Saturday, May 21, 2016

Review Xiaomi Redmi 3: Harga Irit, Fitur Komplit

Berawal dari iseng-iseng browsing, eh nemu info Xiaomi rilis smartphone baru, Redmi 3. Di Tiongkok, Redmi 3 rilis bulan Januari 2016. Baca-baca ulasannya di beberapa web dan youtube, banyak yang ngasih nilai positif. Well.. and finally I got one. How it works? Let's see

Spesifikasi Xiaomi Redmi 3 
Bodi
  • Dimensi : 139.3 x 69.4 x 8.5 mm
  • Berat : 144 gram
  • Materail :  Magnesium Alloy
Tipe Layar
  • Tipe : IPS LCD capacitive touchscreen, 16M colors
  • Resolusi : 5.0  inches, 720 x 1280 pixels (~294 ppi pixel density)
Memori
  • Internal : 16 GB
  • Eksternal : microSD, up to 128GB (uses SIM 2 slot)
  • Ram : 2 GB
Software
  • OS : Android OS, v5.1.1 (Lollipop)
  • UI : MIUI 7
Hardware
  • Chipset : Snapdragon 616
  • Processor : Quad Core 1.5 Ghz Cortex-A53 + Quad Core 1.2 Ghz Cortex-A53
  • GPU : Adreno 405
Konektivitas
  • Sim Card : Dual Sim
  • Internet : HSPA 42.2/5.76 Mbps, LTE Cat4 150/50 Mbps
  • GPS : A-GPS, GLONASS
  • Bluetooth : v4.1, A2DP, EDR, LE
  • Wifi : Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac, Wi-Fi Direct, hotspot
  • USB : microUSB v2.0
Kamera Belakang
  • Resolusi : 13 Megapixel (4128 x 3096 pixels)
  • Fitur : Aperture  f/2.0, phase-detection autofocus, LED flash
  • Video : 1080p@30fps
Kamera Depan
  • Resolusi : 5 Megapixel
  • Fitur : Aperture  f/2.2
  • Video : 1080p@30fps
Baterai
  • Kapasitas : Non-removable Li-Po 4.100 mAh
  • Fitur : Fast Charging
  • Charger Output 5V/2A
Fitur Andalan
  • Sensor : accelerometer, gyro, proximity, compass
  • Active noise cancellation with dedicated mic
  • Warna : Fashion Gold, Fashion dark gray, Fashion silver, Classic Gold
  • Body : Full Metal


Harga


Info yang pertama aku cari adalah harga. Harga Xiaomi Redmi 3 di Indonesia, khususnya di Yogyakarta, berdasarkan hasil pencarian aku:

Lazada: 1.700.000 s.d. 1.900.000 (16 GB) dan 2.400.000 (32GB)
OLX Jogja: kisaran 1.725.000an
Distributor Jogja: 1.845.000
Konter HP: mulai 1.750.000

Berdasarkan saran dari temen, aku pilih beli HP secara langsung, bukan via online. Supaya barang bisa langsung kita bawa pulang, dan lebih mudah untuk mengurus garansi kalau sewaktu-waktu ada masalah.


Unboxing Xiaomi Redmi 3





Desain dan Body


3 Pilihan warna Xiaomi Redmi 3: gold, silver, grey

Ada 3 pilihan warna: gold, silver dan grey. Walaupun bodynya cukup tipis, tapi lumayan berat, jadi mantep digenggam. Eaak.

Bodynya yang dari full metal bikin HP ini keliatan elegan. Tapi sekaligus berasa licin, jadi kudu lebih hati-hati kalo megang.

Ukuran layar 5 inch cukup lebar. Untungnya di MIUI ada fitur one-handed mode. One-handed mode yaitu sebuah fitur yang memungkinkan ukuran layar diperkecil jadi bisa digunakan dengan 1 tangan.

Sayangnya, baterainya non-removable dan hanya disediakan 1 slot di bodi samping untuk Dual SIM dan Micro SD. Pertama kali ngutek-utek, bingung gimana cara buka slotnya. (Baca juga: Cara Memasukkan SIM Card dan Micro SD di Xiaomi Redmi 3)

Overall, desain dan body nya keren. Berasa pas kalo dipegang dua tangan, tapi cukup licin kalo dipegang satu tangan. Kayaknya perlu beli silikon atau softcasenya. Di Kranggan udah ada belum ya..


RAM dan Processor





RAM 2 GB dan memori internal 16GB bikin proses di HP berasa lega. Kita jadi bisa install aplikasi-aplikasi favorit tanpa takut space memory nggak cukup.

Selain itu, HP juga masih lancar walaupun kita run beberapa aplikasi bersamaan. Default RAM ketika nggak ada aplikasi yang kita buka sekitar 900 mb. Ketika kita buka banyak aplikasi secara wajar pun masih bisa tersisa 300 mb.

CPU Octacore bikin proses di HP berjalan cepat. Panas nggak?. Namanya CPU kalo diajak kerja berat, wajar kalo doi jadi panas. Tapi panasnya tu nggak begitu kerasa. Nggak sepanas HP lain.

UI/UX (User Interface/User Experience)nya juga user-friendly.

Kamera


Kamera belakang beresolusi 13 MP. Kamera juga dibekali fitur bawaan yang beragam. Kita bisa pilih efek atau setting lain yang udah


Kamera depan beresolusi 5 MP.

Sebagai tambahan, semua gambar di artikel ini diambil dengan kamera Xiaomi Redmi 3. Let the pict speaks louder.


Baterai


Indikator Baterai Xioami Redmi 3

Dengan baterai 4100 mAh bikin daya baterai Xiaomi Redmi 3 awet. Kalau di indikator 100% bisa untuk 3 hari, untuk pemakaian aktif ternyata bisa bertahan 1 hari. Atau akunya yang makenya keterlaluan ya. Hehe.

Walaupun kapasitas baterainya besar, tapi Redmi 3 support fast charging, alias hanya perlu waktu cukup singkat untuk nge-charge HP ini sampai full. Di hari pertama, butuh waktu 3 jam buat ngecharge karena HPnya sambil nyala dan aku pakai. Hari berikutnya, aku coba ngecharge dengan HP off. Ternyata di kondisi mati, hanya perlu waktu sekitar 1 jam supaya baterai full.

Tips:
Charge HP jangan di waktu baterai benar-benar habis (0%), charge lah ketika indikator antara 15-25%.
Jangan overcharge (sudah 100% tapi charger tidak dicabut). Matikan charger ketika indikator antara 90-100% tetap membuat baterai HP bekerja optimal.

---

Masih ingat dulu dikasih tau bu Dosen, "Yang membedakan harga sebuah gadget jadi mahal atau miring itu salah satunya karena kelengkapan anti radiasi. Gadget yang mahal biasanya dilengkapi dengan alat anti radiasi yang baik. Hati-hati dengan gadget yang harganya miring tapi fiturnya setara dengan gadget yang mahal. Bisa jadi dia mengurangi anggaran dari meminimalisir pemasangan anti radiasi di HP"

Well, buat jaga-jaga, paling nggak jangan tidur sambil "ngelonin" HP kalik ya.

Oh iya, buat yang mau tau lebih lengkap tentang Xiaomi Redmi 3, info aksesoris, tanya seputar ROM, flashing, dll bisa gabung ke Grup Facebook "[OFFICIAL] Xiaomi Redmi 3 Indonesia"
Berawal dari iseng-iseng browsing, eh nemu info Xiaomi rilis smartphone baru, Redmi 3. Di Tiongkok, Redmi 3 rilis bulan Januari 2016. Baca-baca ulasannya di beberapa web dan youtube, banyak yang ngasih nilai positif. Well.. and finally I got one. How it works? Let's see

Spesifikasi Xiaomi Redmi 3 
Bodi
  • Dimensi : 139.3 x 69.4 x 8.5 mm
  • Berat : 144 gram
  • Materail :  Magnesium Alloy
Tipe Layar
  • Tipe : IPS LCD capacitive touchscreen, 16M colors
  • Resolusi : 5.0  inches, 720 x 1280 pixels (~294 ppi pixel density)
Memori
  • Internal : 16 GB
  • Eksternal : microSD, up to 128GB (uses SIM 2 slot)
  • Ram : 2 GB
Software
  • OS : Android OS, v5.1.1 (Lollipop)
  • UI : MIUI 7
Hardware
  • Chipset : Snapdragon 616
  • Processor : Quad Core 1.5 Ghz Cortex-A53 + Quad Core 1.2 Ghz Cortex-A53
  • GPU : Adreno 405
Konektivitas
  • Sim Card : Dual Sim
  • Internet : HSPA 42.2/5.76 Mbps, LTE Cat4 150/50 Mbps
  • GPS : A-GPS, GLONASS
  • Bluetooth : v4.1, A2DP, EDR, LE
  • Wifi : Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac, Wi-Fi Direct, hotspot
  • USB : microUSB v2.0
Kamera Belakang
  • Resolusi : 13 Megapixel (4128 x 3096 pixels)
  • Fitur : Aperture  f/2.0, phase-detection autofocus, LED flash
  • Video : 1080p@30fps
Kamera Depan
  • Resolusi : 5 Megapixel
  • Fitur : Aperture  f/2.2
  • Video : 1080p@30fps
Baterai
  • Kapasitas : Non-removable Li-Po 4.100 mAh
  • Fitur : Fast Charging
  • Charger Output 5V/2A
Fitur Andalan
  • Sensor : accelerometer, gyro, proximity, compass
  • Active noise cancellation with dedicated mic
  • Warna : Fashion Gold, Fashion dark gray, Fashion silver, Classic Gold
  • Body : Full Metal


Harga


Info yang pertama aku cari adalah harga. Harga Xiaomi Redmi 3 di Indonesia, khususnya di Yogyakarta, berdasarkan hasil pencarian aku:

Lazada: 1.700.000 s.d. 1.900.000 (16 GB) dan 2.400.000 (32GB)
OLX Jogja: kisaran 1.725.000an
Distributor Jogja: 1.845.000
Konter HP: mulai 1.750.000

Berdasarkan saran dari temen, aku pilih beli HP secara langsung, bukan via online. Supaya barang bisa langsung kita bawa pulang, dan lebih mudah untuk mengurus garansi kalau sewaktu-waktu ada masalah.


Unboxing Xiaomi Redmi 3





Desain dan Body


3 Pilihan warna Xiaomi Redmi 3: gold, silver, grey

Ada 3 pilihan warna: gold, silver dan grey. Walaupun bodynya cukup tipis, tapi lumayan berat, jadi mantep digenggam. Eaak.

Bodynya yang dari full metal bikin HP ini keliatan elegan. Tapi sekaligus berasa licin, jadi kudu lebih hati-hati kalo megang.

Ukuran layar 5 inch cukup lebar. Untungnya di MIUI ada fitur one-handed mode. One-handed mode yaitu sebuah fitur yang memungkinkan ukuran layar diperkecil jadi bisa digunakan dengan 1 tangan.

Sayangnya, baterainya non-removable dan hanya disediakan 1 slot di bodi samping untuk Dual SIM dan Micro SD. Pertama kali ngutek-utek, bingung gimana cara buka slotnya. (Baca juga: Cara Memasukkan SIM Card dan Micro SD di Xiaomi Redmi 3)

Overall, desain dan body nya keren. Berasa pas kalo dipegang dua tangan, tapi cukup licin kalo dipegang satu tangan. Kayaknya perlu beli silikon atau softcasenya. Di Kranggan udah ada belum ya..


RAM dan Processor





RAM 2 GB dan memori internal 16GB bikin proses di HP berasa lega. Kita jadi bisa install aplikasi-aplikasi favorit tanpa takut space memory nggak cukup.

Selain itu, HP juga masih lancar walaupun kita run beberapa aplikasi bersamaan. Default RAM ketika nggak ada aplikasi yang kita buka sekitar 900 mb. Ketika kita buka banyak aplikasi secara wajar pun masih bisa tersisa 300 mb.

CPU Octacore bikin proses di HP berjalan cepat. Panas nggak?. Namanya CPU kalo diajak kerja berat, wajar kalo doi jadi panas. Tapi panasnya tu nggak begitu kerasa. Nggak sepanas HP lain.

UI/UX (User Interface/User Experience)nya juga user-friendly.

Kamera


Kamera belakang beresolusi 13 MP. Kamera juga dibekali fitur bawaan yang beragam. Kita bisa pilih efek atau setting lain yang udah


Kamera depan beresolusi 5 MP.

Sebagai tambahan, semua gambar di artikel ini diambil dengan kamera Xiaomi Redmi 3. Let the pict speaks louder.


Baterai


Indikator Baterai Xioami Redmi 3

Dengan baterai 4100 mAh bikin daya baterai Xiaomi Redmi 3 awet. Kalau di indikator 100% bisa untuk 3 hari, untuk pemakaian aktif ternyata bisa bertahan 1 hari. Atau akunya yang makenya keterlaluan ya. Hehe.

Walaupun kapasitas baterainya besar, tapi Redmi 3 support fast charging, alias hanya perlu waktu cukup singkat untuk nge-charge HP ini sampai full. Di hari pertama, butuh waktu 3 jam buat ngecharge karena HPnya sambil nyala dan aku pakai. Hari berikutnya, aku coba ngecharge dengan HP off. Ternyata di kondisi mati, hanya perlu waktu sekitar 1 jam supaya baterai full.

Tips:
Charge HP jangan di waktu baterai benar-benar habis (0%), charge lah ketika indikator antara 15-25%.
Jangan overcharge (sudah 100% tapi charger tidak dicabut). Matikan charger ketika indikator antara 90-100% tetap membuat baterai HP bekerja optimal.

---

Masih ingat dulu dikasih tau bu Dosen, "Yang membedakan harga sebuah gadget jadi mahal atau miring itu salah satunya karena kelengkapan anti radiasi. Gadget yang mahal biasanya dilengkapi dengan alat anti radiasi yang baik. Hati-hati dengan gadget yang harganya miring tapi fiturnya setara dengan gadget yang mahal. Bisa jadi dia mengurangi anggaran dari meminimalisir pemasangan anti radiasi di HP"

Well, buat jaga-jaga, paling nggak jangan tidur sambil "ngelonin" HP kalik ya.

Oh iya, buat yang mau tau lebih lengkap tentang Xiaomi Redmi 3, info aksesoris, tanya seputar ROM, flashing, dll bisa gabung ke Grup Facebook "[OFFICIAL] Xiaomi Redmi 3 Indonesia"

Cara Memasukkan SIM Card dan Micro SD ke Xiaomi Redmi 3

Cara memasukkan SIM Card dan Micro SD ke Xiaomi Redmi 3

1. Buka slot SIM Card yang ada di sisi kiri smartphone (baca juga: Cara Membuka Slot SIM Card pada Xiaomi Redmi 3)


2. Jika ingin menggunakan 2 SIM card, sediakan: 1 SIM card berukuran mikro, dan 1 SIM card berukuran nano
Ukuran SIM Card micro dan nano


3. Pasang SIM card ukuran mikro di SIM 1, dan SIM card ukuran nano di SIM 2 (lihat gambar)

Pemasangan SIM Card Dual SIM pada Xiaomi Redmi 3


4. Jika ingin menggunakan Micro SD, maka hanya bisa menggunakan 1 SIM card ukuran mikro. Hal ini karena Micro SD hanya dapat dipasang di slot SIM 2 (nano)

Selesai. Selamat mencoba.
Cara memasukkan SIM Card dan Micro SD ke Xiaomi Redmi 3

1. Buka slot SIM Card yang ada di sisi kiri smartphone (baca juga: Cara Membuka Slot SIM Card pada Xiaomi Redmi 3)


2. Jika ingin menggunakan 2 SIM card, sediakan: 1 SIM card berukuran mikro, dan 1 SIM card berukuran nano
Ukuran SIM Card micro dan nano


3. Pasang SIM card ukuran mikro di SIM 1, dan SIM card ukuran nano di SIM 2 (lihat gambar)

Pemasangan SIM Card Dual SIM pada Xiaomi Redmi 3


4. Jika ingin menggunakan Micro SD, maka hanya bisa menggunakan 1 SIM card ukuran mikro. Hal ini karena Micro SD hanya dapat dipasang di slot SIM 2 (nano)

Selesai. Selamat mencoba.

Cara Membuka Slot SIM Card pada Xiaomi Redmi 3

Untuk yang merasa kebingungan dalam membuka slot SIM Card pada Xiaomi Redmi 3, berikut adalah caranya:

1. Gunakan besi seperti gambar di bawah ini. Besi ini adalah bawaan dari Xiaomi Redmi 3.


2. Cari lubang pembuka slot SIM Card yang terletak di bagian kiri smartphone. 

3. Masukkan ujung besi ke dalam lubang, tekan ke dalam hingga slot SIM Card keluar.

4. Cabut slot SIM Card, sekarang kamu bisa memasukkan SIM Card ke dalam slot tersebut.


5. Setelah selesai, kembalikan lagi slot SIM Card ke dalam smartphone. Pastikan letak slot sesuai (tidak terbalik). Lubang berada di sisi bawah.


Sekian. 


Untuk yang merasa kebingungan dalam membuka slot SIM Card pada Xiaomi Redmi 3, berikut adalah caranya:

1. Gunakan besi seperti gambar di bawah ini. Besi ini adalah bawaan dari Xiaomi Redmi 3.


2. Cari lubang pembuka slot SIM Card yang terletak di bagian kiri smartphone. 

3. Masukkan ujung besi ke dalam lubang, tekan ke dalam hingga slot SIM Card keluar.

4. Cabut slot SIM Card, sekarang kamu bisa memasukkan SIM Card ke dalam slot tersebut.


5. Setelah selesai, kembalikan lagi slot SIM Card ke dalam smartphone. Pastikan letak slot sesuai (tidak terbalik). Lubang berada di sisi bawah.


Sekian. 


Wednesday, May 18, 2016

,

Tips Anak Kost: Hal-hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Memilih Kost di Jogja

Bulan ini ada pengumuman kelulusan untuk siswa SMA/SMK sederajat dan juga pengumuman lolos SNMPTN.  Pertanda apa? Pertanda akan makin banyak generasi penerus bangsa yang melanjutkan kehidupannya. Ada yang akan kerja, ada pula yang lanjut kuliah. Dengan demikian akan makin bertambah pula populasi perantau. Maka hal tersebut akan sebanding dengan peningkatan populasi anak kost. Make sense?. Or maksa? Ahak.

Sebagai salah satu subjek dari populasi anak kost tersebut, kemarin aku dipercaya untuk memberikan saran atas kebimbangan calon populan dalam memasuki dunia barunya di dimensi anak kost. Plok plok plok, bahasa gueh udah keliatan intelek belum?.


Tapi aku mah apalah apalah. Bagai butiran gula di malkist abon. Hanya pemanis, bukan yang utama. *Apa sih*. Yaa aku Cuma bisa bilang, sebelum ngekost, coba perhatiin deh.

Jarak

Kamu besok ada kendaraan buat ke kampus (atau tempat kerja) nggak?

- Kalo nggak ada, cari yang deket aja. Jadi bisa berangkat-pulang cukup dengan jalan kaki.

Enaknya: 
Hemat, nggak mikir beli bensin.
Sehat, kan jalan bisa sambil olahraga.
Kalo ada jam kosong bisa nunggu di kost aja, nggak garing di kampus
Biasanya strategis, deket sama tempat makan, fotokopian, minimarket, dll.

Nggak enaknya: 
Biasanya kost deket kampus lebih mahal
Sering dibuat nunut temen-temen kampus, siap-siap rame dan berantakan

- Kalo ada, leh uga cari yang agak jauhan.

Enaknya: Biasanya lebih murah dan fasilitas lebih lengkap

Nggak enaknya: kebalikan dari point enaknya kost deketan. Singkat, padat, nggak jelas. :D

Tempatnya strategis nggak ya? Berapa ya jarak antara kost sama tempat-tempat yang kita butuhin?
Apa di deket kost ada yang jual makan?
Apa di deket kost ada warung/minimarket?
Apa di dekt kost ada burjo/angkringan? Ini krusial.
Lalu, berapa meter jarak dari kost ke ATM? Ini genting.

Fasilitas

Jangan segan buat tanya, kost di situ dapat fasilitas apa aja sih.

Kamar mandi nya di luar apa di dalam? 
Kalo kamar mandinya di dalam, kamarnya juga di dalam apa di luar? (Haha, ini becanda lhoo. Lucu nggak? Lucu nggak? Enggak ya, oke, skip)

Ukuran kamarnya berapa? 2x2? 2,5x2,5? 2,5x3? 3x3? 4x4? Atau berapa? Pastikan ukurannya dalam meter ya, bukan centimeter

Sudah isian apa kosongan? Isinya apa aja?
Tolong ya, bukan isian sayur kayak tahu isi, tapi maksudnya isian kamar macam: kasur, meja, lemari, dll.

Fasilitas primernya gimana?
Misalnya: tempat cuci piringnya ada kan? Tempat cuci bajunya gimana? Tempat jemurnya di mana?

Ada tambahan fasilitas yang menarik nggak?
Misalnya: beranda kamar, dapur, ruang TV, wifi, genset, toilet, parkir luas, smoking area. Loh, ini kost apa rest area?

Lingkungan

Karena kost akan jadi tempat tinggal kita, pastikan kita memilih lingkungan yang bisa membuat kita nyaman.

Ada Ibu/bapak kost nggak?

Enaknya kalo ada Ibu/bapak kost: biasanya kost lebih terurus. Kita juga enak, kalo ada apa-apa bisa bilang ke Ibu/bapak kost. Kunci ilang, bisa pinjam duplikat. Genteng bocor, bisa minta dibenerin. Kamar mandi mampet, bisa dipanggilin tukang. Temen kost pada pulang kampung, tetep ada temennya.

Nb: Hati-hati sama Ibu kost galak. Huhu.

-          Teman kostnya gimana?

Waktu kita ke sana, coba sambil diperhatiin deh penghuni di sana gimana. Ramah nggak. Penakan nggak.  Kira-kira kita bakal cocok sama orang-orang di sana atau malah bikin nggak betah. Tanya hatimu. Tanyaaa

Keamanan

Penting nih, kost di sana keamanannya gimana?. Kita nggak mau kan Cuma ditinggal bentar, eh tau-tau pas balik ke kamar Laptop udah nggak ada? Nah…
-          Coba liat-liat, di sana ada berapa lapis keamanan. Tsah.
Misalnya, ada pintu gerbang nggak. Pintunya biasa dikunci apa semua orang bisa gampang masuk. Ada pintu depan nggak.

Tanya juga, pernah ada sejarah kemalingan nggak di sana?

Yang nggak kalah penting, “Pernah ada peristiwa horror apa di sana?”. Jadi kebayang thread “Keluarga Tak Kasat Mata” di Kaskus. Aw, seram

-          Jam malam
Apakah di sana ada jam malam (jam maksimal anak kost pulang/ jam pintu dikunci)?.
Kalo ada, jam malamnya ditentukan sampai jam berapa?.
Kalo 24 jam, terus akses masuknya gimana kalau kita pulang malam?.
Portal kampung buka sampai jam berapa?
Gitu ya

Biaya

Well, seperti segala sesuatu di republik ini, sampailah kita pada poin paling krusial. UUD alias Ujung-ujungnya Duit.  Kata orang Jawa, ono rego ono rupo. Kalo mau dapet yang lebih bagus, ya siap-siap bayar lebih mahal.

-          Sistem pembayaran
Kost di sana pembayarannya bulanan, atau 3 bulanan, atau 6 bulanan, atau tahunan?
Kalau bulanan, dari awal bisa langsung bayar atau di awal harus bayar 3 bulan dulu baru setelah itu bayar bulanan? Sistem ini untuk mengantisipasi ada anak kost yang “nakal”

Kalau tahunan, ada potongan kalau dibayar lunas atau nggak?
Toleransi telat bayar berapa hari? Ada denda nggak?

Enaknya kost yang bayarnya bulanan adalah, kita jadi lebih ringan dalam membayar. Nggak kerasa, sebulan, sebulan.

Sedangkan enaknya kost tahunan adalah, di awal emang kita berasa banyak banget, tapi setelah itu nggak kepikiran. Kalaupun ada kenaikan tarif kost, kita mikirnya tahun depan, bukan sekarang.

-          Tambahan biaya
Ada kost yang bayarnya statis, ada juga yang memperhitungkan variabel-variabel lain. Misalnya uang kebersihan dan uang listrik.

Jadi sebelum kost, baiknya tanya dulu, ada tambahan kalo bawa alat elektronik nggak?

Kalo ada, alat elektronik yang kena tambahan apa aja dan berapa?

Laptop berapa? Rice cooker berapa? Dispenser berapa? Kipas angin berapa? Setrika berapa? Dll

---


Demikianlah. Mending ribet di awal buat nemu kost yang tepat daripada ribet pindah-pindah terus karena nggak betah. Toh pada akhirnya, kost itu juga kayak jodoh. Dia adalah takdir yang kita usahakan. Ihik.
Bulan ini ada pengumuman kelulusan untuk siswa SMA/SMK sederajat dan juga pengumuman lolos SNMPTN.  Pertanda apa? Pertanda akan makin banyak generasi penerus bangsa yang melanjutkan kehidupannya. Ada yang akan kerja, ada pula yang lanjut kuliah. Dengan demikian akan makin bertambah pula populasi perantau. Maka hal tersebut akan sebanding dengan peningkatan populasi anak kost. Make sense?. Or maksa? Ahak.

Sebagai salah satu subjek dari populasi anak kost tersebut, kemarin aku dipercaya untuk memberikan saran atas kebimbangan calon populan dalam memasuki dunia barunya di dimensi anak kost. Plok plok plok, bahasa gueh udah keliatan intelek belum?.


Tapi aku mah apalah apalah. Bagai butiran gula di malkist abon. Hanya pemanis, bukan yang utama. *Apa sih*. Yaa aku Cuma bisa bilang, sebelum ngekost, coba perhatiin deh.

Jarak

Kamu besok ada kendaraan buat ke kampus (atau tempat kerja) nggak?

- Kalo nggak ada, cari yang deket aja. Jadi bisa berangkat-pulang cukup dengan jalan kaki.

Enaknya: 
Hemat, nggak mikir beli bensin.
Sehat, kan jalan bisa sambil olahraga.
Kalo ada jam kosong bisa nunggu di kost aja, nggak garing di kampus
Biasanya strategis, deket sama tempat makan, fotokopian, minimarket, dll.

Nggak enaknya: 
Biasanya kost deket kampus lebih mahal
Sering dibuat nunut temen-temen kampus, siap-siap rame dan berantakan

- Kalo ada, leh uga cari yang agak jauhan.

Enaknya: Biasanya lebih murah dan fasilitas lebih lengkap

Nggak enaknya: kebalikan dari point enaknya kost deketan. Singkat, padat, nggak jelas. :D

Tempatnya strategis nggak ya? Berapa ya jarak antara kost sama tempat-tempat yang kita butuhin?
Apa di deket kost ada yang jual makan?
Apa di deket kost ada warung/minimarket?
Apa di dekt kost ada burjo/angkringan? Ini krusial.
Lalu, berapa meter jarak dari kost ke ATM? Ini genting.

Fasilitas

Jangan segan buat tanya, kost di situ dapat fasilitas apa aja sih.

Kamar mandi nya di luar apa di dalam? 
Kalo kamar mandinya di dalam, kamarnya juga di dalam apa di luar? (Haha, ini becanda lhoo. Lucu nggak? Lucu nggak? Enggak ya, oke, skip)

Ukuran kamarnya berapa? 2x2? 2,5x2,5? 2,5x3? 3x3? 4x4? Atau berapa? Pastikan ukurannya dalam meter ya, bukan centimeter

Sudah isian apa kosongan? Isinya apa aja?
Tolong ya, bukan isian sayur kayak tahu isi, tapi maksudnya isian kamar macam: kasur, meja, lemari, dll.

Fasilitas primernya gimana?
Misalnya: tempat cuci piringnya ada kan? Tempat cuci bajunya gimana? Tempat jemurnya di mana?

Ada tambahan fasilitas yang menarik nggak?
Misalnya: beranda kamar, dapur, ruang TV, wifi, genset, toilet, parkir luas, smoking area. Loh, ini kost apa rest area?

Lingkungan

Karena kost akan jadi tempat tinggal kita, pastikan kita memilih lingkungan yang bisa membuat kita nyaman.

Ada Ibu/bapak kost nggak?

Enaknya kalo ada Ibu/bapak kost: biasanya kost lebih terurus. Kita juga enak, kalo ada apa-apa bisa bilang ke Ibu/bapak kost. Kunci ilang, bisa pinjam duplikat. Genteng bocor, bisa minta dibenerin. Kamar mandi mampet, bisa dipanggilin tukang. Temen kost pada pulang kampung, tetep ada temennya.

Nb: Hati-hati sama Ibu kost galak. Huhu.

-          Teman kostnya gimana?

Waktu kita ke sana, coba sambil diperhatiin deh penghuni di sana gimana. Ramah nggak. Penakan nggak.  Kira-kira kita bakal cocok sama orang-orang di sana atau malah bikin nggak betah. Tanya hatimu. Tanyaaa

Keamanan

Penting nih, kost di sana keamanannya gimana?. Kita nggak mau kan Cuma ditinggal bentar, eh tau-tau pas balik ke kamar Laptop udah nggak ada? Nah…
-          Coba liat-liat, di sana ada berapa lapis keamanan. Tsah.
Misalnya, ada pintu gerbang nggak. Pintunya biasa dikunci apa semua orang bisa gampang masuk. Ada pintu depan nggak.

Tanya juga, pernah ada sejarah kemalingan nggak di sana?

Yang nggak kalah penting, “Pernah ada peristiwa horror apa di sana?”. Jadi kebayang thread “Keluarga Tak Kasat Mata” di Kaskus. Aw, seram

-          Jam malam
Apakah di sana ada jam malam (jam maksimal anak kost pulang/ jam pintu dikunci)?.
Kalo ada, jam malamnya ditentukan sampai jam berapa?.
Kalo 24 jam, terus akses masuknya gimana kalau kita pulang malam?.
Portal kampung buka sampai jam berapa?
Gitu ya

Biaya

Well, seperti segala sesuatu di republik ini, sampailah kita pada poin paling krusial. UUD alias Ujung-ujungnya Duit.  Kata orang Jawa, ono rego ono rupo. Kalo mau dapet yang lebih bagus, ya siap-siap bayar lebih mahal.

-          Sistem pembayaran
Kost di sana pembayarannya bulanan, atau 3 bulanan, atau 6 bulanan, atau tahunan?
Kalau bulanan, dari awal bisa langsung bayar atau di awal harus bayar 3 bulan dulu baru setelah itu bayar bulanan? Sistem ini untuk mengantisipasi ada anak kost yang “nakal”

Kalau tahunan, ada potongan kalau dibayar lunas atau nggak?
Toleransi telat bayar berapa hari? Ada denda nggak?

Enaknya kost yang bayarnya bulanan adalah, kita jadi lebih ringan dalam membayar. Nggak kerasa, sebulan, sebulan.

Sedangkan enaknya kost tahunan adalah, di awal emang kita berasa banyak banget, tapi setelah itu nggak kepikiran. Kalaupun ada kenaikan tarif kost, kita mikirnya tahun depan, bukan sekarang.

-          Tambahan biaya
Ada kost yang bayarnya statis, ada juga yang memperhitungkan variabel-variabel lain. Misalnya uang kebersihan dan uang listrik.

Jadi sebelum kost, baiknya tanya dulu, ada tambahan kalo bawa alat elektronik nggak?

Kalo ada, alat elektronik yang kena tambahan apa aja dan berapa?

Laptop berapa? Rice cooker berapa? Dispenser berapa? Kipas angin berapa? Setrika berapa? Dll

---


Demikianlah. Mending ribet di awal buat nemu kost yang tepat daripada ribet pindah-pindah terus karena nggak betah. Toh pada akhirnya, kost itu juga kayak jodoh. Dia adalah takdir yang kita usahakan. Ihik.

Saturday, May 14, 2016

Puisi-Puisi AADC 1

Di film Ada Apa Dengan Cinta (2002) yang disutradarai oleh Rudi Soedjarwo dan dibintangi oleh Dian Sastrowardoyo (Cinta) dan Nicholas Saputra (Rangga), ada 3 puisi apik karya Rako Prijanto. Inilah ketiga puisi tersebut.

Puisi Cinta

Ketika tunas ini tumbuh

Serupa tubuh yang mengakar

Setiap nafas yang terhembus adalah kata

Angan, debur dan emosi

Bersatu dalam jubah terpautan

Tangan kita terikat

Lidah kita menyatu

Maka setiap apa terucap adalah sabda pendita ratu

Ahh.. diluar itu pasir diluar itu debu

Hanya angin meniup saja

Lalu terbang hilang tak ada

Tapi kita tetap menari

Menari cuma kita yg tau

Jiwa ini tandu maka duduk saja

Maka akan kita bawa

Semua

Karena..

Kita.. Semua.. Adalah.. Satu

---

Puisi ini dibacakan oleh Cinta ketika sedang bersama dengan keempat sahabatnya, Alya (Ladya Cheryll), Maura (Titi Kamal), Milly (Sissy Pricilia), dan Karmen (Adinia Wirasti). Puisi ini juga adalah puisi yang diikutkan Cinta dalam lomba puisi. Bercerita tentang persahabatan mereka berlima.



Puisi Rangga
Puisi Perpisahan Rangga 



Kulari ke hutan kemudian menyanyiku

Kulari ke pantai kemudian teriakku

Sepi… sepi dan sendiri aku benci

Ingin bingar aku mau di pasar

Bosan aku dengan penat

Enyah saja engkau pekat

Seperti berjelaga jika kusendiri

Pecahkan saja gelasnya biar ramai

Biar mengaduh sampai gaduh

Ada malaikat menyulam jaring laba-laba belang di tembok keraton putih

Kenapa tak goyangkan saja loncengnya biar terdera?

Atau aku harus lari ke hutan, belok ke pantai?

---

Puisi ini adalah puisi karya Rangga yang menjadikan Rangga sebagai pemenang di lomba puisi sekolah. Karena sebagai pemenang lomba puisi inilah Cinta sebagai pengurus mading bertemu dengan Rangga untuk wawancara. Namun Rangga tidak bersedia diwawancarai oleh Cinta karena ia tidak merasa telah mengikuti lomba tersebut. Tentu saja, karena sebenarnya yang mengirimkan puisi ke lomba puisi adalah Mang Diman, penjaga sekolah, yang sekaligus salah satu orang terdekat Rangga.




Perempuan datang atas nama cinta

Bunda pergi karena cinta

Digenangi air racun jingga adalah wajahmu

Seperti bulan lelap tidur dihatimu

Yang berdinding kelam dan kedinginan

Ada apa dengannya

Meninggalkan hati untuk dicaci

Baru sekali ini aku melihat karya surga dalam mata seorang hawa

Ada apa dengan cinta

Tapi aku pasti akan kembali

Dalam satu purnama

Untuk mempertanyakan kembali cintanya

Bukan untuknya

Bukan untuk siapa

Tapi untukku

Karena aku ingin kamu


Itu saja

---

Ini adalah puisi yang dituliskan Rangga dalam buku hariannya dan kemudian ia berikan kepada Cinta ketika mereka berpisah di bandara. Puisi penutup yang manis.
Di film Ada Apa Dengan Cinta (2002) yang disutradarai oleh Rudi Soedjarwo dan dibintangi oleh Dian Sastrowardoyo (Cinta) dan Nicholas Saputra (Rangga), ada 3 puisi apik karya Rako Prijanto. Inilah ketiga puisi tersebut.

Puisi Cinta

Ketika tunas ini tumbuh

Serupa tubuh yang mengakar

Setiap nafas yang terhembus adalah kata

Angan, debur dan emosi

Bersatu dalam jubah terpautan

Tangan kita terikat

Lidah kita menyatu

Maka setiap apa terucap adalah sabda pendita ratu

Ahh.. diluar itu pasir diluar itu debu

Hanya angin meniup saja

Lalu terbang hilang tak ada

Tapi kita tetap menari

Menari cuma kita yg tau

Jiwa ini tandu maka duduk saja

Maka akan kita bawa

Semua

Karena..

Kita.. Semua.. Adalah.. Satu

---

Puisi ini dibacakan oleh Cinta ketika sedang bersama dengan keempat sahabatnya, Alya (Ladya Cheryll), Maura (Titi Kamal), Milly (Sissy Pricilia), dan Karmen (Adinia Wirasti). Puisi ini juga adalah puisi yang diikutkan Cinta dalam lomba puisi. Bercerita tentang persahabatan mereka berlima.



Puisi Rangga
Puisi Perpisahan Rangga 



Kulari ke hutan kemudian menyanyiku

Kulari ke pantai kemudian teriakku

Sepi… sepi dan sendiri aku benci

Ingin bingar aku mau di pasar

Bosan aku dengan penat

Enyah saja engkau pekat

Seperti berjelaga jika kusendiri

Pecahkan saja gelasnya biar ramai

Biar mengaduh sampai gaduh

Ada malaikat menyulam jaring laba-laba belang di tembok keraton putih

Kenapa tak goyangkan saja loncengnya biar terdera?

Atau aku harus lari ke hutan, belok ke pantai?

---

Puisi ini adalah puisi karya Rangga yang menjadikan Rangga sebagai pemenang di lomba puisi sekolah. Karena sebagai pemenang lomba puisi inilah Cinta sebagai pengurus mading bertemu dengan Rangga untuk wawancara. Namun Rangga tidak bersedia diwawancarai oleh Cinta karena ia tidak merasa telah mengikuti lomba tersebut. Tentu saja, karena sebenarnya yang mengirimkan puisi ke lomba puisi adalah Mang Diman, penjaga sekolah, yang sekaligus salah satu orang terdekat Rangga.




Perempuan datang atas nama cinta

Bunda pergi karena cinta

Digenangi air racun jingga adalah wajahmu

Seperti bulan lelap tidur dihatimu

Yang berdinding kelam dan kedinginan

Ada apa dengannya

Meninggalkan hati untuk dicaci

Baru sekali ini aku melihat karya surga dalam mata seorang hawa

Ada apa dengan cinta

Tapi aku pasti akan kembali

Dalam satu purnama

Untuk mempertanyakan kembali cintanya

Bukan untuknya

Bukan untuk siapa

Tapi untukku

Karena aku ingin kamu


Itu saja

---

Ini adalah puisi yang dituliskan Rangga dalam buku hariannya dan kemudian ia berikan kepada Cinta ketika mereka berpisah di bandara. Puisi penutup yang manis.

Friday, May 13, 2016

Sadar Nggak? Ada Kebiasaan-Kebiasaan Kecil dalam Berbicara yang Sebenarnya Menyebalkan

Di pelajaran sosiologi SMP dulu, dijelaskan bahwa manusia adalah makhluk sosial. Artinya manusia tidak bisa hidup sendiri. Hai kak jomb, apa kabar?. Semoga selalu sehat dan kuat.

Salah satu cara bersosialisasi adalah ngobrol dengan orang lain. Berbicara. Walaupun sekarang ngobrol bisa dilakukan langsung (saat ketemu) atau tidak langsung (via chatting), tapi kali ini aku akan membahas ketika kita ngobrol dengan orang secara langsung.

Walaupun ngobrol ini biasa kita lakukan sehari-hari, kadang sadar nggak sih ada kebiasaan-kebiasaan kecil yang sebenarnya menyebalkan. Mungkin kita nggak sadar karena biasanya kebiasaan ini muncul ketika kita sedang ngobrol sama temen deket. Temen deket kan gitu orangnya, nerima kita apa adanya.

Tapi kayaknya kita perlu sadar diri deh mulai sekarang. Biar paling nggak bisa meminimalisir tingkat nyebelin diri sendiri. Ini nih kebiasaan-kebiasaan kecil dalam berbicara yang sebenarnya menyebalkan versi On The Spot akooh.

1. Bicara dengan suara keras

Akhi: "Tuh, Pak Ponco lewat tuh"

Rifa: "APA? PAK PONCO LEWAT? MANA? MANA?"

Kalau lawan bicara berada di tempat yang agak jauh mungkin wajar kita bicara dengan suara keras. Tapi kalau dia berdiri di samping kita, kita bicara pelan saja sebenarnya sudah terdengar kok.


2. Diminta mengulangi penjelasan yang sama berkali-kali

Budi: "Jadi gini bla bla bla bla bla"

Aya: "Ha?"

Budi "Gini lho bla bla bla bla bla"

Aya: "Apa?"

Budi: "Ngene bla bla bla bla"

Aya: "Gimana tadi?"

Budi: "......" (ambil silet) (buat cukur)

Ini temen lho, bukan mbak-mbak operator telepon. Sedih beta kalau harus ngulangin penjelasan yang sama berkali-kali.


3. Percakapan yang tidak diselesaikan

Disma: "Eh kamu tau nggak, kemarin kan aku ke Amplas"

Fatonah: "Iya, terus?"

Disma: "Terus aku ketemu sama mantan"

Fatonah: "Terus, terus?"

Disma: "Eh, nggak jadi deh"

Fatonah "....." (ambil pisau) (buat motong bebek angsa)

Ini adalah salah satu cara yang sukses bikin orang penasaran, mikir yang aneh-aneh, dan kemudian kesel sendiri.


4. Memotong pembicaraan

Hilma: "Kak, yang kemarin..."

Andri: "Udah, yang kemarin ya kemarin. Nggak usah dipikirin lagi. Pikirin yang ada sekarang aja"

Hilma: "Tapi kak..."

Andri: "Aku tau kok. Aku ngerti perasaan kamu sekarang lagi kalut. Kamu harus kuat. Jalan masih panjang"

Hilma: "Kak, aku cuma mau bilang, yang kemarin kakak pinjem flashdisk ke aku itu sekarang ada virusnya. Data aku pada ilang semua nih"

Andri: "O.. gitu ya. Hehe" (kemudian mlipir)



5. Satu kalimat dibalas satu paragraf

Kalau lagi sesi wawancara sih nggak masalah. Kalau lagi bicara dengan teman, kan rasanya lebih asik pembicaraan yang berimbang, bukan saling mendominasi.

"Kemarin aku udah selesai nonton episode terakhirnya DotS"

"Iya tuh, endingnya happy ya. Ikut seneng deh rasanya. Tapi sayang, kenapa Ye Hwa sama Daniel nggak keliatan ya pas di acara pernikahan. Padahal gaun pengantinnya katanya unik. Kan jadi pengen liat uniknya kayak gimana. Tapi lucu kok. Aku pikir endingnya waktu Kapten Yoo sama dr. Kang di kapal di Urk itu. Bakalan mainstream banget kalo kayak gitu. Untung enggak. Bla bla bla"

"...."



6. Tidak menatap lawan bicara

Menatap lawan bicara adalah salah satu wujud perhatian kita ke seorang tersebut. Walaupun yang terjadi belum tentu demikian. Ada yang matanya melihat ke arah lawan bicara tapi pikirannya ke mana-mana. Ada juga yang sibuk menatap sekitar tapi sebenarnya mendengarkan dengan seksama. Tapi toh nyatanya, kita lebih merasa diperhatikan oleh orang yang menatap kita daripada yang tidak.


7. Ditinggal main gadget

Tidak diperhatikan ketika sedang berbicara dengan orang lain memang menyebalkan. Apalagi kalau lawan bicara malah sibuk main gadget. Walaupun nyatanya dia mendengarkan, tapi tetap saja apa yang kita sampaikan tidak diterima secara utuh karena perhatiannya terbagi.

Sampai-sampai ada lagunya kan tuh, "Pengen tak banting hapemu... la la la". Eh, gimana sih liriknya. Akhi tuh yang ngerti.

---

Aku sadar aku paling sering ngelakuin hal nomor 3. Hal yang bikin temen-temen atau si abang lalu kesel dan bilang, "Mau bilang apa tadi? Bikin penasaran aja". Sebenernya nggak niat bikin penasaran, tapi gimana ya... kadang emang pengen ngomong sesuatu, tapi pas di tengah-tengah mikir, "Eh kayaknya kurang berfaedah deh" jadinya nggak jadi.

Kalo nomer 1, biasanya buat guyonan di kelas aja. Apalagi kalo sama Cuplaxer pas lagi pelajarannya Pak Ponco atau Pak Muiz atau asdos muda. Segala apa yang diomongin Rifa kayaknya perlu dispeaker. Lucu soalnya.

Kalo nomer 7, dulu sering banget kayak gitu. Tapi semenjak dibilangin Abang, jadi ngurangin deh kebiasaan main gadget waktu ketemu orang. Paling sesekali ngecek, balas chat kalo ada orderan olshop atau chat penting. Selebihnya gadget dimasukin lagi.
Di pelajaran sosiologi SMP dulu, dijelaskan bahwa manusia adalah makhluk sosial. Artinya manusia tidak bisa hidup sendiri. Hai kak jomb, apa kabar?. Semoga selalu sehat dan kuat.

Salah satu cara bersosialisasi adalah ngobrol dengan orang lain. Berbicara. Walaupun sekarang ngobrol bisa dilakukan langsung (saat ketemu) atau tidak langsung (via chatting), tapi kali ini aku akan membahas ketika kita ngobrol dengan orang secara langsung.

Walaupun ngobrol ini biasa kita lakukan sehari-hari, kadang sadar nggak sih ada kebiasaan-kebiasaan kecil yang sebenarnya menyebalkan. Mungkin kita nggak sadar karena biasanya kebiasaan ini muncul ketika kita sedang ngobrol sama temen deket. Temen deket kan gitu orangnya, nerima kita apa adanya.

Tapi kayaknya kita perlu sadar diri deh mulai sekarang. Biar paling nggak bisa meminimalisir tingkat nyebelin diri sendiri. Ini nih kebiasaan-kebiasaan kecil dalam berbicara yang sebenarnya menyebalkan versi On The Spot akooh.

1. Bicara dengan suara keras

Akhi: "Tuh, Pak Ponco lewat tuh"

Rifa: "APA? PAK PONCO LEWAT? MANA? MANA?"

Kalau lawan bicara berada di tempat yang agak jauh mungkin wajar kita bicara dengan suara keras. Tapi kalau dia berdiri di samping kita, kita bicara pelan saja sebenarnya sudah terdengar kok.


2. Diminta mengulangi penjelasan yang sama berkali-kali

Budi: "Jadi gini bla bla bla bla bla"

Aya: "Ha?"

Budi "Gini lho bla bla bla bla bla"

Aya: "Apa?"

Budi: "Ngene bla bla bla bla"

Aya: "Gimana tadi?"

Budi: "......" (ambil silet) (buat cukur)

Ini temen lho, bukan mbak-mbak operator telepon. Sedih beta kalau harus ngulangin penjelasan yang sama berkali-kali.


3. Percakapan yang tidak diselesaikan

Disma: "Eh kamu tau nggak, kemarin kan aku ke Amplas"

Fatonah: "Iya, terus?"

Disma: "Terus aku ketemu sama mantan"

Fatonah: "Terus, terus?"

Disma: "Eh, nggak jadi deh"

Fatonah "....." (ambil pisau) (buat motong bebek angsa)

Ini adalah salah satu cara yang sukses bikin orang penasaran, mikir yang aneh-aneh, dan kemudian kesel sendiri.


4. Memotong pembicaraan

Hilma: "Kak, yang kemarin..."

Andri: "Udah, yang kemarin ya kemarin. Nggak usah dipikirin lagi. Pikirin yang ada sekarang aja"

Hilma: "Tapi kak..."

Andri: "Aku tau kok. Aku ngerti perasaan kamu sekarang lagi kalut. Kamu harus kuat. Jalan masih panjang"

Hilma: "Kak, aku cuma mau bilang, yang kemarin kakak pinjem flashdisk ke aku itu sekarang ada virusnya. Data aku pada ilang semua nih"

Andri: "O.. gitu ya. Hehe" (kemudian mlipir)



5. Satu kalimat dibalas satu paragraf

Kalau lagi sesi wawancara sih nggak masalah. Kalau lagi bicara dengan teman, kan rasanya lebih asik pembicaraan yang berimbang, bukan saling mendominasi.

"Kemarin aku udah selesai nonton episode terakhirnya DotS"

"Iya tuh, endingnya happy ya. Ikut seneng deh rasanya. Tapi sayang, kenapa Ye Hwa sama Daniel nggak keliatan ya pas di acara pernikahan. Padahal gaun pengantinnya katanya unik. Kan jadi pengen liat uniknya kayak gimana. Tapi lucu kok. Aku pikir endingnya waktu Kapten Yoo sama dr. Kang di kapal di Urk itu. Bakalan mainstream banget kalo kayak gitu. Untung enggak. Bla bla bla"

"...."



6. Tidak menatap lawan bicara

Menatap lawan bicara adalah salah satu wujud perhatian kita ke seorang tersebut. Walaupun yang terjadi belum tentu demikian. Ada yang matanya melihat ke arah lawan bicara tapi pikirannya ke mana-mana. Ada juga yang sibuk menatap sekitar tapi sebenarnya mendengarkan dengan seksama. Tapi toh nyatanya, kita lebih merasa diperhatikan oleh orang yang menatap kita daripada yang tidak.


7. Ditinggal main gadget

Tidak diperhatikan ketika sedang berbicara dengan orang lain memang menyebalkan. Apalagi kalau lawan bicara malah sibuk main gadget. Walaupun nyatanya dia mendengarkan, tapi tetap saja apa yang kita sampaikan tidak diterima secara utuh karena perhatiannya terbagi.

Sampai-sampai ada lagunya kan tuh, "Pengen tak banting hapemu... la la la". Eh, gimana sih liriknya. Akhi tuh yang ngerti.

---

Aku sadar aku paling sering ngelakuin hal nomor 3. Hal yang bikin temen-temen atau si abang lalu kesel dan bilang, "Mau bilang apa tadi? Bikin penasaran aja". Sebenernya nggak niat bikin penasaran, tapi gimana ya... kadang emang pengen ngomong sesuatu, tapi pas di tengah-tengah mikir, "Eh kayaknya kurang berfaedah deh" jadinya nggak jadi.

Kalo nomer 1, biasanya buat guyonan di kelas aja. Apalagi kalo sama Cuplaxer pas lagi pelajarannya Pak Ponco atau Pak Muiz atau asdos muda. Segala apa yang diomongin Rifa kayaknya perlu dispeaker. Lucu soalnya.

Kalo nomer 7, dulu sering banget kayak gitu. Tapi semenjak dibilangin Abang, jadi ngurangin deh kebiasaan main gadget waktu ketemu orang. Paling sesekali ngecek, balas chat kalo ada orderan olshop atau chat penting. Selebihnya gadget dimasukin lagi.

Wednesday, May 11, 2016

Nonton Hemat di CGV Blitz J-Walk: Promo Beli 1 Gratis 1 Tiket

Kata siapa hari Senin itu hari yang dibenci?. Hari Senin itu justru dinanti-nanti karena kita bisa nomat (nonton hemat) di bioskop, salah satunya di CGV Blitz. Ada 2 bioskop CGV Blitz di Jogja, yaitu di Hartono Mall (Ringroad Utara) dan  JWalk (Babarsari). Keduanya memberikan promo nomat tiap hari Senin.

Di CGV Hartono Mall, promonya beli 2 tiket gratis 1. Sedangkan di CGV JWalk, kita bisa dapat promo beli 1 tiket gratis 1. Tapi promo ini hanya berlaku bagi member. Tenang saja, untuk membuat kartu member gratis kok. Cukup register di web https://www.cgvblitz.com/, lalu isi data dan ambil kartu member langsung di CGV.

Nah, berhubung Senin ini pulang pagi, jadi aku sama Abang nyoba mlipir ke JWalk. Baru pertama kali sih nyobain ke sini. Sayangnya, pas ketemu macet di ringroad karena Pak Presiden lewat. Ketahan di pertigaan UPN sampai 20 menit. Huhu.

CGV Blitz JWalk

Singkat cerita, sampailah kita di JWalk, salah satu mall baru di daerah Babarsari, dekat UAJY. Mall nya masih sepi. Karena banyak stan yang belum buka juga. Kita langsung ke CGV Blitz di lantai 3. Eh ternyata bener, pada ngumpul di bioskop semua. Waak, antriannya panjang banget.

Buat yang males antri, sebenernya kita punya 3 pilihan buat beli tiket:
1) Antri tiket promo (beli 1 gratis 1) di antrian biasa
2) Antri tiket reguler non promo di bagian Concession
3) Self service di komputer yang disediakan di sana (hanya bisa untuk yang punya member card/ Visa Card)

Beli Tiket dan Pilih Tempat Duduk

Setelah sekitar 1 jam, akhirnya sampai juga di depan konter tiket. Ditawarin mbaknya,

"Pilih tempat duduk di mana kak? Mau coba sweet seats di baris A-D? Hanya kena tambahan biaya 5.000 rupiah?"

Aku pikir sweet seats itu tempat duduk yang strategis. Soalnya tempat duduknya kan nggak sepanjang di 21. Di 21 sampai M, sedangkan di CGV sampai J.

Kalo di 21, menurutku tempat duduk paling enak itu di baris D/E nomor 10/11/12 (asumsi baris A di paling belakang), karena jarak kita ke monitor nggak terlalu jauh atau nggak terlalu dekat, dan posisi kita menatap layar pas di tengah. Pernah tu pengalaman nonton dapet tempat duduk di baris E tapi paling ujung. keluar dari bioskop kepala jadi pegel.

Kalo di CGV karena lebih pendek, jadi lebih enak pilih baris A/B (asumsi baris A paling belakang). Tapi ini relatif sih.

Well, aku pilih 2 tiket untuk sweet seats. Kemudian ditanya, "Ada member card?".

Aku ngasih member card ke mbaknya, dan diminta buat masukin pin. Sekedar tips: diinget-inget ya pinnya, jangan kelupaan kayak si Abang.

Dapet deh, 2 tiket Captain America: Civil War dengan bayar Rp 35.000 alias dapet 2 tiket dengan bayar cukup 1 tiket. Ini harganya 35.000 karena aku pilih yang sweet. Berarti kalau di seat reguler cuma 25.000/30.000.



Nunggu Film Tayang

Abis beli tiket, masih ada waktu sekitar 1 jam sampai filmnya main. Kita mau selonjoran dulu karena kaki pegel abis berdiri lama.

Aku akuin, interior di CGV Blitz emang paling keren daripada bioskop-bioskop lain di Jogja. Kita bisa duduk-duduk santai di deket Concession atau di lantai atas. Bisa juga sambil foto-foto emang tempatnya instagramable dan cukup sepi, apalagi di lantai atas.

Spot di Lantai 2 CGV Blitz JWalk

Masuk ke Studio

10 menit sebelum film tayang, kita mampir ke Concession buat beli makan sama minum. Pop corn di CGV cuma ada 2 ukuran, Pop Corn reguler harga 25.000 dan Pop corn big harga 30.000. Yang reguler juga sebenernya gede sih, tapi kalo boleh milih, berharap ada yang ukuran small dengan harga lebih murah kayak di Platinum. Huhu. Untuk minum, soft drink seharga 19.000 ukuran reguler cenderung ke big.

Abis itu, siap buat nonton deh kita.

Baru tau juga kalo di CGV, pemeriksaan tiket ada di front gate, bukan di pintu masuk tiap studio (atau auditoriom, istilah di CGV). Jadi abis dari front gate kita bisa langsung masuk ke studio. Nggak ada mbak-mbak yang ngecek tiket kita. Terus aku mikir, "Ini kalo aku masuk ke studio lain, masalah nggak ya?" Kekeke.

Masuk dari front gate, spotnya masih sama kece kayak di depan. Ada tempat buat duduk-duduk juga di sini. Bahkan lebih sepi daripada yang di depan. Tapi karena udah mepet, jadi aku sama abang langsung masuk aja.

Sampai di dalam, kita nyari tempat duduk. Ketemulah seat D-11/D-12. Pertanyaan tentang sweet seats itu maksudnya apa, akhirnya terjawab. Ternyata sweet seats itu 1 tempat duduk untuk 2 orang alias couple. Uuu.. so sweet. Yang jomblo nonton sendirian mending jangan pesen yang sweet seats yak. Hehe.

Sweet Seat di CGV Blitz Jwalk


Kayak biasa, sebelum film mulai ada iklan-iklan yang ditayangin. Jadwal film yang mau aku tonton main jam 13.40, tapi aku lihat jam udah jam 13.45 tapi masih iklan juga. Nggak on time kayak di bioskop sebelah. Enak buat yang telat jadi nggak ketinggalan banyak, tapi buat yang masuk duluan jadi harus nunggu lebih lama. Sekitar 10/15 menit kemudian baru deh lampu dimatikan. Ruangan udah gelap, jadi... mari nonton :D

Tambahan:
Selain promo beli 1 gratis 1 tiap hari Senin, di CGV juga ada promo lain. Misalnya diskon 20% untuk nonton hari Kamis malam jam 21.00 ke atas, dan promo lainnya.

Kata siapa hari Senin itu hari yang dibenci?. Hari Senin itu justru dinanti-nanti karena kita bisa nomat (nonton hemat) di bioskop, salah satunya di CGV Blitz. Ada 2 bioskop CGV Blitz di Jogja, yaitu di Hartono Mall (Ringroad Utara) dan  JWalk (Babarsari). Keduanya memberikan promo nomat tiap hari Senin.

Di CGV Hartono Mall, promonya beli 2 tiket gratis 1. Sedangkan di CGV JWalk, kita bisa dapat promo beli 1 tiket gratis 1. Tapi promo ini hanya berlaku bagi member. Tenang saja, untuk membuat kartu member gratis kok. Cukup register di web https://www.cgvblitz.com/, lalu isi data dan ambil kartu member langsung di CGV.

Nah, berhubung Senin ini pulang pagi, jadi aku sama Abang nyoba mlipir ke JWalk. Baru pertama kali sih nyobain ke sini. Sayangnya, pas ketemu macet di ringroad karena Pak Presiden lewat. Ketahan di pertigaan UPN sampai 20 menit. Huhu.

CGV Blitz JWalk

Singkat cerita, sampailah kita di JWalk, salah satu mall baru di daerah Babarsari, dekat UAJY. Mall nya masih sepi. Karena banyak stan yang belum buka juga. Kita langsung ke CGV Blitz di lantai 3. Eh ternyata bener, pada ngumpul di bioskop semua. Waak, antriannya panjang banget.

Buat yang males antri, sebenernya kita punya 3 pilihan buat beli tiket:
1) Antri tiket promo (beli 1 gratis 1) di antrian biasa
2) Antri tiket reguler non promo di bagian Concession
3) Self service di komputer yang disediakan di sana (hanya bisa untuk yang punya member card/ Visa Card)

Beli Tiket dan Pilih Tempat Duduk

Setelah sekitar 1 jam, akhirnya sampai juga di depan konter tiket. Ditawarin mbaknya,

"Pilih tempat duduk di mana kak? Mau coba sweet seats di baris A-D? Hanya kena tambahan biaya 5.000 rupiah?"

Aku pikir sweet seats itu tempat duduk yang strategis. Soalnya tempat duduknya kan nggak sepanjang di 21. Di 21 sampai M, sedangkan di CGV sampai J.

Kalo di 21, menurutku tempat duduk paling enak itu di baris D/E nomor 10/11/12 (asumsi baris A di paling belakang), karena jarak kita ke monitor nggak terlalu jauh atau nggak terlalu dekat, dan posisi kita menatap layar pas di tengah. Pernah tu pengalaman nonton dapet tempat duduk di baris E tapi paling ujung. keluar dari bioskop kepala jadi pegel.

Kalo di CGV karena lebih pendek, jadi lebih enak pilih baris A/B (asumsi baris A paling belakang). Tapi ini relatif sih.

Well, aku pilih 2 tiket untuk sweet seats. Kemudian ditanya, "Ada member card?".

Aku ngasih member card ke mbaknya, dan diminta buat masukin pin. Sekedar tips: diinget-inget ya pinnya, jangan kelupaan kayak si Abang.

Dapet deh, 2 tiket Captain America: Civil War dengan bayar Rp 35.000 alias dapet 2 tiket dengan bayar cukup 1 tiket. Ini harganya 35.000 karena aku pilih yang sweet. Berarti kalau di seat reguler cuma 25.000/30.000.



Nunggu Film Tayang

Abis beli tiket, masih ada waktu sekitar 1 jam sampai filmnya main. Kita mau selonjoran dulu karena kaki pegel abis berdiri lama.

Aku akuin, interior di CGV Blitz emang paling keren daripada bioskop-bioskop lain di Jogja. Kita bisa duduk-duduk santai di deket Concession atau di lantai atas. Bisa juga sambil foto-foto emang tempatnya instagramable dan cukup sepi, apalagi di lantai atas.

Spot di Lantai 2 CGV Blitz JWalk

Masuk ke Studio

10 menit sebelum film tayang, kita mampir ke Concession buat beli makan sama minum. Pop corn di CGV cuma ada 2 ukuran, Pop Corn reguler harga 25.000 dan Pop corn big harga 30.000. Yang reguler juga sebenernya gede sih, tapi kalo boleh milih, berharap ada yang ukuran small dengan harga lebih murah kayak di Platinum. Huhu. Untuk minum, soft drink seharga 19.000 ukuran reguler cenderung ke big.

Abis itu, siap buat nonton deh kita.

Baru tau juga kalo di CGV, pemeriksaan tiket ada di front gate, bukan di pintu masuk tiap studio (atau auditoriom, istilah di CGV). Jadi abis dari front gate kita bisa langsung masuk ke studio. Nggak ada mbak-mbak yang ngecek tiket kita. Terus aku mikir, "Ini kalo aku masuk ke studio lain, masalah nggak ya?" Kekeke.

Masuk dari front gate, spotnya masih sama kece kayak di depan. Ada tempat buat duduk-duduk juga di sini. Bahkan lebih sepi daripada yang di depan. Tapi karena udah mepet, jadi aku sama abang langsung masuk aja.

Sampai di dalam, kita nyari tempat duduk. Ketemulah seat D-11/D-12. Pertanyaan tentang sweet seats itu maksudnya apa, akhirnya terjawab. Ternyata sweet seats itu 1 tempat duduk untuk 2 orang alias couple. Uuu.. so sweet. Yang jomblo nonton sendirian mending jangan pesen yang sweet seats yak. Hehe.

Sweet Seat di CGV Blitz Jwalk


Kayak biasa, sebelum film mulai ada iklan-iklan yang ditayangin. Jadwal film yang mau aku tonton main jam 13.40, tapi aku lihat jam udah jam 13.45 tapi masih iklan juga. Nggak on time kayak di bioskop sebelah. Enak buat yang telat jadi nggak ketinggalan banyak, tapi buat yang masuk duluan jadi harus nunggu lebih lama. Sekitar 10/15 menit kemudian baru deh lampu dimatikan. Ruangan udah gelap, jadi... mari nonton :D

Tambahan:
Selain promo beli 1 gratis 1 tiap hari Senin, di CGV juga ada promo lain. Misalnya diskon 20% untuk nonton hari Kamis malam jam 21.00 ke atas, dan promo lainnya.

Tuesday, May 3, 2016

Puisi-Puisi Rangga di AADC 2

Bicara tentang AADC, bicara tentang Cinta dan Rangga, berarti tak bisa lepas dari bicara tentang puisi. Karena puisi mereka bertemu, dengan puisi mereka bersama, dan ada puisi ketika mereka berpisah. Tsah, kenapa aku juga jadi ikutan puitis gini.

Well, di AADC 2, Rangga belum bisa terpisah dari puisi. Sosok penulis yang menciptakan puisi-puisi Rangga adalah seorang penyair bernama Aan Mansyur. Ada 4 puisi yang dibawakan dalam film, tapi bukan dalam versi utuh. 

1. Tidak Ada New York Hari Ini

Ini puisi yang dibacakan ketika Rangga di New York pada awal film. Yang paling mengena adalah bagian

Tidak ada New York hari ini

Tidak ada New York kemarin

Aku sendiri dan tidak berada di sini

Semua orang adalah orang lain

Bahasa Ibu adalah kamar tidurku

Kupeluk tubuh sendiri

Dan Cinta, Kau tak ingin aku

mematikan mata lampu

Jendela terbuka

dan masa lampau memasukiku sebagai angin

Meriang. Meriang. Aku meriang.

Kau yang panas di kening, kau yang dingin dikenang


2. Ketika Ada Yang Bertanya Tentang Cinta



Ketika aku bertanya kepadamu tentang cinta

kau melihat langit membentang lapang

menyerahkan diri untuk dinikmati, tapi menolak untuk dimiliki


Ketika kau bertanya kepadaku tentang cinta, 

aku melihat nasib manusia

terkutuk hidup di bumi

bersama jangkauan lengan mereka yang pendek

dan kemauan mereka yang panjang


Ketika aku bertanya kepadamu tentang cinta,

kau bayangkan aku seekor burung kecil yang murung

bersusah payah terbang mencari tempat sembunyi

dari mata peluru para pemburu


Ketika kau bertanya kepadaku tentang cinta

aku bayangkan kau satu-satunya pohon yang tersisa

kau kesepian dan mematahkan cabang-cabang sendiri


Ketika ada yang bertanya tentang cinta, 

apakah sungguh yang dibutuhkan adalah kemewahan kata-kata

atau cukup ketidaksempurnaan kita?


3. Batas
Gambar dari ikomd.com



Semua perihal diciptakan sebagai batas

Membelah sesuatu dari sesuatu yang lain

Hari ini membelah membatasi besok dan kemarin

Besok batas hari ini dan lusa

Jalan-jalan memisahkan deretan toko dan perpustakaan kota,

bilik penjara, dan kantor wali kota, 

juga rumahku, dan seluruh tempat di mana pernah ada kita

Bandara dan udara memisahkan New York dan Jakarta

Resah di dadamu dan rahasia yang menanti di jantung puisi dipisahkan kata

Begitu pula rindu

Antar pulau dan seorang petualang yang gila

Seperti penjahat dan kebaikan dihalang ruang dan undang-undang

Seorang ayah membelah anak dari ibunya dan sebaliknya

Atau senyummu dinding di antara aku dan ketidakwarasan

Persis segelas kopi tanpa gula pejamkan mimpi dari tidur

Apa kabar hari ini?

Lihat tanda tanya itu 

Jurang antara kebodohan dan keinginanku memilikimu sekali lagi



Di film, puisi ini adalah puisi yang diberikan Rangga untuk Cinta sebagai permintaan maaf. Saat itu, Cinta marah karena pertanyaan Rangga yang terdengar sinis ketika mereka akan berpisah. Ketika mengantar Cinta pulang ke penginapan, Rangga pun meminta maaf dan berjanji untuk memberikan sesuatu kepada Cinta. Puisi ini diberikan Rangga di Klinik Kopi, salah satu kedai kopi di Jogja. 

Kata Rangga, "Puisi ini saya tulis ketika saya di bandara. Jangan dibaca sekarang".

Cinta membaca puisi ini ketika dia sudah tiba di Jakarta.


4. Akhirnya kau hilang


Akhirnya kau pergi dan aku akan menemukanmu di mana-mana

Di udara dingin yang menyusup di bawah pintu

Atau di baris-baris puisi lama yang diterjemahkan dari bahasa

Di sepasang mata gelandangan yang menyerupai jendela berbulan-bulan tidak dibersihkan

Atau di balon warna-warni yang melepaskan diri dari tangan seorang bocah

Akhirnya kau pergi dan aku akan menemukanmu di jalan-jalan

Atau bangku-bangku taman yang kosong

Aku menemukanmu di salju yang menutupi kota

Seperti perpustaan sastra

Aku menemukanmu di gerai-gerai kopi, udara, dan aroma makanan yang keluar atau terlalu matang

Aku menemukanmu berbaring di kamarku yang kosong

Saat aku pulang dengan kamera di kepala

berisi orang-orang pulung yang tidak ku kenal

Kau sedang menyimak lagu yang selalu kau putar

Buku cerita yang belum kelar kau baca

Bertumpuk bagai kayu lapuk di dadaku

Tidak sopan kataku mengerjakan hal-hal tapi tetap kesedihan

Akhirnya kau hilang, kau meninggalkan aku

Dan kenangan ini satu-satunya akar getah yang tersisa
---
(Baca Juga: Puisi-Puisi Ada Apa Dengan Cinta 1 (2002))

31 puisi lengkap karya Aan Mansyur bisa kita baca di buku kumpulan puisi "Tidak Ada New York Hari Ini". Konon kabarnya, buku ini harus cetak ulang di hari pertama rilisnya, 28 April 2016. Wow. Kalau di AADC 1 kita jadi mencari-cari buku "Aku"nya Sumanjaya, di AADC 2 ini kita perlu mencari-cari buku "Tidak Ada New York Hari Ini".
Gambar dari: www.gramedia.com
Toh memang benar, membaca puisi mengasah rasa kita supaya lebih peka.
"Kadang-kadang kau pikir, lebih mudah mencintai semua orang daripada melupakan satu orang. Jika ada seorang terlanjur menyentuh inti jantungmu, mereka yang datang kemudian hanya akan menemukan kemungkinan-kemungkinan"

Bicara tentang AADC, bicara tentang Cinta dan Rangga, berarti tak bisa lepas dari bicara tentang puisi. Karena puisi mereka bertemu, dengan puisi mereka bersama, dan ada puisi ketika mereka berpisah. Tsah, kenapa aku juga jadi ikutan puitis gini.

Well, di AADC 2, Rangga belum bisa terpisah dari puisi. Sosok penulis yang menciptakan puisi-puisi Rangga adalah seorang penyair bernama Aan Mansyur. Ada 4 puisi yang dibawakan dalam film, tapi bukan dalam versi utuh. 

1. Tidak Ada New York Hari Ini

Ini puisi yang dibacakan ketika Rangga di New York pada awal film. Yang paling mengena adalah bagian

Tidak ada New York hari ini

Tidak ada New York kemarin

Aku sendiri dan tidak berada di sini

Semua orang adalah orang lain

Bahasa Ibu adalah kamar tidurku

Kupeluk tubuh sendiri

Dan Cinta, Kau tak ingin aku

mematikan mata lampu

Jendela terbuka

dan masa lampau memasukiku sebagai angin

Meriang. Meriang. Aku meriang.

Kau yang panas di kening, kau yang dingin dikenang


2. Ketika Ada Yang Bertanya Tentang Cinta



Ketika aku bertanya kepadamu tentang cinta

kau melihat langit membentang lapang

menyerahkan diri untuk dinikmati, tapi menolak untuk dimiliki


Ketika kau bertanya kepadaku tentang cinta, 

aku melihat nasib manusia

terkutuk hidup di bumi

bersama jangkauan lengan mereka yang pendek

dan kemauan mereka yang panjang


Ketika aku bertanya kepadamu tentang cinta,

kau bayangkan aku seekor burung kecil yang murung

bersusah payah terbang mencari tempat sembunyi

dari mata peluru para pemburu


Ketika kau bertanya kepadaku tentang cinta

aku bayangkan kau satu-satunya pohon yang tersisa

kau kesepian dan mematahkan cabang-cabang sendiri


Ketika ada yang bertanya tentang cinta, 

apakah sungguh yang dibutuhkan adalah kemewahan kata-kata

atau cukup ketidaksempurnaan kita?


3. Batas
Gambar dari ikomd.com



Semua perihal diciptakan sebagai batas

Membelah sesuatu dari sesuatu yang lain

Hari ini membelah membatasi besok dan kemarin

Besok batas hari ini dan lusa

Jalan-jalan memisahkan deretan toko dan perpustakaan kota,

bilik penjara, dan kantor wali kota, 

juga rumahku, dan seluruh tempat di mana pernah ada kita

Bandara dan udara memisahkan New York dan Jakarta

Resah di dadamu dan rahasia yang menanti di jantung puisi dipisahkan kata

Begitu pula rindu

Antar pulau dan seorang petualang yang gila

Seperti penjahat dan kebaikan dihalang ruang dan undang-undang

Seorang ayah membelah anak dari ibunya dan sebaliknya

Atau senyummu dinding di antara aku dan ketidakwarasan

Persis segelas kopi tanpa gula pejamkan mimpi dari tidur

Apa kabar hari ini?

Lihat tanda tanya itu 

Jurang antara kebodohan dan keinginanku memilikimu sekali lagi



Di film, puisi ini adalah puisi yang diberikan Rangga untuk Cinta sebagai permintaan maaf. Saat itu, Cinta marah karena pertanyaan Rangga yang terdengar sinis ketika mereka akan berpisah. Ketika mengantar Cinta pulang ke penginapan, Rangga pun meminta maaf dan berjanji untuk memberikan sesuatu kepada Cinta. Puisi ini diberikan Rangga di Klinik Kopi, salah satu kedai kopi di Jogja. 

Kata Rangga, "Puisi ini saya tulis ketika saya di bandara. Jangan dibaca sekarang".

Cinta membaca puisi ini ketika dia sudah tiba di Jakarta.


4. Akhirnya kau hilang


Akhirnya kau pergi dan aku akan menemukanmu di mana-mana

Di udara dingin yang menyusup di bawah pintu

Atau di baris-baris puisi lama yang diterjemahkan dari bahasa

Di sepasang mata gelandangan yang menyerupai jendela berbulan-bulan tidak dibersihkan

Atau di balon warna-warni yang melepaskan diri dari tangan seorang bocah

Akhirnya kau pergi dan aku akan menemukanmu di jalan-jalan

Atau bangku-bangku taman yang kosong

Aku menemukanmu di salju yang menutupi kota

Seperti perpustaan sastra

Aku menemukanmu di gerai-gerai kopi, udara, dan aroma makanan yang keluar atau terlalu matang

Aku menemukanmu berbaring di kamarku yang kosong

Saat aku pulang dengan kamera di kepala

berisi orang-orang pulung yang tidak ku kenal

Kau sedang menyimak lagu yang selalu kau putar

Buku cerita yang belum kelar kau baca

Bertumpuk bagai kayu lapuk di dadaku

Tidak sopan kataku mengerjakan hal-hal tapi tetap kesedihan

Akhirnya kau hilang, kau meninggalkan aku

Dan kenangan ini satu-satunya akar getah yang tersisa
---
(Baca Juga: Puisi-Puisi Ada Apa Dengan Cinta 1 (2002))

31 puisi lengkap karya Aan Mansyur bisa kita baca di buku kumpulan puisi "Tidak Ada New York Hari Ini". Konon kabarnya, buku ini harus cetak ulang di hari pertama rilisnya, 28 April 2016. Wow. Kalau di AADC 1 kita jadi mencari-cari buku "Aku"nya Sumanjaya, di AADC 2 ini kita perlu mencari-cari buku "Tidak Ada New York Hari Ini".
Gambar dari: www.gramedia.com
Toh memang benar, membaca puisi mengasah rasa kita supaya lebih peka.
"Kadang-kadang kau pikir, lebih mudah mencintai semua orang daripada melupakan satu orang. Jika ada seorang terlanjur menyentuh inti jantungmu, mereka yang datang kemudian hanya akan menemukan kemungkinan-kemungkinan"

Sunday, May 1, 2016

,

Food Combining, Tips Menaikkan Berat Badan

Manusia emang makhluk yang ribet. Ada yang gemuk, pengen kurus. Ada yang kurus, pengen gemuk. Mungkin karena hal ini, penjual pelangsing-penggemuk-peninggi di Instagram laku keras.

Contoh riilnya adalah aku sama Abang. Bukan, kita bukan penjual pelangsing-penggemuk-peninggi itu. Maksudnya, aku bermasalah buat nurunin berat badan (baca: "Kamu Kurusan Deh Sekarang", Tips Kurus Buat Yang Males Diet), sedangkan Abang bermasalah buat naikin berat badan.

Umumnya, kasus susah naikin berat badan ini dialami sama cowok. Beberapa temen cowok ada yang badannya kurus banget walaupun porsi makan mereka 2 kali lipat porsi makan biasa. Ngajak boros gitu deh. Like I said, faktor gen juga ambil peran di sini. Apalagi aktivitas cowok yang lebih "aktif" daripada cewek, bikin makin banyak kalori dari makanan yang diubah jadi energi, bukan lemak. Oke, ini teori sotoy aja sih sebenernya.

Buat orang-orang yang pengen nurunin berat badan (aku masuk di dalamnya), kita nggak ngerti deh kenapa orang kurus pengen jadi gemuk. Usut punya usut, bagi mereka kurus itu nggak enak dilihat. Biar kelihatan berisi, kata Abang. Biar kokoh. Deu, dedek semen aja sini bang.

Kebalikan dari aku, si Abang yang dulunya kurus, sekarang jadi makin berbobot. Berdasarkan pengakuan dari empunya, berat badan Abang naik 9 kg. Kalo aku sih bakal nangis denger kabar ini, tapi Abang malah seneng. Malah pengen dinaikin lagi biar lebih ideal sama tinggi badan. Huhu.

Ilustrasi

Buat yang pengen naikin berat badan, bisa simak Tips Menaikkan Berat Badan ala-ala ini:

1. OCD (Obsessive Corbuzier's Diet)

OCD ini salah satu metode diet dari Deddy Corbuzier yang populer beberapa tahun yang lalu. Aturan OCD biasanya disebut "Jendela Makan". Jendela makan maksudnya pengaturan waktu makan kita dalam sehari. Kita boleh makan makanan apa aja dalam waktu tertentu (misalnya 18 jam sehari). Sisa waktu yang lain (misalnya 6 jam sehari) kita nggak boleh makan apapun, tapi masih boleh minum minuman bebas kalori kayak air putih, teh tawar.

Bukannya OCD itu buat nurunin berat badan?

Kata Abang, makan banyak belum tentu bisa bikin gemuk. Pola makan yang salah bikin makanan nggak dicerna dengan optimal sama tubuh. Harusnya kan makanan diolah jadi sumber tenaga, jadi otot, jadi daging, bla bla bla (eh maaf ya kalo istilahnya nggak ilmiah). Percuma makan banyak tapi polanya salah, nanti cuma bakal dikeluarin sama tubuh.

Nah, OCD itu bukan diet biar bikin kurus, tapi biar apa yang kita makan diproses optimal sama tubuh. Makanya Deddy Corbuzier nggak jadi kurus kan, tapi jadi "mbentuk". Seperti ituhh.

Tapi sekarang Abang udah nggak COD lagi. Hal ini berhubung ada seseorang yang hadir ke kehidupannya dan sering banget ngajakin makan bareng. Jadilah Abang beralih ke Food Combining.

2. Food Combining

Lain dengan OCD, Food Combining (FC) ini mengarahkan kita untuk mengatur apa yang kita makan. Persamaannya adalah, sama-sama untuk mengoptimalkan pencernaan makanan di tubuh. 

Di artikel-artikel yang aku baca ada banyak penjelasan tentang FC, yang aku garis bawahi:

- Ada 3 fase di sistem pencernaan tubuh kita, fase pencernaan (12.00 - 20.00), fase penyerapan sari makanan (20.00 - 04.00), fase pembuangan (04.00 - 12.00). 


Food combining adalah sebuah konsep yang mengacu pada fakta bahwa setiap kelompok makanan memiliki waktu cerna dan serap yang berbeda-beda.


- Di tubuh kita, berlaku juga konsep asam dan basa. Rentang skala (dalam pH) adalah 1-14, skala 1 bersifat asam, skala 14 berarti basa. Tubuh yang sehat memiliki pH 7,35 - 7,45. 

Food combining adalah menu makan yang bebas untuk kita pilih, namun kita harus memperhatikan keseimbangan asam dan basa. Makanan pembentuk basa misalnya buah dan sayuran (protein nabati), makanan pembentuk basa contohnya nasi (karbohidrat) dan daging (protein hewani). 

Supaya asam dan basa dalam tubuh kita seimbang, maka kita perlu memperhatikan kombinasi menu makan kita. Kombinasi serasi: karbohidrat + protein nabati atau protein hewani + protein nabati. Kombinasi tidak serasi: karbohidrat + protein hewani + protein nabati. Kenapa bisa tidak serasi?

Ketika kita makan yang dominan karbohidrat dan protein hewani, maka sistem pencernaan tubuh akan kesulitan. Enzim amilase (berfungsi memecah karbohidrat) akan berhenti saat enzim pepsin (berfungsi memecah protein) dikeluarkan. Akibatnya karbohidrat tidak tercerna dengan baik dan hanya menjadi sampah metabolisme.

Nah, buat yang bertanya-tanya, "Kok aku makan banyak tapi nggak gendut-gendut juga?". Bisa jadi pola makannya tuh yang salah.

3. Minum Susu

Buat mendukung naiknya berat badan, Abang juga minum susu. Susu yang iklannya mas-mas berotot itu lho. Waktu aku tanya, "Emang harus ya minum susu yg itu?. Kalo minum susu bendera aja gimana?" (niatnya kan biar irit gitu)

Jawab abang, "Tiap susu kan beda kandungannya, kalo susu bendera itu cuma buat minuman biasa aja, kalo susu beruang, biasanya buat netralisir badan yang sakit, tapi ati-ati kalo minum susu beruang, kita bisa mules abis minum soalnya tubuh kita ga bisa mencerna susu beruang, jadi bakal dikeluarin. Nah kalo susu yg aku minum ini, buat nambahin massa otot"

"....." (angguk-angguk) (biar cepet kelar)

4.Olahraga


Katanya, biar massa otot bertambah maka kita butuh olahraga. Massa otot ini beda dengan massa lemak. Walaupun sama-sama bikin berat badan tubuh naik, tapi massa otot bikin tubuh lebih "kencang", kalo massa lemak bikin tubuh makin... yaa gitu deh, ga tega ngomongnya.


5. Makan Malam di Atas Jam 8


Kebalikan dari yang mau nurunin berat badan, yang disarankan buat nggak makan malam di atas jam 6 sore. Coba deh justru banyakin makan malam. Soalnya kalo makan malam-malam, kita kan nggak banyak beraktivitas di malam hari jadinya makanan nggak diubah jadi energi tapi jadi daging. Kekeke


Eniwei, aku pribadi nyaranin makan malam itu maksimal 3 jam sebelum kita tidur. Kalo nggak kasian pencernaan kita. Pencernaannya jadi nggak optimal karena kita tidur.


6. Bahagia


Iya, bahagia. Kan ada istilah kekinian tu, "orang bahagia susah kurusnya". Makanya, jadilah bahagia biar nggak  kurus lagi.

Manusia emang makhluk yang ribet. Ada yang gemuk, pengen kurus. Ada yang kurus, pengen gemuk. Mungkin karena hal ini, penjual pelangsing-penggemuk-peninggi di Instagram laku keras.

Contoh riilnya adalah aku sama Abang. Bukan, kita bukan penjual pelangsing-penggemuk-peninggi itu. Maksudnya, aku bermasalah buat nurunin berat badan (baca: "Kamu Kurusan Deh Sekarang", Tips Kurus Buat Yang Males Diet), sedangkan Abang bermasalah buat naikin berat badan.

Umumnya, kasus susah naikin berat badan ini dialami sama cowok. Beberapa temen cowok ada yang badannya kurus banget walaupun porsi makan mereka 2 kali lipat porsi makan biasa. Ngajak boros gitu deh. Like I said, faktor gen juga ambil peran di sini. Apalagi aktivitas cowok yang lebih "aktif" daripada cewek, bikin makin banyak kalori dari makanan yang diubah jadi energi, bukan lemak. Oke, ini teori sotoy aja sih sebenernya.

Buat orang-orang yang pengen nurunin berat badan (aku masuk di dalamnya), kita nggak ngerti deh kenapa orang kurus pengen jadi gemuk. Usut punya usut, bagi mereka kurus itu nggak enak dilihat. Biar kelihatan berisi, kata Abang. Biar kokoh. Deu, dedek semen aja sini bang.

Kebalikan dari aku, si Abang yang dulunya kurus, sekarang jadi makin berbobot. Berdasarkan pengakuan dari empunya, berat badan Abang naik 9 kg. Kalo aku sih bakal nangis denger kabar ini, tapi Abang malah seneng. Malah pengen dinaikin lagi biar lebih ideal sama tinggi badan. Huhu.

Ilustrasi

Buat yang pengen naikin berat badan, bisa simak Tips Menaikkan Berat Badan ala-ala ini:

1. OCD (Obsessive Corbuzier's Diet)

OCD ini salah satu metode diet dari Deddy Corbuzier yang populer beberapa tahun yang lalu. Aturan OCD biasanya disebut "Jendela Makan". Jendela makan maksudnya pengaturan waktu makan kita dalam sehari. Kita boleh makan makanan apa aja dalam waktu tertentu (misalnya 18 jam sehari). Sisa waktu yang lain (misalnya 6 jam sehari) kita nggak boleh makan apapun, tapi masih boleh minum minuman bebas kalori kayak air putih, teh tawar.

Bukannya OCD itu buat nurunin berat badan?

Kata Abang, makan banyak belum tentu bisa bikin gemuk. Pola makan yang salah bikin makanan nggak dicerna dengan optimal sama tubuh. Harusnya kan makanan diolah jadi sumber tenaga, jadi otot, jadi daging, bla bla bla (eh maaf ya kalo istilahnya nggak ilmiah). Percuma makan banyak tapi polanya salah, nanti cuma bakal dikeluarin sama tubuh.

Nah, OCD itu bukan diet biar bikin kurus, tapi biar apa yang kita makan diproses optimal sama tubuh. Makanya Deddy Corbuzier nggak jadi kurus kan, tapi jadi "mbentuk". Seperti ituhh.

Tapi sekarang Abang udah nggak COD lagi. Hal ini berhubung ada seseorang yang hadir ke kehidupannya dan sering banget ngajakin makan bareng. Jadilah Abang beralih ke Food Combining.

2. Food Combining

Lain dengan OCD, Food Combining (FC) ini mengarahkan kita untuk mengatur apa yang kita makan. Persamaannya adalah, sama-sama untuk mengoptimalkan pencernaan makanan di tubuh. 

Di artikel-artikel yang aku baca ada banyak penjelasan tentang FC, yang aku garis bawahi:

- Ada 3 fase di sistem pencernaan tubuh kita, fase pencernaan (12.00 - 20.00), fase penyerapan sari makanan (20.00 - 04.00), fase pembuangan (04.00 - 12.00). 


Food combining adalah sebuah konsep yang mengacu pada fakta bahwa setiap kelompok makanan memiliki waktu cerna dan serap yang berbeda-beda.


- Di tubuh kita, berlaku juga konsep asam dan basa. Rentang skala (dalam pH) adalah 1-14, skala 1 bersifat asam, skala 14 berarti basa. Tubuh yang sehat memiliki pH 7,35 - 7,45. 

Food combining adalah menu makan yang bebas untuk kita pilih, namun kita harus memperhatikan keseimbangan asam dan basa. Makanan pembentuk basa misalnya buah dan sayuran (protein nabati), makanan pembentuk basa contohnya nasi (karbohidrat) dan daging (protein hewani). 

Supaya asam dan basa dalam tubuh kita seimbang, maka kita perlu memperhatikan kombinasi menu makan kita. Kombinasi serasi: karbohidrat + protein nabati atau protein hewani + protein nabati. Kombinasi tidak serasi: karbohidrat + protein hewani + protein nabati. Kenapa bisa tidak serasi?

Ketika kita makan yang dominan karbohidrat dan protein hewani, maka sistem pencernaan tubuh akan kesulitan. Enzim amilase (berfungsi memecah karbohidrat) akan berhenti saat enzim pepsin (berfungsi memecah protein) dikeluarkan. Akibatnya karbohidrat tidak tercerna dengan baik dan hanya menjadi sampah metabolisme.

Nah, buat yang bertanya-tanya, "Kok aku makan banyak tapi nggak gendut-gendut juga?". Bisa jadi pola makannya tuh yang salah.

3. Minum Susu

Buat mendukung naiknya berat badan, Abang juga minum susu. Susu yang iklannya mas-mas berotot itu lho. Waktu aku tanya, "Emang harus ya minum susu yg itu?. Kalo minum susu bendera aja gimana?" (niatnya kan biar irit gitu)

Jawab abang, "Tiap susu kan beda kandungannya, kalo susu bendera itu cuma buat minuman biasa aja, kalo susu beruang, biasanya buat netralisir badan yang sakit, tapi ati-ati kalo minum susu beruang, kita bisa mules abis minum soalnya tubuh kita ga bisa mencerna susu beruang, jadi bakal dikeluarin. Nah kalo susu yg aku minum ini, buat nambahin massa otot"

"....." (angguk-angguk) (biar cepet kelar)

4.Olahraga


Katanya, biar massa otot bertambah maka kita butuh olahraga. Massa otot ini beda dengan massa lemak. Walaupun sama-sama bikin berat badan tubuh naik, tapi massa otot bikin tubuh lebih "kencang", kalo massa lemak bikin tubuh makin... yaa gitu deh, ga tega ngomongnya.


5. Makan Malam di Atas Jam 8


Kebalikan dari yang mau nurunin berat badan, yang disarankan buat nggak makan malam di atas jam 6 sore. Coba deh justru banyakin makan malam. Soalnya kalo makan malam-malam, kita kan nggak banyak beraktivitas di malam hari jadinya makanan nggak diubah jadi energi tapi jadi daging. Kekeke


Eniwei, aku pribadi nyaranin makan malam itu maksimal 3 jam sebelum kita tidur. Kalo nggak kasian pencernaan kita. Pencernaannya jadi nggak optimal karena kita tidur.


6. Bahagia


Iya, bahagia. Kan ada istilah kekinian tu, "orang bahagia susah kurusnya". Makanya, jadilah bahagia biar nggak  kurus lagi.