Wednesday, February 28, 2018

, ,

Review Bakpia Pathok Mutiara, Oleh-oleh Recommended dari Jogja

Oleh-oleh dari Jogja?. Pastinya bakpia dong.  Kue bulat-bulat kecil dengan isian kacang hijau lembut di dalamnya ini memang tidak pernah mati gaya. Selalu berhasil menjadi buah tangan yang manis.

Di Jogja, ada buanyakk banget merk bakpia dengan ciri khasnya masing-masing. Dari yang murah sampai yang mahal, ada. Yang bentuknya kecil-kecil atau agak besar, ada. Yang rasanya manis aja sampai manis banget, ada. Tinggal pilih.

Sebelum-sebelumnya, aku pikir semua bakpia itu rasanya sama, kalaupun beda paling Cuma beda sedikit. Sampai akhirnya kemarin aku random beli bakpia dan ternyata rasanya kurang menyenangkan. Padahal toko bakpianya di area Malioboro lho. Kan aku udah berekspektasi pengen makan bakpia yang enak, ujungnya malah kecewa. Huhu.

Bingung pilih bakpia yang tepat?. 

Jangan bingung dong. Aku punya 1 rekomendasi bakpia nih. Rasanya enak, teksturnya pas, harganya terjangkau, outletnya juga ada banyak. Namanya Bakpia Pathok Mutiara Jogja.

Bakpia Pathok Mutiara Jogja



Varian rasa dan Harga

Bakpia Kacang Hijau: Rp 33.000/pc isi 20

Bakpia Coklat Spesial: Rp 33.000/pc isi 15

Bakpia Keju Spesial: Rp 33.000/pc isi 15

Bakpia Kumbu Hitam: Rp 33.000/pc isi 20

Bakpia Greentea: Rp 33.000/pc isi 20

All variants (campuran berbagai rasa): Rp 38.000/pc isi 20

Outlet Bakpia Mutiara Jogja

Rumah Produksi:
Jl. Manisrenggo km 0,5, Tlogo, Prambanan
(Utara Stasiun Prambanan)

Outlet 1
Jl. Jogja-Solo km 9 (100m Timur Pasar Sambilegi)

Outlet 2
Jl. Jogja-Solo km 10 (100m Timur Bandara Adi Sucipto)

Outlet 3
Jl. Jogja-Solo km 10,5 (Depan Patung Garuda AAU)

Outlet 4
Jl. Jogja-Solo km 17 (Timur Candi Prambanan), Klaten

Outlet 5
Jl. Kebun Raya no. 1, Yogyakarta (Timur Kebun Binatang Gembira Loka)

Outlet 6
Jl. Dagen 61, Malioboro, Yogyakarta

Outlet 7
Jl. Laksda Adi Sucipto km 7, Yogyakarta (200m timur Fly Over Janti)

Layanan Delivery

Oh iya, Bakpia Mutiara juga melayani pesan antar dalam Jogja kota dan paket Bakpia ke seluruh Indonesia lho. Jadi kalau kamu pengen bawa oleh-oleh bakpia, tapi kok mager, kamu bisa pesan delivery aja. Atau kalau kamu lagi di luar kota Jogja dan ngidam pengen makan bakpia asli Jogja, kamu bisa pesan aja ke Bakpia Mutiara, nanti bakpia nya dikirim deh ke kota kamu.

Layanan pesan antar dalam Jogja kota
Contact Person: 081215126319 / 08777444022

Layanan pengiriman paket Bakpia ke luar kota
Contact Person: 081328513800 / 08773481007

Daya tahan

Waktu itu, aku dapet bakpianya hari Kamis (22/2) dan tanggal kadaluarsanya sampai dengan Kamis (1/3). Walaupun tanpa bahan pengawet, Bakpia Mutiara bisa tahan hingga 7 hari. Tapi punyaku belum sampai 7 hari, eh udah abis. Huehehe itu mah doyan.

Dengan daya tahan yang lama, Bakpia Mutiara tetap aman kita bawa ke luar kota sebagai oleh-oleh. Daya tahannya juga bisa bertambah kalau kita masukkan ke kulkas kok. Percaya nggak? Walaupun dimasukkan ke kulkas, Bakpia Mutiara tetap terasa empuk. Cobain aja.

Review

Ceritanya, Kamis (22/2) kemarin, sepulang kerja mas Azaz bawain aku sekardus Bakpia Mutiara isi 5 kotak dengan 5 varian rasa yang berbeda. Wiiii love banget kan. Seketika bahagia.
Jangan tanya 5 kotak itu gimana ngabisinnya, pokoknya abis. Ahak.

Tekstur bakpia mutiara ini kulitnya agak crunchy, tapi isiannya lembuuut banget. Seriously lembut banget, jadi u-nya harus banyak biar keliatan. Ketika dimakan, bakpianya terasa empuk.

Kayak yang aku sebutin di atas, varian rasanya ada kacang hijau, keju, coklat spesial, kumbu hitam, dan greentea. Aku bahas satu per satu ya.

1. Kacang hijau




Ini favorit aku nomor 1. Mau rasa bakpia ada 100 macam, favorit aku tetap kacang hijau. Percayalah, bakpia rasa kacang hijau itu nggak pernah salah.

Rasa Bakpia Mutiara yang kacang hijau ini manisnya juga pas menurutku. Very recommended. 

2. Kumbu Hitam




Rasa kumbu hitam adalah rasa nomor 2 favorit aku. Enakkkk deh. Buat bakpia, aku suka yang rasa-rasa tradisional begini.

Bakpia kumbu hitam dibuat dari kacang merah (kacang tholo) sebagai bahan utama, dicampur dengan susu, gula dan bahan tambahan lain. Warna hitamnya berasal dari warna hasil rebusan kacang merah, tanpa menggunakan pewarna makanan. Jadi aman dong dikonsumsi.

3.Keju Spesial


Mas Azaz suka banget sama Bakpia Mutiara yang rasa keju ini. Dia yang ngabisin bakpia keju paling banyak. Padahal biasanya dia nggak suka keju-keju-an gitu. Kata mas Azaz, kejunya kayak di kastengel.

Bisa gitu ya???.

4. Coklat


Rasa coklatnya Bakpia Mutiara ini beda dari coklat kebanyakan, mungkin karena udah bercampur dengan kacang hijau. Makanya menurutku rasa coklatnya nggak familiar. Sebenarnya tetap enak, tapi aku kurang suka. Eeeh tapi kata Ipeh, yang ikutan cobain, katanya rasa coklat ini favorit banget. Berarti emang masalah selera ya.

5. Greentea


Menurutku, ini rasa yang paling lucu. Bakpia kok rasa greentea. Kekinian banget ya Bakpia Mutiara sebagai Bakpia Jaman Now.

Tenang aja, rasanya tetep enak. Satu hal yang bikin beda dari bakpia greentea ini adalah, ketika kita makan akan ada sensasi dinginnya gitu di mulut. Lucu deh, asli.

Kesimpulannya, semua rasa enak dan patut dicoba. Kalo bingung mau pilih rasa  apa dan ingin coba semua, bisa  pilih yang all variants aja, 5 rasa dalam 1 kotak. Biar bisa icip semua rasanya. 

Review dari pemirsa yang lain

Biar makin lengkap reviewnya, aku tambahin juga nih review dari Ipeh dan Andri. Kemarin mereka juga ikut ngicipin niih.

Ipeh

Yang coklat favorit banget bakpianya. Rasa coklatnya pas banget, nggak bikin lengket atau rasa nggak enak di langit2. Teksturnya empuk sampai ke dalem-dalem. Kemasannya mewah, ukuran per kotaknya juga pas banget buat bingkisan, oleh2 atau buat cemilan yang bisa dibawa-bawa. Sehari langsung habis aku bawa ke Kalibawang 😂”

Andri

Enak, isiannya lembut banget. Aku suka yang rasa kacang ijo”

Iya, reviewnya Andri begitu doang. Singkat, padat, jelas.

Mas Azaz

"........ Aku abisin ya?" 

Zzz

---


Bakpia Mutiara Jogja

Telepon: 0274 496976
No izin Depkes (No PIRT): 306331001285
Sertifikat Halal MUI no 12100000310409


Oleh-oleh dari Jogja?. Pastinya bakpia dong.  Kue bulat-bulat kecil dengan isian kacang hijau lembut di dalamnya ini memang tidak pernah mati gaya. Selalu berhasil menjadi buah tangan yang manis.

Di Jogja, ada buanyakk banget merk bakpia dengan ciri khasnya masing-masing. Dari yang murah sampai yang mahal, ada. Yang bentuknya kecil-kecil atau agak besar, ada. Yang rasanya manis aja sampai manis banget, ada. Tinggal pilih.

Sebelum-sebelumnya, aku pikir semua bakpia itu rasanya sama, kalaupun beda paling Cuma beda sedikit. Sampai akhirnya kemarin aku random beli bakpia dan ternyata rasanya kurang menyenangkan. Padahal toko bakpianya di area Malioboro lho. Kan aku udah berekspektasi pengen makan bakpia yang enak, ujungnya malah kecewa. Huhu.

Bingung pilih bakpia yang tepat?. 

Jangan bingung dong. Aku punya 1 rekomendasi bakpia nih. Rasanya enak, teksturnya pas, harganya terjangkau, outletnya juga ada banyak. Namanya Bakpia Pathok Mutiara Jogja.

Bakpia Pathok Mutiara Jogja



Varian rasa dan Harga

Bakpia Kacang Hijau: Rp 33.000/pc isi 20

Bakpia Coklat Spesial: Rp 33.000/pc isi 15

Bakpia Keju Spesial: Rp 33.000/pc isi 15

Bakpia Kumbu Hitam: Rp 33.000/pc isi 20

Bakpia Greentea: Rp 33.000/pc isi 20

All variants (campuran berbagai rasa): Rp 38.000/pc isi 20

Outlet Bakpia Mutiara Jogja

Rumah Produksi:
Jl. Manisrenggo km 0,5, Tlogo, Prambanan
(Utara Stasiun Prambanan)

Outlet 1
Jl. Jogja-Solo km 9 (100m Timur Pasar Sambilegi)

Outlet 2
Jl. Jogja-Solo km 10 (100m Timur Bandara Adi Sucipto)

Outlet 3
Jl. Jogja-Solo km 10,5 (Depan Patung Garuda AAU)

Outlet 4
Jl. Jogja-Solo km 17 (Timur Candi Prambanan), Klaten

Outlet 5
Jl. Kebun Raya no. 1, Yogyakarta (Timur Kebun Binatang Gembira Loka)

Outlet 6
Jl. Dagen 61, Malioboro, Yogyakarta

Outlet 7
Jl. Laksda Adi Sucipto km 7, Yogyakarta (200m timur Fly Over Janti)

Layanan Delivery

Oh iya, Bakpia Mutiara juga melayani pesan antar dalam Jogja kota dan paket Bakpia ke seluruh Indonesia lho. Jadi kalau kamu pengen bawa oleh-oleh bakpia, tapi kok mager, kamu bisa pesan delivery aja. Atau kalau kamu lagi di luar kota Jogja dan ngidam pengen makan bakpia asli Jogja, kamu bisa pesan aja ke Bakpia Mutiara, nanti bakpia nya dikirim deh ke kota kamu.

Layanan pesan antar dalam Jogja kota
Contact Person: 081215126319 / 08777444022

Layanan pengiriman paket Bakpia ke luar kota
Contact Person: 081328513800 / 08773481007

Daya tahan

Waktu itu, aku dapet bakpianya hari Kamis (22/2) dan tanggal kadaluarsanya sampai dengan Kamis (1/3). Walaupun tanpa bahan pengawet, Bakpia Mutiara bisa tahan hingga 7 hari. Tapi punyaku belum sampai 7 hari, eh udah abis. Huehehe itu mah doyan.

Dengan daya tahan yang lama, Bakpia Mutiara tetap aman kita bawa ke luar kota sebagai oleh-oleh. Daya tahannya juga bisa bertambah kalau kita masukkan ke kulkas kok. Percaya nggak? Walaupun dimasukkan ke kulkas, Bakpia Mutiara tetap terasa empuk. Cobain aja.

Review

Ceritanya, Kamis (22/2) kemarin, sepulang kerja mas Azaz bawain aku sekardus Bakpia Mutiara isi 5 kotak dengan 5 varian rasa yang berbeda. Wiiii love banget kan. Seketika bahagia.
Jangan tanya 5 kotak itu gimana ngabisinnya, pokoknya abis. Ahak.

Tekstur bakpia mutiara ini kulitnya agak crunchy, tapi isiannya lembuuut banget. Seriously lembut banget, jadi u-nya harus banyak biar keliatan. Ketika dimakan, bakpianya terasa empuk.

Kayak yang aku sebutin di atas, varian rasanya ada kacang hijau, keju, coklat spesial, kumbu hitam, dan greentea. Aku bahas satu per satu ya.

1. Kacang hijau




Ini favorit aku nomor 1. Mau rasa bakpia ada 100 macam, favorit aku tetap kacang hijau. Percayalah, bakpia rasa kacang hijau itu nggak pernah salah.

Rasa Bakpia Mutiara yang kacang hijau ini manisnya juga pas menurutku. Very recommended. 

2. Kumbu Hitam




Rasa kumbu hitam adalah rasa nomor 2 favorit aku. Enakkkk deh. Buat bakpia, aku suka yang rasa-rasa tradisional begini.

Bakpia kumbu hitam dibuat dari kacang merah (kacang tholo) sebagai bahan utama, dicampur dengan susu, gula dan bahan tambahan lain. Warna hitamnya berasal dari warna hasil rebusan kacang merah, tanpa menggunakan pewarna makanan. Jadi aman dong dikonsumsi.

3.Keju Spesial


Mas Azaz suka banget sama Bakpia Mutiara yang rasa keju ini. Dia yang ngabisin bakpia keju paling banyak. Padahal biasanya dia nggak suka keju-keju-an gitu. Kata mas Azaz, kejunya kayak di kastengel.

Bisa gitu ya???.

4. Coklat


Rasa coklatnya Bakpia Mutiara ini beda dari coklat kebanyakan, mungkin karena udah bercampur dengan kacang hijau. Makanya menurutku rasa coklatnya nggak familiar. Sebenarnya tetap enak, tapi aku kurang suka. Eeeh tapi kata Ipeh, yang ikutan cobain, katanya rasa coklat ini favorit banget. Berarti emang masalah selera ya.

5. Greentea


Menurutku, ini rasa yang paling lucu. Bakpia kok rasa greentea. Kekinian banget ya Bakpia Mutiara sebagai Bakpia Jaman Now.

Tenang aja, rasanya tetep enak. Satu hal yang bikin beda dari bakpia greentea ini adalah, ketika kita makan akan ada sensasi dinginnya gitu di mulut. Lucu deh, asli.

Kesimpulannya, semua rasa enak dan patut dicoba. Kalo bingung mau pilih rasa  apa dan ingin coba semua, bisa  pilih yang all variants aja, 5 rasa dalam 1 kotak. Biar bisa icip semua rasanya. 

Review dari pemirsa yang lain

Biar makin lengkap reviewnya, aku tambahin juga nih review dari Ipeh dan Andri. Kemarin mereka juga ikut ngicipin niih.

Ipeh

Yang coklat favorit banget bakpianya. Rasa coklatnya pas banget, nggak bikin lengket atau rasa nggak enak di langit2. Teksturnya empuk sampai ke dalem-dalem. Kemasannya mewah, ukuran per kotaknya juga pas banget buat bingkisan, oleh2 atau buat cemilan yang bisa dibawa-bawa. Sehari langsung habis aku bawa ke Kalibawang 😂”

Andri

Enak, isiannya lembut banget. Aku suka yang rasa kacang ijo”

Iya, reviewnya Andri begitu doang. Singkat, padat, jelas.

Mas Azaz

"........ Aku abisin ya?" 

Zzz

---


Bakpia Mutiara Jogja

Telepon: 0274 496976
No izin Depkes (No PIRT): 306331001285
Sertifikat Halal MUI no 12100000310409


Tuesday, February 27, 2018

,

Referensi 5 Gaya Tas Kerja Wanita yang Trendi



Rutinitas pekerjaan yang super sibuk pasti menyita banyak perhatian kita. Setiap hari kita harus pergi pagi dan pulang larut malam demi menyelesaikan tumpukan pekerjaan. Biasanya rutinitas ini pasti membuat kita membutuhkan tas yang nyaman dan berukuran besar. Supaya kita bisa membawa barang-barang penting secara leluasa.

Memilih tas wanita memang tidak boleh dilakukan secara sembarangan. Walaupun kita butuh tas yang besar dan berbahan kuat, kita masih bisa bergaya bila menggunakan satu dari lima tas kerja wanita trendi berikut ini:

1. Tas Backpack atau Ransel

Backpack atau tas ransel. Image from: www.focuseak.com


Jenis tas yang satu ini memang dikenal simpel, nyaman, dan berkapasitas besar. Kini, banyak sekali ransel wanita yang cocok untuk aktivitas kerja. Ransel untuk kebutuhan kerja biasanya terdiri dari bahan yang kuat, anti air, dan bisa menyimpan laptop berukuran besar. Salah satu pundak kita tak akan mudah cidera karena beban tas terbagi rata pada kedua pundak.

Bila ingin mencari bacpack yang terkesan trendi, kita bisa melihat-lihat variannya di website MatahariMall.com. Toko online besutan Lippo Group ini sudah menyiapkan aneka koleksi backpack istimewa untuk kaum wanita modern. Rutinitas kerja jadi makin nyaman jika Anda menggunakan backpack berkualitas setiap hari.

2. Messenger Bag

Messenger Bag. Image from: www.etsy.com

Messenger bag awalnya terinspirasi dari tas tukang pos yang berukuran besar dan dilengkapi tali panjang. Model tas ini biasanya sangat simpel sehingga cocok bagi kita yang tidak menyukai tas yang tampilannya “ramai”. Ukuran messenger bag yang cukup besar juga dapat menampung banyak barang ketika kita bepergian. Biasanya messenger bag berbahan kulit sangat diminati karena kelihatan elegan dan mewah.

3. Attache Bag

Attache Bag for Women. Image from: www.etsy.com

Jika dilihat sekilas, tampilan attache bag memang menyerupai tas kerja pria. Namun ada pula attache bag yang didesain khusus untuk para wanita. Attache bag memiliki bentuk yang lebar dan pipih, agak mirip dengan kelly bag. Bentuk tas yang lebar ini sangat cocok untuk kita yang sering membawa map dan dokumen penting ketika pergi dan pulang kerja. Dokumen yang kita bawa tak akan mudah terlipat dan kumal jika kita menggunakan jenis tas tangan yang satu ini.

4. Duffel Bag

Duffel Bag. Image from: www.shopee.com

Duffel bag memiliki bentuk menyerupai tabung yang agak pipih. Bentuk yang agak membulat ini membuat kapasitas duffel bag cukup banyak. Kita tak hanya bisa menggunakan duffel bag untuk bekerja. Karena tas yang satu ini juga cocok digunakan untuk perjalanan bisnis. Penampilan kita akan kelihatan menarik dengan duffel bag kesayangan yang bisa membawa banyak barang. Kendati demikian, kita tetap tak boleh membawa barang secara berlebihan. Karena duffel bag cuma memiliki satu tali sehingga harus dibawa pada satu pundak. Jangan sampai beban tas berlebihan malah membuat salah satu pundak kita jadi cidera.

5. Shopper Bag

Shopper bag. Image from: www.nextdirect.com
Banyak orang beranggapan kalau shopper bag sangat mirip dengan tote bag. Namun shopper bag terdiri dari tali yang lebih pendek dan lebih kuat dibandingkan tote bag. Bahan shopper bag juga tergolong lebih kuat. Sehingga kita leluasa menggunakannya setiap hari ketika bekerja. Shopper bag yang terdiri dari banyak sekat akan mempermudah kita menempatkan barang-barang bawaan.

Di antara kelima jenis tas kerja wanita tersebut, mana yang paling menarik?

Jika kita hobi mengoleksi tas, tak ada salahnya bila kita memiliki beberapa tas tersebut. Supaya penampilan kita jadi lebih bergaya ketika bekerja. Yuk siap-siap bergaya dengan tas kerja kesayangan!




Rutinitas pekerjaan yang super sibuk pasti menyita banyak perhatian kita. Setiap hari kita harus pergi pagi dan pulang larut malam demi menyelesaikan tumpukan pekerjaan. Biasanya rutinitas ini pasti membuat kita membutuhkan tas yang nyaman dan berukuran besar. Supaya kita bisa membawa barang-barang penting secara leluasa.

Memilih tas wanita memang tidak boleh dilakukan secara sembarangan. Walaupun kita butuh tas yang besar dan berbahan kuat, kita masih bisa bergaya bila menggunakan satu dari lima tas kerja wanita trendi berikut ini:

1. Tas Backpack atau Ransel

Backpack atau tas ransel. Image from: www.focuseak.com


Jenis tas yang satu ini memang dikenal simpel, nyaman, dan berkapasitas besar. Kini, banyak sekali ransel wanita yang cocok untuk aktivitas kerja. Ransel untuk kebutuhan kerja biasanya terdiri dari bahan yang kuat, anti air, dan bisa menyimpan laptop berukuran besar. Salah satu pundak kita tak akan mudah cidera karena beban tas terbagi rata pada kedua pundak.

Bila ingin mencari bacpack yang terkesan trendi, kita bisa melihat-lihat variannya di website MatahariMall.com. Toko online besutan Lippo Group ini sudah menyiapkan aneka koleksi backpack istimewa untuk kaum wanita modern. Rutinitas kerja jadi makin nyaman jika Anda menggunakan backpack berkualitas setiap hari.

2. Messenger Bag

Messenger Bag. Image from: www.etsy.com

Messenger bag awalnya terinspirasi dari tas tukang pos yang berukuran besar dan dilengkapi tali panjang. Model tas ini biasanya sangat simpel sehingga cocok bagi kita yang tidak menyukai tas yang tampilannya “ramai”. Ukuran messenger bag yang cukup besar juga dapat menampung banyak barang ketika kita bepergian. Biasanya messenger bag berbahan kulit sangat diminati karena kelihatan elegan dan mewah.

3. Attache Bag

Attache Bag for Women. Image from: www.etsy.com

Jika dilihat sekilas, tampilan attache bag memang menyerupai tas kerja pria. Namun ada pula attache bag yang didesain khusus untuk para wanita. Attache bag memiliki bentuk yang lebar dan pipih, agak mirip dengan kelly bag. Bentuk tas yang lebar ini sangat cocok untuk kita yang sering membawa map dan dokumen penting ketika pergi dan pulang kerja. Dokumen yang kita bawa tak akan mudah terlipat dan kumal jika kita menggunakan jenis tas tangan yang satu ini.

4. Duffel Bag

Duffel Bag. Image from: www.shopee.com

Duffel bag memiliki bentuk menyerupai tabung yang agak pipih. Bentuk yang agak membulat ini membuat kapasitas duffel bag cukup banyak. Kita tak hanya bisa menggunakan duffel bag untuk bekerja. Karena tas yang satu ini juga cocok digunakan untuk perjalanan bisnis. Penampilan kita akan kelihatan menarik dengan duffel bag kesayangan yang bisa membawa banyak barang. Kendati demikian, kita tetap tak boleh membawa barang secara berlebihan. Karena duffel bag cuma memiliki satu tali sehingga harus dibawa pada satu pundak. Jangan sampai beban tas berlebihan malah membuat salah satu pundak kita jadi cidera.

5. Shopper Bag

Shopper bag. Image from: www.nextdirect.com
Banyak orang beranggapan kalau shopper bag sangat mirip dengan tote bag. Namun shopper bag terdiri dari tali yang lebih pendek dan lebih kuat dibandingkan tote bag. Bahan shopper bag juga tergolong lebih kuat. Sehingga kita leluasa menggunakannya setiap hari ketika bekerja. Shopper bag yang terdiri dari banyak sekat akan mempermudah kita menempatkan barang-barang bawaan.

Di antara kelima jenis tas kerja wanita tersebut, mana yang paling menarik?

Jika kita hobi mengoleksi tas, tak ada salahnya bila kita memiliki beberapa tas tersebut. Supaya penampilan kita jadi lebih bergaya ketika bekerja. Yuk siap-siap bergaya dengan tas kerja kesayangan!


Friday, February 23, 2018

Tersiksa Nyeri Sendi? Atasi Pakai Ini Aja

Kamu pernah nggak, pas lagi seru-serunya beraktivitas, eh tiba-tiba kena nyeri sendi?.

Aku pernah nih, malah pas itu nyeri sendinya waktu lagi travelling ke luar kota. Breaking my happy moment bangeett... huhu. Bayangin aja, kita lagi travelling, lagi asik jalan-jalan di tempat baru, eh ngerasain nyeri sendi. Yang tadinya semangat eksplore ke sana ke mari jadi males ke mana-mana deh karena tersiksa sama rasa sakitnya.

Tepatnya waktu aku ke Malang bulan Januari yang lalu. Jauh hari sebelum berangkat, aku udah bikin rencana liburan ke sana selama 4 hari 3 malam akan nginep di mana, jalan-jalan ke mana aja, beli apa-apa aja, dan lain sebagainya. Kebetulan dari Jogja ke Malang aku naik kereta dengan waktu perjalanan selama 8 jam. Baru juga nyampe Malang, badan aku udah berasa nggak enak. Kerasa nyeri sendi karena salah posisi duduk di kereta dan bawa-bawa tas berat. Huhu.

Tapi, alhamdulillah aku tau rahasia yang bisa mengobati nyeri sendi dalam sekejap. Mau tau?. Ini nih rahasianya...

Nyeri Sendi

Hampir semua orang pernah mengalami nyeri sendi. Aku, termasuk yang sering. Kalo kamu pernah nyeri sendi juga nggak?. 

Nyeri sendi adalah nyeri pada tubuh yang menghubungkan tulang dengan tulang. Penyebab nyeri sendi biasanya disebabkan oleh cedera pada bursa, ligamen, tulang rawan, tendon dan tulang-tulang sekitar sendi. 

Gejala yang biasa menyertai masalah nyeri sendi adalah merah dan bengkak pada daerah sendi hingga disertai demam. Penyebab nyeri sendi juga diakibatkan oleh menurunnya kekebalan tubuh, kecelakaan hingga patah tulang yang efeknya baru terasa setelah berbulan-bulan. Masalah nyeri sendi tentu sangat mengganggu aktivitas kan? 

Nyeri sendi banyak dianggap remeh oleh si penderita, padahal bukan melulu menggangu aktivitas saja, nyerti sendi juga bisa timbulkan penyakit sekitar sendi antara lain Osteoarthritis (OA) juga Arthritis Gout (pirai). Bahkan sebuah penelitian di Finlandia yang menyurvei sekitar 12.000 pria dan juga 35.000 wanita ditemukan bahwa pria yang menderita radang sendi berisiko lebih tinggi terkena penyakit leukimia atau kanker darah. Seremmmm.

Sementara itu, perempuan dengan radang sendi tidak mengalami risiko signifikan. Sedikit melegakan untuk poin ini, tapi tetap aja kudu berhati-hati.

Banyak langkah yang dilakukan untuk melakukan pencegahan. Dimulai dengan cara yang paling mudah, yaitu dengan menerapkan pola hidup sehat, memilih asupan konsumsi yang tepat, mengontrol berat badan hingga melakukan olahraga ringan yang dilakukan secara konsisten. Namun, untuk mengatasi permasalahan sendi dengan cara yang mudah, kita kini dapat melakukannya dengan produk dari K-LINK, yaitu K-AyuArtis Oil. 

K-AyuArtis Oil




K-AyuArtis Oil adalah minyak gosok yang dibuat menggunakan sistem obat tradisional yang dikenal sebagai Ayurveda. Minyak ini sangat mudah menembus ke dalam kulit, memberikan efek menenangkan dan sensasi hangatnya terasa sampai beberapa lapisan kulit, membuat pasien dengan nyeri sendi merasa nyaman.

K-AyuArtis oil dapat digunakan setiap saat, kapanpun diperlukan. Oleskan tipis merata di area yang nyeri dan gosok dengan lembut, manfaatnya akan segera terasa oleh jaringan sendi pada tubuh. 

Manfaat K-AyuArtis Oil:
- Mengurangi rasa sakit dan pembengkakan pada sendi 
- Memperbaiki gerakan sendi
- Mengurangi kekakuan sendi, karena hilangnya massa jaringan sendi
- Membantu meringankan nyeri punggung dan linu panggul
- Meredakan nyeri yang disebabkan keseleo

Komposisi : 
• Camphora 25% • Menthol 20% • Minyak Eucalyptus polybractea 15% • Minyak peppermint 6% • Minyak Eugenia caryophyllata 5% • Minyak Cinnamomum Tamala 2%

Petunjuk Pemakaian :
Minyak K-AyuArtis dapat digunakan setiap saat, kapanpun diperlukan. 
Oleskan tipis merata di area yang nyeri dan gosok dengan lembut, manfaatnya akan segera terasa. Dikombinasikan dengan kapsul K-AyuArtis, maka khasiatnya akan lebih cepat dirasakan oleh jaringan sendi pada tubuh.



Perhatian:  
Tidak cocok untuk anak-anak berusia di bawah 2 tahun, dan tidak boleh digunakan langsung di bawah lubang hidung atau di area sensitif tubuh lainnya.

Isi: 1 botol berisi 10 ml

No Registrasi: POM QI 114 608 991

Pesan Online: www.k-net.co.id

***

Nah, itu dia rahasiaku bebas nyeri sendi dalam sekejap yaitu pakai K-AyuArtis oil dari K-Link. Mulai sekarang, perlu nih sedia K-AyuArtis di rumah atau di tas, jadi ketika terasa nyeri sendi, bisa langsung oles dengan K-AyuArtis oil ini. 

Oh iya, ada good news juga nih dari K-Link, K-Link punya Paket Combo AyuArtis Oil. Apa tuh?



Kita akan mendapatkan GRATIS 1 BOTOL AyuArtis Oil untuk setiap pendaftaran member baru melalui www.k-net.co.id dan juga mendapatkan CASHBACK Rp. 20.000,- untuk rekruter dari AyuArtis Oil.

*CASHBACK akan ditransfer ke rekening rekruter setiap minggunya

Harga Voucher SK Online Rp. 80.000,- bisa diperoleh di stockist terdekat atau www.k-net.co.id


Tertarik?. Promo ini hanya berlaku : JANUARI - JUNI 2018. Jadi, jangan sampai terlewat yaaa.
Kamu pernah nggak, pas lagi seru-serunya beraktivitas, eh tiba-tiba kena nyeri sendi?.

Aku pernah nih, malah pas itu nyeri sendinya waktu lagi travelling ke luar kota. Breaking my happy moment bangeett... huhu. Bayangin aja, kita lagi travelling, lagi asik jalan-jalan di tempat baru, eh ngerasain nyeri sendi. Yang tadinya semangat eksplore ke sana ke mari jadi males ke mana-mana deh karena tersiksa sama rasa sakitnya.

Tepatnya waktu aku ke Malang bulan Januari yang lalu. Jauh hari sebelum berangkat, aku udah bikin rencana liburan ke sana selama 4 hari 3 malam akan nginep di mana, jalan-jalan ke mana aja, beli apa-apa aja, dan lain sebagainya. Kebetulan dari Jogja ke Malang aku naik kereta dengan waktu perjalanan selama 8 jam. Baru juga nyampe Malang, badan aku udah berasa nggak enak. Kerasa nyeri sendi karena salah posisi duduk di kereta dan bawa-bawa tas berat. Huhu.

Tapi, alhamdulillah aku tau rahasia yang bisa mengobati nyeri sendi dalam sekejap. Mau tau?. Ini nih rahasianya...

Nyeri Sendi

Hampir semua orang pernah mengalami nyeri sendi. Aku, termasuk yang sering. Kalo kamu pernah nyeri sendi juga nggak?. 

Nyeri sendi adalah nyeri pada tubuh yang menghubungkan tulang dengan tulang. Penyebab nyeri sendi biasanya disebabkan oleh cedera pada bursa, ligamen, tulang rawan, tendon dan tulang-tulang sekitar sendi. 

Gejala yang biasa menyertai masalah nyeri sendi adalah merah dan bengkak pada daerah sendi hingga disertai demam. Penyebab nyeri sendi juga diakibatkan oleh menurunnya kekebalan tubuh, kecelakaan hingga patah tulang yang efeknya baru terasa setelah berbulan-bulan. Masalah nyeri sendi tentu sangat mengganggu aktivitas kan? 

Nyeri sendi banyak dianggap remeh oleh si penderita, padahal bukan melulu menggangu aktivitas saja, nyerti sendi juga bisa timbulkan penyakit sekitar sendi antara lain Osteoarthritis (OA) juga Arthritis Gout (pirai). Bahkan sebuah penelitian di Finlandia yang menyurvei sekitar 12.000 pria dan juga 35.000 wanita ditemukan bahwa pria yang menderita radang sendi berisiko lebih tinggi terkena penyakit leukimia atau kanker darah. Seremmmm.

Sementara itu, perempuan dengan radang sendi tidak mengalami risiko signifikan. Sedikit melegakan untuk poin ini, tapi tetap aja kudu berhati-hati.

Banyak langkah yang dilakukan untuk melakukan pencegahan. Dimulai dengan cara yang paling mudah, yaitu dengan menerapkan pola hidup sehat, memilih asupan konsumsi yang tepat, mengontrol berat badan hingga melakukan olahraga ringan yang dilakukan secara konsisten. Namun, untuk mengatasi permasalahan sendi dengan cara yang mudah, kita kini dapat melakukannya dengan produk dari K-LINK, yaitu K-AyuArtis Oil. 

K-AyuArtis Oil




K-AyuArtis Oil adalah minyak gosok yang dibuat menggunakan sistem obat tradisional yang dikenal sebagai Ayurveda. Minyak ini sangat mudah menembus ke dalam kulit, memberikan efek menenangkan dan sensasi hangatnya terasa sampai beberapa lapisan kulit, membuat pasien dengan nyeri sendi merasa nyaman.

K-AyuArtis oil dapat digunakan setiap saat, kapanpun diperlukan. Oleskan tipis merata di area yang nyeri dan gosok dengan lembut, manfaatnya akan segera terasa oleh jaringan sendi pada tubuh. 

Manfaat K-AyuArtis Oil:
- Mengurangi rasa sakit dan pembengkakan pada sendi 
- Memperbaiki gerakan sendi
- Mengurangi kekakuan sendi, karena hilangnya massa jaringan sendi
- Membantu meringankan nyeri punggung dan linu panggul
- Meredakan nyeri yang disebabkan keseleo

Komposisi : 
• Camphora 25% • Menthol 20% • Minyak Eucalyptus polybractea 15% • Minyak peppermint 6% • Minyak Eugenia caryophyllata 5% • Minyak Cinnamomum Tamala 2%

Petunjuk Pemakaian :
Minyak K-AyuArtis dapat digunakan setiap saat, kapanpun diperlukan. 
Oleskan tipis merata di area yang nyeri dan gosok dengan lembut, manfaatnya akan segera terasa. Dikombinasikan dengan kapsul K-AyuArtis, maka khasiatnya akan lebih cepat dirasakan oleh jaringan sendi pada tubuh.



Perhatian:  
Tidak cocok untuk anak-anak berusia di bawah 2 tahun, dan tidak boleh digunakan langsung di bawah lubang hidung atau di area sensitif tubuh lainnya.

Isi: 1 botol berisi 10 ml

No Registrasi: POM QI 114 608 991

Pesan Online: www.k-net.co.id

***

Nah, itu dia rahasiaku bebas nyeri sendi dalam sekejap yaitu pakai K-AyuArtis oil dari K-Link. Mulai sekarang, perlu nih sedia K-AyuArtis di rumah atau di tas, jadi ketika terasa nyeri sendi, bisa langsung oles dengan K-AyuArtis oil ini. 

Oh iya, ada good news juga nih dari K-Link, K-Link punya Paket Combo AyuArtis Oil. Apa tuh?



Kita akan mendapatkan GRATIS 1 BOTOL AyuArtis Oil untuk setiap pendaftaran member baru melalui www.k-net.co.id dan juga mendapatkan CASHBACK Rp. 20.000,- untuk rekruter dari AyuArtis Oil.

*CASHBACK akan ditransfer ke rekening rekruter setiap minggunya

Harga Voucher SK Online Rp. 80.000,- bisa diperoleh di stockist terdekat atau www.k-net.co.id


Tertarik?. Promo ini hanya berlaku : JANUARI - JUNI 2018. Jadi, jangan sampai terlewat yaaa.

Wednesday, February 21, 2018

,

Cerita Menikah: Referensi Biaya Pernikahan Sederhana di Magelang

Sebelum menikah, aku rajin cari-cari referensi tentang apa-apa yang perlu dipersiapkan menjelang nikah. Terutama tentang biaya ataupun vendor gedung, souvenir, katering, dan vendor lain yang recommended di Jogja/Magelang. Dari googling itu, aku nemu beberapa artikel di blog yang membantu banget. So, sekarang aku nulis artikel yang sama, siapa tau ada orang lain di luar sana yang juga sedang bingung dalam mempersiapkan pernikahannya.


Pernikahan aku termasuk kategori sederhana. Jumlah undangan sekitar 200, dan tamu yang hadir sekitar 300 orang saja. Berikut ini rincian biayanya di Desember tahun 2017. Nggak terlalu detail, tapi kurang lebihnya nggak jauh beda.

1. Biaya administrasi KUA

Buat yang belum tahu, untuk mengurus administrasi pernikahan di KUA, kita ada 2 pilihan:
Akad nikah di KUA, gratis
Akad nikah di luar KUA, bayar Rp 600.000

Aku akan cerita sedikit. Kemarin, aku sama mas Azaz pilih nikah di KUA. Pertimbangan kita kayak gini: 1. kita nikah di hari Kamis, yang notabene hari kerja KUA; 2. gedung resepsi kita dekat banget dari KUA, kira-kira hanya sekitar 200 meter; 3. Kabarnya lembaga pemerintahan sekarang udah mulai profesional. Kita pikir nggak akan masalah, dan lumayan juga hemat pengeluaran. Kalau kita nikah di hari libur, tentu kita akan pilih yang nikah di luar KUA. 

Ternyata ini adalah salah satu keputusan yang aku sesali di kemudian hari. 

Pertama, jadwal jam akad nikah di KUA jadi prioritas kedua, yang didahulukan adalah jadwal nikah yang di luar KUA. 

Jadilah acara kemarin molor. Di rencana, kita spend waktu buat akad dari jam 8-9 aja, acara resepsi di undangan mulai jam 10. Kita berani kayak gini karena dikasih tau teman, katanya akad nikah itu nggak lama. Rentang waktu 1 jam itu udah sama nunggu semisal kita antri banyak.
Nyatanya, kita datang jam setengah 8 ke KUA, dapat nomor antrian pertama. Dan, penghulu baru datang jam 10 kurang 5 menit. Penghulunya datang, aku sama mas Azaz langsung mulai prosesi ijab kabul. Emang cepat sih, paling Cuma 10 menit. Tapi kan tetep aja molor bangett. Huhu.

Katanya sih, salah satu penghulu ada yang cuti. Biasanya ada 1 penghulu yang stay di KUA, ada 1 penghulu yang moving. Huft. Yoda lah ya.

Kedua, petugas penghulunya jutek abieezzzt. 

Padahal bapak-bapak, tapi juteknya ngalahin ibu-ibu TU yang banyak kerjaan dan lagi PMS. Aduh, mangkel banget aku kalau inget-inget si Bapak penghulu. Entah dia capek, atau pengantin sebelum aku ngeselin, tapi kan harusnya profesional to pak. 

Nggak Cuma aku yang ngerasa sebel, mas Azaz, om, Bapak, pokoknya semua yang di situ juga kesel. Sempet mikir, apa gara-gara kita nggak bayar terus dianggep bebas buat dijutekin. Rasa-rasanya pengen tak sodorin duit segepok saat itu juga (ahak). Tapi kan kita bayar apa enggak, dia tetep digaji sama pemerintah. Kalo profesional ya kudunya melayani pakai hati. Ngerusak momen sakral orang yang (pengennya, insya Allah) sekali seumur hidup.

Ketiga, buku nikah jadinya lama

Setelah ijab kabul, kita langsung tanda tangan buku nikah, surat administrasi apa segala macem. Kita sempat foto sama buku nikah tuh, eh terus buku nikah nya diambil pak penghulu lagi. Aku agak nggak ngeh waktu itu soalnya aku sama mas Azaz terus keluar buat ke gedung resepsi. Aku pikir surat sama buku nikah dikasih ke om atau siapa. Ternyata enggak. Ini udah 3 minggu aku belum pegang surat sama buku nikahnya. Jadi agak susah kalau mau ngurus yang lain.

*Update: aku udah ambil buku nikah di KUA, ternyata fotoku sama mas Azaz hilang, jadi buku nikah kita tertunda. Di kondisi normal, buku nikah bisa langsung diambil setelah akad (kira-kira selang 15 menit). Agak kesel juga sih sama kasus kayak gini. Ya kalo fotonya ilang, kenapa dulu pas pemberkasan kagak dicek dulu paaaak. Kalo dulu tau fotonya nggak ada kan kita bisa langsung ngumpulin lagi. Huuuuuft.

Eh tapi mungkin pas aku lagi nggak hoki aja kalik. Buat yang lain mungkin nggak mengalami masalah kayak yang aku alami di atas.

Biaya nikah di KUA Rp 0.

2. Pas Foto

Pas foto buat buku nikah yaa kayak pas foto biasa aja, tapi backgroundnya warna biru. Kemarin aku sama mas Azaz foto di Calista. @25.000 dapat 10 foto 2x3, 10 foto 3x4 dan 10 foto 4x6.

Syarat foto untuk buku nikah KUA: background warna biru


Biaya pas foto 2 x Rp 25.000 = Rp 50.000

3. Tes Kesehatan

Salah satu syarat ngurus KUA itu adalah lampiran tes kesehatan. Lampirannya meliputi: suntik imunisasi TT 1 untuk calon pengantin, dan surat keterangan tidak hamil. Kata Fatonah, dia perlu tes HIV/AIDS, tapi di KUA Secang nggak ada syaratnya. Aku berangkat sendiri waktu itu ke Puskesmas Secang. Untuk tes kesehatan ini rincian biayanya sbb:

Biaya tes kesehatan calon pengantin


Biaya pendaftaran Rp 6.000
Biaya imunisasi TT 1 Rp 20.000
Biaya tes kehamilan Rp 14.000
-----------------------------------------
Total Rp 40.000

Note: beda daerah bisa beda biaya dan beda syarat tes kesehatan

4. Undangan

Undangan kita simple banget, Cuma kertas ivory biasa aja, dilipat-lipat, dimasukin plastik, udah. Desainnya mas Azaz yang bikin, terus kontennya aku nyumbang ide dikit (iya, iya termasuk bagian hashtag). Aku suka sama desainnya, unik-unik kece gimana gitu. Cuma di bagian label nama undangan kotaknya kekecilan, hehehe.



Selain desain, kita juga cetak (di percetakan), lipat undangan, cetak label undangan, dan masukin ke plastik sendiri. Sayangnya, karena aku yang koret sama anggaran, jadilah kita pilih cetak biasa tanpa laminasi. Hasilnya, ketika ditekuk dia akan keliatan bekasnya gitu. Kurang mantap soul. Buat aku sih nggak masalah, tapi emang lebih maksimal kalau sekalian dilaminasi, akan keliatan lebih kokoh dan elegan.

Hal paling penting dari undangan menurut kita ada di isinya sih. Yang penting isinya jelas, ada nama mempelai, orang tua mempelai, asal, waktu, tempat, denah. Untuk bentuk fisiknya kita nggak terlalu ambil pusing. Karena sebagus apapun undangan, pasti akan lebih banyak yang akhirnya kebuang daripada disimpan. Apalagi sekarang undangan bisa via online aja, kirim softcopy nya. Aku prefer spend anggaran buat souvenir daripada buat undangan.

Contoh desain undangan


Biaya cetak undangan (180 pcs) Rp 270.000
Biaya plastik undangan Rp 25.000
Biaya label Rp 5000
---------------------------------------------
Total Rp 300.000

5. Souvenir

Kayak yang aku bilang di atas, aku lebih berat mikirin souvenir daripada undangan karena souvenir kan nantinya dibawa pulang sama tamu, pengennya yang bermanfaat, simpel, sekaligus affordable. Banyak banget alternatifnya, kita sampai bingung mau pilih apa. Duluu banget sebelum nikah, aku cita-cita pengen ngasih bibit tanaman sebagai souvenir, kan kece tuh. Tapi ide ini dikonfirmasi ulang sama mas Azaz, “Kalo adek yang dapet souvenir kayak gitu, bakal ditanam nggak?”. Kalo gueh?, mmm... enggak sih, kekeke. Uweh pemalas soalnya masalah begituan. 

Terus yaudah cari alternatif lain, kayak: telenan (ini lucu, asli), totebag, dompet, gelas, dll. Kita survey harga dulu, kalau bikin sendiri sama beli jadi di toko souvenir kira-kira harga akhirnya beda banyak apa enggak. Kita sampai ngepoin beberapa vendor souvenir online maupun offline, bahkan sampai kita samperin ke Kasongan, Bantul, di sana ada toko souvenir nikahan gede gitu. Tadinya kita mau ambil gelas, tapi kalau kita beli gelas 200pcs, bawanya akan susah, apalagi dari Bantul dibawa ke Sleman, dari Sleman dibawa ke rumah Magelang, dari rumah Magelang dibawa ke gedung. Belum ada yang srek lagi deh.

Eh, yang namanya jodoh ya. Aku inget dulu pernah kondangan di nikahan ibu Kepala Sekolah, terus dapet souvenir dan di souvenirnya ada Instagram vendornya @almaisouvenir_jogja. Toko offlinenya juga ada, malah deket banget sama sekolah tempat aku ngajar, di daerah Jalan Kaliurang sana. Aku kepoin instagramnya, dan jatuh hati buat ambil sendok-garpu sama sumpit. Simpel, kecil, harganya pas (di anggaran, kekeke), bermanfaat (aamiin), dan merepresentasikan kita berdua yang doyan makan, wqwq (eh, kita berdua apa gue doang yak?). Abis itu aku janjian buat ambil langsung di toko. Terus kita bisa custom kartu ucapan juga, sekalian dipasangin sama pihak Almaisouvenir.

Souvenir pernikahan: sumpit stainless steel




Sendok+Garpu (100) @ Rp 2250  : Rp 225.000
Sumpit (100) @ Rp 2500  : Rp 250.000
*harga sudah termasuk kemasan plastik dan kartu ucapan
-----------------------------------------------------------
Total Rp 475.000

6. Katering dan Gedung

I think this is one of the best choice I’ve made in my wedding. Kenapa katering dan gedung aku jadiin satu poin?. Karena nikahan aku pakai katering dari Rumah Makan Lestari, Secang, dan venue nya juga sekaligus di sana. Nah kalau kita pesan katering di Lestari, kita bisa sekaligus pakai gedungnya tanpa tambahan biaya. Bahkan pemakaian gedungnya bisa seharian full, dari pagi sampai malam (tapi aku Cuma dari jam 5 sampai jam 14, jam segitu aja udah capek).

Gedungnya emang nggak semegah gedung lain, jangan bayangin A.H. Nasution nya Akmil Magelang ya. Tapi good enough buat acara resepsi. Kapasitasnya juga cukup untuk 300an orang (prasmanan) atau 100 orang (kalo acaranya duduk, eh apa sih namanya?). Tempatnya strategis, di pinggir jalan utama di Secang, tempat parkirnya pun luas. Ini memudahkan banget buat aku sama mas Azaz, karena tamu dari temen-temen kita banyak yang dari luar kota dan naik kendaraan. Fasilitas lain: ada kursi (100an), kipas angin.

Aku mau cerita dulu dikit. Pas awal rembukan, agak bingung lho nentuin mau nikah di rumah atau di gedung. Terus aku inget waktu mbak Devi (kakak aku) nikahan dulu di rumah, selesai acara, kita sekeluarga masih harus bersih-bersih dan beres-beres padahal pasti udah pada capek. Kemudian yang jadi salah satu alasan pilih di gedung ya karena, biar keluarga abis selesai acara bisa langsung istirahat. Dan terbukti, enak banget ternyata. Sebelum hari H Cuma perlu nyiapin acara pengajian sederhana di rumah, bisa tidur gasik tanpa perlu begadang nyiapin ini-itu, pagi harinya tinggal mandi-macak-berangkat, acaranya dibatasi waktu sebentar aja, kelar acara bisa langsung pulang tanpa riweuh. 

Untuk katering, aku pesen 300 porsi. Rincian menunya:
Prasmanan: nasi, capcay sayur, ayam fillet saus, sambal goreng daging, kerupuk
Pondokan: sate lontong, bakso, es krim, aneka jenang, buah
Minuman: soft drink, teh, aqua

Itu menu yang aku pilih, menu lainnya ada banyak. Sebelum nentuin menu, aku sama mas Azaz ngobrol langsung sama Ibu Sulastri, pemiliknya RM Lestari. Kita bilang konsepnya mau yang sederhana, dan lain-lain, terus bu Sulastri terbuka banget ngasih saran. Beliau kan udah berpengalaman ya ngurusin acara nikahan. Bahkan nggak Cuma itu, kita juga dikasih nasehat pra-nikah. Ehehe. Asik banget ibunya.

Pas hari H, alhamdulillah banyak yang bisa dateng ke acara. Aku tadinya sempet khawatir, 300 porsi bakal cukup apa enggak. Eh ternyata makanannya sisa lumayan banyak. Sisa makanan dan minuman bakal dibungkusin buat dibawa pulang kita kok.

Katering 300 porsi: Rp 13.500.000

7. Dekorasi

Untuk dekorasi, kita bisa pilih dekorasi dari Lestari atau cari dari luar juga boleh. Biar nggak ribet, kita serahin sekalian aja ke pihak Lestari. Kita dikasih pilihan, mau paket dekorasi yang 4jutaan atau 5 jutaan, atau yang lebih mahal ada lagi, wkekeke. Kita pilih yang 4jutaan aja, kan sederhanaaa.

Hasilnya bagus kok. Kece gitu, keliatan "melek"





Dekorasi: Rp 4.000.000

8. Photobooth

Buat photobooth, sebenarnya udah jadi satu paket sama dekorasi. Tapi aku sama mas Azaz pengen nambahin photoboothnya biar jadi lebih lucu, jadi kita bikin hiasan sama prop stick dengan tulisan-tulisan kekinian. Propsticknya mas Azaz yang bikin sendiri lho. Kamu pengen order nggak? Pesen aja ke kita, huehehehe (promo).




Propstick : Rp 100.000

9. Hiburan

Hiburan juga kita serahin ke pihak Lestari, karena aku nggak punya banyak kenalan penyanyi atau pengisi acara begitu (ada sih yang bisa main musik, tapi itu mantan gueh, gimana dong? Ahak). Hiburannya kita pilih nyanyi+akustik (tapi keyboard, nggak tau deh, bu Sulastri nyebutnya gitu). Sebenernya tamu yang dateng boleh nyumbang lagu lho, tapi entah kenapa kemarin nggak ada yang pengen nyanyi. 

Hiburan: Rp 1.000.000

10. Make Up + Sewa Baju

Untuk make up dan sewa baju, kebetulan aku punya Tante yang punya salon. Jadi kemarin make up dan bajuku semua aku percayakan ke Tante. Hasil make up nya bagus kok, beberapa orang bilang aku “manglingi”, cukup kekinian- nggak terpaku sama pakem rias manten, dan bisa request sesuai keinginan kita. Namanya Ratna Salon, di deket SD Teladan Grabag. Catet yaa, salonnya tante uwe tuh. Hehe.

Malangnya nasibku, kemarin pas hari H nikah, justru ada 2 jerawat gede yang nongol dan lagi matang-matangnya. Padahal udah perawatan, pake sheetmask tiap hari segala macem, dll. Untung bisa ditutupin. Thanks buat penemu foundation, di manapun mereka berada. Huhu.

Buat baju, aku pakai 2 baju yang berbeda. 1 baju akad, aku pakai kebaya sendiri, mas Azaz juga pakai setelan jas sendiri. Baju yang kedua, kebaya untuk resepsi, ini aku sewa ke Tante. Kebetulan dua-duanya warna putih semua. Kenapa pilih warna putih terus, nggak ganti-ganti?. Ya karena suka aja. Ganti baju juga Cuma sekali, biar nggak ribet. Hoho.



Rincian
make up sepasang pengantin, 2 pasang ibu-bapak pengantin, 2 kakak perempuan, 2 penjaga buku tamu
baju sepasang pengantin, 2 pasang ibu-bapak pengantin, 2 kakak perempuan, 1 kakak laki-laki, 2 anak laki-laki (adek sama keponakanku), 2 penjaga tamu.

Make up + sewa baju resepsi: Rp 3.200.000

11. Seragam among tamu

Untuk seragam among tamu, kita beli baju batik yang udah jadi. Kenapa?. 

Yang pertama, kalau kita beliin kain, nanti pakdhe-budhe yang jadi among tamu perlu jahit baju, iya kalau sempet, iya kalau pas ada rejeki buat bayar jahitan, biar nggak ngerepotin kita beli yang udah jadi aja. 

Yang kedua, biar bisa dipakai lagi di kemudian hari. 

Yang ketiga, kalau kita sewain sarimbit kebaya di salon, nanti perlu banyak dan perlu “dandan” buat yang budhe-budhe. Jadi biar gampang, ya udah beli batik aja yang penting seragam.

Aku sama mas Azaz nyari baju batiknya di pasar Klewer Solo. Di sana banyak banget pilihannya. Kata mas Azaz sih kalau beli kain/baju mending di Solo daripada di Bringharjo. Ada benernya. Puas banget milih-milih di sana. 

Jilbab buat budhe-budhe juga sekalian beli biar seragam.


Seragam among tamu:
10 x Rp 52.000: Rp 520.000
Jilbab 5 x Rp 20.000: Rp 100.000
-------------------------------------------- 
Total: Rp 620.000

12. Pengisi acara (MC, sambutan, do’a)

Pas acara, kan ada MC nya tuh, yang “monggokke”. Terus ada sambutan dari bu Lurah dan lain sebagainya. Ada juga do’a yang dipimpin mbah Kyai. Nah pengisi acara perlu ada “amplop” juga buat menghormati beliau-beliau yang berkenan meluangkan waktu. Berapa nya? Ya seikhlas dan sewangunnya.

13. Foto Dokumentasi

Awalnya, aku sama mas Azaz nyoba cari-cari fotografer sendiri. Sebenernya ada beberapa temanku yang bisa “motret”. Tapi karena satu dan lain hal, pada nggak bisa pas hari itu. Yaudah deh, aku serahin fotografernya sekalian dari pihak salon aja (mereka ada partner gitu), namanya pak Gentong.

Kalo foto nikahan gitu kan itungannya per rol, 1 rol itu isi 40 foto. Di pak Gentong ini murah sih, 1 rol Cuma Rp 250.000, di tempat lain ada yang lebih mahal. Hasil fotonya bagus standar, yaa ala-ala nikahan pada umumnya. Tapi kalau nyari hasil foto yang kekinian, kayaknya mending cari yang lain deh, terutama yang fotografer muda. 

Foto dokumentasi
3 (rol) x Rp 250.000: Rp 750.000
Cetak + album besar: Rp 100.000
----------------------------------------------
Total Rp 850.000

14. Pengajian

Malam sebelum akad, di rumah ada pengajian sederhana. Kalo pengajian mah, sesuai kebiasaan masing-masing aja kalik ya. Untuk pengajian, ini Mama, Papa dan keluarga sih yang ngurusin, aku terima beres aja. Termasuk total biayanya berapa buat pengajian, aku kurang tahu. 

Buat makan sama bikin selametan sekitar 50, Rp 3.000.000 cukup nggak kira-kira? 

Biaya pernikahan sederhana di Magelang 2017

***

*Update: 
Buat sebagian orang yang berpikir, kurang sederhana nih kalo kayak gini, sederhana kok nikah di gedung. Iya sih, kesederhanaan emang relatif, tergantung kita bandinginnya sama apa. Ada juga nikahan yang lebih sederhana dari ini. Tapi ada juga yang jauh lebih nggak-sederhana.

Kenapa bilang sederhana tapi kok di gedung?. Karena kalo di rumah, bisa jadi malah biayanya sama atau lebih banyak. Karena akan ada banyak orang yang dateng "rewang" ke rumah, kita perlu nyiapin konsumsi juga buat yang dateng tersebut. Perlu nyewa tratak, genset, kursi, dll. Belum lagi setelah acara, ada tradisi "munjung" untuk yang rewang ke rumah.

***

Begitulah kira-kira rincian biaya pernikahan aku sama mas Azaz. Buat yang kemarin datang, bisa tau sendiri gimana acaranya. Buat yang nggak bisa datang, atau yang nggak keundang, aku sama mas Azaz mohon doa restunya ya. Acaranya biasa aja kok, sederhana, nggak semeriah yang lain, nggak sempurna, tapi buat kita berdua, udah Alhamdulillah banget. Just like what we want. 

Kita pengennya konsep nikahan yang bisa diterima, ya diterima sama orang tua, sama keluarga, sama segenap tamu, dan kalau bisa semua yang terlibat. Kan pengennya orang tua sama anak muda biasanya beda. Tapi Alhamdulillah acara kemarin lancar tanpa kendala berarti. 

Kita juga pengennya seminim mungkin ngerepotin orang tua dan keluarga. Pengennya di hari bahagia kita, orang-orang terdekat juga ikutan bahagia, bukan justru pusing mikirin bayar ini-itu abis acara. Makanya jauh-jauh sebelum nikah, kita berdua udah nabung dulu. Orang tua juga nambahin, tapi sebisa mungkin nggak nambahin banyak.

Btw, aku pengen share deh gimana ajaibnya rezeki yang datang setelah aku sama mas Azaz berani memutuskan untuk menikah. Next post ya. Kamu mau baca nggak? :D

Baca juga: Cerita Menikah: Sindrom Pra Nikah, Apa yang Aku Rasakan Sebelum Menikah

In the end, emang bener sih, nikah itu bukan tentang resepsinya, tapi tentang gimana menjalani hari-hari setelah resepsi. Tapi termasuk sunnah kan, menyiarkan kabar bahagia tentang pernikahan, biar nggak terjadi fitnah. Nah resepsi ini cara aku sama mas Azaz berbagi kebahagiaan sama orang-orang terdekat. Sebisa mungkin kita buat yang... nggak membebani kita berdua dan keluarga, sekaligus bikin bahagia kita berdua, keluarga, dan semua yang datang maupun nggak datang. 

Kalau kamu?. 
Sebelum menikah, aku rajin cari-cari referensi tentang apa-apa yang perlu dipersiapkan menjelang nikah. Terutama tentang biaya ataupun vendor gedung, souvenir, katering, dan vendor lain yang recommended di Jogja/Magelang. Dari googling itu, aku nemu beberapa artikel di blog yang membantu banget. So, sekarang aku nulis artikel yang sama, siapa tau ada orang lain di luar sana yang juga sedang bingung dalam mempersiapkan pernikahannya.


Pernikahan aku termasuk kategori sederhana. Jumlah undangan sekitar 200, dan tamu yang hadir sekitar 300 orang saja. Berikut ini rincian biayanya di Desember tahun 2017. Nggak terlalu detail, tapi kurang lebihnya nggak jauh beda.

1. Biaya administrasi KUA

Buat yang belum tahu, untuk mengurus administrasi pernikahan di KUA, kita ada 2 pilihan:
Akad nikah di KUA, gratis
Akad nikah di luar KUA, bayar Rp 600.000

Aku akan cerita sedikit. Kemarin, aku sama mas Azaz pilih nikah di KUA. Pertimbangan kita kayak gini: 1. kita nikah di hari Kamis, yang notabene hari kerja KUA; 2. gedung resepsi kita dekat banget dari KUA, kira-kira hanya sekitar 200 meter; 3. Kabarnya lembaga pemerintahan sekarang udah mulai profesional. Kita pikir nggak akan masalah, dan lumayan juga hemat pengeluaran. Kalau kita nikah di hari libur, tentu kita akan pilih yang nikah di luar KUA. 

Ternyata ini adalah salah satu keputusan yang aku sesali di kemudian hari. 

Pertama, jadwal jam akad nikah di KUA jadi prioritas kedua, yang didahulukan adalah jadwal nikah yang di luar KUA. 

Jadilah acara kemarin molor. Di rencana, kita spend waktu buat akad dari jam 8-9 aja, acara resepsi di undangan mulai jam 10. Kita berani kayak gini karena dikasih tau teman, katanya akad nikah itu nggak lama. Rentang waktu 1 jam itu udah sama nunggu semisal kita antri banyak.
Nyatanya, kita datang jam setengah 8 ke KUA, dapat nomor antrian pertama. Dan, penghulu baru datang jam 10 kurang 5 menit. Penghulunya datang, aku sama mas Azaz langsung mulai prosesi ijab kabul. Emang cepat sih, paling Cuma 10 menit. Tapi kan tetep aja molor bangett. Huhu.

Katanya sih, salah satu penghulu ada yang cuti. Biasanya ada 1 penghulu yang stay di KUA, ada 1 penghulu yang moving. Huft. Yoda lah ya.

Kedua, petugas penghulunya jutek abieezzzt. 

Padahal bapak-bapak, tapi juteknya ngalahin ibu-ibu TU yang banyak kerjaan dan lagi PMS. Aduh, mangkel banget aku kalau inget-inget si Bapak penghulu. Entah dia capek, atau pengantin sebelum aku ngeselin, tapi kan harusnya profesional to pak. 

Nggak Cuma aku yang ngerasa sebel, mas Azaz, om, Bapak, pokoknya semua yang di situ juga kesel. Sempet mikir, apa gara-gara kita nggak bayar terus dianggep bebas buat dijutekin. Rasa-rasanya pengen tak sodorin duit segepok saat itu juga (ahak). Tapi kan kita bayar apa enggak, dia tetep digaji sama pemerintah. Kalo profesional ya kudunya melayani pakai hati. Ngerusak momen sakral orang yang (pengennya, insya Allah) sekali seumur hidup.

Ketiga, buku nikah jadinya lama

Setelah ijab kabul, kita langsung tanda tangan buku nikah, surat administrasi apa segala macem. Kita sempat foto sama buku nikah tuh, eh terus buku nikah nya diambil pak penghulu lagi. Aku agak nggak ngeh waktu itu soalnya aku sama mas Azaz terus keluar buat ke gedung resepsi. Aku pikir surat sama buku nikah dikasih ke om atau siapa. Ternyata enggak. Ini udah 3 minggu aku belum pegang surat sama buku nikahnya. Jadi agak susah kalau mau ngurus yang lain.

*Update: aku udah ambil buku nikah di KUA, ternyata fotoku sama mas Azaz hilang, jadi buku nikah kita tertunda. Di kondisi normal, buku nikah bisa langsung diambil setelah akad (kira-kira selang 15 menit). Agak kesel juga sih sama kasus kayak gini. Ya kalo fotonya ilang, kenapa dulu pas pemberkasan kagak dicek dulu paaaak. Kalo dulu tau fotonya nggak ada kan kita bisa langsung ngumpulin lagi. Huuuuuft.

Eh tapi mungkin pas aku lagi nggak hoki aja kalik. Buat yang lain mungkin nggak mengalami masalah kayak yang aku alami di atas.

Biaya nikah di KUA Rp 0.

2. Pas Foto

Pas foto buat buku nikah yaa kayak pas foto biasa aja, tapi backgroundnya warna biru. Kemarin aku sama mas Azaz foto di Calista. @25.000 dapat 10 foto 2x3, 10 foto 3x4 dan 10 foto 4x6.

Syarat foto untuk buku nikah KUA: background warna biru


Biaya pas foto 2 x Rp 25.000 = Rp 50.000

3. Tes Kesehatan

Salah satu syarat ngurus KUA itu adalah lampiran tes kesehatan. Lampirannya meliputi: suntik imunisasi TT 1 untuk calon pengantin, dan surat keterangan tidak hamil. Kata Fatonah, dia perlu tes HIV/AIDS, tapi di KUA Secang nggak ada syaratnya. Aku berangkat sendiri waktu itu ke Puskesmas Secang. Untuk tes kesehatan ini rincian biayanya sbb:

Biaya tes kesehatan calon pengantin


Biaya pendaftaran Rp 6.000
Biaya imunisasi TT 1 Rp 20.000
Biaya tes kehamilan Rp 14.000
-----------------------------------------
Total Rp 40.000

Note: beda daerah bisa beda biaya dan beda syarat tes kesehatan

4. Undangan

Undangan kita simple banget, Cuma kertas ivory biasa aja, dilipat-lipat, dimasukin plastik, udah. Desainnya mas Azaz yang bikin, terus kontennya aku nyumbang ide dikit (iya, iya termasuk bagian hashtag). Aku suka sama desainnya, unik-unik kece gimana gitu. Cuma di bagian label nama undangan kotaknya kekecilan, hehehe.



Selain desain, kita juga cetak (di percetakan), lipat undangan, cetak label undangan, dan masukin ke plastik sendiri. Sayangnya, karena aku yang koret sama anggaran, jadilah kita pilih cetak biasa tanpa laminasi. Hasilnya, ketika ditekuk dia akan keliatan bekasnya gitu. Kurang mantap soul. Buat aku sih nggak masalah, tapi emang lebih maksimal kalau sekalian dilaminasi, akan keliatan lebih kokoh dan elegan.

Hal paling penting dari undangan menurut kita ada di isinya sih. Yang penting isinya jelas, ada nama mempelai, orang tua mempelai, asal, waktu, tempat, denah. Untuk bentuk fisiknya kita nggak terlalu ambil pusing. Karena sebagus apapun undangan, pasti akan lebih banyak yang akhirnya kebuang daripada disimpan. Apalagi sekarang undangan bisa via online aja, kirim softcopy nya. Aku prefer spend anggaran buat souvenir daripada buat undangan.

Contoh desain undangan


Biaya cetak undangan (180 pcs) Rp 270.000
Biaya plastik undangan Rp 25.000
Biaya label Rp 5000
---------------------------------------------
Total Rp 300.000

5. Souvenir

Kayak yang aku bilang di atas, aku lebih berat mikirin souvenir daripada undangan karena souvenir kan nantinya dibawa pulang sama tamu, pengennya yang bermanfaat, simpel, sekaligus affordable. Banyak banget alternatifnya, kita sampai bingung mau pilih apa. Duluu banget sebelum nikah, aku cita-cita pengen ngasih bibit tanaman sebagai souvenir, kan kece tuh. Tapi ide ini dikonfirmasi ulang sama mas Azaz, “Kalo adek yang dapet souvenir kayak gitu, bakal ditanam nggak?”. Kalo gueh?, mmm... enggak sih, kekeke. Uweh pemalas soalnya masalah begituan. 

Terus yaudah cari alternatif lain, kayak: telenan (ini lucu, asli), totebag, dompet, gelas, dll. Kita survey harga dulu, kalau bikin sendiri sama beli jadi di toko souvenir kira-kira harga akhirnya beda banyak apa enggak. Kita sampai ngepoin beberapa vendor souvenir online maupun offline, bahkan sampai kita samperin ke Kasongan, Bantul, di sana ada toko souvenir nikahan gede gitu. Tadinya kita mau ambil gelas, tapi kalau kita beli gelas 200pcs, bawanya akan susah, apalagi dari Bantul dibawa ke Sleman, dari Sleman dibawa ke rumah Magelang, dari rumah Magelang dibawa ke gedung. Belum ada yang srek lagi deh.

Eh, yang namanya jodoh ya. Aku inget dulu pernah kondangan di nikahan ibu Kepala Sekolah, terus dapet souvenir dan di souvenirnya ada Instagram vendornya @almaisouvenir_jogja. Toko offlinenya juga ada, malah deket banget sama sekolah tempat aku ngajar, di daerah Jalan Kaliurang sana. Aku kepoin instagramnya, dan jatuh hati buat ambil sendok-garpu sama sumpit. Simpel, kecil, harganya pas (di anggaran, kekeke), bermanfaat (aamiin), dan merepresentasikan kita berdua yang doyan makan, wqwq (eh, kita berdua apa gue doang yak?). Abis itu aku janjian buat ambil langsung di toko. Terus kita bisa custom kartu ucapan juga, sekalian dipasangin sama pihak Almaisouvenir.

Souvenir pernikahan: sumpit stainless steel




Sendok+Garpu (100) @ Rp 2250  : Rp 225.000
Sumpit (100) @ Rp 2500  : Rp 250.000
*harga sudah termasuk kemasan plastik dan kartu ucapan
-----------------------------------------------------------
Total Rp 475.000

6. Katering dan Gedung

I think this is one of the best choice I’ve made in my wedding. Kenapa katering dan gedung aku jadiin satu poin?. Karena nikahan aku pakai katering dari Rumah Makan Lestari, Secang, dan venue nya juga sekaligus di sana. Nah kalau kita pesan katering di Lestari, kita bisa sekaligus pakai gedungnya tanpa tambahan biaya. Bahkan pemakaian gedungnya bisa seharian full, dari pagi sampai malam (tapi aku Cuma dari jam 5 sampai jam 14, jam segitu aja udah capek).

Gedungnya emang nggak semegah gedung lain, jangan bayangin A.H. Nasution nya Akmil Magelang ya. Tapi good enough buat acara resepsi. Kapasitasnya juga cukup untuk 300an orang (prasmanan) atau 100 orang (kalo acaranya duduk, eh apa sih namanya?). Tempatnya strategis, di pinggir jalan utama di Secang, tempat parkirnya pun luas. Ini memudahkan banget buat aku sama mas Azaz, karena tamu dari temen-temen kita banyak yang dari luar kota dan naik kendaraan. Fasilitas lain: ada kursi (100an), kipas angin.

Aku mau cerita dulu dikit. Pas awal rembukan, agak bingung lho nentuin mau nikah di rumah atau di gedung. Terus aku inget waktu mbak Devi (kakak aku) nikahan dulu di rumah, selesai acara, kita sekeluarga masih harus bersih-bersih dan beres-beres padahal pasti udah pada capek. Kemudian yang jadi salah satu alasan pilih di gedung ya karena, biar keluarga abis selesai acara bisa langsung istirahat. Dan terbukti, enak banget ternyata. Sebelum hari H Cuma perlu nyiapin acara pengajian sederhana di rumah, bisa tidur gasik tanpa perlu begadang nyiapin ini-itu, pagi harinya tinggal mandi-macak-berangkat, acaranya dibatasi waktu sebentar aja, kelar acara bisa langsung pulang tanpa riweuh. 

Untuk katering, aku pesen 300 porsi. Rincian menunya:
Prasmanan: nasi, capcay sayur, ayam fillet saus, sambal goreng daging, kerupuk
Pondokan: sate lontong, bakso, es krim, aneka jenang, buah
Minuman: soft drink, teh, aqua

Itu menu yang aku pilih, menu lainnya ada banyak. Sebelum nentuin menu, aku sama mas Azaz ngobrol langsung sama Ibu Sulastri, pemiliknya RM Lestari. Kita bilang konsepnya mau yang sederhana, dan lain-lain, terus bu Sulastri terbuka banget ngasih saran. Beliau kan udah berpengalaman ya ngurusin acara nikahan. Bahkan nggak Cuma itu, kita juga dikasih nasehat pra-nikah. Ehehe. Asik banget ibunya.

Pas hari H, alhamdulillah banyak yang bisa dateng ke acara. Aku tadinya sempet khawatir, 300 porsi bakal cukup apa enggak. Eh ternyata makanannya sisa lumayan banyak. Sisa makanan dan minuman bakal dibungkusin buat dibawa pulang kita kok.

Katering 300 porsi: Rp 13.500.000

7. Dekorasi

Untuk dekorasi, kita bisa pilih dekorasi dari Lestari atau cari dari luar juga boleh. Biar nggak ribet, kita serahin sekalian aja ke pihak Lestari. Kita dikasih pilihan, mau paket dekorasi yang 4jutaan atau 5 jutaan, atau yang lebih mahal ada lagi, wkekeke. Kita pilih yang 4jutaan aja, kan sederhanaaa.

Hasilnya bagus kok. Kece gitu, keliatan "melek"





Dekorasi: Rp 4.000.000

8. Photobooth

Buat photobooth, sebenarnya udah jadi satu paket sama dekorasi. Tapi aku sama mas Azaz pengen nambahin photoboothnya biar jadi lebih lucu, jadi kita bikin hiasan sama prop stick dengan tulisan-tulisan kekinian. Propsticknya mas Azaz yang bikin sendiri lho. Kamu pengen order nggak? Pesen aja ke kita, huehehehe (promo).




Propstick : Rp 100.000

9. Hiburan

Hiburan juga kita serahin ke pihak Lestari, karena aku nggak punya banyak kenalan penyanyi atau pengisi acara begitu (ada sih yang bisa main musik, tapi itu mantan gueh, gimana dong? Ahak). Hiburannya kita pilih nyanyi+akustik (tapi keyboard, nggak tau deh, bu Sulastri nyebutnya gitu). Sebenernya tamu yang dateng boleh nyumbang lagu lho, tapi entah kenapa kemarin nggak ada yang pengen nyanyi. 

Hiburan: Rp 1.000.000

10. Make Up + Sewa Baju

Untuk make up dan sewa baju, kebetulan aku punya Tante yang punya salon. Jadi kemarin make up dan bajuku semua aku percayakan ke Tante. Hasil make up nya bagus kok, beberapa orang bilang aku “manglingi”, cukup kekinian- nggak terpaku sama pakem rias manten, dan bisa request sesuai keinginan kita. Namanya Ratna Salon, di deket SD Teladan Grabag. Catet yaa, salonnya tante uwe tuh. Hehe.

Malangnya nasibku, kemarin pas hari H nikah, justru ada 2 jerawat gede yang nongol dan lagi matang-matangnya. Padahal udah perawatan, pake sheetmask tiap hari segala macem, dll. Untung bisa ditutupin. Thanks buat penemu foundation, di manapun mereka berada. Huhu.

Buat baju, aku pakai 2 baju yang berbeda. 1 baju akad, aku pakai kebaya sendiri, mas Azaz juga pakai setelan jas sendiri. Baju yang kedua, kebaya untuk resepsi, ini aku sewa ke Tante. Kebetulan dua-duanya warna putih semua. Kenapa pilih warna putih terus, nggak ganti-ganti?. Ya karena suka aja. Ganti baju juga Cuma sekali, biar nggak ribet. Hoho.



Rincian
make up sepasang pengantin, 2 pasang ibu-bapak pengantin, 2 kakak perempuan, 2 penjaga buku tamu
baju sepasang pengantin, 2 pasang ibu-bapak pengantin, 2 kakak perempuan, 1 kakak laki-laki, 2 anak laki-laki (adek sama keponakanku), 2 penjaga tamu.

Make up + sewa baju resepsi: Rp 3.200.000

11. Seragam among tamu

Untuk seragam among tamu, kita beli baju batik yang udah jadi. Kenapa?. 

Yang pertama, kalau kita beliin kain, nanti pakdhe-budhe yang jadi among tamu perlu jahit baju, iya kalau sempet, iya kalau pas ada rejeki buat bayar jahitan, biar nggak ngerepotin kita beli yang udah jadi aja. 

Yang kedua, biar bisa dipakai lagi di kemudian hari. 

Yang ketiga, kalau kita sewain sarimbit kebaya di salon, nanti perlu banyak dan perlu “dandan” buat yang budhe-budhe. Jadi biar gampang, ya udah beli batik aja yang penting seragam.

Aku sama mas Azaz nyari baju batiknya di pasar Klewer Solo. Di sana banyak banget pilihannya. Kata mas Azaz sih kalau beli kain/baju mending di Solo daripada di Bringharjo. Ada benernya. Puas banget milih-milih di sana. 

Jilbab buat budhe-budhe juga sekalian beli biar seragam.


Seragam among tamu:
10 x Rp 52.000: Rp 520.000
Jilbab 5 x Rp 20.000: Rp 100.000
-------------------------------------------- 
Total: Rp 620.000

12. Pengisi acara (MC, sambutan, do’a)

Pas acara, kan ada MC nya tuh, yang “monggokke”. Terus ada sambutan dari bu Lurah dan lain sebagainya. Ada juga do’a yang dipimpin mbah Kyai. Nah pengisi acara perlu ada “amplop” juga buat menghormati beliau-beliau yang berkenan meluangkan waktu. Berapa nya? Ya seikhlas dan sewangunnya.

13. Foto Dokumentasi

Awalnya, aku sama mas Azaz nyoba cari-cari fotografer sendiri. Sebenernya ada beberapa temanku yang bisa “motret”. Tapi karena satu dan lain hal, pada nggak bisa pas hari itu. Yaudah deh, aku serahin fotografernya sekalian dari pihak salon aja (mereka ada partner gitu), namanya pak Gentong.

Kalo foto nikahan gitu kan itungannya per rol, 1 rol itu isi 40 foto. Di pak Gentong ini murah sih, 1 rol Cuma Rp 250.000, di tempat lain ada yang lebih mahal. Hasil fotonya bagus standar, yaa ala-ala nikahan pada umumnya. Tapi kalau nyari hasil foto yang kekinian, kayaknya mending cari yang lain deh, terutama yang fotografer muda. 

Foto dokumentasi
3 (rol) x Rp 250.000: Rp 750.000
Cetak + album besar: Rp 100.000
----------------------------------------------
Total Rp 850.000

14. Pengajian

Malam sebelum akad, di rumah ada pengajian sederhana. Kalo pengajian mah, sesuai kebiasaan masing-masing aja kalik ya. Untuk pengajian, ini Mama, Papa dan keluarga sih yang ngurusin, aku terima beres aja. Termasuk total biayanya berapa buat pengajian, aku kurang tahu. 

Buat makan sama bikin selametan sekitar 50, Rp 3.000.000 cukup nggak kira-kira? 

Biaya pernikahan sederhana di Magelang 2017

***

*Update: 
Buat sebagian orang yang berpikir, kurang sederhana nih kalo kayak gini, sederhana kok nikah di gedung. Iya sih, kesederhanaan emang relatif, tergantung kita bandinginnya sama apa. Ada juga nikahan yang lebih sederhana dari ini. Tapi ada juga yang jauh lebih nggak-sederhana.

Kenapa bilang sederhana tapi kok di gedung?. Karena kalo di rumah, bisa jadi malah biayanya sama atau lebih banyak. Karena akan ada banyak orang yang dateng "rewang" ke rumah, kita perlu nyiapin konsumsi juga buat yang dateng tersebut. Perlu nyewa tratak, genset, kursi, dll. Belum lagi setelah acara, ada tradisi "munjung" untuk yang rewang ke rumah.

***

Begitulah kira-kira rincian biaya pernikahan aku sama mas Azaz. Buat yang kemarin datang, bisa tau sendiri gimana acaranya. Buat yang nggak bisa datang, atau yang nggak keundang, aku sama mas Azaz mohon doa restunya ya. Acaranya biasa aja kok, sederhana, nggak semeriah yang lain, nggak sempurna, tapi buat kita berdua, udah Alhamdulillah banget. Just like what we want. 

Kita pengennya konsep nikahan yang bisa diterima, ya diterima sama orang tua, sama keluarga, sama segenap tamu, dan kalau bisa semua yang terlibat. Kan pengennya orang tua sama anak muda biasanya beda. Tapi Alhamdulillah acara kemarin lancar tanpa kendala berarti. 

Kita juga pengennya seminim mungkin ngerepotin orang tua dan keluarga. Pengennya di hari bahagia kita, orang-orang terdekat juga ikutan bahagia, bukan justru pusing mikirin bayar ini-itu abis acara. Makanya jauh-jauh sebelum nikah, kita berdua udah nabung dulu. Orang tua juga nambahin, tapi sebisa mungkin nggak nambahin banyak.

Btw, aku pengen share deh gimana ajaibnya rezeki yang datang setelah aku sama mas Azaz berani memutuskan untuk menikah. Next post ya. Kamu mau baca nggak? :D

Baca juga: Cerita Menikah: Sindrom Pra Nikah, Apa yang Aku Rasakan Sebelum Menikah

In the end, emang bener sih, nikah itu bukan tentang resepsinya, tapi tentang gimana menjalani hari-hari setelah resepsi. Tapi termasuk sunnah kan, menyiarkan kabar bahagia tentang pernikahan, biar nggak terjadi fitnah. Nah resepsi ini cara aku sama mas Azaz berbagi kebahagiaan sama orang-orang terdekat. Sebisa mungkin kita buat yang... nggak membebani kita berdua dan keluarga, sekaligus bikin bahagia kita berdua, keluarga, dan semua yang datang maupun nggak datang. 

Kalau kamu?. 

Friday, February 16, 2018

,

Parenting Side: Pentingnya Asupan Nutrisi Terbaik Pada 1000 Hari Pertama Kehidupan

Setelah menikah, ada 2 hal yang menarik untuk aku pelajari: yang pertama tentang parenting, dan kedua tentang kesehatan – terutama kesehatan ibu, anak dan keluarga. Emang udah hamil?. Sekarang sih belum pemirsa, mohon doanya ya. Tapi kan nggak ada salahnya sedia payung sebelum hujan, sedia ilmu sebelum kejadian beneran. Apalagi tentang kesehatan. Nggak perlu nunggu hamil dulu kan supaya kita aware masalah ini.

Sebagai orang awam masalah kesehatan, sekarang aku jadi getol baca-baca buku, atau browsing artikel kesehatan biar makin tahu. Makanya pas kemarin dapat info bakalan ada event seputar kesehatan, aku langsung daftar. Tepatnya talkshow tentang “Menyediakan Gizi Terbaik dalam Periode 1000 Hari Pertama Kehidupan” yang diselenggarakan oleh Nutricia Sari Husada.



Acara berlangsung pada hari Sabtu (10/2) lalu di Mezzanine, Jogja. Pembicara dalam acara talkshow yaitu Bapak Dr. Endy Paryanto Prawirohartono, MPH, SpAK (Dokter Anak, dosen UGM) dan Ibu Nunik Endang S, SST., SH., M.Sc (Bidan, Ketua PD IBI DIY).

Apa itu 1000 Hari Pertama Kehidupan?

1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) menjadi masa-masa krusial dalam memberikan asupan nutrisi bagi anak. 1000 HPK tersebut dimulai sejak masa pembuahan, janin di dalam kandungan (+- 300 hari) hingga usia anak 2 tahun (+- 700 hari).

Oh iya, kemarin kita juga diingatkan oleh dr. Endy tentang penggunaan istilah yang lazim digunakan oleh dokter anak. Janin merupakan sebutan untuk buah hati yang masih berada di dalam kandungan ibu. Bayi merupakan sebutan untuk buah hati setelah lahir, dari usia 0-1 tahun. Sedangkan anak merupakan sebutan untuk buah hati di atas usia 1 tahun. Jadi, sekarang kita udah satu pemahaman ya dengan penggunaan 3 istilah di atas?.

Pentingnya Asupan Asam Folat Sejak Sebelum Hamil

Agar janin mendapatkan nutrisi yang baik sejak masa pembuahan, maka persiapan asupan nutrisi yang paling tepat adalah sebelum calon Ibu memasuki masa kehamilan. Sedari belum hamil, alangkah baiknya calon Ibu menjaga asupan nutrisi bagi diri sendiri sebagai persiapan. Salah satu nutrisi yang penting bagi calon Ibu hamil yaitu asam folat.

Asam folat diperlukan sejak awal kehamilan, fungsi asam folat yaitu untuk menutup tabung saraf pada janin. Kekurangan asam folat dapat mengakibatkan kelainan bawaan pada bayi, misalnya Anencephalus (Suatu keadaan di mana sebagian besar tulang tengkorak dan otak bayi tidak terbentuk. Kondisi ini merupakan bagian dari cacat tabung saraf – ayahbunda.co.id). Kelainan bawaan akan menjadi sulit untuk disembuhkan. Oleh karena itu, lebih baik mencegah daripada mengobati, dengan cara memastikan asupan nutrisi bagi calon Ibu maupun Ibu hamil senantiasa terjaga untuk sang buah hati pula.

Beruntung, mas Azaz udah tau hal ini dari awal. Doi beliin aku suplemen asam folat, merknya Folavit. Asupan asam folat juga bisa kita temui di makanan seperti sayur, buah, dan daging, ataupun di susu formula untuk ibu hamil.

Folavit, suplemen asam folat



Masa Hamil dan Rahasia si Wortel

Dokter Endy memaparkan hasil penelitian di Amerika tentang ibu dan anak. Di penelitian, ada 2 kelompok ibu hamil yang diberikan perlakuan berbeda. 1 kelompok ibu hamil rutin mengonsumsi jus wortel dan masakan dari wortel sejak hamil hingga setelah melahirkan, sedangkan 1 kelompok ibu hamil lainnya tidak rutin mengonsumsi wortel. Setelah para ibu tersebut melahirkan dan bayi mereka memasuki masa MPASI (Makanan Pendukung ASI), ternyata bayi dari ibu yang rutin mengonsumsi wortel makan dengan lebih lahap dibandingkan bayi dari ibu yang tidak rutin mengonsumsi wortel. Oooo bisa gitu ya. Aku catet dulu, abis ini aku bakal borong wortel di mas-mas sayur, ehehe.

Kenapa bisa begitu?

Apa yang dimakan oleh Ibu secara tidak langsung dikonsumsi pula oleh janin. Saat dilahirkan, bayi juga berkontak dengan air ketuban. Rasa dan aroma air ketuban menjadi familiar bagi bayi. Sehingga ketika tiba saatnya MPASI, memori bayi menangkap makanan sebagai sesuatu yang telah dikenali sehingga dia bisa menerima dengan baik. Dalam hal ini, wortel yang rutin dikonsumsi oleh ibu saat hamil maupun menyusui akan dirasakan oleh bayi, yang memiliki khasiat untuk menambah nafsu makan sehingga bayi bisa makan dengan lahap.

Permasalahannya yaitu, ketika awal kehamilan banyak Ibu yang kehilangan nafsu makan. Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi Ibu hamil, di sinilah dibutuhkan peran ayah maupun keluarga untuk memberikan dukungan agar asupan nutrisi sang Ibu tetap terjaga. Akan tetapi tidak perlu khawatir, perkembangan tercepat janin terjadi pada trimester kedua. Sehingga ketika Ibu telah melewati masa sulit-makan di trimester pertama dan mulai memasuki kondisi yang lebih stabil di trimester kedua, Ibu bisa memberikan nutrisi sebaik-baiknya untuk janin di dalam kandungan.

ASI, makanan terbaik bagi bayi

Tentunya kita sepakat, bahwa Air Susu Ibu (ASI) adalah makanan terbaik bagi bayi. Aku pernah bikin artikel yang membahas lebih lengkap tentang ASI.


Begitu juga yang dijelaskan oleh dr. Endy. Selelah apapun seorang Ibu, lakukan Inisiasi Menyusu Dini (IMD) segera setelah bayi lahir supaya naluri bayi untuk menyusu bisa aktif sejak dini. ASI ekslusif perlu diberikan selama 6 bulan, dilanjutkan sampai anak berusia 2 tahun supaya sempurna. Selama masa ASI ekslusif, ASI saja sebenarnya sudah cukup bagi bayi. Kan jaman dulu ada tuh orang tua yang memberi makan bayi di bawah 6 bulan dengan pisang atau bubur nasi. Akan tetapi, perlu digarisbawahi bagi orang tua yang memegang erat prinsip ASI ekslusif, bahwa antibiotik, vitamin, suplemen dan segala jenis obat yang lain tidak menggugurkan status ASI ekslusif. Anak yang sakit tetap perlu diberi obat supaya bisa sehat kembali. Untuk apa ASI ekslusif tapi anak sakit tak kunjung sembuh karena tidak minum obat.

Fase MPASI (Makanan Pendukung ASI)

Fase MPASI disarankan paling cepat adalah mulai dari 6 bulan usia bayi. Tidak harus tepat 6 bulan, justru perlu disesuaikan dengan kondisi bayi, apakah sudah siap untuk makan atau belum. Bayi yang sudah siap makan menunjukkan kondisi seperti: sudah dapat duduk tegak, ketika disodorkan makanan akan mencoba meraih makanan tersebut, dll.

MPASI yang paling baik adalah makanan yang kelak akan menjadi makanan sehari-hari anak. Di Indonesia, makanan pokok kita adalah nasi. Makanya MPASI yang baik yaitu yang menggunakan nasi, bukan sekedar buah. MPASI menjadi langkah awal dalam membentuk kebiasaan makan anak.

Tidak hanya sekedar menu, hal yang perlu diperhatikan selama masa MPASI yaitu waktu makan. Biasakan waktu MPASI yang rutin terjadwal sehingga ketika sudah memasuki masa makan, anak  akan memiliki kesadaran dan kebutuhan untuk makan. Hal ini untuk menghindari anak susah makan, bahkan tidak mau makan ketika beranjak besar.

Anak 1 Tahun, Makan dengan Makanan Keluarga

Melewati usia 1 tahun, anak sudah mulai bisa makan dengan makanan keluarga. Makanan keluarga yang dimaksud di sini yaitu apa yang dimakan ibu, ayah dan keluarga lain juga bisa dimakan oleh anak. Pastikan kombinasi makanan mencukupi kebutuhan nutrisi anak maupun keluarga, seperti: nasi, sayur, lauk, buah, bisa ditambah dengan susu jika ada. Makanan yang baik untuk keluarga yaitu yang: 

1. Bersih
2. Sehat, tanpa pengawet, dan bahan kimia berbahaya lain
3. Komposisi lengkap (bergizi, 4 sehat 5 sempurna)

Bagaimana jika anak sulit makan sayur?


Anak sulit makan sayur merupakan hal yang lumrah. Tidak hanya anak, orang dewasa pun banyak juga yang tidak suka makan sayur. Sayur pada dasarnya memang terasa hambar, bahkan ada yang rasanya agak pahit. Untuk mengantisipasi hal ini, maka orang tua perlu mencontohkan dan membiasakan makan sayur pada anak. Kebiasaan makan sayur seharusnya dilakukan Ibu semenjak hamil atau bahkan sebelum itu. Selain itu, Ibu juga sebaiknya pandai-pandai mengolah sayur menjadi masakan yang disukai anak. Sayur bisa diolah sekreatif mungkin menjadi berbagai olahan masakan agar anak suka.

---

Nah, itu dia sedikit ilmu dari apa yang aku dapat setelah ikut acara dari Sari Husada ini. Bermanfaat banget, dari yang tadinya nggak tahu jadi melek sedikit pengetahuannya. Buat jadi seorang Ibu emang nggak ada sekolahnya. Tapi ilmunya ada di mana-mana. Tinggal calon Ibunya nih mau nyari ilmunya apa enggak.

Aku? Mauuu banget. Share ilmunya dong mooom ;)
Setelah menikah, ada 2 hal yang menarik untuk aku pelajari: yang pertama tentang parenting, dan kedua tentang kesehatan – terutama kesehatan ibu, anak dan keluarga. Emang udah hamil?. Sekarang sih belum pemirsa, mohon doanya ya. Tapi kan nggak ada salahnya sedia payung sebelum hujan, sedia ilmu sebelum kejadian beneran. Apalagi tentang kesehatan. Nggak perlu nunggu hamil dulu kan supaya kita aware masalah ini.

Sebagai orang awam masalah kesehatan, sekarang aku jadi getol baca-baca buku, atau browsing artikel kesehatan biar makin tahu. Makanya pas kemarin dapat info bakalan ada event seputar kesehatan, aku langsung daftar. Tepatnya talkshow tentang “Menyediakan Gizi Terbaik dalam Periode 1000 Hari Pertama Kehidupan” yang diselenggarakan oleh Nutricia Sari Husada.



Acara berlangsung pada hari Sabtu (10/2) lalu di Mezzanine, Jogja. Pembicara dalam acara talkshow yaitu Bapak Dr. Endy Paryanto Prawirohartono, MPH, SpAK (Dokter Anak, dosen UGM) dan Ibu Nunik Endang S, SST., SH., M.Sc (Bidan, Ketua PD IBI DIY).

Apa itu 1000 Hari Pertama Kehidupan?

1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) menjadi masa-masa krusial dalam memberikan asupan nutrisi bagi anak. 1000 HPK tersebut dimulai sejak masa pembuahan, janin di dalam kandungan (+- 300 hari) hingga usia anak 2 tahun (+- 700 hari).

Oh iya, kemarin kita juga diingatkan oleh dr. Endy tentang penggunaan istilah yang lazim digunakan oleh dokter anak. Janin merupakan sebutan untuk buah hati yang masih berada di dalam kandungan ibu. Bayi merupakan sebutan untuk buah hati setelah lahir, dari usia 0-1 tahun. Sedangkan anak merupakan sebutan untuk buah hati di atas usia 1 tahun. Jadi, sekarang kita udah satu pemahaman ya dengan penggunaan 3 istilah di atas?.

Pentingnya Asupan Asam Folat Sejak Sebelum Hamil

Agar janin mendapatkan nutrisi yang baik sejak masa pembuahan, maka persiapan asupan nutrisi yang paling tepat adalah sebelum calon Ibu memasuki masa kehamilan. Sedari belum hamil, alangkah baiknya calon Ibu menjaga asupan nutrisi bagi diri sendiri sebagai persiapan. Salah satu nutrisi yang penting bagi calon Ibu hamil yaitu asam folat.

Asam folat diperlukan sejak awal kehamilan, fungsi asam folat yaitu untuk menutup tabung saraf pada janin. Kekurangan asam folat dapat mengakibatkan kelainan bawaan pada bayi, misalnya Anencephalus (Suatu keadaan di mana sebagian besar tulang tengkorak dan otak bayi tidak terbentuk. Kondisi ini merupakan bagian dari cacat tabung saraf – ayahbunda.co.id). Kelainan bawaan akan menjadi sulit untuk disembuhkan. Oleh karena itu, lebih baik mencegah daripada mengobati, dengan cara memastikan asupan nutrisi bagi calon Ibu maupun Ibu hamil senantiasa terjaga untuk sang buah hati pula.

Beruntung, mas Azaz udah tau hal ini dari awal. Doi beliin aku suplemen asam folat, merknya Folavit. Asupan asam folat juga bisa kita temui di makanan seperti sayur, buah, dan daging, ataupun di susu formula untuk ibu hamil.

Folavit, suplemen asam folat



Masa Hamil dan Rahasia si Wortel

Dokter Endy memaparkan hasil penelitian di Amerika tentang ibu dan anak. Di penelitian, ada 2 kelompok ibu hamil yang diberikan perlakuan berbeda. 1 kelompok ibu hamil rutin mengonsumsi jus wortel dan masakan dari wortel sejak hamil hingga setelah melahirkan, sedangkan 1 kelompok ibu hamil lainnya tidak rutin mengonsumsi wortel. Setelah para ibu tersebut melahirkan dan bayi mereka memasuki masa MPASI (Makanan Pendukung ASI), ternyata bayi dari ibu yang rutin mengonsumsi wortel makan dengan lebih lahap dibandingkan bayi dari ibu yang tidak rutin mengonsumsi wortel. Oooo bisa gitu ya. Aku catet dulu, abis ini aku bakal borong wortel di mas-mas sayur, ehehe.

Kenapa bisa begitu?

Apa yang dimakan oleh Ibu secara tidak langsung dikonsumsi pula oleh janin. Saat dilahirkan, bayi juga berkontak dengan air ketuban. Rasa dan aroma air ketuban menjadi familiar bagi bayi. Sehingga ketika tiba saatnya MPASI, memori bayi menangkap makanan sebagai sesuatu yang telah dikenali sehingga dia bisa menerima dengan baik. Dalam hal ini, wortel yang rutin dikonsumsi oleh ibu saat hamil maupun menyusui akan dirasakan oleh bayi, yang memiliki khasiat untuk menambah nafsu makan sehingga bayi bisa makan dengan lahap.

Permasalahannya yaitu, ketika awal kehamilan banyak Ibu yang kehilangan nafsu makan. Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi Ibu hamil, di sinilah dibutuhkan peran ayah maupun keluarga untuk memberikan dukungan agar asupan nutrisi sang Ibu tetap terjaga. Akan tetapi tidak perlu khawatir, perkembangan tercepat janin terjadi pada trimester kedua. Sehingga ketika Ibu telah melewati masa sulit-makan di trimester pertama dan mulai memasuki kondisi yang lebih stabil di trimester kedua, Ibu bisa memberikan nutrisi sebaik-baiknya untuk janin di dalam kandungan.

ASI, makanan terbaik bagi bayi

Tentunya kita sepakat, bahwa Air Susu Ibu (ASI) adalah makanan terbaik bagi bayi. Aku pernah bikin artikel yang membahas lebih lengkap tentang ASI.


Begitu juga yang dijelaskan oleh dr. Endy. Selelah apapun seorang Ibu, lakukan Inisiasi Menyusu Dini (IMD) segera setelah bayi lahir supaya naluri bayi untuk menyusu bisa aktif sejak dini. ASI ekslusif perlu diberikan selama 6 bulan, dilanjutkan sampai anak berusia 2 tahun supaya sempurna. Selama masa ASI ekslusif, ASI saja sebenarnya sudah cukup bagi bayi. Kan jaman dulu ada tuh orang tua yang memberi makan bayi di bawah 6 bulan dengan pisang atau bubur nasi. Akan tetapi, perlu digarisbawahi bagi orang tua yang memegang erat prinsip ASI ekslusif, bahwa antibiotik, vitamin, suplemen dan segala jenis obat yang lain tidak menggugurkan status ASI ekslusif. Anak yang sakit tetap perlu diberi obat supaya bisa sehat kembali. Untuk apa ASI ekslusif tapi anak sakit tak kunjung sembuh karena tidak minum obat.

Fase MPASI (Makanan Pendukung ASI)

Fase MPASI disarankan paling cepat adalah mulai dari 6 bulan usia bayi. Tidak harus tepat 6 bulan, justru perlu disesuaikan dengan kondisi bayi, apakah sudah siap untuk makan atau belum. Bayi yang sudah siap makan menunjukkan kondisi seperti: sudah dapat duduk tegak, ketika disodorkan makanan akan mencoba meraih makanan tersebut, dll.

MPASI yang paling baik adalah makanan yang kelak akan menjadi makanan sehari-hari anak. Di Indonesia, makanan pokok kita adalah nasi. Makanya MPASI yang baik yaitu yang menggunakan nasi, bukan sekedar buah. MPASI menjadi langkah awal dalam membentuk kebiasaan makan anak.

Tidak hanya sekedar menu, hal yang perlu diperhatikan selama masa MPASI yaitu waktu makan. Biasakan waktu MPASI yang rutin terjadwal sehingga ketika sudah memasuki masa makan, anak  akan memiliki kesadaran dan kebutuhan untuk makan. Hal ini untuk menghindari anak susah makan, bahkan tidak mau makan ketika beranjak besar.

Anak 1 Tahun, Makan dengan Makanan Keluarga

Melewati usia 1 tahun, anak sudah mulai bisa makan dengan makanan keluarga. Makanan keluarga yang dimaksud di sini yaitu apa yang dimakan ibu, ayah dan keluarga lain juga bisa dimakan oleh anak. Pastikan kombinasi makanan mencukupi kebutuhan nutrisi anak maupun keluarga, seperti: nasi, sayur, lauk, buah, bisa ditambah dengan susu jika ada. Makanan yang baik untuk keluarga yaitu yang: 

1. Bersih
2. Sehat, tanpa pengawet, dan bahan kimia berbahaya lain
3. Komposisi lengkap (bergizi, 4 sehat 5 sempurna)

Bagaimana jika anak sulit makan sayur?


Anak sulit makan sayur merupakan hal yang lumrah. Tidak hanya anak, orang dewasa pun banyak juga yang tidak suka makan sayur. Sayur pada dasarnya memang terasa hambar, bahkan ada yang rasanya agak pahit. Untuk mengantisipasi hal ini, maka orang tua perlu mencontohkan dan membiasakan makan sayur pada anak. Kebiasaan makan sayur seharusnya dilakukan Ibu semenjak hamil atau bahkan sebelum itu. Selain itu, Ibu juga sebaiknya pandai-pandai mengolah sayur menjadi masakan yang disukai anak. Sayur bisa diolah sekreatif mungkin menjadi berbagai olahan masakan agar anak suka.

---

Nah, itu dia sedikit ilmu dari apa yang aku dapat setelah ikut acara dari Sari Husada ini. Bermanfaat banget, dari yang tadinya nggak tahu jadi melek sedikit pengetahuannya. Buat jadi seorang Ibu emang nggak ada sekolahnya. Tapi ilmunya ada di mana-mana. Tinggal calon Ibunya nih mau nyari ilmunya apa enggak.

Aku? Mauuu banget. Share ilmunya dong mooom ;)

Saturday, February 3, 2018

Medi-Call, Mudahnya Panggil Dokter dan Perawat Ke Rumah Via Online


Sakit itu nggak enak. Iya kan?. Apapun jenis sakitnya pasti nggak enak, entah yang ringan kayak pusing, batuk, pilek, diare, maag, ataupun yang lebih berat dari itu. Aku pernah punya pengalaman kurang menyenangkan ketika sakit. Kayak gini nih

Pengalaman 1: Vertigo

Alhamdulillah, aku termasuk orang yang jarang sakit serius. Salah satu sakit paling serius yang pernah aku alami adalah vertigo. Bagi yang belum tahu apa itu vertigo, jadi vertigo itu adalah ketika kita sakit kepala dan kepala kita rasanya berputar-putar secara radial. Kayak yang di iklan obat pusing jaman dulu itu lho, yang seolah ada lingkaran-lingkaran kecilnya. Nah, kayak gitu itu kurang lebih.

Atau kalau kamu pernah ke Trans Studio Bandung, di sana ada wahana namanya Vertigo. Kalau naik wahana itu, kita akan berputar mengitari poros utama. Tak hanya itu, tempat duduk kita juga berputar mengitari poros tempat duduk. Kebayang gimana pusingnya?. Begitulah kiranya yang kita rasakan ketika mengalami vertigo, makanya wahana itu diberi nama demikian.

Pertama kali kena vertigo, aku udah kayak orang linglung deh. Nggak berani melek. Ketika membuka mata, seisi rumah yang aku lihat seolah berputar-putar semua. Nggak berani berdiri. Ketika berdiri dan coba jalan jadinya justru sempoyongan. Yang paling sedih adalah, aku jadi nggak bisa makan. Ketika makan, rasanya mual dan malah aku “keluarin” semua. Lemes dumes.

Luckily ketika sakit waktu itu aku lagi di rumah, ada Mama, Papa, dan Dafa yang bisa ngerawat. Waktu awalnya aku bilang pusing, Mama udah persiapan ngasih pengobatan yang biasa. Tapi ngeliat aku yang nggak kunjung membaik, Mama sama Papa jadi bingung juga. Aku diajak buat periksa ke dokter, tapi aku nggak mau karena bener-bener nggak kuat pergi. Akhirnya, tau nggak apa yang kita lakuin?

Mama yang berangkat pergi ke dokter!.

Rada konyol sih emang. Sebelum berangkat Mama tanya-tanya ke aku dulu apa yang aku rasain. Terus aku jabarin deh, pusing, muter-muter kepalanya, lemes, mual, dll. Terus pas di dokter, Mama akting sakit gitu, bilang ke dokter keluhannya kayak yang aku rasain biar bisa didiagnosis dan dapet obat. Kekeke. Tolong jangan ditiru, adegan berbahaya bagi kesehatan kamu.

Pengalaman 2: Mas Azaz Sakit

Kalau yang ini baru kejadian kemarin. Januari lalu, aku sama mas Azaz kan pergi ke Malang. Pulang dari Malang, eh mas Azaz sakit. Padahal waktu itu aku harus berangkat ke sekolah karena minggu sebelumnya udah nggak masuk. Aku ngajar dari pagi jam 7 sampai sore, jam 4 baru pulang. Selama beberapa jam di sekolah itu rasanya khawatir sama mas Azaz. Mau pulang, tapi nggak bisa dan kata mas Azaz nggak usah pulang aja, masih bisa sendiri katanya. Tapi kan tetep aja ya rasanya was-was.

Aku pulang, udah sore. Kita mau ke Dokter, aku bingung harus gimana karena mas Azaznya lemes. Aku kalo disuruh buat gotong doi, ya nggak kuat. Bingung juga sih bisa periksanya ke mana. Akhirnya ya udah aku rawat sendiri di rumah sama ngasih madu.

Medi-Call, Aplikasi HomeCare Zaman Now

Like I said above, aku tuh jarang sakit, makanya ketika aku sakit atau ada keluarga yang sakit, sering bingung sendiri kudu gimana. Untung kemarin aku dapat info ada aplikasi kesehatan baru, namanya Medi-Call. Medi-Call tuh semacam anugerah dari semesta buat kita-kita di zaman now yang apa-apa serba online gini. Nggak Cuma ojek, taksi, anter makan, layanan pijet, cleaning service, dll yang bisa kita jangkau ke rumah kita via online. Dokter, perawat, dan layanan kesehatan (homecare) juga sekarang bisa kita panggil ke rumah via online. Kita panggilnya ya cukup melalui Medi-Call ini.



Medi-Call (https://medi-call.id/) adalah sebuah aplikasi online untuk menghubungkan pasien dengan penyedia layanan kesehatan terdekat dan cepat. Saat ini aplikasi Medi-Call tersedia untuk paltaform Android dan iOS. Aplikasi Medi-Call berbasis lokasi, saat ini sudah beroperasi di Jabodetabek, Bali, Surabaya, Yogyakarta, dan akan dibuka juga di Bandung, Semarang, Malang, Makassar, Manado, dan kota-kota lain di Indonesia.

Salah satu layanannya kayak yang udah aku sebukan di atas, kita bisa memanggil dokter untuk datang langsung ke rumah kita dan melakukan pengobatan. Enak ya. Tapi itu hanya salah satu layanan dari Medi-Call. Ada pula layanan-layanan lain, seperti:

Layanan Medi-Call




Emergency Call

Panggilan darurat yang menghubungkan user langsung degan ambulans klinik atau rumah sakit terdekat.

Doctor 
Panggilan dokter ke lokasi pasien

Nurse
Panggilan perawat untuk tujuan homecare/perawatan ke lokasi pasien

Midwifery
Panggilan bidan untuk tujuan babycare/perawatan ibu dan bayi ke lokasi pasien

Physiotherapy
Panggilan fisioterapi ke lokasi pasien

IV Therapy
Layanan IV dilakukan oleh dokter yang dapat direquest melalui aplikasi Medi-Call

Lab
Panggilan lab untuk pemeriksaan penunjang ke lokasi pasien

Pharmacy
Layanan antar obat ke lokasi pasien

Equipment Rent
Layanan sewa alat kesehatan yang diantarkan ke lokasi pasien

Vitamin
Layanan injeksi vitamin yang dilakukan di rumah oleh dokter

Vaccine
Layanan vaksin yag dilakukan oleh dokter

Ada pula layanan kesehatan lain yang akan dikembangkan, seperti: spesialis, homecare, dan lainnya.

Tipe Penyakit yang Ditangani Medi-Call

Buat kamu-kamu yang lagi sakit, tenang aja, Medi-Call bisa menghandle beragam penyakit kok. Misalnya infeksi, alergi, gangguan kulit, keluhan mulut, trauma, injection (bius), cardiovascular, onkologi, hematology, tanya spesialis, dll. Medi-Call juga bisa untuk beragam kalangan usia, mulai dari usia 0 tahun hingga usia dewasa.

Cara Menggunakan Medi-Call

Saat ada anggota keluarga, atau kita sendiri yang sakit, kita bisa memesan layanan yang tersedia sesuai kebutuhan kita. Misalnya, kita ingin diperiksa oleh Dokter, ya pesan saja layanan Doctor. Jika kita perlu sewa alat kesehatan kayak kursi roda, dll, ya pesan saja layanan Equipment.

Setelah memesan, Medi-Cal akan menampilkan layanan terdekat dengan lokasi kita beserta estimasi harga sesuai dengan layanan kesehatan yang dipilih

Dokter/provider kesehatan akan sampai dan segera melakukan penanganan terkait keluhan yang dialami user/pasien.

Setelah layanan selesai, user/pasien dapat melakukan pembayaran

Selain itu, user juga bisa memberikan rating kepada dokter/provider yang menangani.


Tarif Layanan Medi-Call

Tarif layanan panggil dokter ke rumah dan jasa perawat homecare bersifat transparan dan bersahabat. Tarif dibagi menjadi beberapa komponen, di antaranya:

Basic Fee (tarif dasar maksimum partner)
Untuk kunjungan dokter, tarifnya Rp 200.000/kunjungan. Sedangkan untuk kunjungan perawat, tarifnya Rp 120.000/kunjungan. Basic Fee terdapat perbedaan harga di beberapa daerah. Untuk di Jogja, basic Fee nya Rp 100.000/kunjungan dokter.

Distance Fee (biaya jarak dari lokasi partner ke lokasi pasien)
Bila kurang dari 5 km, distance fee nya Rp 0 alias tidak ada tambahan biaya.
Bila jarak melebihi 5 km, distance fee nya sebesar Rp 10.000/km.

Procedur Fee (Biaya tindakan)
Biaya tindakan ini bervariasi, tergantung tindakan yang dilakukan, serta khusus dokter adalah biaya medication/obat yang diberikan (nantinya dikirim melalui apotek K24 terdekat dari lokasi pasien)

Simpel kan?. Yang udah sering pakai layanan online, semacam Go-Jek, Go-Massage, Go-Clean, pasti udah terbiasa.


Kita bisa download aplikasi Medi-Call ini di Google Play Store (untuk pengguna Android) atau di App Store (untuk pengguna iPhone). Kemarin aku udah download dan sekalian nyoba pakai layanan Doctor Visit. Tapi ternyata di dekat rumah aku belum ada dokter partner yang available.  Medi-Call emang baru aja beroperasi di Jogja sih, mungkin karena itu jadi belum banyak dokter maupun homecare yang bergabung.

Syarat Bergabung Sebagai Partner Medi-Call

Medi-Call terbuka sekali untuk dokter/homecare yang ingin bergabung menjadi partner, tentunya dengan sistem yang ketat untuk menjaga kredibilitas layanan. Pendaftaran online bagi calon partner bisa via https://medi-call.id/daftarpartner .

Seluruh partner yang tergabung diperiksa secara elektronik dengan mengacu pada situs resmi sesuai jenis dan ketersediaan data partner. Untuk dokter, verifikasi dilakukan di website IDI (Ikatan Dokter Indonesia), dan Konsil Kedokteran Indonesia. Sedangkan untuk perawat verifikasi dilakukan di website PPNI (Persatuan Perawat Nasional Indonesia).

Persyaratan untuk bergabung sebagai partner Medi-Call sebagai berikut:



Yang dokter, atau keluarganya dokter, atau pacarnya dokter, perawat, dan homecare lain, ajakin gabung dong. Jadi kalau aku sakit, gampang berobatnya. Tinggal call aja via Medi-Call ;)

Sakit itu nggak enak. Iya kan?. Apapun jenis sakitnya pasti nggak enak, entah yang ringan kayak pusing, batuk, pilek, diare, maag, ataupun yang lebih berat dari itu. Aku pernah punya pengalaman kurang menyenangkan ketika sakit. Kayak gini nih

Pengalaman 1: Vertigo

Alhamdulillah, aku termasuk orang yang jarang sakit serius. Salah satu sakit paling serius yang pernah aku alami adalah vertigo. Bagi yang belum tahu apa itu vertigo, jadi vertigo itu adalah ketika kita sakit kepala dan kepala kita rasanya berputar-putar secara radial. Kayak yang di iklan obat pusing jaman dulu itu lho, yang seolah ada lingkaran-lingkaran kecilnya. Nah, kayak gitu itu kurang lebih.

Atau kalau kamu pernah ke Trans Studio Bandung, di sana ada wahana namanya Vertigo. Kalau naik wahana itu, kita akan berputar mengitari poros utama. Tak hanya itu, tempat duduk kita juga berputar mengitari poros tempat duduk. Kebayang gimana pusingnya?. Begitulah kiranya yang kita rasakan ketika mengalami vertigo, makanya wahana itu diberi nama demikian.

Pertama kali kena vertigo, aku udah kayak orang linglung deh. Nggak berani melek. Ketika membuka mata, seisi rumah yang aku lihat seolah berputar-putar semua. Nggak berani berdiri. Ketika berdiri dan coba jalan jadinya justru sempoyongan. Yang paling sedih adalah, aku jadi nggak bisa makan. Ketika makan, rasanya mual dan malah aku “keluarin” semua. Lemes dumes.

Luckily ketika sakit waktu itu aku lagi di rumah, ada Mama, Papa, dan Dafa yang bisa ngerawat. Waktu awalnya aku bilang pusing, Mama udah persiapan ngasih pengobatan yang biasa. Tapi ngeliat aku yang nggak kunjung membaik, Mama sama Papa jadi bingung juga. Aku diajak buat periksa ke dokter, tapi aku nggak mau karena bener-bener nggak kuat pergi. Akhirnya, tau nggak apa yang kita lakuin?

Mama yang berangkat pergi ke dokter!.

Rada konyol sih emang. Sebelum berangkat Mama tanya-tanya ke aku dulu apa yang aku rasain. Terus aku jabarin deh, pusing, muter-muter kepalanya, lemes, mual, dll. Terus pas di dokter, Mama akting sakit gitu, bilang ke dokter keluhannya kayak yang aku rasain biar bisa didiagnosis dan dapet obat. Kekeke. Tolong jangan ditiru, adegan berbahaya bagi kesehatan kamu.

Pengalaman 2: Mas Azaz Sakit

Kalau yang ini baru kejadian kemarin. Januari lalu, aku sama mas Azaz kan pergi ke Malang. Pulang dari Malang, eh mas Azaz sakit. Padahal waktu itu aku harus berangkat ke sekolah karena minggu sebelumnya udah nggak masuk. Aku ngajar dari pagi jam 7 sampai sore, jam 4 baru pulang. Selama beberapa jam di sekolah itu rasanya khawatir sama mas Azaz. Mau pulang, tapi nggak bisa dan kata mas Azaz nggak usah pulang aja, masih bisa sendiri katanya. Tapi kan tetep aja ya rasanya was-was.

Aku pulang, udah sore. Kita mau ke Dokter, aku bingung harus gimana karena mas Azaznya lemes. Aku kalo disuruh buat gotong doi, ya nggak kuat. Bingung juga sih bisa periksanya ke mana. Akhirnya ya udah aku rawat sendiri di rumah sama ngasih madu.

Medi-Call, Aplikasi HomeCare Zaman Now

Like I said above, aku tuh jarang sakit, makanya ketika aku sakit atau ada keluarga yang sakit, sering bingung sendiri kudu gimana. Untung kemarin aku dapat info ada aplikasi kesehatan baru, namanya Medi-Call. Medi-Call tuh semacam anugerah dari semesta buat kita-kita di zaman now yang apa-apa serba online gini. Nggak Cuma ojek, taksi, anter makan, layanan pijet, cleaning service, dll yang bisa kita jangkau ke rumah kita via online. Dokter, perawat, dan layanan kesehatan (homecare) juga sekarang bisa kita panggil ke rumah via online. Kita panggilnya ya cukup melalui Medi-Call ini.



Medi-Call (https://medi-call.id/) adalah sebuah aplikasi online untuk menghubungkan pasien dengan penyedia layanan kesehatan terdekat dan cepat. Saat ini aplikasi Medi-Call tersedia untuk paltaform Android dan iOS. Aplikasi Medi-Call berbasis lokasi, saat ini sudah beroperasi di Jabodetabek, Bali, Surabaya, Yogyakarta, dan akan dibuka juga di Bandung, Semarang, Malang, Makassar, Manado, dan kota-kota lain di Indonesia.

Salah satu layanannya kayak yang udah aku sebukan di atas, kita bisa memanggil dokter untuk datang langsung ke rumah kita dan melakukan pengobatan. Enak ya. Tapi itu hanya salah satu layanan dari Medi-Call. Ada pula layanan-layanan lain, seperti:

Layanan Medi-Call




Emergency Call

Panggilan darurat yang menghubungkan user langsung degan ambulans klinik atau rumah sakit terdekat.

Doctor 
Panggilan dokter ke lokasi pasien

Nurse
Panggilan perawat untuk tujuan homecare/perawatan ke lokasi pasien

Midwifery
Panggilan bidan untuk tujuan babycare/perawatan ibu dan bayi ke lokasi pasien

Physiotherapy
Panggilan fisioterapi ke lokasi pasien

IV Therapy
Layanan IV dilakukan oleh dokter yang dapat direquest melalui aplikasi Medi-Call

Lab
Panggilan lab untuk pemeriksaan penunjang ke lokasi pasien

Pharmacy
Layanan antar obat ke lokasi pasien

Equipment Rent
Layanan sewa alat kesehatan yang diantarkan ke lokasi pasien

Vitamin
Layanan injeksi vitamin yang dilakukan di rumah oleh dokter

Vaccine
Layanan vaksin yag dilakukan oleh dokter

Ada pula layanan kesehatan lain yang akan dikembangkan, seperti: spesialis, homecare, dan lainnya.

Tipe Penyakit yang Ditangani Medi-Call

Buat kamu-kamu yang lagi sakit, tenang aja, Medi-Call bisa menghandle beragam penyakit kok. Misalnya infeksi, alergi, gangguan kulit, keluhan mulut, trauma, injection (bius), cardiovascular, onkologi, hematology, tanya spesialis, dll. Medi-Call juga bisa untuk beragam kalangan usia, mulai dari usia 0 tahun hingga usia dewasa.

Cara Menggunakan Medi-Call

Saat ada anggota keluarga, atau kita sendiri yang sakit, kita bisa memesan layanan yang tersedia sesuai kebutuhan kita. Misalnya, kita ingin diperiksa oleh Dokter, ya pesan saja layanan Doctor. Jika kita perlu sewa alat kesehatan kayak kursi roda, dll, ya pesan saja layanan Equipment.

Setelah memesan, Medi-Cal akan menampilkan layanan terdekat dengan lokasi kita beserta estimasi harga sesuai dengan layanan kesehatan yang dipilih

Dokter/provider kesehatan akan sampai dan segera melakukan penanganan terkait keluhan yang dialami user/pasien.

Setelah layanan selesai, user/pasien dapat melakukan pembayaran

Selain itu, user juga bisa memberikan rating kepada dokter/provider yang menangani.


Tarif Layanan Medi-Call

Tarif layanan panggil dokter ke rumah dan jasa perawat homecare bersifat transparan dan bersahabat. Tarif dibagi menjadi beberapa komponen, di antaranya:

Basic Fee (tarif dasar maksimum partner)
Untuk kunjungan dokter, tarifnya Rp 200.000/kunjungan. Sedangkan untuk kunjungan perawat, tarifnya Rp 120.000/kunjungan. Basic Fee terdapat perbedaan harga di beberapa daerah. Untuk di Jogja, basic Fee nya Rp 100.000/kunjungan dokter.

Distance Fee (biaya jarak dari lokasi partner ke lokasi pasien)
Bila kurang dari 5 km, distance fee nya Rp 0 alias tidak ada tambahan biaya.
Bila jarak melebihi 5 km, distance fee nya sebesar Rp 10.000/km.

Procedur Fee (Biaya tindakan)
Biaya tindakan ini bervariasi, tergantung tindakan yang dilakukan, serta khusus dokter adalah biaya medication/obat yang diberikan (nantinya dikirim melalui apotek K24 terdekat dari lokasi pasien)

Simpel kan?. Yang udah sering pakai layanan online, semacam Go-Jek, Go-Massage, Go-Clean, pasti udah terbiasa.


Kita bisa download aplikasi Medi-Call ini di Google Play Store (untuk pengguna Android) atau di App Store (untuk pengguna iPhone). Kemarin aku udah download dan sekalian nyoba pakai layanan Doctor Visit. Tapi ternyata di dekat rumah aku belum ada dokter partner yang available.  Medi-Call emang baru aja beroperasi di Jogja sih, mungkin karena itu jadi belum banyak dokter maupun homecare yang bergabung.

Syarat Bergabung Sebagai Partner Medi-Call

Medi-Call terbuka sekali untuk dokter/homecare yang ingin bergabung menjadi partner, tentunya dengan sistem yang ketat untuk menjaga kredibilitas layanan. Pendaftaran online bagi calon partner bisa via https://medi-call.id/daftarpartner .

Seluruh partner yang tergabung diperiksa secara elektronik dengan mengacu pada situs resmi sesuai jenis dan ketersediaan data partner. Untuk dokter, verifikasi dilakukan di website IDI (Ikatan Dokter Indonesia), dan Konsil Kedokteran Indonesia. Sedangkan untuk perawat verifikasi dilakukan di website PPNI (Persatuan Perawat Nasional Indonesia).

Persyaratan untuk bergabung sebagai partner Medi-Call sebagai berikut:



Yang dokter, atau keluarganya dokter, atau pacarnya dokter, perawat, dan homecare lain, ajakin gabung dong. Jadi kalau aku sakit, gampang berobatnya. Tinggal call aja via Medi-Call ;)