Sunday, March 31, 2013

Sedikit Tentang Pendidik

Setiap tempat adalah sekolah, setiap hal adalah ilmu, dan setiap orang sejatinya adalah guru.
- entah siapa yang pertama kali menyampaikan ini -
Setiap tempat adalah sekolah, setiap hal adalah ilmu, dan setiap orang sejatinya adalah guru.
- entah siapa yang pertama kali menyampaikan ini -

Saturday, March 16, 2013

Kehilangan

Akhir-akhir ini aku merasa tidak fokus, sering membuat kesalahan, waktu sepertinya terasa amat sesak, teman-teman yang ada di dekat ku terasa jauh karena cerita-cerita tentang kehidupan mereka yang berbeda, rumah yang bisa sebenarnya dilalui hanya dengan ratusan kilo pun rasanya ada di belahan dunia lain yang tak terjamah, jarang juga bisa berjumpa dengan keluarga. 

Kata salah seorang teman, saat kita ikut 'ini', kita akan kehilangan banyak hal, seperti cinta (ecieeh), teman, waktu bersama keluarga, waktu luang, dll. Sepertinya itu benar. Aku merasa banyak yang berubah dan berbeda setelah aku ikut 'ini'. Entahlah, banyak yang hilang, dan banyak juga yang datang. Rasanya tidak bisa untuk ditimbang lebih banyak mana antara keduanya. Jadi saat aku ingin mundur, aku teringat akan hal-hal lain yang membuat aku ingin maju lagi. Ketika aku terlalu maju ke depan, aku tersadar lagi untuk mundur teratur agar lebih seimbang. Sesuatu yang berlebihan itu tidak baik, bukan.

Apa yang aku jalani sekarang, adalah konsekuensi dari keputusan ku yang telah lalu. Coba lihat saja akan jadi seperti apakah aku setahun ke depan. Aku yakin ini bukan keputusan yang salah. Saat aku kehilangan, bisa jadi akan ada hal lain yang datang menggantikannya. Bisa jadi :)
Akhir-akhir ini aku merasa tidak fokus, sering membuat kesalahan, waktu sepertinya terasa amat sesak, teman-teman yang ada di dekat ku terasa jauh karena cerita-cerita tentang kehidupan mereka yang berbeda, rumah yang bisa sebenarnya dilalui hanya dengan ratusan kilo pun rasanya ada di belahan dunia lain yang tak terjamah, jarang juga bisa berjumpa dengan keluarga. 

Kata salah seorang teman, saat kita ikut 'ini', kita akan kehilangan banyak hal, seperti cinta (ecieeh), teman, waktu bersama keluarga, waktu luang, dll. Sepertinya itu benar. Aku merasa banyak yang berubah dan berbeda setelah aku ikut 'ini'. Entahlah, banyak yang hilang, dan banyak juga yang datang. Rasanya tidak bisa untuk ditimbang lebih banyak mana antara keduanya. Jadi saat aku ingin mundur, aku teringat akan hal-hal lain yang membuat aku ingin maju lagi. Ketika aku terlalu maju ke depan, aku tersadar lagi untuk mundur teratur agar lebih seimbang. Sesuatu yang berlebihan itu tidak baik, bukan.

Apa yang aku jalani sekarang, adalah konsekuensi dari keputusan ku yang telah lalu. Coba lihat saja akan jadi seperti apakah aku setahun ke depan. Aku yakin ini bukan keputusan yang salah. Saat aku kehilangan, bisa jadi akan ada hal lain yang datang menggantikannya. Bisa jadi :)

Wednesday, March 6, 2013

,

Hip Hip Hore Himanika


Bingung mau ngasih judul apa, tapi berhubung kemarin di sms undangan dari mas Bait selaku tuan rumah pake pembuka salam Hip Hip Hore jadi ya dipake aja deh. Acara yang simpel kok, kumpul bareng lintas angkatan yang dulu pernah bergabung di Himanika. Makan bareng adalah cara yang selalu paling efektif dan menyenangkan untuk dilakukan bersama. Walaupun tidak semua keluarga besar Himanika kumpul, tapi cukup ramai kok. Yang datang mulai dari angkatan 2007 (Himanika 2009) sampai angkatan 2011 (Himanika 2013). Di antara kakak-kakak angkatan, kami merasa menjadi yang paling muda dan paling imut #eh, haha.

Betewe, rumahnya mas Bait bikin ngiler. Strategis dan nyaman banget. Two thumbs up deh. Semoga acara hari Selasa (5/3) kemarin ini bisa ada lagi. Kemarin nggak begitu menikmati soalnya kebayang-bayang tugas yang deadline nya malam itu juga.  Semoga lain kali ada kesempatan yang jauh lebih selo dan lebih rame lagi.




Bingung mau ngasih judul apa, tapi berhubung kemarin di sms undangan dari mas Bait selaku tuan rumah pake pembuka salam Hip Hip Hore jadi ya dipake aja deh. Acara yang simpel kok, kumpul bareng lintas angkatan yang dulu pernah bergabung di Himanika. Makan bareng adalah cara yang selalu paling efektif dan menyenangkan untuk dilakukan bersama. Walaupun tidak semua keluarga besar Himanika kumpul, tapi cukup ramai kok. Yang datang mulai dari angkatan 2007 (Himanika 2009) sampai angkatan 2011 (Himanika 2013). Di antara kakak-kakak angkatan, kami merasa menjadi yang paling muda dan paling imut #eh, haha.

Betewe, rumahnya mas Bait bikin ngiler. Strategis dan nyaman banget. Two thumbs up deh. Semoga acara hari Selasa (5/3) kemarin ini bisa ada lagi. Kemarin nggak begitu menikmati soalnya kebayang-bayang tugas yang deadline nya malam itu juga.  Semoga lain kali ada kesempatan yang jauh lebih selo dan lebih rame lagi.



,

Raker BEM KM UNY 2013

Kalau minggu lalu ada raker Hima, nah minggu ini aku ikut raker BEM KM UNY 2013. Sayangnya karena ada jadwal pembekalan PI juga di Fakultas sampai sore, jadilah kita pengurus yang dari jurusan elektronika nggak bisa ikut dari awal dan baru bisa menyusul setelah agenda pembekalan PI. Bebarengan berenam, ada aku, Arif, Ari, Divin, Nugroho (Mesin) dan mbak Novi (Boga) kita naik motor dari kampus dan sampai sana waktu Maghrib. Di sana sudah ramai oleh teman-teman pengurus yang lain. Tepat sekali kami datang di saat akan sholat Maghrib berjamaah. 

Kami pun ikut sholat berjamaah. Usai sholat, kami makan bersama diselingi oleh obrolan antar pengurus. Senang sekali di sana aku disambut dengan hangat oleh Mbak Rina, kadept ku. Hehe. Surprise juga waktu bertemu mas Lilik. Ternyata mas Lilik adalah tamu yang diundang sebagai perwakilan DPM KM. Cia cia cia. Perwakilan DPM KM masuk untuk memberikan sedikit perkenalan kepada kita sebagai sahabat legislatif. Sayang yang menyampaikan bukan mas Lilik. Padahal aku penasaran kira-kira kalau mas Lilik yang bicara akan jadi seperti apa ya. Setelah itu dilanjutkan sholat Isya berjamaah dan acara Raker.

Berhubung departemen ku yaitu Dalam Negeri (Dagri) ternyata sudah presentasi sebelum aku datang tadi, jadi aku cukup jadi penyimak. Tapi sepertinya aku bukan penyimak yang baik karena ngantuk sekali rasanya. Maklum, agenda pagi tadi pun sebenarnya bisa dikategorikan sebagai acara yang mengantukkan. Jan. Beberapa kali sempat curi-curi kesempatan untuk merem sejenak. Hehe. Cukup kesepian karena tidak ada Aya ataupun Tisha seperti saat raker hima kemarin. Eh, eling, eling, ini beda ranahan. Hehe

Satu persatu departemen mulai dari PSDM, Pelpu, Kastrat, Kominfo, Deplu, dan yang terakhir yaitu Sospol. Setelah itu, mas Iman masuk menyampaikan kata-kata yang bikin kita semangat lagi. Sebelum pukul 24.00 Raker selesai dan kita masuk ke kamar untuk istirahat.

***

Esok paginya setelah ini itu layaknya rutinitas pagi seperti biasa, acara dilanjutkan dengan main ke pantai. Owh iya, raker kita dilaksakan di wisma Anoman daerah pantai Parangtritis. Jarak dari wisma ke pantai cukup dekat. Kita ke pantai cukup dengan jogging bersama.

Di pantai, kita sedikit pemanasan yang dipimpin oleh salah satu pengurus yang kebetulan dari FIK, foto bersama, dan main game. Ada 2 game yang kita mainkan, yang pertama yaitu "meruwetkan tali" dan yang kedua yaitu "blow in blow". Semua permainan seru dan asik. Apalagi saat diisi oleh mas Thoriq yang entah kenapa saat itu berubah jadi begitu konyol. Setelah bermain bersama mas Thoriq, kita bermain bersama mas Iman di mana kita dapat tantangan untuk membuat istana dari pasir. Penuh makna dan filosofi. Lagi-lagi mas Thoriq dengan konyolnya malah berputar-putar di antara pengurus yang tengah membangun istana pasir. Membuat jalan tol untuk menghubungkan semua istana, kata mas Thoriq. Dan pagi di pantai itu pun ditutup dengan bermain air di pantai. Teman-teman yang lain berbasah-basahan, sedangkan aku cukup menonton saja. Hehe.

Pulang dari pantai kita bersih-bersih, beres-beres, kumpul, fiksasi proker, tukar kado, makan bareng, sholat berjamaah dan penutupan. Sehari yang hebat bersama orang-orang hebat pun berakhir. Saatnya pulang ke Yogya lagi.

BEM KM UNY 2013, Semangat Menginspirasi !
Kalau minggu lalu ada raker Hima, nah minggu ini aku ikut raker BEM KM UNY 2013. Sayangnya karena ada jadwal pembekalan PI juga di Fakultas sampai sore, jadilah kita pengurus yang dari jurusan elektronika nggak bisa ikut dari awal dan baru bisa menyusul setelah agenda pembekalan PI. Bebarengan berenam, ada aku, Arif, Ari, Divin, Nugroho (Mesin) dan mbak Novi (Boga) kita naik motor dari kampus dan sampai sana waktu Maghrib. Di sana sudah ramai oleh teman-teman pengurus yang lain. Tepat sekali kami datang di saat akan sholat Maghrib berjamaah. 

Kami pun ikut sholat berjamaah. Usai sholat, kami makan bersama diselingi oleh obrolan antar pengurus. Senang sekali di sana aku disambut dengan hangat oleh Mbak Rina, kadept ku. Hehe. Surprise juga waktu bertemu mas Lilik. Ternyata mas Lilik adalah tamu yang diundang sebagai perwakilan DPM KM. Cia cia cia. Perwakilan DPM KM masuk untuk memberikan sedikit perkenalan kepada kita sebagai sahabat legislatif. Sayang yang menyampaikan bukan mas Lilik. Padahal aku penasaran kira-kira kalau mas Lilik yang bicara akan jadi seperti apa ya. Setelah itu dilanjutkan sholat Isya berjamaah dan acara Raker.

Berhubung departemen ku yaitu Dalam Negeri (Dagri) ternyata sudah presentasi sebelum aku datang tadi, jadi aku cukup jadi penyimak. Tapi sepertinya aku bukan penyimak yang baik karena ngantuk sekali rasanya. Maklum, agenda pagi tadi pun sebenarnya bisa dikategorikan sebagai acara yang mengantukkan. Jan. Beberapa kali sempat curi-curi kesempatan untuk merem sejenak. Hehe. Cukup kesepian karena tidak ada Aya ataupun Tisha seperti saat raker hima kemarin. Eh, eling, eling, ini beda ranahan. Hehe

Satu persatu departemen mulai dari PSDM, Pelpu, Kastrat, Kominfo, Deplu, dan yang terakhir yaitu Sospol. Setelah itu, mas Iman masuk menyampaikan kata-kata yang bikin kita semangat lagi. Sebelum pukul 24.00 Raker selesai dan kita masuk ke kamar untuk istirahat.

***

Esok paginya setelah ini itu layaknya rutinitas pagi seperti biasa, acara dilanjutkan dengan main ke pantai. Owh iya, raker kita dilaksakan di wisma Anoman daerah pantai Parangtritis. Jarak dari wisma ke pantai cukup dekat. Kita ke pantai cukup dengan jogging bersama.

Di pantai, kita sedikit pemanasan yang dipimpin oleh salah satu pengurus yang kebetulan dari FIK, foto bersama, dan main game. Ada 2 game yang kita mainkan, yang pertama yaitu "meruwetkan tali" dan yang kedua yaitu "blow in blow". Semua permainan seru dan asik. Apalagi saat diisi oleh mas Thoriq yang entah kenapa saat itu berubah jadi begitu konyol. Setelah bermain bersama mas Thoriq, kita bermain bersama mas Iman di mana kita dapat tantangan untuk membuat istana dari pasir. Penuh makna dan filosofi. Lagi-lagi mas Thoriq dengan konyolnya malah berputar-putar di antara pengurus yang tengah membangun istana pasir. Membuat jalan tol untuk menghubungkan semua istana, kata mas Thoriq. Dan pagi di pantai itu pun ditutup dengan bermain air di pantai. Teman-teman yang lain berbasah-basahan, sedangkan aku cukup menonton saja. Hehe.

Pulang dari pantai kita bersih-bersih, beres-beres, kumpul, fiksasi proker, tukar kado, makan bareng, sholat berjamaah dan penutupan. Sehari yang hebat bersama orang-orang hebat pun berakhir. Saatnya pulang ke Yogya lagi.

BEM KM UNY 2013, Semangat Menginspirasi !

Pembekalan PI

Sabtu, 2 Maret 2013 @Aula KPLT FT UNY pukul 07.00 s.d. 16.00 WIB : Pembekalan Praktek Industri  2013 untuk mahasiswa Jurusan Pendidikan Teknik Elektronika bersama Pak Putu, Pak Putut dan Pak Munir.

Sabtu, 2 Maret 2013 @Aula KPLT FT UNY pukul 07.00 s.d. 16.00 WIB : Pembekalan Praktek Industri  2013 untuk mahasiswa Jurusan Pendidikan Teknik Elektronika bersama Pak Putu, Pak Putut dan Pak Munir.

Masa Lalu

Apa yang telah kita lalui, katakanlah itu sebagai masa lalu.
Masa lalu.. ah, rasanya ada berjuta masa lalu yang tertinggal di belakang.
Ada masa lalu yang cukup kita ingat saja sebagai kenangan.
Ada masa lalu yang baik untuk kita jadikan pelajaran.
Dan ada masa lalu yang mau tak mau harus dilupakan.

Masa lalu.. tanpamu entah jadi seperti apa aku sekarang. Tapi tanpamu juga aku tetap akan menjalani masa depanku, bukan ?

Untuk masa lalu yang itu, aku telah tutup buku.
Apa yang telah kita lalui, katakanlah itu sebagai masa lalu.
Masa lalu.. ah, rasanya ada berjuta masa lalu yang tertinggal di belakang.
Ada masa lalu yang cukup kita ingat saja sebagai kenangan.
Ada masa lalu yang baik untuk kita jadikan pelajaran.
Dan ada masa lalu yang mau tak mau harus dilupakan.

Masa lalu.. tanpamu entah jadi seperti apa aku sekarang. Tapi tanpamu juga aku tetap akan menjalani masa depanku, bukan ?

Untuk masa lalu yang itu, aku telah tutup buku.

Aku Bisa Apa

Menghabiskan waktu untuk diriku sendiri saja masih terasa sulit, sepertinya aku belum sanggup untuk berbagi waktu dengan orang lain. Jadi, biar saja seperti ini dulu. Aku bisa apa ?. Paling tidak, aku bisa menunggu. Aku yakin waktu yang tepat itu akan tiba. Aku yakin.
Menghabiskan waktu untuk diriku sendiri saja masih terasa sulit, sepertinya aku belum sanggup untuk berbagi waktu dengan orang lain. Jadi, biar saja seperti ini dulu. Aku bisa apa ?. Paling tidak, aku bisa menunggu. Aku yakin waktu yang tepat itu akan tiba. Aku yakin.