Saturday, October 26, 2019

3 Keuntungan Mengikuti Tes Bahasa Inggris Online di EF


Adakah yang pernah mengikuti tes bahasa Inggris di lembaga kursus?. 

Beberapa teman saat kuliah dulu kalang kabut mengikuti tes bahasa Inggris untuk mendapatkan sertifikat yang diperlukan sebagai syarat kelulusan. Sertifikat kecakapan berbahasa Inggris memang sekarang kerap dijadikan syarat untuk kebutuhan tertentu, misalnya di dunia akademik ataupun pekerjaan.  

Pada umumnya, berbagai lembaga kursus bahasa inggris mengadakan sesi tes pada setiap sesi akhir pembelajaran yang mereka adakan. Fungsi dari tes ini adalah untuk mengetahui sejauh mana kemampuan dan juga pemahaman para peserta kursus terhadap pembelajaran dan juga pelatihan bahasa inggris yang diberikan.

Pengadaan tes ini juga dilakukan pada lembaga kursus English First (EF). Namun bagi Anda yang tidak memiliki waktu luang yang banyak tes EF online dapat menjadi pilihan. Pengadaan tes ini biasanya dipilih oleh para karyawan yang memiliki jam kerja yang sangat padat. Berikut akan dijelaskan beberapa keuntungan yang bisa didapatkan dari tes ini.

Tes bahasa Inggris online. Pic from Pixabay.


Waktu yang Cepat

Tes online yang diselenggarakan EF memberikan banyak keuntungan. Keuntungan yang pertama yaitu waktu pengerjaan yang lebih cepat. Hanya dengan waktu tes 50 menit dan waktu pemeriksaan selama 15 menit maka Anda sudah bisa melakukan tes dan mendapatkan hasil nilai dari tes yang telah dilakukan.

Setara dengan TOEFL

Keunggulan dan kelebihan lain yang bisa didapatkan dari tes yang diadakan oleh lembaga kursus ini adalah materinya yang setara dengan TOEFL. Dengan adanya kesamaan materi dan teori dengan TOEFL, Anda tentunya akan terbiasa dengan tes TOEFL  yang nantinya akan dilakukan.

Gampang diakses

Kelebihan lain yang bisa dilakukan dari adanya tes ini adalah kemudahan dalam mengakses berbagai materi yang akan diujikan. Dengan begitu walaupun dilakukan secara online, Anda tidak akan kesulitan dalam mengerjakannya karena tes ini sangat mudah untuk diakses melalui internet.

Diakui secara internasional

EF merupakan salah satu lebaga kursus yang sudah memiliki banyak cabang di berbagai belahan dunia. Oleh karena itu tidak heran bila sertifikat hasil tes online yang dilakukan di lembaga ini akan mendapatkan sertifikasi secara international.

Demikianlah beberapa keuntungan yang bisa Anda dapatkan jika melakukan tes secara online melalui lembaga kursus EF. Bagi Anda para karyawan yang ingin menjalani kursus bahasa inggris, maka memilih bimbel untuk karyawan juga bisa dilakukan di lembaga ini.

Adanya kemudahan dan juga kenyamanan dalam setiap penyampaian metode menjadikan proses belajar bahasa inggris menjadi lebih mudah. Kebebasan dalam memilih kelas sesuai dengan waktu luang tentunya tidak akan memberatkan Anda dalam berlatih bahasa inggris.

Adakah yang pernah mengikuti tes bahasa Inggris di lembaga kursus?. 

Beberapa teman saat kuliah dulu kalang kabut mengikuti tes bahasa Inggris untuk mendapatkan sertifikat yang diperlukan sebagai syarat kelulusan. Sertifikat kecakapan berbahasa Inggris memang sekarang kerap dijadikan syarat untuk kebutuhan tertentu, misalnya di dunia akademik ataupun pekerjaan.  

Pada umumnya, berbagai lembaga kursus bahasa inggris mengadakan sesi tes pada setiap sesi akhir pembelajaran yang mereka adakan. Fungsi dari tes ini adalah untuk mengetahui sejauh mana kemampuan dan juga pemahaman para peserta kursus terhadap pembelajaran dan juga pelatihan bahasa inggris yang diberikan.

Pengadaan tes ini juga dilakukan pada lembaga kursus English First (EF). Namun bagi Anda yang tidak memiliki waktu luang yang banyak tes EF online dapat menjadi pilihan. Pengadaan tes ini biasanya dipilih oleh para karyawan yang memiliki jam kerja yang sangat padat. Berikut akan dijelaskan beberapa keuntungan yang bisa didapatkan dari tes ini.

Tes bahasa Inggris online. Pic from Pixabay.


Waktu yang Cepat

Tes online yang diselenggarakan EF memberikan banyak keuntungan. Keuntungan yang pertama yaitu waktu pengerjaan yang lebih cepat. Hanya dengan waktu tes 50 menit dan waktu pemeriksaan selama 15 menit maka Anda sudah bisa melakukan tes dan mendapatkan hasil nilai dari tes yang telah dilakukan.

Setara dengan TOEFL

Keunggulan dan kelebihan lain yang bisa didapatkan dari tes yang diadakan oleh lembaga kursus ini adalah materinya yang setara dengan TOEFL. Dengan adanya kesamaan materi dan teori dengan TOEFL, Anda tentunya akan terbiasa dengan tes TOEFL  yang nantinya akan dilakukan.

Gampang diakses

Kelebihan lain yang bisa dilakukan dari adanya tes ini adalah kemudahan dalam mengakses berbagai materi yang akan diujikan. Dengan begitu walaupun dilakukan secara online, Anda tidak akan kesulitan dalam mengerjakannya karena tes ini sangat mudah untuk diakses melalui internet.

Diakui secara internasional

EF merupakan salah satu lebaga kursus yang sudah memiliki banyak cabang di berbagai belahan dunia. Oleh karena itu tidak heran bila sertifikat hasil tes online yang dilakukan di lembaga ini akan mendapatkan sertifikasi secara international.

Demikianlah beberapa keuntungan yang bisa Anda dapatkan jika melakukan tes secara online melalui lembaga kursus EF. Bagi Anda para karyawan yang ingin menjalani kursus bahasa inggris, maka memilih bimbel untuk karyawan juga bisa dilakukan di lembaga ini.

Adanya kemudahan dan juga kenyamanan dalam setiap penyampaian metode menjadikan proses belajar bahasa inggris menjadi lebih mudah. Kebebasan dalam memilih kelas sesuai dengan waktu luang tentunya tidak akan memberatkan Anda dalam berlatih bahasa inggris.

Sunday, October 20, 2019

There is "Me Time" in Sometimes

Akhir-akhir ini aku sering sambat capek. Karena emang capek, dalam arti yang sesungguhnya. Badan tuh rasanya loyo banget gitu. Kata orang Jawa, lungkrah. Mau ngapa-ngapain nggak enak. Pegel-pegel. Udah cukup tidur juga rasanya masih ngantuk terus. Kamu pernah ngerasain kayak gini juga nggak sih?.

Kadang aku tuh mikir, aku kok kayaknya penyakitan ya. Maksudnya, gampang banget sakit ini itu. Yang batuk lah, yang pilek lah, yang pusing lah. Pernah lho aku batuk sampai sebulan lebih nggak sembuh-sembuh.

Soalnya kalo ngeliat bro Azaz, doi tuh jarang banget sakit. Padahal aktivitasnya lebih berat. Belum lagi dia sering banget perjalanan jauh antar kota, tapi jarang ngeluh capek. Nih aku ceritain. Bulan kemarin, ceritanya bro Azaz jemput aku dari latsar. Hari Jumat pagi, dia berangkat dari  Solo ke Semarang, siangnya kita langsung pulang dari Semarang ke Magelang. Hari Sabtu pagi, aku sama bro Azaz ada job, kita berangkat dari Magelang ke Jogja. Sabtu malam, kita pulang dari Jogja ke Solo. Minggu siang, kita perjalanan lagi dari Solo ke Magelang. Terus hari Senin bro Azaz pulang sendiri dari Magelang ke Solo. Super banget emang bojo saya.

Back to topic. Aku kan nggak enak badan nih, terus aku bilang mau pijat. Akhirnya sama mama dipanggilin mbah Yus, tetangga yang bisa mijet. Sebenernya di desa sini ada 2 mbah yang biasa mijet orang dewasa (soalnya yang mijet anak bayi juga ada). Satu mbah Yus ini, satunya lagi mbah Diyah. Sabtu pagi, mbah Yus datang ke rumah. Tanpa ba bi bu, aku langsung dipijat di kamar. Pijatnya selama +/- 1,5 jam gaes.... Ya amplopp.



Akutu nggak seneng dipijat aslinya. Gelik. Bayangin ini dipijat selama itu. Kata mama kalo sama mbah yang satu lagi bisa sampai 3 jam. Ommo!.

Sambil dipijat sambil dijelasin ini uratnya "mrengkel-mrengkel" dsb. Pas dipijat itu.... aduh, sakit bener deh rasanya. Selesai dipijat juga masih kerasa sakit karena di area tertentu ditekan-tekan terus. Tapi udah enakan. Kalo aku gambarin nih, sebelum dipijat tuh badan kita kayak puzzle yang kehilangan bagian-bagian tertentu, jadinya kerasa "kosong". Setelah dipijat rasanya potongan-potongan puzzle itu udah lengkap lagi. Ah, so much better!!. Love it.

Weekend ini puas banget dapet me time. Pijat, nonton Running Man seharian, mandi luluran, dibikinin gado-gado sama mama, dibeliin bolang-baling plus cakwe sama suami, eh malamnya hujan pula (setelah sekian lama menanti datangnya hujan). Lengkap sudah.

Eh belum lengkap-lengkap amat sih. Kalo boleh minta, pengennya ditambah nyalon (ke salon, -red). Pengen bleaching rambut terus diwarnain kayak Park Bo Young di film "On Your Wedding Day". Kekeke. Sesekali neko-neko boleh dong??

Akhir-akhir ini aku sering sambat capek. Karena emang capek, dalam arti yang sesungguhnya. Badan tuh rasanya loyo banget gitu. Kata orang Jawa, lungkrah. Mau ngapa-ngapain nggak enak. Pegel-pegel. Udah cukup tidur juga rasanya masih ngantuk terus. Kamu pernah ngerasain kayak gini juga nggak sih?.

Kadang aku tuh mikir, aku kok kayaknya penyakitan ya. Maksudnya, gampang banget sakit ini itu. Yang batuk lah, yang pilek lah, yang pusing lah. Pernah lho aku batuk sampai sebulan lebih nggak sembuh-sembuh.

Soalnya kalo ngeliat bro Azaz, doi tuh jarang banget sakit. Padahal aktivitasnya lebih berat. Belum lagi dia sering banget perjalanan jauh antar kota, tapi jarang ngeluh capek. Nih aku ceritain. Bulan kemarin, ceritanya bro Azaz jemput aku dari latsar. Hari Jumat pagi, dia berangkat dari  Solo ke Semarang, siangnya kita langsung pulang dari Semarang ke Magelang. Hari Sabtu pagi, aku sama bro Azaz ada job, kita berangkat dari Magelang ke Jogja. Sabtu malam, kita pulang dari Jogja ke Solo. Minggu siang, kita perjalanan lagi dari Solo ke Magelang. Terus hari Senin bro Azaz pulang sendiri dari Magelang ke Solo. Super banget emang bojo saya.

Back to topic. Aku kan nggak enak badan nih, terus aku bilang mau pijat. Akhirnya sama mama dipanggilin mbah Yus, tetangga yang bisa mijet. Sebenernya di desa sini ada 2 mbah yang biasa mijet orang dewasa (soalnya yang mijet anak bayi juga ada). Satu mbah Yus ini, satunya lagi mbah Diyah. Sabtu pagi, mbah Yus datang ke rumah. Tanpa ba bi bu, aku langsung dipijat di kamar. Pijatnya selama +/- 1,5 jam gaes.... Ya amplopp.



Akutu nggak seneng dipijat aslinya. Gelik. Bayangin ini dipijat selama itu. Kata mama kalo sama mbah yang satu lagi bisa sampai 3 jam. Ommo!.

Sambil dipijat sambil dijelasin ini uratnya "mrengkel-mrengkel" dsb. Pas dipijat itu.... aduh, sakit bener deh rasanya. Selesai dipijat juga masih kerasa sakit karena di area tertentu ditekan-tekan terus. Tapi udah enakan. Kalo aku gambarin nih, sebelum dipijat tuh badan kita kayak puzzle yang kehilangan bagian-bagian tertentu, jadinya kerasa "kosong". Setelah dipijat rasanya potongan-potongan puzzle itu udah lengkap lagi. Ah, so much better!!. Love it.

Weekend ini puas banget dapet me time. Pijat, nonton Running Man seharian, mandi luluran, dibikinin gado-gado sama mama, dibeliin bolang-baling plus cakwe sama suami, eh malamnya hujan pula (setelah sekian lama menanti datangnya hujan). Lengkap sudah.

Eh belum lengkap-lengkap amat sih. Kalo boleh minta, pengennya ditambah nyalon (ke salon, -red). Pengen bleaching rambut terus diwarnain kayak Park Bo Young di film "On Your Wedding Day". Kekeke. Sesekali neko-neko boleh dong??

Thursday, October 17, 2019

Curhat Random

Lama nggak nulis di blog, sekalinya nulis isinya cuma curhat random. Kalau kamu mencari sesuatu yang berfaedah, mending stop sampai sini. Percayalah, nggak ada faedah apa-apa yang bisa kamu temukan. Wqwq.

Mm dimulai dari mana ya enaknya…

Btw aku nulis ini ditemani alunan playlist dari Taylor Swift. Barangkali ada yang seketika mengernyit ketika baca “Taylor Swift”. Mbak Tay tay ini emang kontroversial sih, konon banyak yang suka tapi juga banyak yang nggak suka. Ada yang suka karena lagu-lagunya enak didenger. Ada yang nggak suka karena dia sering terlibat “drama”, termasuk pacaran, putus, terus pengalaman sama mantannya dijadiin lagu.  

Jadi inget kata Pandji (Pragiwaksono), yang intinya, sesuatu itu kalo punya “karakter kuat” pasti ada yang suka banget, ada juga yang nggak suka banget.

Ngomong-ngomong soal karakter, makin ke sini aku ngerasa introvertku makin kentara. Lebih banyak diem, lebih senang menyendiri, dkk. Dan aku selalu beralasan belum nemu temen yang klik.



Aku bukan orang yang bisa membaca karakter orang kayak bro Azaz. Bro Azaz itu pinter “menilai” orang. Kalo ketemu orang baru, dia analisis dari raut wajahnya, cara ngomongnya, dll, eh doi bisa punya gambaran kalo orang itu kepribadiannya gini gini gini.

Kalau aku tuh nggak peka blas. Setiap ketemu orang-orang baru, buat aku semua orang itu baik. Udah. Sampai akhirnya aku denger orang-orang saling ghibah satu sama lain sehingga terbentuk persepsi baruku tentang orang tersebut. The power of ghibah is real!!.


Dari pola yang aku ikuti, ghibah itu biasanya punya pola yang sama: orang lain selalu salah di mata orang yang ghibah. Makanya aku nggak suka ngomongin orang (kecuali kalo dipancing *wqwq), apalagi sama orang yang semangat banget kalo lagi ngomongin orang. Soalnya orang-orang kayak gitu biasanya di depan kita jelek-jelekin orang lain, tapi kalo di belakang kita dianya jelek-jelekin kita. Like, what the #$?@&^ .



Walaupun aslinya aku udah punya gambaran sih apa-apa yang bakal diomongin orang tentang aku. Jadi nggak begitu kaget.

Nah sementara ini aku belum nemu temen yang bikin nyaman. Yang bisa diajakin berbagi rasa tanpa tendensi. Ada satu cerita, suatu hari, selesai latsar, aku lihat salah seorang guru update tentang dokter anak karena anak beliau sedang sakit. Aku jadi inget mau cari dokter kandungan buat program hamil, mumpung latsar udah terlewati. Soalnya kemarin-kemarin mau promil tapi tiap kepikiran masih harus menjalani latsar bikin semangat jadi redup karena pasti beban banget. Singkat cerita aku tanya ke guru tersebut tentang rekomendasi dokter kandungan di Magelang.

Keesokan harinya, aku berangkat ke sekolah seperti biasa. Selama seminggu pertama, aku ditanyain mulu sama guru-guru lain, “Bu Disma hamil ya?”.

“HAAAAH???”.

Kaget dong hamba. Selama latsar emang berat badanku naik, walaupun cuma 0,5 kg. Apakah badanku begitu gendats???.

Usut punya usut, ternyata guru-guru mikir aku hamil karena pertanyaanku soal dokter kandungan itu. Ya amplopp… rumour spreads fast.

Nggak cuma di dunia nyata, aku juga makin nggak aktif di dunia maya. Sekarang aku udah jaranggg banget buka sosmed, apalagi FB sama IG. Sesekali posting paling buat naikin engagement biar ada job yang nyantol (ehe). Malah sekarang aku lebih suka balik main Twitter. Itupun nggak se-intens dulu lagi.  Share sesuatu juga lebih sering di WA story daripada di IG story. Udah males aja gitu. And I feel so much better without social media for no reason. 

Oh iya, tapi introvertku agak terkikis sih semenjak latsar. Aku udah cerita juga di Cerita Latsar CPNS.

Latsar juga bikin aku menyadari kalau belajar itu ternyata masih menyenangkan. Dari Latsar ini aku jadi pengen lanjut S2 deh. Sesuatu yang selama ini nggak terpikirkan. Dulu mah males kan, mau lanjut S2 nanti biayanya banyak, belum harus mikir lagi, ribet-ribet lagi. Buat apa?.

Tapi selama di Latsar aku ketemu sama teman-teman dari lintas bidang lain dengan segala ke-keren-an mereka. Sedangkan aku ngerasa masih banyaaaaak banget kurangnya. Nah lho, banyak kok kurang, kurang kok banyak. Aku jadi merasa haus akan ilmu dan pengen belajar lagi. Sounds diplomatic, but it’s true. Yha walaupun belajar itu bisa di mana aja, kapan aja, dari siapa aja, tapi pendidikan S-2 kayaknya adalah wadah yang tepat buat aku. Doain yaa gaes biar aku bisa lanjut S-2.

Cerita apa lagi ya enaknya?. Nanti lanjutin lagi deh kalo selo. Mau rebahan dulu neh.


Lama nggak nulis di blog, sekalinya nulis isinya cuma curhat random. Kalau kamu mencari sesuatu yang berfaedah, mending stop sampai sini. Percayalah, nggak ada faedah apa-apa yang bisa kamu temukan. Wqwq.

Mm dimulai dari mana ya enaknya…

Btw aku nulis ini ditemani alunan playlist dari Taylor Swift. Barangkali ada yang seketika mengernyit ketika baca “Taylor Swift”. Mbak Tay tay ini emang kontroversial sih, konon banyak yang suka tapi juga banyak yang nggak suka. Ada yang suka karena lagu-lagunya enak didenger. Ada yang nggak suka karena dia sering terlibat “drama”, termasuk pacaran, putus, terus pengalaman sama mantannya dijadiin lagu.  

Jadi inget kata Pandji (Pragiwaksono), yang intinya, sesuatu itu kalo punya “karakter kuat” pasti ada yang suka banget, ada juga yang nggak suka banget.

Ngomong-ngomong soal karakter, makin ke sini aku ngerasa introvertku makin kentara. Lebih banyak diem, lebih senang menyendiri, dkk. Dan aku selalu beralasan belum nemu temen yang klik.



Aku bukan orang yang bisa membaca karakter orang kayak bro Azaz. Bro Azaz itu pinter “menilai” orang. Kalo ketemu orang baru, dia analisis dari raut wajahnya, cara ngomongnya, dll, eh doi bisa punya gambaran kalo orang itu kepribadiannya gini gini gini.

Kalau aku tuh nggak peka blas. Setiap ketemu orang-orang baru, buat aku semua orang itu baik. Udah. Sampai akhirnya aku denger orang-orang saling ghibah satu sama lain sehingga terbentuk persepsi baruku tentang orang tersebut. The power of ghibah is real!!.


Dari pola yang aku ikuti, ghibah itu biasanya punya pola yang sama: orang lain selalu salah di mata orang yang ghibah. Makanya aku nggak suka ngomongin orang (kecuali kalo dipancing *wqwq), apalagi sama orang yang semangat banget kalo lagi ngomongin orang. Soalnya orang-orang kayak gitu biasanya di depan kita jelek-jelekin orang lain, tapi kalo di belakang kita dianya jelek-jelekin kita. Like, what the #$?@&^ .



Walaupun aslinya aku udah punya gambaran sih apa-apa yang bakal diomongin orang tentang aku. Jadi nggak begitu kaget.

Nah sementara ini aku belum nemu temen yang bikin nyaman. Yang bisa diajakin berbagi rasa tanpa tendensi. Ada satu cerita, suatu hari, selesai latsar, aku lihat salah seorang guru update tentang dokter anak karena anak beliau sedang sakit. Aku jadi inget mau cari dokter kandungan buat program hamil, mumpung latsar udah terlewati. Soalnya kemarin-kemarin mau promil tapi tiap kepikiran masih harus menjalani latsar bikin semangat jadi redup karena pasti beban banget. Singkat cerita aku tanya ke guru tersebut tentang rekomendasi dokter kandungan di Magelang.

Keesokan harinya, aku berangkat ke sekolah seperti biasa. Selama seminggu pertama, aku ditanyain mulu sama guru-guru lain, “Bu Disma hamil ya?”.

“HAAAAH???”.

Kaget dong hamba. Selama latsar emang berat badanku naik, walaupun cuma 0,5 kg. Apakah badanku begitu gendats???.

Usut punya usut, ternyata guru-guru mikir aku hamil karena pertanyaanku soal dokter kandungan itu. Ya amplopp… rumour spreads fast.

Nggak cuma di dunia nyata, aku juga makin nggak aktif di dunia maya. Sekarang aku udah jaranggg banget buka sosmed, apalagi FB sama IG. Sesekali posting paling buat naikin engagement biar ada job yang nyantol (ehe). Malah sekarang aku lebih suka balik main Twitter. Itupun nggak se-intens dulu lagi.  Share sesuatu juga lebih sering di WA story daripada di IG story. Udah males aja gitu. And I feel so much better without social media for no reason. 

Oh iya, tapi introvertku agak terkikis sih semenjak latsar. Aku udah cerita juga di Cerita Latsar CPNS.

Latsar juga bikin aku menyadari kalau belajar itu ternyata masih menyenangkan. Dari Latsar ini aku jadi pengen lanjut S2 deh. Sesuatu yang selama ini nggak terpikirkan. Dulu mah males kan, mau lanjut S2 nanti biayanya banyak, belum harus mikir lagi, ribet-ribet lagi. Buat apa?.

Tapi selama di Latsar aku ketemu sama teman-teman dari lintas bidang lain dengan segala ke-keren-an mereka. Sedangkan aku ngerasa masih banyaaaaak banget kurangnya. Nah lho, banyak kok kurang, kurang kok banyak. Aku jadi merasa haus akan ilmu dan pengen belajar lagi. Sounds diplomatic, but it’s true. Yha walaupun belajar itu bisa di mana aja, kapan aja, dari siapa aja, tapi pendidikan S-2 kayaknya adalah wadah yang tepat buat aku. Doain yaa gaes biar aku bisa lanjut S-2.

Cerita apa lagi ya enaknya?. Nanti lanjutin lagi deh kalo selo. Mau rebahan dulu neh.


Wednesday, October 2, 2019

,

Mengapa Harga HP Samsung J6 Terbaru Masih Layak Dibeli?


Tahun 2018 lalu, salah satu ponsel yang memiliki banyak penggemar adalah Samsung Galaxy J6. Bahkan, harga HP Samsung J6 terbaru pun seperti menjadi buruan. Produk yang liris pertengahan 2018 lalu memiliki banyak keistimewaan karena adanya fitur premium yang dimilikinya.

Samsung Galaxy J6 adalah ponsel dengan kualitas begitu baik, mulai dari ukuran yang pas untuk digenggam hingga dimasukkan ke dalam kantong. Lantas, apa saja alasan yang membuat Samsung Galaxy J6 masih cocok dimiliki saat ini?



Layar Lebar dan Jernih

Samsung Galaxy J6 memiliki desain yang begitu premium. Dengan layar 5,6 inch Super Amoled Infinity Display dengan warna dan kontras sangat baik membuat Anda nyaman menatap layar ponsel dalam waktu cukup lama. Apalagi, bagi Anda yang memiliki mobilitas tinggi dan harus menatap gadget selama seharian. Pengguna seperti diberi kepuasan sendiri ketika menonton tayangan melalui Samsung Galaxy J6.

Tak hanya nyaman digunakan untuk menonton tayangan, Samsung Galaxy J6 memiliki ukuran yang nyaman digenggam, bahkan meskipun Anda harus memegangnya menggunakan satu tangan saja. Bahan Samsung Galaxy J6 tidak glossy sehingga tidak akan meninggalkan bekas di bagian body. Untuk masalah kemudahan, Samsung Galaxy J6 memiliki fingerprint sensor yang berada di bagian belakang smartphone, tepatnya di bawah kamera, sehingga jari pengguna mudah untuk menjangkaunya.

Samsung Galaxy J6 Memiliki Tiga Tingkat Kecerahan

Memiliki kamera depan 8 MP, dan aperture F1.0, Anda bisa dengan mudah menambahkan beberapa seni kreativitas ke dalam foto yang Anda ambil. Samsung Galaxy J6 memiliki berbagai macam mode kamera serat filter kreatif sehingga dapat mengatur gambar berdasarkan pada tema. Selain itu, Anda dapat melakukan edit foto dengan beragam tema yang sangat imajinatif, sehingga hasil foto dapat disesuaikan dengan suasana hati. Anda bahkan dapat dengan mudah mengkategorikan serta membagikannya bersama dengan teman serta keluarga karena fitur Samsung Galaxy J6 yang semakin ditingkatkan.

Tak hanya itu, Samsung Galaxy J6 mempunyai level pengaturan flash. Dengan level pengaturan tersebut, tingkat kecerahan ketika mengambil gambar, lebih-lebih pada gambar yang minim cahaya akan lebih mudah. Anda dapat memilih level mulai dari tingkat 1 sampai 3. Ukuran kamera bagian belakang Samsung Galaxy J6 sebesar 13 MP membuat kameranya menjadi semakin mengagumkan.

Baterai, dan Sederet Fitur yang Mengagumkan

Samsung Galaxy J6 memiliki daya baterai dengan kapasitas 3000 mAh. Daya baterai ini masih dibantu ultra saving mode sehingga Anda dapat menggunakan ponsel dengan durasi yang lebih lama. Saat mengaktifkan fitur ini, pengguna baterai akan lebih dimaksimalkan, berbagai aplikasi yang berjalan dimatikan otomatis, sehingga nantinya baterai menjadi lebih tahan lama.

Samsung Galaxy J6 bukan hanya memiliki fitur fingerprint sensor, namun juga memiliki fitur face recognition, sehingga bila Anda merasa kesulitan untuk membuka ponsel dengan fitur fingerprint, Anda dapat lebih mudah membukanya karena memiliki fitur ini. Ingin mendengarkan film dengan suara yang jernih? Samsung Galaxy J6 akan menyajikannya untuk Anda. Samsung Galaxy J6 memiliki Dolby Atmos, sehingga Anda akan betah berlama-lama mendengarkan suara yang mengagumkan. Ketika mempergunakan fitur ini, perbedaan suara akan sangat terasa.

Bermain Game Menjadi Lebih Nyaman

Bagi gamer, memilih ponsel yang nyaman digunakan untuk bermain game merupakan hal yang wajib dilakukan. Bila selama ini banyak orang yang membutuhkan spek tinggi untuk mendapatkan kenyamanan bermain game, hal tersebut sepertinya tidak berlaku untuk Samsung Galaxy J6. Samsung Galaxy J6 memiliki peforma yang luar biasa, sehingga ketika memainkan game berat Anda akan tetap nyaman.



Sayangnya, mencari Samsung Galaxy J6 sekarang ini cukup sulit. Salah satu cara mendapatkan harga HP Samsung J6 terbaru adalah membelinya secara online. Anda dapat melakukan pembelian di Samsung Murah Bhinneka. Bhinneka.com merupakan toko HP online terlengkap di Indonesia.

Di sini, kita dengan mudah menemukan sederet gadget dengan harga terjangkau, termasuk harga samsung j6 pro mendapatkan harga special. Tak hanya itu, berbagai kebutuhan untuk menunjang aktivitas harian pun dapat ditemukan dengan mudah. Untuk metode pembelian barang, Bhinneka.com juga melayani metode cicilan 0% menggunakan kartu kredit tertentu. #AsliBikinTenang memilih Bhinneka.com kan?


Tahun 2018 lalu, salah satu ponsel yang memiliki banyak penggemar adalah Samsung Galaxy J6. Bahkan, harga HP Samsung J6 terbaru pun seperti menjadi buruan. Produk yang liris pertengahan 2018 lalu memiliki banyak keistimewaan karena adanya fitur premium yang dimilikinya.

Samsung Galaxy J6 adalah ponsel dengan kualitas begitu baik, mulai dari ukuran yang pas untuk digenggam hingga dimasukkan ke dalam kantong. Lantas, apa saja alasan yang membuat Samsung Galaxy J6 masih cocok dimiliki saat ini?



Layar Lebar dan Jernih

Samsung Galaxy J6 memiliki desain yang begitu premium. Dengan layar 5,6 inch Super Amoled Infinity Display dengan warna dan kontras sangat baik membuat Anda nyaman menatap layar ponsel dalam waktu cukup lama. Apalagi, bagi Anda yang memiliki mobilitas tinggi dan harus menatap gadget selama seharian. Pengguna seperti diberi kepuasan sendiri ketika menonton tayangan melalui Samsung Galaxy J6.

Tak hanya nyaman digunakan untuk menonton tayangan, Samsung Galaxy J6 memiliki ukuran yang nyaman digenggam, bahkan meskipun Anda harus memegangnya menggunakan satu tangan saja. Bahan Samsung Galaxy J6 tidak glossy sehingga tidak akan meninggalkan bekas di bagian body. Untuk masalah kemudahan, Samsung Galaxy J6 memiliki fingerprint sensor yang berada di bagian belakang smartphone, tepatnya di bawah kamera, sehingga jari pengguna mudah untuk menjangkaunya.

Samsung Galaxy J6 Memiliki Tiga Tingkat Kecerahan

Memiliki kamera depan 8 MP, dan aperture F1.0, Anda bisa dengan mudah menambahkan beberapa seni kreativitas ke dalam foto yang Anda ambil. Samsung Galaxy J6 memiliki berbagai macam mode kamera serat filter kreatif sehingga dapat mengatur gambar berdasarkan pada tema. Selain itu, Anda dapat melakukan edit foto dengan beragam tema yang sangat imajinatif, sehingga hasil foto dapat disesuaikan dengan suasana hati. Anda bahkan dapat dengan mudah mengkategorikan serta membagikannya bersama dengan teman serta keluarga karena fitur Samsung Galaxy J6 yang semakin ditingkatkan.

Tak hanya itu, Samsung Galaxy J6 mempunyai level pengaturan flash. Dengan level pengaturan tersebut, tingkat kecerahan ketika mengambil gambar, lebih-lebih pada gambar yang minim cahaya akan lebih mudah. Anda dapat memilih level mulai dari tingkat 1 sampai 3. Ukuran kamera bagian belakang Samsung Galaxy J6 sebesar 13 MP membuat kameranya menjadi semakin mengagumkan.

Baterai, dan Sederet Fitur yang Mengagumkan

Samsung Galaxy J6 memiliki daya baterai dengan kapasitas 3000 mAh. Daya baterai ini masih dibantu ultra saving mode sehingga Anda dapat menggunakan ponsel dengan durasi yang lebih lama. Saat mengaktifkan fitur ini, pengguna baterai akan lebih dimaksimalkan, berbagai aplikasi yang berjalan dimatikan otomatis, sehingga nantinya baterai menjadi lebih tahan lama.

Samsung Galaxy J6 bukan hanya memiliki fitur fingerprint sensor, namun juga memiliki fitur face recognition, sehingga bila Anda merasa kesulitan untuk membuka ponsel dengan fitur fingerprint, Anda dapat lebih mudah membukanya karena memiliki fitur ini. Ingin mendengarkan film dengan suara yang jernih? Samsung Galaxy J6 akan menyajikannya untuk Anda. Samsung Galaxy J6 memiliki Dolby Atmos, sehingga Anda akan betah berlama-lama mendengarkan suara yang mengagumkan. Ketika mempergunakan fitur ini, perbedaan suara akan sangat terasa.

Bermain Game Menjadi Lebih Nyaman

Bagi gamer, memilih ponsel yang nyaman digunakan untuk bermain game merupakan hal yang wajib dilakukan. Bila selama ini banyak orang yang membutuhkan spek tinggi untuk mendapatkan kenyamanan bermain game, hal tersebut sepertinya tidak berlaku untuk Samsung Galaxy J6. Samsung Galaxy J6 memiliki peforma yang luar biasa, sehingga ketika memainkan game berat Anda akan tetap nyaman.



Sayangnya, mencari Samsung Galaxy J6 sekarang ini cukup sulit. Salah satu cara mendapatkan harga HP Samsung J6 terbaru adalah membelinya secara online. Anda dapat melakukan pembelian di Samsung Murah Bhinneka. Bhinneka.com merupakan toko HP online terlengkap di Indonesia.

Di sini, kita dengan mudah menemukan sederet gadget dengan harga terjangkau, termasuk harga samsung j6 pro mendapatkan harga special. Tak hanya itu, berbagai kebutuhan untuk menunjang aktivitas harian pun dapat ditemukan dengan mudah. Untuk metode pembelian barang, Bhinneka.com juga melayani metode cicilan 0% menggunakan kartu kredit tertentu. #AsliBikinTenang memilih Bhinneka.com kan?

Tuesday, October 1, 2019

,

YTFFID Yogyakarta 2019, Ajang Ketemu Content Creator Youtube

Buat sohib-sohib yang sering lihat update-an WA storyku, pasti tahu kalo aku sering sambat soal Latsar (hehe). Panjang lah ceritanya. Namanya juga nginep di asrama selama hampir sebulan dan penuh kegiatan. Yang namanya capek dan penat pasti ada.

Nah, kebetulan hari Jumat (27/9) lalu aku baru aja menyelesaikan Latsar fase I. Kenapa fase I?. Karena ada fase-fase berikutnya. Perjalanan Latsarku masih cukup panjang ini kakak. *Salim*.

Singkat cerita, hari Jumat kemarin aku pulang dari Latsar. Eh dapat ajakan buat ikut acara Youtube Fan Fest Indonesia (#YTFFID) di Jogja hari Sabtunya. Kok ya pas banget momennya aku lagi butuh hore-hore.

#YTFFID Yogyakarta 2019

“Youtube Youtube lebih dari TV. Boom.”

Tahu penggalan lagu ini nggak?. Ini lagu emang udah dari zaman kapan, tapi liriknya masih terngiang-ngiang sampai sekarang. Yha karena memang relate banget sih sama kondisi sekarang. Aku udah jarang banget yang namanya nonton TV. Ketika pengen cari hiburan tontonan, ya buka Youtube. Kalaupun pengen nonton acara TV kayak Mata Najwa atau Tonight Show, aku pilih cari re-run nya di Youtube. Selama latsar kemarin pun Youtube adalah penyelamat jiwaku dari rasa-rasa bosan yang hinggap menghampiri. Tsah.


Makanya seneng banget weekend kemarin bisa datang ke acara Youtube Fan Fest Indonesia (#YTFFID) di Jogja. Di acara ini kita bisa bertemu dengan content creator Youtube alias Youtubers favorit kita. Youtuber yang datang di sini mulai dari Youtuber lokal Jogja kayak Dyodoran dan Musisi Jogja Project, sampai Youtuber nasional kayak Ghea Indrawari, Like Music Project, Salshabila Adriani, Ria Ricis, Marion Jola, dan Young Lex. Uhuk (kenapa batuk sih?). Acara di Jogja ini merupakan bagian dari rangkaian acara #YTFFID 2019 yang diselenggarakan di 5 kota besar di Indonesia: Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Makassar, dan Jakarta.

Berlangsung di ballroom Yogyakarta Marriot Hotel selama 2 hari, dari Sabtu - Minggu (28-29 September 2019), YTFF terbuka untuk umum dan tidak dipungut biaya sama sekali alias gratis. Bahagia kan eim. Pengunjung yang ingin ikut cukup mengisi form pendaftaran saja di internet.



Kebetulan aku datang hari Sabtu alias hari pertama YTFF. Antusiasme pengunjung sangat tinggi lho pemirsa. Opening gatenya kan baru mulai jam 12.30. Sekitar jam 12an aku sampai di Hartono Mall lantai 2, eh di depan pintu masuk udah dipadati sama antrean pengunjung. Aku pikir aku udah gasik, ternyata yang lebih gasik banyakkk. Apalagi mayoritas yang datang adalah kawula muda. Kayaknya di antara kerumunani, aku bisa dibilang termasuk golongan tua deh. Ahak.

Oh iya, kenapa di Hartono Mall, karena walaupun venue-nya di Marriot Hotel tapi pintu masuknya lewat Hartono Mall lantai 2. Pokoknya ada lah itu pintu ajaib yang bisa membawa kita menembus dari Hartono Mall menuju ke Marriot Hotel.

Jam 12.30. Saatnya opening gate, akhirnya antrean mulai maju. Sebelum masuk ke venue, bawaan kita diperiksa terlebih dahulu untuk memastikan nggak ada yang bawa macam-macam kayak senjata atau benda berbahaya. Kalo makanan sama minuman kayaknya tetap dibolehin sih, soalnya aku bawa air mineral. Cuma emang dikasih tahu kalau di dalam sudah disediakan minuman. Setelah itu kita juga dapat stempel di tangan yang perlu ditunjukkan untuk masuk ke venue.

ASMR Challenge di Booth IM3Ooredoo



Di jadwal, acara baru akan dimulai pukul 14.00. Di rundown yang tampil di LCD sekitar venue, aku lihat content creator yang tampil di hari Sabtu ada Ghea Indrawari, Like Project Music, Bram Dermawan, Massan Muhammad, Ria Ricis, dan Gloria Jessica. Selain itu ada juga special perform collab antara Musisi Jogja Project X Shalsabila Adriani.

Sambil nunggu acara perform dimulai, kita pengunjung juga bisa mampir ke booth sponsor yang ada di sekitar venue. Satu yang menarik perhatianku yaitu booth berwarna kuning cerah dari IM3 Ooredoo. Maklum, pelanggan IM3 Ooredoo akutu.



Di booth IM3 Ooredoo, kita bisa ikutan ASMR Challenge di satu studio khusus yang telah disediakan. Apaan sih ASMR Challenge?


Tadinya aku juga belum tahu apa itu ASMR Challenge. Sampai akhirnya aku cari-cari info dan ternyata beberapa waktu ke belakang ASMR Challenge memang lagi rame di Youtube. Banyak konten kreator yang mengunggah video ASMR di channel Youtubenya.

ASMR sendiri adalah singkatan dari Autonomous Sensor Meridian Response. ASMR terdiri atas bunyi-bunyian atau suara yang dianggap menenangkan. Suara ini bisa berupa hasil dari gerakan atau gesekan pada benda-benda di sekitar kita, misalnya bisikan lembut yang melodius, suara gemericik air, bunyi orang mengunyah makanan, gesekan pena pada kertas saat seseorang menulis, dll.  



Aku ikutan ASMR Challenge di booth IM3 Ooredoo bareng mas Priyo dan mas Oni, kita jadi 1 tim gitu. 1 tim emang maksimal hanya boleh terdiri dari 3 orang. Nah, challenge buat tim kita yaitu m a k a n. Haha, bisa pas banget gitu dapetnya challenge buat makan.

Soalnya di dalam studio udah ada beragam perlengkapan buat support recording ASMR challenge, ada tisu, keripik, dan segala macam. Nah karena timku dapat challenge bikin suara saat makan, jadi kita bertiga ambil keripik. Aturannya simpel, kita cukup bikin suara selama 1 menit bermodalkan kripik yang tadi kita ambil dengan catatan suara yang kita hasilkan nggak boleh lebih dari 80 dB.

Sayangnya, ternyata suara tertinggi kita mencapai 81 dB. Walaupun tipis banget dari batas, tapi kita tetap dinyatakan gagal. Huhu. But it’s okay, rupanya kita tetap dapat hadiah!!!!. Yeay!!!.  Kita bertiga dikasih kartu perdana IM3Ooredoo berisi paket data. Mayan laaah.

Sebenarnya kalau misal kita berhasil nih ASMR Challengenya, kita bisa berkesempatan untuk dapat hadiah utama.


Collabonation, Freedom to Collaborate




Puas muterin booth sponsor, nggak kerasa akhirnya acara inti dimulai: performance dari Youtubers

Lengkap sih performance Youtubers di #YTFFID Jogja ini. Ada yang nyanyi musik pop yang bikin kita ikutan nyanyi bareng. Ada yang nampilin musik EDM yang bikin kita ajeb-ajeb. Ada juga yang bawain musik mellow bikin kita yang denger jadi ambyarr. Ada yang duet nyanyi lagu cinta-cintaan bikin kita baper. Ada juga yang collab nyanyiin lagu Maumere yang bikin kita ikutan putar ke kiri ee… nona manis putarlah ke kiri ke kiri ke kiri ke kiri dan ke kiri ke kiri ke kiri manisee…



Yang aku lihat, Youtuber yang perform di #YTFFID Jogja ini banyak yang saling berkolaborasi dengan Youtuber yang lain. Musisi Jogja Project dan Shalsabila Adriani, misalnya. Kolaborasi menjadi sebuah koentji. Ketika satu content creator kolaborasi dengan content creator yang lain hasilnya jadi lebih menarique.

Sama kayak movement dari IM3Ooredoo: Collabonation, Freedom to Collaborate. IM3Ooredoo mengajak kita terutama generasi muda buat bergerak menciptakan konten digital yang positif dengan berkolaborasi. Karena dengan kolaborasi, kita dapat berkembang dan belajar lebih cepat juga menghasilkan karya yang lebih maksimal.

Last…
Puas banget datang ke acara Youtube Fan Fest ini. Aku jadi bisa melepaskan segala penat pasca Latsar dengan jejingkrakan bareng, nyanyi bareng, seru-seruan bareng.




#YTFFID Jogja sukses mendekatkan content creator Youtube dengan subscribers setianya. Kita pengunjung yang datang bisa melihat langsung dan berinteraksi dengan mereka yang biasanya hanya kita lihat lewat layar. Nggak hanya nonton perform mereka, kita juga berkesempatan buat meet and greet dan foto bareng. Aku dapat wristband meet and greet bareng Ricis Official dari IM3Ooredoo. Makasih ya IM3Ooredoo. (Walaupun akhirnya wristbandnya aku kasih ke adek-adek di sebelahku yang kayaknya ngefans banget banget banget sama Ricis.)

Semoga tahun depan #YTFFID diadakan lagi ya di Jogja. Kalau boleh request sih pengennya yang datang bang Raditya Dika, Baim Wong, kak RIa SW sama Nex Carlos. Hihi. Ngarep mode on.

Buat sohib-sohib yang sering lihat update-an WA storyku, pasti tahu kalo aku sering sambat soal Latsar (hehe). Panjang lah ceritanya. Namanya juga nginep di asrama selama hampir sebulan dan penuh kegiatan. Yang namanya capek dan penat pasti ada.

Nah, kebetulan hari Jumat (27/9) lalu aku baru aja menyelesaikan Latsar fase I. Kenapa fase I?. Karena ada fase-fase berikutnya. Perjalanan Latsarku masih cukup panjang ini kakak. *Salim*.

Singkat cerita, hari Jumat kemarin aku pulang dari Latsar. Eh dapat ajakan buat ikut acara Youtube Fan Fest Indonesia (#YTFFID) di Jogja hari Sabtunya. Kok ya pas banget momennya aku lagi butuh hore-hore.

#YTFFID Yogyakarta 2019

“Youtube Youtube lebih dari TV. Boom.”

Tahu penggalan lagu ini nggak?. Ini lagu emang udah dari zaman kapan, tapi liriknya masih terngiang-ngiang sampai sekarang. Yha karena memang relate banget sih sama kondisi sekarang. Aku udah jarang banget yang namanya nonton TV. Ketika pengen cari hiburan tontonan, ya buka Youtube. Kalaupun pengen nonton acara TV kayak Mata Najwa atau Tonight Show, aku pilih cari re-run nya di Youtube. Selama latsar kemarin pun Youtube adalah penyelamat jiwaku dari rasa-rasa bosan yang hinggap menghampiri. Tsah.


Makanya seneng banget weekend kemarin bisa datang ke acara Youtube Fan Fest Indonesia (#YTFFID) di Jogja. Di acara ini kita bisa bertemu dengan content creator Youtube alias Youtubers favorit kita. Youtuber yang datang di sini mulai dari Youtuber lokal Jogja kayak Dyodoran dan Musisi Jogja Project, sampai Youtuber nasional kayak Ghea Indrawari, Like Music Project, Salshabila Adriani, Ria Ricis, Marion Jola, dan Young Lex. Uhuk (kenapa batuk sih?). Acara di Jogja ini merupakan bagian dari rangkaian acara #YTFFID 2019 yang diselenggarakan di 5 kota besar di Indonesia: Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Makassar, dan Jakarta.

Berlangsung di ballroom Yogyakarta Marriot Hotel selama 2 hari, dari Sabtu - Minggu (28-29 September 2019), YTFF terbuka untuk umum dan tidak dipungut biaya sama sekali alias gratis. Bahagia kan eim. Pengunjung yang ingin ikut cukup mengisi form pendaftaran saja di internet.



Kebetulan aku datang hari Sabtu alias hari pertama YTFF. Antusiasme pengunjung sangat tinggi lho pemirsa. Opening gatenya kan baru mulai jam 12.30. Sekitar jam 12an aku sampai di Hartono Mall lantai 2, eh di depan pintu masuk udah dipadati sama antrean pengunjung. Aku pikir aku udah gasik, ternyata yang lebih gasik banyakkk. Apalagi mayoritas yang datang adalah kawula muda. Kayaknya di antara kerumunani, aku bisa dibilang termasuk golongan tua deh. Ahak.

Oh iya, kenapa di Hartono Mall, karena walaupun venue-nya di Marriot Hotel tapi pintu masuknya lewat Hartono Mall lantai 2. Pokoknya ada lah itu pintu ajaib yang bisa membawa kita menembus dari Hartono Mall menuju ke Marriot Hotel.

Jam 12.30. Saatnya opening gate, akhirnya antrean mulai maju. Sebelum masuk ke venue, bawaan kita diperiksa terlebih dahulu untuk memastikan nggak ada yang bawa macam-macam kayak senjata atau benda berbahaya. Kalo makanan sama minuman kayaknya tetap dibolehin sih, soalnya aku bawa air mineral. Cuma emang dikasih tahu kalau di dalam sudah disediakan minuman. Setelah itu kita juga dapat stempel di tangan yang perlu ditunjukkan untuk masuk ke venue.

ASMR Challenge di Booth IM3Ooredoo



Di jadwal, acara baru akan dimulai pukul 14.00. Di rundown yang tampil di LCD sekitar venue, aku lihat content creator yang tampil di hari Sabtu ada Ghea Indrawari, Like Project Music, Bram Dermawan, Massan Muhammad, Ria Ricis, dan Gloria Jessica. Selain itu ada juga special perform collab antara Musisi Jogja Project X Shalsabila Adriani.

Sambil nunggu acara perform dimulai, kita pengunjung juga bisa mampir ke booth sponsor yang ada di sekitar venue. Satu yang menarik perhatianku yaitu booth berwarna kuning cerah dari IM3 Ooredoo. Maklum, pelanggan IM3 Ooredoo akutu.



Di booth IM3 Ooredoo, kita bisa ikutan ASMR Challenge di satu studio khusus yang telah disediakan. Apaan sih ASMR Challenge?


Tadinya aku juga belum tahu apa itu ASMR Challenge. Sampai akhirnya aku cari-cari info dan ternyata beberapa waktu ke belakang ASMR Challenge memang lagi rame di Youtube. Banyak konten kreator yang mengunggah video ASMR di channel Youtubenya.

ASMR sendiri adalah singkatan dari Autonomous Sensor Meridian Response. ASMR terdiri atas bunyi-bunyian atau suara yang dianggap menenangkan. Suara ini bisa berupa hasil dari gerakan atau gesekan pada benda-benda di sekitar kita, misalnya bisikan lembut yang melodius, suara gemericik air, bunyi orang mengunyah makanan, gesekan pena pada kertas saat seseorang menulis, dll.  



Aku ikutan ASMR Challenge di booth IM3 Ooredoo bareng mas Priyo dan mas Oni, kita jadi 1 tim gitu. 1 tim emang maksimal hanya boleh terdiri dari 3 orang. Nah, challenge buat tim kita yaitu m a k a n. Haha, bisa pas banget gitu dapetnya challenge buat makan.

Soalnya di dalam studio udah ada beragam perlengkapan buat support recording ASMR challenge, ada tisu, keripik, dan segala macam. Nah karena timku dapat challenge bikin suara saat makan, jadi kita bertiga ambil keripik. Aturannya simpel, kita cukup bikin suara selama 1 menit bermodalkan kripik yang tadi kita ambil dengan catatan suara yang kita hasilkan nggak boleh lebih dari 80 dB.

Sayangnya, ternyata suara tertinggi kita mencapai 81 dB. Walaupun tipis banget dari batas, tapi kita tetap dinyatakan gagal. Huhu. But it’s okay, rupanya kita tetap dapat hadiah!!!!. Yeay!!!.  Kita bertiga dikasih kartu perdana IM3Ooredoo berisi paket data. Mayan laaah.

Sebenarnya kalau misal kita berhasil nih ASMR Challengenya, kita bisa berkesempatan untuk dapat hadiah utama.


Collabonation, Freedom to Collaborate




Puas muterin booth sponsor, nggak kerasa akhirnya acara inti dimulai: performance dari Youtubers

Lengkap sih performance Youtubers di #YTFFID Jogja ini. Ada yang nyanyi musik pop yang bikin kita ikutan nyanyi bareng. Ada yang nampilin musik EDM yang bikin kita ajeb-ajeb. Ada juga yang bawain musik mellow bikin kita yang denger jadi ambyarr. Ada yang duet nyanyi lagu cinta-cintaan bikin kita baper. Ada juga yang collab nyanyiin lagu Maumere yang bikin kita ikutan putar ke kiri ee… nona manis putarlah ke kiri ke kiri ke kiri ke kiri dan ke kiri ke kiri ke kiri manisee…



Yang aku lihat, Youtuber yang perform di #YTFFID Jogja ini banyak yang saling berkolaborasi dengan Youtuber yang lain. Musisi Jogja Project dan Shalsabila Adriani, misalnya. Kolaborasi menjadi sebuah koentji. Ketika satu content creator kolaborasi dengan content creator yang lain hasilnya jadi lebih menarique.

Sama kayak movement dari IM3Ooredoo: Collabonation, Freedom to Collaborate. IM3Ooredoo mengajak kita terutama generasi muda buat bergerak menciptakan konten digital yang positif dengan berkolaborasi. Karena dengan kolaborasi, kita dapat berkembang dan belajar lebih cepat juga menghasilkan karya yang lebih maksimal.

Last…
Puas banget datang ke acara Youtube Fan Fest ini. Aku jadi bisa melepaskan segala penat pasca Latsar dengan jejingkrakan bareng, nyanyi bareng, seru-seruan bareng.




#YTFFID Jogja sukses mendekatkan content creator Youtube dengan subscribers setianya. Kita pengunjung yang datang bisa melihat langsung dan berinteraksi dengan mereka yang biasanya hanya kita lihat lewat layar. Nggak hanya nonton perform mereka, kita juga berkesempatan buat meet and greet dan foto bareng. Aku dapat wristband meet and greet bareng Ricis Official dari IM3Ooredoo. Makasih ya IM3Ooredoo. (Walaupun akhirnya wristbandnya aku kasih ke adek-adek di sebelahku yang kayaknya ngefans banget banget banget sama Ricis.)

Semoga tahun depan #YTFFID diadakan lagi ya di Jogja. Kalau boleh request sih pengennya yang datang bang Raditya Dika, Baim Wong, kak RIa SW sama Nex Carlos. Hihi. Ngarep mode on.