Sunday, June 23, 2019

,

Pengalaman Gangguan Layanan Indihome Karena Indikator WLAN di Modem Tidak Menyala

Hari Sabtu (22/6) sore kemarin, tiba-tiba Dapul, adekku, yang lagi main hape bilang wifinya mati. SSID wifi nggak muncul di HP. Kita cek, listrik nyala, modem juga nyala. Kita cek TV Indihome, bisa. Terus kenapa koneksi internet jadi nggak bisa ya?.

Kebetulan mas Azaz waktu itu di rumah. Akhirnya dicek sama doi. Ketemu masalahnya yaitu: lampu indikator WLAN di modem mati.

Biasanya lampu indikator di modem yang nyala ada 5: Power, PON, Internet, WLAN, dan LAN (4). Tapi saat itu yang nyala hanya 4: Power, PON, Internet, dan LAN.



Troubleshooting

Troubleshooting itu penanganan masalah. Sebagai orang awam,pertama kita coba cek sambungan kabel, tapi nggak ada yang terputus.

Kita coba restart modem sesaat. Beberapa kali dicoba, ternyata tetap nggak bisa.

Terus, kita coba tekan tombol WLAN di sisi kiri modem. Coba tekan 1 detik, lepas, belum nyala. Coba tekan tahan 5 detik, lepas, juga belum nyala.



Karena nggak juga membuahkan hasil, akhirnya aku coba kontak ke CS Indihome

Customer Service Indihome

Setelah aku cari-cari info, ternyata layanan customer service Indihome punya beberapa media: bisa lewat aplikasi My Indihome, via sosial media (aku pakai Twitter), dan telepon di 147. Saking desperate-nya internet mati, aku dengan selonya lapor pengaduan lewat ketiganya. Huehue :3

Tanggapannya cukup responsif kok. Gini kira-kira

My Indihome

My Indihome adalah aplikasi dari Indihome yang bisa digunakan untuk cek tagihan, cek layanan, dan termasuk laporan gangguan. Untuk lapor gangguan, bisa klik Menu: Bantuan, lalu klik bagian Indira.



Awalnya, aku terhubung dengan fitur auto reply. Jadi aku masukkan gangguan yang aku alami, lalu dari sistem secara otomatis mengirimkan saran troubleshooting.




Setelah aku coba saran troubleshooting dari sistem, still not working. Aku pun pilih fitur Kontak CS. Tapi dapat balasan kalau sedang menunggu antrian. Di sini aku dapat opsi untuk menunggu atau membatalkan.

Aku coba tunggu beberapa menit belum juga terhubung ke CS. Akupun tutup aplikasi dan memutuskan untuk coba cara lain.



Note:
Aku pilih opsi Kontak CS pada pukul 16.14, balasan dari CS baru ada pukul 17.11. Sekitar 1 jam itu pula ada telpon dari CS MyIndihome ke nomor teleponku.

Twitter

Aku mention akun @TelkomCare pukul 4.18 PM, dan mendapat balasan pukul 4.22 PM. Bolehlah dibilang responsif. Sayang sembari menunggu aku sudah terlanjur telepon ke 147. 




147

Akhirnya aku menempuh cara ketiga yaitu menelpon langsung ke CS. Kelebihannya, ini cara paling cepat dapat respon. Kekurangannya, berbayar sis teleponnya. Huhu.

But it’s okay lah. DEMI'.

Di sini aku jelasin bla bla bla permasalahannya: modem nyala, layanan TV nyala, lampu indikator internet nyala, tapi lampu indikator WLAN nggak nyala. Aku juga bilang kalau rumah depan yang juga pasang Indihome baik-baik aja, nggak ada layanan gangguan. Yang aku khawatirkan ada kerusakan atau error di hardware modem. Semua aku sampaikan dan mendapat respon baik dari CS.

Dari CS kemudian menginfokan akan ada teknisi yang datang ke rumah esok hari pukul 8 pagi.

Keesokan harinya, Minggu (23/6), kita serumah menunggu datangnya teknisi. Sudah jam 10.30, tapi belum juga ada kabar. Aku cek HP, ternyata pagi tadi jam 7.54 ada 7 missed call dari 147. Duh, luput.

Aku pun segera kontak 147 untuk konfirmasi lagi.

Kurang dari 1 jam kemudian, ada telepon yang masuk dari teknisi lokal Indihome. Pak Dimas, begitu beliau memperkenalkan diri, meminta aku untuk mengecek indikator WLAN di modem apakah sudah menyala atau belum.

Voila. Udah nyala dong!!!.

Pak Dimas juga meminta untuk cek koneksi internet, sudah bisa digunakan atau belum.

Voila (lagi). Udah bisa dong!!!.

Aku pun tanya, kenapa kok bisa ada gangguan kayak gini (lampu indikator WLAN nggak nyala,- red)?. Kalau besok ada gangguan yang sama lagi harus gimana?

Jawaban dari Pak Dimas:

Ter-disable dari sistem di sana. Solusinya bisa di-enable kan lagi lewat sistem. Kalau ada masalah seperti itu lagi bisa langsung menghubungi Pak Dimas untuk dibantu.

Huaaaa…..

Antara seneng sama kzl jadi satu. Seneng karena ternyata solusinya simple, nggak perlu ada perbaikan yang ribet. Sekaligus kesel karena (Kayaknya) sesepele itu tapi dari kemarin rempong dan perlu nunggu lama.

Kesimpulan:

1. CS Indihome rupanya cukup responsif. 

Ada 3 kontak yang bisa kita hubungi untuk laporan pengaduan: via aplikasi My IndiHome, via mention akun Twitter @TelkomCare, atau telepon ke 147. 
Pilih salah satu kontak saja sudah cukup. 2 media pertama bebas tarif (nggak berbayar) hanya perlu menunggu beberapa saat untuk mendapat respon. 
Jika ingin mendapat respon secara cepat, bisa pilih telepon ke 147 namun berbayar alias kepotong pulsa.

2.  Kontak bebas pulsa dari CS MyIndihome: 0800-1643-4663

3. Kontak teknisi Indihome Magelang: 0293-3201896

That’s it. Ada yang pernah mengalami gangguan layanan Indihome juga?





Hari Sabtu (22/6) sore kemarin, tiba-tiba Dapul, adekku, yang lagi main hape bilang wifinya mati. SSID wifi nggak muncul di HP. Kita cek, listrik nyala, modem juga nyala. Kita cek TV Indihome, bisa. Terus kenapa koneksi internet jadi nggak bisa ya?.

Kebetulan mas Azaz waktu itu di rumah. Akhirnya dicek sama doi. Ketemu masalahnya yaitu: lampu indikator WLAN di modem mati.

Biasanya lampu indikator di modem yang nyala ada 5: Power, PON, Internet, WLAN, dan LAN (4). Tapi saat itu yang nyala hanya 4: Power, PON, Internet, dan LAN.



Troubleshooting

Troubleshooting itu penanganan masalah. Sebagai orang awam,pertama kita coba cek sambungan kabel, tapi nggak ada yang terputus.

Kita coba restart modem sesaat. Beberapa kali dicoba, ternyata tetap nggak bisa.

Terus, kita coba tekan tombol WLAN di sisi kiri modem. Coba tekan 1 detik, lepas, belum nyala. Coba tekan tahan 5 detik, lepas, juga belum nyala.



Karena nggak juga membuahkan hasil, akhirnya aku coba kontak ke CS Indihome

Customer Service Indihome

Setelah aku cari-cari info, ternyata layanan customer service Indihome punya beberapa media: bisa lewat aplikasi My Indihome, via sosial media (aku pakai Twitter), dan telepon di 147. Saking desperate-nya internet mati, aku dengan selonya lapor pengaduan lewat ketiganya. Huehue :3

Tanggapannya cukup responsif kok. Gini kira-kira

My Indihome

My Indihome adalah aplikasi dari Indihome yang bisa digunakan untuk cek tagihan, cek layanan, dan termasuk laporan gangguan. Untuk lapor gangguan, bisa klik Menu: Bantuan, lalu klik bagian Indira.



Awalnya, aku terhubung dengan fitur auto reply. Jadi aku masukkan gangguan yang aku alami, lalu dari sistem secara otomatis mengirimkan saran troubleshooting.




Setelah aku coba saran troubleshooting dari sistem, still not working. Aku pun pilih fitur Kontak CS. Tapi dapat balasan kalau sedang menunggu antrian. Di sini aku dapat opsi untuk menunggu atau membatalkan.

Aku coba tunggu beberapa menit belum juga terhubung ke CS. Akupun tutup aplikasi dan memutuskan untuk coba cara lain.



Note:
Aku pilih opsi Kontak CS pada pukul 16.14, balasan dari CS baru ada pukul 17.11. Sekitar 1 jam itu pula ada telpon dari CS MyIndihome ke nomor teleponku.

Twitter

Aku mention akun @TelkomCare pukul 4.18 PM, dan mendapat balasan pukul 4.22 PM. Bolehlah dibilang responsif. Sayang sembari menunggu aku sudah terlanjur telepon ke 147. 




147

Akhirnya aku menempuh cara ketiga yaitu menelpon langsung ke CS. Kelebihannya, ini cara paling cepat dapat respon. Kekurangannya, berbayar sis teleponnya. Huhu.

But it’s okay lah. DEMI'.

Di sini aku jelasin bla bla bla permasalahannya: modem nyala, layanan TV nyala, lampu indikator internet nyala, tapi lampu indikator WLAN nggak nyala. Aku juga bilang kalau rumah depan yang juga pasang Indihome baik-baik aja, nggak ada layanan gangguan. Yang aku khawatirkan ada kerusakan atau error di hardware modem. Semua aku sampaikan dan mendapat respon baik dari CS.

Dari CS kemudian menginfokan akan ada teknisi yang datang ke rumah esok hari pukul 8 pagi.

Keesokan harinya, Minggu (23/6), kita serumah menunggu datangnya teknisi. Sudah jam 10.30, tapi belum juga ada kabar. Aku cek HP, ternyata pagi tadi jam 7.54 ada 7 missed call dari 147. Duh, luput.

Aku pun segera kontak 147 untuk konfirmasi lagi.

Kurang dari 1 jam kemudian, ada telepon yang masuk dari teknisi lokal Indihome. Pak Dimas, begitu beliau memperkenalkan diri, meminta aku untuk mengecek indikator WLAN di modem apakah sudah menyala atau belum.

Voila. Udah nyala dong!!!.

Pak Dimas juga meminta untuk cek koneksi internet, sudah bisa digunakan atau belum.

Voila (lagi). Udah bisa dong!!!.

Aku pun tanya, kenapa kok bisa ada gangguan kayak gini (lampu indikator WLAN nggak nyala,- red)?. Kalau besok ada gangguan yang sama lagi harus gimana?

Jawaban dari Pak Dimas:

Ter-disable dari sistem di sana. Solusinya bisa di-enable kan lagi lewat sistem. Kalau ada masalah seperti itu lagi bisa langsung menghubungi Pak Dimas untuk dibantu.

Huaaaa…..

Antara seneng sama kzl jadi satu. Seneng karena ternyata solusinya simple, nggak perlu ada perbaikan yang ribet. Sekaligus kesel karena (Kayaknya) sesepele itu tapi dari kemarin rempong dan perlu nunggu lama.

Kesimpulan:

1. CS Indihome rupanya cukup responsif. 

Ada 3 kontak yang bisa kita hubungi untuk laporan pengaduan: via aplikasi My IndiHome, via mention akun Twitter @TelkomCare, atau telepon ke 147. 
Pilih salah satu kontak saja sudah cukup. 2 media pertama bebas tarif (nggak berbayar) hanya perlu menunggu beberapa saat untuk mendapat respon. 
Jika ingin mendapat respon secara cepat, bisa pilih telepon ke 147 namun berbayar alias kepotong pulsa.

2.  Kontak bebas pulsa dari CS MyIndihome: 0800-1643-4663

3. Kontak teknisi Indihome Magelang: 0293-3201896

That’s it. Ada yang pernah mengalami gangguan layanan Indihome juga?





Thursday, June 20, 2019

,

Tips Lolos Tes CPNS Part II : SKD

Setelah lolos tahap verfikasi berkas, tahap berikutnya yaitu tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD)

Baca juga: 

Di tahap tes SKD CPNS tahun 2018 lalu dilaksanakan dengan sistem CAT (Computer Assisted Test). Tes terdiri dari 100 soal yang terbagi menjadi 3: Tes Intelegensi Umum (TIU), Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) dan Tes Kepribadian dan Personaliti (TKP). Alokasi waktu untuk mengerjakan 100 menit.

Kevin, Ginting, dan Jojo juga ikut tes, hihi. Pic from Tribunnews


1. Latihan soal

Sebenarnya ini tips standar kan ya. Pada dasarnya, soal ujian itu berpola. Dengan kita sering mengerjakan latihan soal-soal ujian, kita jadi bisa membaca pola-pola dari soal yang kerap diujikan. Dari hal itu, kita jadi lebih mudah memahami soal ujian pada hari H.

Sekarang ada banyak alternatif untuk latihan soal. Ada latihan soal berbasis CAT yang bisa langsung kita coba di web BKN. Atau bisa beli buku. Atau bisa juga baca-baca dari latihan soal yang beredar di internet.

Barangkali ada yang butuh, bisa download latihan soal di link di bawah ini 

Latihan Soal CPNS 1

Latihan Soal CPNS 2


Latihan soal bukanlah patokan, tapi sebagai referensi. Karena setelah mengerjakan tes SKD asli, lalu aku coba baca lagi latihan soal, ternyata lebih susah tes yang asli :’D :’D.


2. Datang 1 jam sebelum ujian dimulai

Secara psikologis, kita akan merasa lebih siap dan tenang ketika sudah berada di lokasi. Imbasnya, ketika mengerjakan soal pun kita jadi lebih yakin. Apalagi kita melaksanakan SKD secara CAT alias ujian berbasis komputer. Bagi yang belum terbiasa menggunakan CAT, pasti akan ada hal-hal yang membuat bingung.

Di buku Latihan Soal CPNS (yang aku pinjem dari Mas Priyo, huhu ga modal), waktu itu tertulis yang intinya “di CAT tahun sebelumnya kita nggak bisa mengganti jawaban”.

Padahal di CAT tes SKD kemarin bisa kok kita ganti jawaban. Bisa pilih soal mana dulu yang mau dikerjakan. Bisa juga lihat soal mana yang belum kita isi, dll.

Nah, makanya kita perlu stand by supaya nggak datang mepet di menit-menit terakhir. Karena sebelum kita masuk ke ruang tes CAT, kita dikumpulkan dulu di satu ruang khusus untuk nonton video tutorial cara mengerjakan tesnya. Kalau telat, kita akan langsung masuk ke ruang ujian, tanpa tahu gimana cara kerja si sistem CAT.

Kenapa aku bisa ngomong gini?. Karena ini beneran kejadian sama mas Azaz. Waktu tes SKD yang lalu, mas Azaz telat banget, semua peserta udah masuk. Akhirnya mas Azaz dibolehin masuk karena masih dalam rentang waktu tes, tapi nggak sempat nonton video tutorial. Jadinya di dalam mas Azaz kesulitan dalam mengerjakan soal dan taunya jawaban itu nggak bisa diganti. Nggak optimal lah.

3. Kerjakan soal TKP terlebih dahulu

Di atas aku udah tulis kalau SKD terdiri dari 3 jenis soal: TKP, TWK, dan TIU. Ketiganya punya passing grade (nilai ketuntasan) dan bobot nilai yang berbeda. Bobot tertinggi adalah nilai TKP, kemudian TWK baru TIU.

Ada satu cerita di CPNS 2018 lalu…

2 orang peserta tes CPNS mengikuti SKD. Keduanya mendapat nilai akhir yang sama, katakanlah: 250. Perbedaannya, nilai si A adalah: TKP 170, TWK 90, dan TIU 90. Sedangkan nilai si B: TKP 150, TWK 90 dan TIU 110. Keduanya sama-sama lanjut ke jenjang SKB. Sama-sama memiliki sertifikat pendidik sehingga nilai SKBnya adalah 100.

Tahu siapa yang lolos sebagai CPNS?

Ya, si A karena nilai TKPnya lebih tinggi.

Makanya, soal TKP perlu dijadikan prioritas.

4. Kerjakan soal yang mudah terlebih dahulu

Waktu 100 menit untuk mengerjakan 100 soal bukanlah waktu yang panjang. Maka, kita perlu memanfaatkan waktu sebijak mungkin. Jika menemukan soal yang sulit, lewati dulu saja, daripada menghabiskan banyak waktu untuk menyelesaikan soal itu.

Toh, kita nggak harus benar semua kok. Lagipula soal yang salah bernilai 0, tidak ada nilai minus seperti pada ujian masuk perguruan tinggi negeri.

Ingat, 100 menit untuk 100 soal berarti rata-rata 1 soal dikerjakan dalam waktu 1 menit.

Kalo aku kemarin mengerjakan TKP 15 menit, TIU 15 menit, TWK 15 menit. Sisa 15 menit untuk melengkapi soal-soal yang sulit atau yang belum aku jawab.

5. Tidak perlu repot membawa apa-apa, membawa kartu peserta dan KTP saja sudah cukup

Kadang saat akan ujian, kita mempersiapkan segala perlengkapan mulai dari pulpen, pensil, penghapus, penggaris dan segala macam. Di tes SKD, kita tidak perlu membawa apa-apa. Pensil dan kertas untuk coret-coret sudah disediakan oleh panitia. Malah kalau kita membawa sesuatu, harus dikumpulkan ke panitia. 
Setelah lolos tahap verfikasi berkas, tahap berikutnya yaitu tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD)

Baca juga: 

Di tahap tes SKD CPNS tahun 2018 lalu dilaksanakan dengan sistem CAT (Computer Assisted Test). Tes terdiri dari 100 soal yang terbagi menjadi 3: Tes Intelegensi Umum (TIU), Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) dan Tes Kepribadian dan Personaliti (TKP). Alokasi waktu untuk mengerjakan 100 menit.

Kevin, Ginting, dan Jojo juga ikut tes, hihi. Pic from Tribunnews


1. Latihan soal

Sebenarnya ini tips standar kan ya. Pada dasarnya, soal ujian itu berpola. Dengan kita sering mengerjakan latihan soal-soal ujian, kita jadi bisa membaca pola-pola dari soal yang kerap diujikan. Dari hal itu, kita jadi lebih mudah memahami soal ujian pada hari H.

Sekarang ada banyak alternatif untuk latihan soal. Ada latihan soal berbasis CAT yang bisa langsung kita coba di web BKN. Atau bisa beli buku. Atau bisa juga baca-baca dari latihan soal yang beredar di internet.

Barangkali ada yang butuh, bisa download latihan soal di link di bawah ini 

Latihan Soal CPNS 1

Latihan Soal CPNS 2


Latihan soal bukanlah patokan, tapi sebagai referensi. Karena setelah mengerjakan tes SKD asli, lalu aku coba baca lagi latihan soal, ternyata lebih susah tes yang asli :’D :’D.


2. Datang 1 jam sebelum ujian dimulai

Secara psikologis, kita akan merasa lebih siap dan tenang ketika sudah berada di lokasi. Imbasnya, ketika mengerjakan soal pun kita jadi lebih yakin. Apalagi kita melaksanakan SKD secara CAT alias ujian berbasis komputer. Bagi yang belum terbiasa menggunakan CAT, pasti akan ada hal-hal yang membuat bingung.

Di buku Latihan Soal CPNS (yang aku pinjem dari Mas Priyo, huhu ga modal), waktu itu tertulis yang intinya “di CAT tahun sebelumnya kita nggak bisa mengganti jawaban”.

Padahal di CAT tes SKD kemarin bisa kok kita ganti jawaban. Bisa pilih soal mana dulu yang mau dikerjakan. Bisa juga lihat soal mana yang belum kita isi, dll.

Nah, makanya kita perlu stand by supaya nggak datang mepet di menit-menit terakhir. Karena sebelum kita masuk ke ruang tes CAT, kita dikumpulkan dulu di satu ruang khusus untuk nonton video tutorial cara mengerjakan tesnya. Kalau telat, kita akan langsung masuk ke ruang ujian, tanpa tahu gimana cara kerja si sistem CAT.

Kenapa aku bisa ngomong gini?. Karena ini beneran kejadian sama mas Azaz. Waktu tes SKD yang lalu, mas Azaz telat banget, semua peserta udah masuk. Akhirnya mas Azaz dibolehin masuk karena masih dalam rentang waktu tes, tapi nggak sempat nonton video tutorial. Jadinya di dalam mas Azaz kesulitan dalam mengerjakan soal dan taunya jawaban itu nggak bisa diganti. Nggak optimal lah.

3. Kerjakan soal TKP terlebih dahulu

Di atas aku udah tulis kalau SKD terdiri dari 3 jenis soal: TKP, TWK, dan TIU. Ketiganya punya passing grade (nilai ketuntasan) dan bobot nilai yang berbeda. Bobot tertinggi adalah nilai TKP, kemudian TWK baru TIU.

Ada satu cerita di CPNS 2018 lalu…

2 orang peserta tes CPNS mengikuti SKD. Keduanya mendapat nilai akhir yang sama, katakanlah: 250. Perbedaannya, nilai si A adalah: TKP 170, TWK 90, dan TIU 90. Sedangkan nilai si B: TKP 150, TWK 90 dan TIU 110. Keduanya sama-sama lanjut ke jenjang SKB. Sama-sama memiliki sertifikat pendidik sehingga nilai SKBnya adalah 100.

Tahu siapa yang lolos sebagai CPNS?

Ya, si A karena nilai TKPnya lebih tinggi.

Makanya, soal TKP perlu dijadikan prioritas.

4. Kerjakan soal yang mudah terlebih dahulu

Waktu 100 menit untuk mengerjakan 100 soal bukanlah waktu yang panjang. Maka, kita perlu memanfaatkan waktu sebijak mungkin. Jika menemukan soal yang sulit, lewati dulu saja, daripada menghabiskan banyak waktu untuk menyelesaikan soal itu.

Toh, kita nggak harus benar semua kok. Lagipula soal yang salah bernilai 0, tidak ada nilai minus seperti pada ujian masuk perguruan tinggi negeri.

Ingat, 100 menit untuk 100 soal berarti rata-rata 1 soal dikerjakan dalam waktu 1 menit.

Kalo aku kemarin mengerjakan TKP 15 menit, TIU 15 menit, TWK 15 menit. Sisa 15 menit untuk melengkapi soal-soal yang sulit atau yang belum aku jawab.

5. Tidak perlu repot membawa apa-apa, membawa kartu peserta dan KTP saja sudah cukup

Kadang saat akan ujian, kita mempersiapkan segala perlengkapan mulai dari pulpen, pensil, penghapus, penggaris dan segala macam. Di tes SKD, kita tidak perlu membawa apa-apa. Pensil dan kertas untuk coret-coret sudah disediakan oleh panitia. Malah kalau kita membawa sesuatu, harus dikumpulkan ke panitia. 

Friday, June 14, 2019

,

Beragam Aplikasi Android Terbaru Yang Bisa Kita Install Kapan Saja

Smartphone adalah salah satu  benda yang kita butuhkan sehari-hari. Hal ini benar adannya mengingat salah satu fungsi smartphone adalah untuk memudahkan kita dalam berkomunikasi dengan orang lain. menggunakan smartphone juga memudahkan kita dalam melakukan berbagai hal lainnya yang tidak terduga sebelumnya. Kok bisa? Tentu saja karena smartphone sudah dilengkapi dengan berbagai aplikasi di mana hal ini sebelumnya tidak disediakan handphone sebelumnya.

Ada aplikasi apa saja di smartphone Android kamu?

Berkembangnya smartphone tentu saja tidak terlepas dari sistem smartphone tersebut. pada umumnya, kita bisa menemui smartphone yang dibekali sistem operasi Android ataupun iOs. tiap sistem operasi memiliki keunggulannya masing-masing dan kita bisa memilih smartphone yang memang sesuai dengan kebutuhan. Lalu bagaimana dengan Android?

Android adalah salah satu sistem operasi smartphone yang digemari masyarakat. Sistem operasi Android dikenal lebih sederhana dalam pengoperasiannya dan cocok  untuk digunakan oleh orang tua. Harga dari smartphone yang dibekali sistem Android  pun cenderung lebih murah daripada yang dibekali iOs sehingga banyak orang yang lebih memillih untuk menggunakan Android. Namun bagaimana dengan aplikasi yang tersedia di Android? Apakah sama bagusnya dengan aplikasi yang ditawarkan iOs? nah daripada penasaran, yuk kita simak beberapa aplikasi Android terbaru berikut ini!

1. LightX Photo Editor & Photo Effects

Aplikasi LightX Photo Editor & Photo Effects

Pastinya bukan rahasia lagi jika banyak dari kita yang akan mengedit foto terlebih dahulu sebelum mengunggahnya di media sosial. Mengedit foto ini tentu saja bertujuan agar warna foto terlihat lebih bagus dan banyak orang akan menyukai foto kita. sayangnya, mengedit foto tidak lah semudah yang kita inginkan bahkan akan membutuhkan banyak  waktu. 

Eits namun kita tidak perlu khawatir lagi tentang hal ini karena kita bisa menggunakan LightX Photo Editor & Photo Effects. Melalui aplikasi ini, kita bisa memberikan filter seperti halnya kita mengedit foto di PC. Kita juga bisa mengganti gambar background dan warnanya yang akan membuat foto kita semakin terlihat menarik.

2. Slowly

Aplikasi Slowly, nostalgia berkirim kabar melalui surat


Berbeda dengan aplikasi chatting lainnya, aplikasi yang satu ini membuat kita merasakan sensasi seperti berkirim surat. Melalui aplikasi ini lah kita bisa menemui orang yang memiliki kegemaran yang sama dengan kita.selain itu, kita bisa menemui orang dari berbagai belahan dunia yang membuat aplikasi ini semakin menarik untuk digunakan. Namun kita perlu bersabar dalam menerima surat dari orang lain karena membutuhkan waktu yang lebih lama daripada menggunakan aplikasi chatting pada umumnya.

 3. MNML Screen Recorder

Aplikasi MNML 


Pastinya bukan rahasia lagi jika kita banyak melakukan screenshot pada percakapan kita dengan seseorang. Bisa juga kita tidak hanya butuh untuk screenshot, namun juga merekam suatu hal melaluui smartphone yang berlangsung dalam hitungan detik hingga menit. MNML adalah salah satu aplikasi perekam layar Android terbaik karena tidak diselipi banyak iklan. Selain itu, MNML juga tidak disertai dengan water-mark sehingga akan membuat kita semakin nyama dalam membagikan video.

4. Remote Fingerprint

Saat ini banyak teknologi yang mengandalkan sidik jari sebagai keamanannya. Sidik jari merupakan salah satu pengaman yang dianggap efektif karena smartphone hanya bisa dibuka oleh kita yang memiliki sidik jari yang sama dengan sidik jari yang sudah direkam sebelumnya. Melalui Remote Fingerprint, kita tidak hanya bisa menambah keamanan dengan sidik jari di smartphone saja namun juga bisa dilakukan di PC.

Nah bagaimana? Menarik bukan berbagai aplikasi Android terbaru yang bisa didapatkan?  So, tunggu apalagi untuk install aplikasi android sesuai dengan apa yang kalian mau?

Sumber : Popmama

Smartphone adalah salah satu  benda yang kita butuhkan sehari-hari. Hal ini benar adannya mengingat salah satu fungsi smartphone adalah untuk memudahkan kita dalam berkomunikasi dengan orang lain. menggunakan smartphone juga memudahkan kita dalam melakukan berbagai hal lainnya yang tidak terduga sebelumnya. Kok bisa? Tentu saja karena smartphone sudah dilengkapi dengan berbagai aplikasi di mana hal ini sebelumnya tidak disediakan handphone sebelumnya.

Ada aplikasi apa saja di smartphone Android kamu?

Berkembangnya smartphone tentu saja tidak terlepas dari sistem smartphone tersebut. pada umumnya, kita bisa menemui smartphone yang dibekali sistem operasi Android ataupun iOs. tiap sistem operasi memiliki keunggulannya masing-masing dan kita bisa memilih smartphone yang memang sesuai dengan kebutuhan. Lalu bagaimana dengan Android?

Android adalah salah satu sistem operasi smartphone yang digemari masyarakat. Sistem operasi Android dikenal lebih sederhana dalam pengoperasiannya dan cocok  untuk digunakan oleh orang tua. Harga dari smartphone yang dibekali sistem Android  pun cenderung lebih murah daripada yang dibekali iOs sehingga banyak orang yang lebih memillih untuk menggunakan Android. Namun bagaimana dengan aplikasi yang tersedia di Android? Apakah sama bagusnya dengan aplikasi yang ditawarkan iOs? nah daripada penasaran, yuk kita simak beberapa aplikasi Android terbaru berikut ini!

1. LightX Photo Editor & Photo Effects

Aplikasi LightX Photo Editor & Photo Effects

Pastinya bukan rahasia lagi jika banyak dari kita yang akan mengedit foto terlebih dahulu sebelum mengunggahnya di media sosial. Mengedit foto ini tentu saja bertujuan agar warna foto terlihat lebih bagus dan banyak orang akan menyukai foto kita. sayangnya, mengedit foto tidak lah semudah yang kita inginkan bahkan akan membutuhkan banyak  waktu. 

Eits namun kita tidak perlu khawatir lagi tentang hal ini karena kita bisa menggunakan LightX Photo Editor & Photo Effects. Melalui aplikasi ini, kita bisa memberikan filter seperti halnya kita mengedit foto di PC. Kita juga bisa mengganti gambar background dan warnanya yang akan membuat foto kita semakin terlihat menarik.

2. Slowly

Aplikasi Slowly, nostalgia berkirim kabar melalui surat


Berbeda dengan aplikasi chatting lainnya, aplikasi yang satu ini membuat kita merasakan sensasi seperti berkirim surat. Melalui aplikasi ini lah kita bisa menemui orang yang memiliki kegemaran yang sama dengan kita.selain itu, kita bisa menemui orang dari berbagai belahan dunia yang membuat aplikasi ini semakin menarik untuk digunakan. Namun kita perlu bersabar dalam menerima surat dari orang lain karena membutuhkan waktu yang lebih lama daripada menggunakan aplikasi chatting pada umumnya.

 3. MNML Screen Recorder

Aplikasi MNML 


Pastinya bukan rahasia lagi jika kita banyak melakukan screenshot pada percakapan kita dengan seseorang. Bisa juga kita tidak hanya butuh untuk screenshot, namun juga merekam suatu hal melaluui smartphone yang berlangsung dalam hitungan detik hingga menit. MNML adalah salah satu aplikasi perekam layar Android terbaik karena tidak diselipi banyak iklan. Selain itu, MNML juga tidak disertai dengan water-mark sehingga akan membuat kita semakin nyama dalam membagikan video.

4. Remote Fingerprint

Saat ini banyak teknologi yang mengandalkan sidik jari sebagai keamanannya. Sidik jari merupakan salah satu pengaman yang dianggap efektif karena smartphone hanya bisa dibuka oleh kita yang memiliki sidik jari yang sama dengan sidik jari yang sudah direkam sebelumnya. Melalui Remote Fingerprint, kita tidak hanya bisa menambah keamanan dengan sidik jari di smartphone saja namun juga bisa dilakukan di PC.

Nah bagaimana? Menarik bukan berbagai aplikasi Android terbaru yang bisa didapatkan?  So, tunggu apalagi untuk install aplikasi android sesuai dengan apa yang kalian mau?

Sumber : Popmama