review Bakpia Wong Jogja, Oleh-oleh dari Baim Wong

Udah tau belum?. Baim Wong, mantan gueh, aktor, presenter, sekaligus kandidat Presiden Jomblo Indonesia (kekeke) mulai bulan Mei tahun ini membuka gerai pusat oleh-oleh di Jogja lho. Mengambil nama belakang dari Baim Wong, brand yang diusung pun bernama "Bakpia dan Batik Wong Jogja". Iya, beda dari artis-artis lain yang memilih kue kekinian sebagai cabang bisnis, Baim Wong mengangkat bakpia yang notabene adalah makanan khas Jogja dan batik yang juga merupakan kekayaan lokal Jogja.

Bakpia Wong Kumbu Hitam


Kamis (31/5) kemarin akhirnya aku dapet kesempatan buat ke store BW langsung. Ternyata di sana nggak cuma ada bakpia sama batik, ada juga produk-produk lain yang bisa dijadiin oleh-oleh. Mulai dari aneka oleh-oleh khas Jogja dan sekitarnya: wedang-wedangan, kripik-kripikan, jajanan-jajanan, aksesoris, mainan, tas, sepatu, kaos lucu, dan masih banyak lagi. Pas banget dengan konsep sebagai one stop shopping oleh-oleh khas Jogja.

Setelah puas keliling-keliling, akhirnya aku bawa pulang bakpia rasa kumbu hitam, bakpia rasa kacang hijau, bakpia premium rasa choco hazelnut, dan minuman jeruk nipis. Tapi sebelumnya kebetulan aku sempat icip bakpia rasa keju dan bakpia premium rasa choco almond juga. Kekeke.

Mau tau review lengkapnya?. Aku tulis di bawah ya ;)

Lokasi dan Jam Operasional


BW Store Jogja


Pusat Oleh-oleh Bakpia dan Batik Wong Jogja berlokasi di Jl. HOS Cokroaminoto no. 149, Tegalrejo, Kota Yogyakarta (bersebelahan dengan Hotel Top Malioboro). Mudah menemukan store BW ini karena letaknya tepat di pinggir jalan utama.

Tak perlu khawatir jika datang ke sini bersama rombongan besar karena tempat parkirnya luas. Motor, mobil, bahkan bus pun bisa muat. Tempatnya juga traveller friendly, selain toko yang luas, juga dilengkapi dengan toilet, mushola, tempat bermain anak, bahkan juga ada spot-spot selfie lucu dari De Mata Trick Eye Museum.

Jam operasional
Weekdays: 08.00 - 21.00
Weekend: 08.00 - 22.00

Harga dan Varian Rasa

Di sini, ada 2 macam bakpia: bakpia regular dan bakpia premium. Bakpia regular itu ya semacam bakpia pada umumnya, isian kacang hijau dengan berbagai varian rasa dibalut dengan kulit pia. Sedangkan untuk bakpia premiumnya, menurutku ini lucu sih, beda dari yang lain. Di bagian luar, dibalut dengan - i don't know ini kulit pia atau bukan - kulit coklat tebal yang krispi dengan bentuk meliuk-liuk, di dalamnya terdapat isian rasa coklat dan cacahan kacang (hazelnut atau almond).

Bakpia regular 

Varian rasa:

  • Rasa kacang hijau
  • Rasa kumbu hitam
  • Rasa coklat
  • Rasa keju
  • Rasa susu

Harga: Rp 55.000 per box isi 15

Bakpia Wong reguler rasa kacang hijau


Bakpia premium

Varian rasa:

  • Rasa choco almond
  • Rasa choco hazelnut

Harga: Rp 65.000 per box isi 15

Bakpia Wong premium rasa choco hazelnut


Daya Tahan

Di kemasan, sudah lengkap tercantum expired date dari bakpia. Jangan khawatir, karena daya tahannya cukup lama yakni sekitar 8 hari. Biasanya daya tahan bakpia akan lebih panjang jika disimpan di dalam kulkas.

Kemasan box Bakpia Wong ini cukup sturdy, ukuran box kecil tapi efisien. Bakpia disusun dengan rapat jadi saat dibawa bepergian jauh bakpia tetap aman dari goncangan. Dari segi desain, kemasan bakpia reguler dan bakpia premium berbeda. Kemasan Bakpia Wong reguler dalam box merah dengan cover menampilkan sketsa suasana Tugu Jogja. Sedangkan kemasan bakpia premium berwarna hitam dengan tulisan emas yang terkesan elegan.

Informasi yang tertera di kemasan cukup lengkap. Ada informasi mengenai varian rasa, expired date, komposisi, alamat, akun sosial media dan logo halal.

Review

Pertama, aku akan review bakpianya ya. Bakpia Wong yang regular ukurannya cukup besar, bukan ukuran kecil yang 1-2 kali gigit habis, melainkan bakpia berukuran cukup besar untuk 4-5 gigitan. Makan 2 bakpia udah cukup membuat perut kita terisi. Kulit pianya nggak terlalu keras, tapi cukup crunchy. Walaupun dimasukkan ke kulkas, bakpia nggak lantas jadi mengeras, tetap lembut dan empuk saat digigit. Isian dari bakpia juga legit, rasa manisnya pas. Lalu teksturnya itu "mempur", duh mempur bahasa Indonesianya apa ya?. Jadi pas dimakan, isiannya kayak pecah gitu di dalam.

Dari sekian rasa, favorit aku yang rasa kumbu hitam. Suka aja. Walaupun rasa lain tetap nggak kalah enaknya. Pas aku bawa bakpia ke Solo, terus kata Ibu, "Bakpiane kok enak biyanget, bedo karo konco-koncone" (Bakpianya kok enak banget, beda dari bakpia-bakpia yang lain). Kekeke.

Btw, kamu udah tau belum kumbu hitam itu dibuat dari apa?. Kekeke. Coba siapa yang tau, tulis di kolom komen.


Untuk bakpia premiumnya, kulit luarnya lebih crunchy. Kres kres gitu waktu dimakan. Kalau isiannya cukup beda sih dari yang bakpia reguler. Bakpia premium ini isiannya rasa coklat ditambah cacahan-cacahan kacang. Rasanya legit, lebih moist. Kalau disuruh milih yang choco hazelnut atau choco almond, kayaknya menurutku lebih mantep yang choco almond. Secara, pesona kacang almond kan yaa pasti enak. Tapi selera sih.

Oke, secara keseluruhan menurut aku bakpianya: enakkkk.

Lanjut ke storenya. Di dalam 1 gedung toko, semacam disekat jadi 3 bagian, 1 bagian untuk makanan (bakpia dan kawan-kawan), 1 bagian untuk aksesoris (gelang, kalung, mainan, pajangan, tas, sandal, dll), 1 bagian lagi untuk batik (baju batik, kaos, dress, baju anak, dll). Sebagai one stop shopping, BW store ini memiliki banyak pilihan bagi wisatawan yang datang dari luar kota dan mau beli buah tangan untuk orang rumah.

Berbagai pilihan oleh-oleh makanan di Bakpia Wong Jogja


Ada berbagai pilihan minuman tradisional juga di sini


Accessories section. Banyak barang-barang lucu di sini

Kalung ini harganya cuma Rp 12.000 lho

Batik section, ada kain batik, baju pria, wanita, dress, outer, celana batik


Beberapa produk yang di-display di Batik Wong

Kemarin aku liat-liat harga barang di sana, cukup terjangkau. Aku nemu dress batik harganya cuma 150.000, ada celana batik cuma 25.000, kalung gede harga 12.000, yaa harga wajar lah. Mbak-mbak dan mas-mas karyawannya juga ramah-ramah. Jangan ragu untuk tanya kalau kita bingung nyari sesuatu.

Nah sebelum atau setelah belanja, kita bisa banget foto-foto di spot selfie yang sudah disediakan. Nggak main-main, spot selfie ini didatangkan dari De Mata Trick Eye Museum lho. Bahkan di dalam store juga instagrammable. Ada unsur kekiniannya. Penasaran?. Jangan lupa kalo ke Jogja mampir juga di Bakpia dan Batik Wong Jogja.

Berfoto di salah satu sudut BW store


Bakpia dan Batik Wong Jogja
Jl. HOS Cokroaminoto no 149, Tegalrejo, Yogyakarta
08.00-21.00 / 08.00-22.00
IG: @bakpiawongjogja

Udah tau belum?. Baim Wong, mantan gueh, aktor, presenter, sekaligus kandidat Presiden Jomblo Indonesia (kekeke) mulai bulan Mei tahun ini membuka gerai pusat oleh-oleh di Jogja lho. Mengambil nama belakang dari Baim Wong, brand yang diusung pun bernama "Bakpia dan Batik Wong Jogja". Iya, beda dari artis-artis lain yang memilih kue kekinian sebagai cabang bisnis, Baim Wong mengangkat bakpia yang notabene adalah makanan khas Jogja dan batik yang juga merupakan kekayaan lokal Jogja.

Bakpia Wong Kumbu Hitam


Kamis (31/5) kemarin akhirnya aku dapet kesempatan buat ke store BW langsung. Ternyata di sana nggak cuma ada bakpia sama batik, ada juga produk-produk lain yang bisa dijadiin oleh-oleh. Mulai dari aneka oleh-oleh khas Jogja dan sekitarnya: wedang-wedangan, kripik-kripikan, jajanan-jajanan, aksesoris, mainan, tas, sepatu, kaos lucu, dan masih banyak lagi. Pas banget dengan konsep sebagai one stop shopping oleh-oleh khas Jogja.

Setelah puas keliling-keliling, akhirnya aku bawa pulang bakpia rasa kumbu hitam, bakpia rasa kacang hijau, bakpia premium rasa choco hazelnut, dan minuman jeruk nipis. Tapi sebelumnya kebetulan aku sempat icip bakpia rasa keju dan bakpia premium rasa choco almond juga. Kekeke.

Mau tau review lengkapnya?. Aku tulis di bawah ya ;)

Lokasi dan Jam Operasional


BW Store Jogja


Pusat Oleh-oleh Bakpia dan Batik Wong Jogja berlokasi di Jl. HOS Cokroaminoto no. 149, Tegalrejo, Kota Yogyakarta (bersebelahan dengan Hotel Top Malioboro). Mudah menemukan store BW ini karena letaknya tepat di pinggir jalan utama.

Tak perlu khawatir jika datang ke sini bersama rombongan besar karena tempat parkirnya luas. Motor, mobil, bahkan bus pun bisa muat. Tempatnya juga traveller friendly, selain toko yang luas, juga dilengkapi dengan toilet, mushola, tempat bermain anak, bahkan juga ada spot-spot selfie lucu dari De Mata Trick Eye Museum.

Jam operasional
Weekdays: 08.00 - 21.00
Weekend: 08.00 - 22.00

Harga dan Varian Rasa

Di sini, ada 2 macam bakpia: bakpia regular dan bakpia premium. Bakpia regular itu ya semacam bakpia pada umumnya, isian kacang hijau dengan berbagai varian rasa dibalut dengan kulit pia. Sedangkan untuk bakpia premiumnya, menurutku ini lucu sih, beda dari yang lain. Di bagian luar, dibalut dengan - i don't know ini kulit pia atau bukan - kulit coklat tebal yang krispi dengan bentuk meliuk-liuk, di dalamnya terdapat isian rasa coklat dan cacahan kacang (hazelnut atau almond).

Bakpia regular 

Varian rasa:

  • Rasa kacang hijau
  • Rasa kumbu hitam
  • Rasa coklat
  • Rasa keju
  • Rasa susu

Harga: Rp 55.000 per box isi 15

Bakpia Wong reguler rasa kacang hijau


Bakpia premium

Varian rasa:

  • Rasa choco almond
  • Rasa choco hazelnut

Harga: Rp 65.000 per box isi 15

Bakpia Wong premium rasa choco hazelnut


Daya Tahan

Di kemasan, sudah lengkap tercantum expired date dari bakpia. Jangan khawatir, karena daya tahannya cukup lama yakni sekitar 8 hari. Biasanya daya tahan bakpia akan lebih panjang jika disimpan di dalam kulkas.

Kemasan box Bakpia Wong ini cukup sturdy, ukuran box kecil tapi efisien. Bakpia disusun dengan rapat jadi saat dibawa bepergian jauh bakpia tetap aman dari goncangan. Dari segi desain, kemasan bakpia reguler dan bakpia premium berbeda. Kemasan Bakpia Wong reguler dalam box merah dengan cover menampilkan sketsa suasana Tugu Jogja. Sedangkan kemasan bakpia premium berwarna hitam dengan tulisan emas yang terkesan elegan.

Informasi yang tertera di kemasan cukup lengkap. Ada informasi mengenai varian rasa, expired date, komposisi, alamat, akun sosial media dan logo halal.

Review

Pertama, aku akan review bakpianya ya. Bakpia Wong yang regular ukurannya cukup besar, bukan ukuran kecil yang 1-2 kali gigit habis, melainkan bakpia berukuran cukup besar untuk 4-5 gigitan. Makan 2 bakpia udah cukup membuat perut kita terisi. Kulit pianya nggak terlalu keras, tapi cukup crunchy. Walaupun dimasukkan ke kulkas, bakpia nggak lantas jadi mengeras, tetap lembut dan empuk saat digigit. Isian dari bakpia juga legit, rasa manisnya pas. Lalu teksturnya itu "mempur", duh mempur bahasa Indonesianya apa ya?. Jadi pas dimakan, isiannya kayak pecah gitu di dalam.

Dari sekian rasa, favorit aku yang rasa kumbu hitam. Suka aja. Walaupun rasa lain tetap nggak kalah enaknya. Pas aku bawa bakpia ke Solo, terus kata Ibu, "Bakpiane kok enak biyanget, bedo karo konco-koncone" (Bakpianya kok enak banget, beda dari bakpia-bakpia yang lain). Kekeke.

Btw, kamu udah tau belum kumbu hitam itu dibuat dari apa?. Kekeke. Coba siapa yang tau, tulis di kolom komen.


Untuk bakpia premiumnya, kulit luarnya lebih crunchy. Kres kres gitu waktu dimakan. Kalau isiannya cukup beda sih dari yang bakpia reguler. Bakpia premium ini isiannya rasa coklat ditambah cacahan-cacahan kacang. Rasanya legit, lebih moist. Kalau disuruh milih yang choco hazelnut atau choco almond, kayaknya menurutku lebih mantep yang choco almond. Secara, pesona kacang almond kan yaa pasti enak. Tapi selera sih.

Oke, secara keseluruhan menurut aku bakpianya: enakkkk.

Lanjut ke storenya. Di dalam 1 gedung toko, semacam disekat jadi 3 bagian, 1 bagian untuk makanan (bakpia dan kawan-kawan), 1 bagian untuk aksesoris (gelang, kalung, mainan, pajangan, tas, sandal, dll), 1 bagian lagi untuk batik (baju batik, kaos, dress, baju anak, dll). Sebagai one stop shopping, BW store ini memiliki banyak pilihan bagi wisatawan yang datang dari luar kota dan mau beli buah tangan untuk orang rumah.

Berbagai pilihan oleh-oleh makanan di Bakpia Wong Jogja


Ada berbagai pilihan minuman tradisional juga di sini


Accessories section. Banyak barang-barang lucu di sini

Kalung ini harganya cuma Rp 12.000 lho

Batik section, ada kain batik, baju pria, wanita, dress, outer, celana batik


Beberapa produk yang di-display di Batik Wong

Kemarin aku liat-liat harga barang di sana, cukup terjangkau. Aku nemu dress batik harganya cuma 150.000, ada celana batik cuma 25.000, kalung gede harga 12.000, yaa harga wajar lah. Mbak-mbak dan mas-mas karyawannya juga ramah-ramah. Jangan ragu untuk tanya kalau kita bingung nyari sesuatu.

Nah sebelum atau setelah belanja, kita bisa banget foto-foto di spot selfie yang sudah disediakan. Nggak main-main, spot selfie ini didatangkan dari De Mata Trick Eye Museum lho. Bahkan di dalam store juga instagrammable. Ada unsur kekiniannya. Penasaran?. Jangan lupa kalo ke Jogja mampir juga di Bakpia dan Batik Wong Jogja.

Berfoto di salah satu sudut BW store


Bakpia dan Batik Wong Jogja
Jl. HOS Cokroaminoto no 149, Tegalrejo, Yogyakarta
08.00-21.00 / 08.00-22.00
IG: @bakpiawongjogja

Saturday, June 2, 2018

, ,

Mau Buber di Hotel Tapi Tetap Hemat?. Ke Horaios Malioboro Aja

Note:
HOM Platinum Hotel sejak bulan Juni 2018 berganti nama menjadi Horaios Malioboro Hotel

Ramadhan adalah bulan baik yang membawa banyak kebaikan. (((Tsah, pembuka gueh))). Eh tapi emang betul kan. Di bulan baik ini, setiap kebaikan yang kita lakukan diberikan pahala yang berlipat ganda. Insya Allah, aamiin. Maka jika ada kesempatan melakukan satu kebaikan, alangkah baiknya kesempatan itu jangan kita sia-siakan. *Ehem, benerin jilbab, edisi Ramadhan.

Nah, salah satu kebaikan yang sangat kentara di bulan Ramadhan yaitu orang-orang berbondong-bondong tali silaturahmi. Nggak hanya hubungan manusia dengan Allah yang kadarnya ditingkatkan, hubungan antar sesama manusia juga semakin erat terjalin. Sahur bersama keluarga, tarawih bersama jamaah masjid, dan... ini dia yang kayaknya Cuma ada di bulan Ramadhan: buka bersama.

Tren buber (buka bersama) sekarang-sekarang ini kayaknya banyak yang lebih prefer milih tempat di hotel. Ya emang sih, di hotel kan makanannya udah pasti enak, banyak pilihannya, bahkan bisa All-You-Can-Eat alias makan sepuas kita, dan tempatnya luas serta nyaman. Jadilah buber di hotel lebih digemari daripada di tempat makan biasa. Tapi yang jadi masalah adalah “Buber di hotel pasti mahal”. Betulkah demikian?

Eits ternyata ada juga lho hotel yang menyediakan paket buber dengan harga yang ramah di kantong, yaitu Horaios Hotel (dulu: HOM Platinum). Di Horaios Hotel yang berlokasi di dekat pusat kota ini, kita cukup membayar Rp 57.000 nett /pack untuk buber All-You-Can-Eat di sini. Harga yang ganjil ternyata bukan tanpa arti, karena Rp 2.000 dari yang kita bayarkan akan didonasikan. Belum lagi masih ada promo "buy 10 get 1 free".

Menurutku, harga sekian cukup hemat mengingat di hotel-hotel lain ratenya lebih tinggi, berkisar antara puluhan ribu bahkan hingga ratusan ribu rupiah.

Malabar Resto at HOM Platinum Hotel Yogyakarta

Sajian Kuliner Nusantara

Horaios Hotel mengusung tema “Pesona Kampung Ramadhan” selama bulan Ramadhan ini. Setiap harinya, di sini menyediakan menu kuliner khas Nusantara dari Sabang sampai Merauke, terutama dari pulau Sumatera, Jawa, Kalimantan dan Sulawesi.

Sumatera
Appetizer: Beberuk Kacang Panjang
Soup: Tekwan (recommended),
Main course: Terong sambal ijo, gulai daun singkong, asam pedas patin, telur balado, martabak kari, sambal lado mudo
Snack: Pulut Inti
Tekwan

Telur Balado

Menu dari Jawa
 Jawa
Appetizer: Karedok
Soup: Sayur asem
Main course: Urap, tumis kacang panjang pete, ikan peda sambal ijo, tahu sumedang, serabi kuah, sambal terasi
Snack: dawet



Menu dari Kalimantan

Kalimantan
Appetizer: cincang timun
Soup: Soto Banjar
Main course: Gangan keladi, manok tunu (ayam panggang), udang pare pedas, empal jagong, pisang gapit, sambal gami
Snack: Barongkok

Tumis Bunga Pepaya
Sulawesi
Appetizer: Gohu
Soup: Brenebon Soup
Main course: Ricarodo, ayam woku, tongkol rica, tumis bunga pepaya, es pisang ijo, sambal dabu-dabu
Snack: Pisang Epe’

Selain menu khas nusantara, Horaios juga selalu menyediakan takjil, mulai dari kurma, aneka bubur manis, aneka puding jelly, aneka es buah dan aneka kolak.

What’s on My Plate?

Tips makan di All-You-Can-Eat: ambil nasinya dikit aja!
Saat buka bersama blogger Senin (28/5) lalu, aku mencicipi beragam makanan yang tersedia. Makanan yang aku ambil sebut saja tekwan, martabak kari, asam pedas patin, ayam woku, tongkol rica, tumis bunga pepaya, manok tunu, gangan keladi, dan tahu sumedang. Kalau nggak ingat timbangan di rumah, bisa-bisa aku khilaf ambil semua menu. Semua masakannya bikin ngeces-able.

Rasanya?. Nggak usah ditanya deh ya. Semuanya enak-enak.

Daftar Menu Buka Puasa HOM Platinum Hotel
Tips buat yang mau buber di sini, ambil nasinya dikit aja biar nggak cepat kenyang, jadi bisa puas icipin menu-menu lainnya. Terus, kamu harus banget cobain tekwan sama martabak karinya. Enakk. Jangan khawatir zonk karena setiap hari semua menu di atas ada. Ada berapa menu tuh coba?. Banyak deh ya. Kapan lagi cukup pilih satu tempat dan kamu udah bisa menjelajah kuliner dari sudut-sudut nusantara J


Hotel Horaios Malioboro Yogyakarta
Jl. Gowongan Kidul no. 57, Yogyakarta
IG: @homplatinumyogyakarta
Website: www.myhorison.com
CP: 087812718887
Note:
HOM Platinum Hotel sejak bulan Juni 2018 berganti nama menjadi Horaios Malioboro Hotel

Ramadhan adalah bulan baik yang membawa banyak kebaikan. (((Tsah, pembuka gueh))). Eh tapi emang betul kan. Di bulan baik ini, setiap kebaikan yang kita lakukan diberikan pahala yang berlipat ganda. Insya Allah, aamiin. Maka jika ada kesempatan melakukan satu kebaikan, alangkah baiknya kesempatan itu jangan kita sia-siakan. *Ehem, benerin jilbab, edisi Ramadhan.

Nah, salah satu kebaikan yang sangat kentara di bulan Ramadhan yaitu orang-orang berbondong-bondong tali silaturahmi. Nggak hanya hubungan manusia dengan Allah yang kadarnya ditingkatkan, hubungan antar sesama manusia juga semakin erat terjalin. Sahur bersama keluarga, tarawih bersama jamaah masjid, dan... ini dia yang kayaknya Cuma ada di bulan Ramadhan: buka bersama.

Tren buber (buka bersama) sekarang-sekarang ini kayaknya banyak yang lebih prefer milih tempat di hotel. Ya emang sih, di hotel kan makanannya udah pasti enak, banyak pilihannya, bahkan bisa All-You-Can-Eat alias makan sepuas kita, dan tempatnya luas serta nyaman. Jadilah buber di hotel lebih digemari daripada di tempat makan biasa. Tapi yang jadi masalah adalah “Buber di hotel pasti mahal”. Betulkah demikian?

Eits ternyata ada juga lho hotel yang menyediakan paket buber dengan harga yang ramah di kantong, yaitu Horaios Hotel (dulu: HOM Platinum). Di Horaios Hotel yang berlokasi di dekat pusat kota ini, kita cukup membayar Rp 57.000 nett /pack untuk buber All-You-Can-Eat di sini. Harga yang ganjil ternyata bukan tanpa arti, karena Rp 2.000 dari yang kita bayarkan akan didonasikan. Belum lagi masih ada promo "buy 10 get 1 free".

Menurutku, harga sekian cukup hemat mengingat di hotel-hotel lain ratenya lebih tinggi, berkisar antara puluhan ribu bahkan hingga ratusan ribu rupiah.

Malabar Resto at HOM Platinum Hotel Yogyakarta

Sajian Kuliner Nusantara

Horaios Hotel mengusung tema “Pesona Kampung Ramadhan” selama bulan Ramadhan ini. Setiap harinya, di sini menyediakan menu kuliner khas Nusantara dari Sabang sampai Merauke, terutama dari pulau Sumatera, Jawa, Kalimantan dan Sulawesi.

Sumatera
Appetizer: Beberuk Kacang Panjang
Soup: Tekwan (recommended),
Main course: Terong sambal ijo, gulai daun singkong, asam pedas patin, telur balado, martabak kari, sambal lado mudo
Snack: Pulut Inti
Tekwan

Telur Balado

Menu dari Jawa
 Jawa
Appetizer: Karedok
Soup: Sayur asem
Main course: Urap, tumis kacang panjang pete, ikan peda sambal ijo, tahu sumedang, serabi kuah, sambal terasi
Snack: dawet



Menu dari Kalimantan

Kalimantan
Appetizer: cincang timun
Soup: Soto Banjar
Main course: Gangan keladi, manok tunu (ayam panggang), udang pare pedas, empal jagong, pisang gapit, sambal gami
Snack: Barongkok

Tumis Bunga Pepaya
Sulawesi
Appetizer: Gohu
Soup: Brenebon Soup
Main course: Ricarodo, ayam woku, tongkol rica, tumis bunga pepaya, es pisang ijo, sambal dabu-dabu
Snack: Pisang Epe’

Selain menu khas nusantara, Horaios juga selalu menyediakan takjil, mulai dari kurma, aneka bubur manis, aneka puding jelly, aneka es buah dan aneka kolak.

What’s on My Plate?

Tips makan di All-You-Can-Eat: ambil nasinya dikit aja!
Saat buka bersama blogger Senin (28/5) lalu, aku mencicipi beragam makanan yang tersedia. Makanan yang aku ambil sebut saja tekwan, martabak kari, asam pedas patin, ayam woku, tongkol rica, tumis bunga pepaya, manok tunu, gangan keladi, dan tahu sumedang. Kalau nggak ingat timbangan di rumah, bisa-bisa aku khilaf ambil semua menu. Semua masakannya bikin ngeces-able.

Rasanya?. Nggak usah ditanya deh ya. Semuanya enak-enak.

Daftar Menu Buka Puasa HOM Platinum Hotel
Tips buat yang mau buber di sini, ambil nasinya dikit aja biar nggak cepat kenyang, jadi bisa puas icipin menu-menu lainnya. Terus, kamu harus banget cobain tekwan sama martabak karinya. Enakk. Jangan khawatir zonk karena setiap hari semua menu di atas ada. Ada berapa menu tuh coba?. Banyak deh ya. Kapan lagi cukup pilih satu tempat dan kamu udah bisa menjelajah kuliner dari sudut-sudut nusantara J


Hotel Horaios Malioboro Yogyakarta
Jl. Gowongan Kidul no. 57, Yogyakarta
IG: @homplatinumyogyakarta
Website: www.myhorison.com
CP: 087812718887