Monday, July 15, 2019

,

Aplikasi Kalkulator Kehamilan Yang Bisa Anda Gunakan Pada Smartphone Android


Bagi orang yang sudah menikah di dunia ini tentunya ingin segera memiliki momongan. Sehingga dengan berbagai usaha anda lakukan untuk segera hamil dan memiliki bayi. Dalam hal ini, ada sebuah aplikasi yang bisa membantu anda untuk segera hamil maupun yang sudah hamil. Berikut beberapa aplikasi kalkulator kehamilan yang  bisa anda gunakan pada Smartphone Android :

Daftar Aplikasi Kalkulator dan Kalender Kehamilan

1. Pregnancy Calculator and Calender
Dengan menggunakan aplikasi ini anda bisa mengetahui perkiraan waktu due date atau persalinan akan tiba. Sehingga anda bisa menjadi lebih mudah untuk menyiapkan segala sesuatunya untuk menantikan kelahiran sang buah hati. 
Cara menggunakan aplikasi ini juga sangatlah mudah, yakni setelah diinstal melalui smartphone android, anda akan melihat tampilan muka. Di halaman ini anda harus mengisi tanggal konsepsi, sehingga bisa diketahui usia kehamilan anda saat itu, dan prediksi persalinan. Bukan hanya itu, dengan menggunakan aplikasi ini juga anda bisa mendapatkan informasi tentang berat janin yang tertera di dalamnya. 
Dalam aplikasi ini juga, terdapat beberapa artikel yang bisa menambah ilmu anda seputar kehamilan, seperti gejala awal kehamilan, makanan serta minuman yang harus dihindari oleh ibu hamil, kenaikan berat badan yang ideal serta perlengkapan apa saja yang harus anda bawa ke rumah sakit ketika persalinan nanti. 

2. Pregnancy Due Date & Fertility Calculator Tools
Bisa dibilang aplikasi yang satu ini sangatlah lengkap, karena selain bisa menghitung usia kehamilan serta kapan waktu due date atau persalinan akan tiba, namun juga bisa memberikan informasi kepada bunda kapan masa subur dan ovulasi. 
Bukan hanya itu, aplikasi ini juga bisa memonitor perkembangan bayi lewat deteksi tendangannya. Untuk mengetahui usia kehamilan, anda cukup memasukkan tanggal kapan menstruasi terakhir, lalu akan muncul tanggal terjadinya pembuahan dan persalinan.

3. Masa Subur & Kehamilan Sehat
Masa Subur & Kehamilan Sehat ini merupakan sebuah aplikasi kalkulator kesuburan yang bisa membantu anda yang ingin segera cepat hamil dengan program serta tips yang tedapat dalam fitur aplikasi ini. Selain itu, aplikasi ini mendukung fitur kalkulator masa subur yang bisa memudahkan anda untuk menghitung kapan masa subur anda berdasarkan haid terakhir. 
Dalam aplikasi ini juga terdapat fitur yang sangat berguna bagi anda yang ingin mengetahui tips cepat hamil. Dimana, dalam fitur ini terdapat 17 tips terbaru yang bisa digunakan setiap harinya. 
Sedangkan fitur stimulasi hamil pada aplikasi ini berisi musik khusus yang sangat bermanfaat guna menambah kecerdasan otak bayi dalam kandungan. Fitur yang berupa gambar USG 3D yang berfungsi untuk mengetahui perkembangan janin usia 2 minggu pertama hingga minggu ke empat puluh juga tersedia dalam aplikasi ini. 
Yang menariknya lagi dari aplikasi ini, dimana terdapat fitur yang bisa digunakan untuk mengetahui detail berat bayi serta perkembangan bayi setiap minggu hingga tiba waktunya kelahiran.

4. Alat Hitung Kehamilan Saya
Alat Hitung Kehamilan Saya ini merupakan sebuah aplikasi yang bisa anda gunakan sebagai kalender kehamilan dan kelahiran. Dengan menggunakan aplikasi ini, anda bisa memprediksikan kehamilan serta kapan terjadinya hari pembuahan pada seorang wanita. 
Serta cara pengoperasiannya juga sangat simpel dan mudah untuk menentukan urutan sebuah peristiwa kehamilan. Caranya adalah hanya dengan merekam tanggal pertama menstruaso terakhir pengguna akan langsung mengetahui jumlah rata-rata siklus menstruasi setiap bulannya. Sehingga fitur perekam yang terdapat pada aplikasi bisa membantu anda yang sering lupa mencatat tanggal menstruasi. 
Bukan hanya itu, aplikasi yang satu ini juga memiliki kata sandi yang berfungsi untuk melindungi semua database pengguna. Aplikasi yang aman serta nyaman ini bisa anda gunakan ini dengan cara mengunduhnya melalui smartphone android anda.
Itulah beberapa aplikasi kalkulator kehamilan yang bisa digunakan lewat Android. Semoga informasi ini bisa menjadi referenasi bagi anda yang ingin nemngetahui seputar kehamilan dengan menggunakan smartphone Android.



Bagi orang yang sudah menikah di dunia ini tentunya ingin segera memiliki momongan. Sehingga dengan berbagai usaha anda lakukan untuk segera hamil dan memiliki bayi. Dalam hal ini, ada sebuah aplikasi yang bisa membantu anda untuk segera hamil maupun yang sudah hamil. Berikut beberapa aplikasi kalkulator kehamilan yang  bisa anda gunakan pada Smartphone Android :

Daftar Aplikasi Kalkulator dan Kalender Kehamilan

1. Pregnancy Calculator and Calender
Dengan menggunakan aplikasi ini anda bisa mengetahui perkiraan waktu due date atau persalinan akan tiba. Sehingga anda bisa menjadi lebih mudah untuk menyiapkan segala sesuatunya untuk menantikan kelahiran sang buah hati. 
Cara menggunakan aplikasi ini juga sangatlah mudah, yakni setelah diinstal melalui smartphone android, anda akan melihat tampilan muka. Di halaman ini anda harus mengisi tanggal konsepsi, sehingga bisa diketahui usia kehamilan anda saat itu, dan prediksi persalinan. Bukan hanya itu, dengan menggunakan aplikasi ini juga anda bisa mendapatkan informasi tentang berat janin yang tertera di dalamnya. 
Dalam aplikasi ini juga, terdapat beberapa artikel yang bisa menambah ilmu anda seputar kehamilan, seperti gejala awal kehamilan, makanan serta minuman yang harus dihindari oleh ibu hamil, kenaikan berat badan yang ideal serta perlengkapan apa saja yang harus anda bawa ke rumah sakit ketika persalinan nanti. 

2. Pregnancy Due Date & Fertility Calculator Tools
Bisa dibilang aplikasi yang satu ini sangatlah lengkap, karena selain bisa menghitung usia kehamilan serta kapan waktu due date atau persalinan akan tiba, namun juga bisa memberikan informasi kepada bunda kapan masa subur dan ovulasi. 
Bukan hanya itu, aplikasi ini juga bisa memonitor perkembangan bayi lewat deteksi tendangannya. Untuk mengetahui usia kehamilan, anda cukup memasukkan tanggal kapan menstruasi terakhir, lalu akan muncul tanggal terjadinya pembuahan dan persalinan.

3. Masa Subur & Kehamilan Sehat
Masa Subur & Kehamilan Sehat ini merupakan sebuah aplikasi kalkulator kesuburan yang bisa membantu anda yang ingin segera cepat hamil dengan program serta tips yang tedapat dalam fitur aplikasi ini. Selain itu, aplikasi ini mendukung fitur kalkulator masa subur yang bisa memudahkan anda untuk menghitung kapan masa subur anda berdasarkan haid terakhir. 
Dalam aplikasi ini juga terdapat fitur yang sangat berguna bagi anda yang ingin mengetahui tips cepat hamil. Dimana, dalam fitur ini terdapat 17 tips terbaru yang bisa digunakan setiap harinya. 
Sedangkan fitur stimulasi hamil pada aplikasi ini berisi musik khusus yang sangat bermanfaat guna menambah kecerdasan otak bayi dalam kandungan. Fitur yang berupa gambar USG 3D yang berfungsi untuk mengetahui perkembangan janin usia 2 minggu pertama hingga minggu ke empat puluh juga tersedia dalam aplikasi ini. 
Yang menariknya lagi dari aplikasi ini, dimana terdapat fitur yang bisa digunakan untuk mengetahui detail berat bayi serta perkembangan bayi setiap minggu hingga tiba waktunya kelahiran.

4. Alat Hitung Kehamilan Saya
Alat Hitung Kehamilan Saya ini merupakan sebuah aplikasi yang bisa anda gunakan sebagai kalender kehamilan dan kelahiran. Dengan menggunakan aplikasi ini, anda bisa memprediksikan kehamilan serta kapan terjadinya hari pembuahan pada seorang wanita. 
Serta cara pengoperasiannya juga sangat simpel dan mudah untuk menentukan urutan sebuah peristiwa kehamilan. Caranya adalah hanya dengan merekam tanggal pertama menstruaso terakhir pengguna akan langsung mengetahui jumlah rata-rata siklus menstruasi setiap bulannya. Sehingga fitur perekam yang terdapat pada aplikasi bisa membantu anda yang sering lupa mencatat tanggal menstruasi. 
Bukan hanya itu, aplikasi yang satu ini juga memiliki kata sandi yang berfungsi untuk melindungi semua database pengguna. Aplikasi yang aman serta nyaman ini bisa anda gunakan ini dengan cara mengunduhnya melalui smartphone android anda.
Itulah beberapa aplikasi kalkulator kehamilan yang bisa digunakan lewat Android. Semoga informasi ini bisa menjadi referenasi bagi anda yang ingin nemngetahui seputar kehamilan dengan menggunakan smartphone Android.


Monday, July 8, 2019

Cerita di Hari Senin

Ada yang berbeda dengan hari Senin kali ini. Aku kira karena cuaca yang cerah namun tidak terlalu panas. Ternyata karena LIBURRR.

Hari ini dan beberapa hari ke depan aku masih di rumah mertua di Solo, atau Kartasura tepatnya - yang lebih dekat dengan kota Solo tapi masih masuk wilayah kabupaten Sukoharjo. Pertama, untuk bantu-bantu jaga rumah karena ibu dan bapak baru saja Sabtu kemarin berangkat haji. Kedua, karena LIBURRR. WQWQWQ!.

Walaupun libur, hari Senin tetaplah Senin yang nggak lengkap rasanya kalau nggak hectic. Gini kira-kira hari Seninku…



Pukul 4 pagi lebih sedikit, aku terbangun dengan rasa kedinginan karena kipas angin yang nyala sekaligus rasa gatal-gatal akibat digigit nyamuk. Juga terselip rasa ingin buang air kecil di kamar mandi. Sungguh aneka rasa. Alasan terakhir membuat aku beranjak dari kasur.

Singkat cerita, aku sudah bangun, mandi, sholat, di pagi hari walaupun LIBURRR. YHA.

Dapat kabar dari Bapak.

Pukul 6, nada dering hp mb Iin berbunyi. Ada panggilan masuk dari Bapak!.

Terakhir kali menelepon Bapak dan Ibu sudah hari Minggu siang yang lalu. Setelah hampir seharian, senang rasanya mendengar kabar beliau lagi.

Kata Bapak, Bapak dan Ibu tiba di Madinah dan saat itu telah sampai di hotel. Di Madinah saat itu sekitar pukul 2 pagi. Maklum, Indonesia dan Arab memang ada perbedaan waktu sekitar 4 jam.  Sayangnya kamar Bapak dan Ibu di hotel beda, jadi belum bisa telpon Ibu sekalian. Itupun telepon Bapak cuma sebentar karena Bapak mau siap-siap sholat.

Momong ponakan

Mb Iin dan mas Dian sudah mulai masuk sekolah hari ini, jadilah Ziya (keponakanku) ditinggal. Sebenarnya sudah ada bu Lam, yang selama Ibu dan Bapak pergi haji membantu mengasuh Ziya. Tapi mumpung aku di rumah, ya aku bantu momong juga.



Selama 2 minggu terakhir Ziya kan “ketunggon” alias bisa sama ibunya (mb Iin, -red) di rumah. Alhasil hari pertama ditinggal mb Iin jadinya agak rewel.

Momong anak capek uga ya ternyata. Padahal aku momongnya cuma nemenin main doang. Maem, boboin, cebokin udah sama bu Lam. Aku juga nggak perlu sambi masak, ataupun kerjaan rumah lain. Itupun cuma berapa jam doang aku momong Ziya, nggak sampai setengah hari.

Jadi Ibu Rumah Tangga emang nggak semudah yang dikira.
Cerita dari Ibu

Siang hari sekitar jam 1, mas Azaz coba telepon Ibu via WhatsApp. Nyambung!. Yeay.

Di Madinah baru jam 9an kala itu. Ibu baru aja selesai sarapan, sedang di kamar hotel dengan teman sekamar yang juga tetangga rumah.

Ibu cerita, teman rombongan haji yang sekloter dengan Ibu ada yang meninggal dunia. Kata Ibu, namanya Sumiyatun, agak mirip dengan nama Ibu. Tempat duduknya di pesawat juga di depan Ibu. Bu Sumiyatun berusia sekitar 60an tahun, meninggal di perjalanan saat naik pesawat karena sakit jantung, katanya.

Ya Allah… innalillahi wa innailaihi roji’un…
Baru akan menjalankan ibadah haji sudah dipanggil lebih dulu.

Semoga Bapak dan Ibu selalu sehat selama beribadah haji di sana sampai pulang kembali ke rumah. Aamiin. Mohon doanya ya kaks…

Tidur Siang Ngelindur

Kalau boleh jujur, akutu agak nggak enak badan. Dari pagi perutku udah perih, agaknya maagku kambuh. Perihnya makin menjadi karena pagi-pagi udah makan jeruk sama Ziya. Ya soalnya Ziya minta makan jeruk terus cuma “disesep” dikit terus udah, jadinya aku konsumsi juga itu jeruk biar nggak eman-eman. Eh, malah jadi begini.

Buat mengatasi maag, biasanya minum obat,atau tiduran atau tidur sekalian. Udah tak “titeni”, tiap maag pasti sembuh setelah bangun tidur.

Begitupun hari ini. Minum obat udah, makan juga udah, tapi perut masih kerasa perihnya. Akupun tidur biar enakan.

Biasa tidur siang 5-15 menit, eh siang ini kok tidurku sampai 1,5 jam. Samar-samar aku ingat mimpi aku yang super random. Aku juga ingat di mimpi itu aku ketawa-ketawa, eh aku ngelindur masih ketawa, terus mas Azaz yang keheranan tanya, “Mimpi apa sih sampai ketawa?”.

Tapi nggak aku gubris karena aku lanjut tidur lagi. Ehehe.

Bangun-bangun udah jam 4 sore. Perih di perut udah hilang sih, tapi gantinya tenggorokan kerasa kering, pertanda mau batuk. Benar aja, batuk-batuk mulu nih aku sekarang. Gejala masuk angin kayaknya.

Sering Disepelekan, 6 Hal Ini Sebabkan Radang Tenggorokan

Minta Foto Suami Mbak Sepupu

Sore hari pas aku cek email, aku dapat tugas untuk posting foto yang ada motor merk otomotif kenamaan, sebut aja merk A. Masalahnya, di rumah sini adanya motor merk B.

Aku bilang sama mas Azaz, siapa ya yang punya motor merk A di sini, siapa tau bisa nunut foto. Setelah diingat-ingat, yang punya motor merk A tuh suami mbak sepupunya mas Azaz. 

Can you imagine? Mas Azaz punya Budhe, Budhe punya anak, anaknya Budhe ini mbak sepupunya mas Azaz. Nah mbak sepupunya ini punya suami. Nah yang punya motor merk B ini adalah suami mbak sepupu itu. Paham?

Ada 2 opsi:
1. Aku datang ke rumah sana biar bisa foto sama motornya
2. Dikirimin foto suami mbak sepupu yang foto sama motornya

Biar gampang, aku pilih opsi yang kedua.

Sekarang aku jadi rada bingung juga, nanti aku posting di sosial media foto suami mbak sepupu, terus aku tulis captionnya apa yaaa. Hihi.

Nggak Jadi Beli Hape di Mi Store

Hapenya mas Azaz tuh rusak. Terus doi ribut pengen beli hape baru mulu dari kemarin.

Malam ini kita berdua berangkat ke mall Solo Paragon buat beli hape di Mi Store. Rencananya mas Azaz mau beli hape yang sama kayak aku: Redmi Note 7. Harga hapenya Rp 1.999.999 (2 juta, -red). Tapi kalau mau beli Redmi Note 7, harus bundling sama Mi Band 2 seharga Rp 249.000.

Kita sih nggak masalah, toh Mi Band mayan uga bisa jadi jam. Bayar dua seperempat juta masih shanggup lah.

Pas kita iyain buat beli, ternyata selain bundle Redmi Note 7 + Mi Band 2, juga bundle sama paketan internet Indosat seharga 400.000 kuota 35 GB masa aktif 6 bulan. Totalnya kita perlu bayar sekitar Rp 2.650.000.

Hadeeh hadeeeh. Baru kali ini mau beli kok susah bener. Masalahnya: 1. Kita nggak perlu paket internet, 2: produk selain Redmi Note 7 itu nggak perlu bundle-bundle-an lhooo.

Karena udah nggak srek, ya udah kita nggak jadi beli.

Ketemu Teman SMP di Solo

Niat awal ke mall Solo Paragon emang buat beli hape sama aku mau beli tas di Matahari. Eh ternyata di sana nggak ada Matahari, adanya Centro. Huhu, gagal shopping deh.

Nggak cuma itu, kita mau beli Chatime, variannya banyak yang udah abis, tinggal beberapa varian rasa yang kita nggak suka. Kita ke promo buku Gramedia, juga nggak nemu yang bagus. Kita pun pulang dengan tangan hampa.

Pas jalan ke parkiran, aku rada-rada ngelamun sih itu. Di parkiran aku ngeliat ada mbak-mbak berdua sama mas-mas kompakan pakai baju hitam. “Wah gotic nih”, random banget ini otak mikirnya.

Pas ngelewatin, mbak-mbaknya manggil aku, “Disma”…

Lho, lho, siapa nih?. Emang ada orang Solo yang kenal aku?.

Ternyata mbak-mbak sama mas-mas baju hitam yang aku liatin itu adalah Kinanti sama Yogo, temen SMP ku dulu. Abis nikah mereka tinggal di Solo rupanya. Eladalah.

Tambahan lagi, aku posting di WA Story soal ini, terus ada yang reply di statusku dari staf TU sekolah, katanya Kinanti itu ponakannya bu Erna, guru di sekolah juga. Ya amplopp. Sesederhana itu circle-ku.

Panties Pizza

Pulang dari mall, kita cari jajan. Terakhir kita makan gado-gado seporsi berdua tadi sore, jadi udah rada lapar lagi malam ini. Setelah berbagai pilihan yang tak sejalan, kita malah terdampar di Panties Pizza. Miapah.

Ya nggak masalah sih aslinya. Panties Pizza mah enak.

Baca juga: Review Panties Pizza



Masalahnya, ini baru pertama kali kita ke Panties Pizza di Solo. Walaupun Panties Pizza memang asalnya dari Solo, tapi ternyata Panties Pizza Solo ini agak beda dari Jogja. Rasa pizzanya sih sama, cuma tempat dan deliverynya agak beda. Di sini nggak nemu wifi uga. (YA GAPAPA SIH, RIBET AMAT EMANG DISMA INI). Yang bikin aku sedih cuma: pizza meatballnya abis!!!. Huhu, padahal dr. Meatball itu menu favoritku di Panties Pizza….. :(

Mana aku bayarnya cash lagi gegara saldo Go-Pay tinggal dikit. Padahal kalau bayar via Go-Pay dapet cashback 30% lho. Nyesek kan.

Sebagai penutup cerita hari ini, aku akan memberitahukan 2 informasi nggak penting.
1: berat badanku turun. YIPPIE
2: besok aku masih LIBURRR. YIAHAHA. 
Ada yang berbeda dengan hari Senin kali ini. Aku kira karena cuaca yang cerah namun tidak terlalu panas. Ternyata karena LIBURRR.

Hari ini dan beberapa hari ke depan aku masih di rumah mertua di Solo, atau Kartasura tepatnya - yang lebih dekat dengan kota Solo tapi masih masuk wilayah kabupaten Sukoharjo. Pertama, untuk bantu-bantu jaga rumah karena ibu dan bapak baru saja Sabtu kemarin berangkat haji. Kedua, karena LIBURRR. WQWQWQ!.

Walaupun libur, hari Senin tetaplah Senin yang nggak lengkap rasanya kalau nggak hectic. Gini kira-kira hari Seninku…



Pukul 4 pagi lebih sedikit, aku terbangun dengan rasa kedinginan karena kipas angin yang nyala sekaligus rasa gatal-gatal akibat digigit nyamuk. Juga terselip rasa ingin buang air kecil di kamar mandi. Sungguh aneka rasa. Alasan terakhir membuat aku beranjak dari kasur.

Singkat cerita, aku sudah bangun, mandi, sholat, di pagi hari walaupun LIBURRR. YHA.

Dapat kabar dari Bapak.

Pukul 6, nada dering hp mb Iin berbunyi. Ada panggilan masuk dari Bapak!.

Terakhir kali menelepon Bapak dan Ibu sudah hari Minggu siang yang lalu. Setelah hampir seharian, senang rasanya mendengar kabar beliau lagi.

Kata Bapak, Bapak dan Ibu tiba di Madinah dan saat itu telah sampai di hotel. Di Madinah saat itu sekitar pukul 2 pagi. Maklum, Indonesia dan Arab memang ada perbedaan waktu sekitar 4 jam.  Sayangnya kamar Bapak dan Ibu di hotel beda, jadi belum bisa telpon Ibu sekalian. Itupun telepon Bapak cuma sebentar karena Bapak mau siap-siap sholat.

Momong ponakan

Mb Iin dan mas Dian sudah mulai masuk sekolah hari ini, jadilah Ziya (keponakanku) ditinggal. Sebenarnya sudah ada bu Lam, yang selama Ibu dan Bapak pergi haji membantu mengasuh Ziya. Tapi mumpung aku di rumah, ya aku bantu momong juga.



Selama 2 minggu terakhir Ziya kan “ketunggon” alias bisa sama ibunya (mb Iin, -red) di rumah. Alhasil hari pertama ditinggal mb Iin jadinya agak rewel.

Momong anak capek uga ya ternyata. Padahal aku momongnya cuma nemenin main doang. Maem, boboin, cebokin udah sama bu Lam. Aku juga nggak perlu sambi masak, ataupun kerjaan rumah lain. Itupun cuma berapa jam doang aku momong Ziya, nggak sampai setengah hari.

Jadi Ibu Rumah Tangga emang nggak semudah yang dikira.
Cerita dari Ibu

Siang hari sekitar jam 1, mas Azaz coba telepon Ibu via WhatsApp. Nyambung!. Yeay.

Di Madinah baru jam 9an kala itu. Ibu baru aja selesai sarapan, sedang di kamar hotel dengan teman sekamar yang juga tetangga rumah.

Ibu cerita, teman rombongan haji yang sekloter dengan Ibu ada yang meninggal dunia. Kata Ibu, namanya Sumiyatun, agak mirip dengan nama Ibu. Tempat duduknya di pesawat juga di depan Ibu. Bu Sumiyatun berusia sekitar 60an tahun, meninggal di perjalanan saat naik pesawat karena sakit jantung, katanya.

Ya Allah… innalillahi wa innailaihi roji’un…
Baru akan menjalankan ibadah haji sudah dipanggil lebih dulu.

Semoga Bapak dan Ibu selalu sehat selama beribadah haji di sana sampai pulang kembali ke rumah. Aamiin. Mohon doanya ya kaks…

Tidur Siang Ngelindur

Kalau boleh jujur, akutu agak nggak enak badan. Dari pagi perutku udah perih, agaknya maagku kambuh. Perihnya makin menjadi karena pagi-pagi udah makan jeruk sama Ziya. Ya soalnya Ziya minta makan jeruk terus cuma “disesep” dikit terus udah, jadinya aku konsumsi juga itu jeruk biar nggak eman-eman. Eh, malah jadi begini.

Buat mengatasi maag, biasanya minum obat,atau tiduran atau tidur sekalian. Udah tak “titeni”, tiap maag pasti sembuh setelah bangun tidur.

Begitupun hari ini. Minum obat udah, makan juga udah, tapi perut masih kerasa perihnya. Akupun tidur biar enakan.

Biasa tidur siang 5-15 menit, eh siang ini kok tidurku sampai 1,5 jam. Samar-samar aku ingat mimpi aku yang super random. Aku juga ingat di mimpi itu aku ketawa-ketawa, eh aku ngelindur masih ketawa, terus mas Azaz yang keheranan tanya, “Mimpi apa sih sampai ketawa?”.

Tapi nggak aku gubris karena aku lanjut tidur lagi. Ehehe.

Bangun-bangun udah jam 4 sore. Perih di perut udah hilang sih, tapi gantinya tenggorokan kerasa kering, pertanda mau batuk. Benar aja, batuk-batuk mulu nih aku sekarang. Gejala masuk angin kayaknya.

Sering Disepelekan, 6 Hal Ini Sebabkan Radang Tenggorokan

Minta Foto Suami Mbak Sepupu

Sore hari pas aku cek email, aku dapat tugas untuk posting foto yang ada motor merk otomotif kenamaan, sebut aja merk A. Masalahnya, di rumah sini adanya motor merk B.

Aku bilang sama mas Azaz, siapa ya yang punya motor merk A di sini, siapa tau bisa nunut foto. Setelah diingat-ingat, yang punya motor merk A tuh suami mbak sepupunya mas Azaz. 

Can you imagine? Mas Azaz punya Budhe, Budhe punya anak, anaknya Budhe ini mbak sepupunya mas Azaz. Nah mbak sepupunya ini punya suami. Nah yang punya motor merk B ini adalah suami mbak sepupu itu. Paham?

Ada 2 opsi:
1. Aku datang ke rumah sana biar bisa foto sama motornya
2. Dikirimin foto suami mbak sepupu yang foto sama motornya

Biar gampang, aku pilih opsi yang kedua.

Sekarang aku jadi rada bingung juga, nanti aku posting di sosial media foto suami mbak sepupu, terus aku tulis captionnya apa yaaa. Hihi.

Nggak Jadi Beli Hape di Mi Store

Hapenya mas Azaz tuh rusak. Terus doi ribut pengen beli hape baru mulu dari kemarin.

Malam ini kita berdua berangkat ke mall Solo Paragon buat beli hape di Mi Store. Rencananya mas Azaz mau beli hape yang sama kayak aku: Redmi Note 7. Harga hapenya Rp 1.999.999 (2 juta, -red). Tapi kalau mau beli Redmi Note 7, harus bundling sama Mi Band 2 seharga Rp 249.000.

Kita sih nggak masalah, toh Mi Band mayan uga bisa jadi jam. Bayar dua seperempat juta masih shanggup lah.

Pas kita iyain buat beli, ternyata selain bundle Redmi Note 7 + Mi Band 2, juga bundle sama paketan internet Indosat seharga 400.000 kuota 35 GB masa aktif 6 bulan. Totalnya kita perlu bayar sekitar Rp 2.650.000.

Hadeeh hadeeeh. Baru kali ini mau beli kok susah bener. Masalahnya: 1. Kita nggak perlu paket internet, 2: produk selain Redmi Note 7 itu nggak perlu bundle-bundle-an lhooo.

Karena udah nggak srek, ya udah kita nggak jadi beli.

Ketemu Teman SMP di Solo

Niat awal ke mall Solo Paragon emang buat beli hape sama aku mau beli tas di Matahari. Eh ternyata di sana nggak ada Matahari, adanya Centro. Huhu, gagal shopping deh.

Nggak cuma itu, kita mau beli Chatime, variannya banyak yang udah abis, tinggal beberapa varian rasa yang kita nggak suka. Kita ke promo buku Gramedia, juga nggak nemu yang bagus. Kita pun pulang dengan tangan hampa.

Pas jalan ke parkiran, aku rada-rada ngelamun sih itu. Di parkiran aku ngeliat ada mbak-mbak berdua sama mas-mas kompakan pakai baju hitam. “Wah gotic nih”, random banget ini otak mikirnya.

Pas ngelewatin, mbak-mbaknya manggil aku, “Disma”…

Lho, lho, siapa nih?. Emang ada orang Solo yang kenal aku?.

Ternyata mbak-mbak sama mas-mas baju hitam yang aku liatin itu adalah Kinanti sama Yogo, temen SMP ku dulu. Abis nikah mereka tinggal di Solo rupanya. Eladalah.

Tambahan lagi, aku posting di WA Story soal ini, terus ada yang reply di statusku dari staf TU sekolah, katanya Kinanti itu ponakannya bu Erna, guru di sekolah juga. Ya amplopp. Sesederhana itu circle-ku.

Panties Pizza

Pulang dari mall, kita cari jajan. Terakhir kita makan gado-gado seporsi berdua tadi sore, jadi udah rada lapar lagi malam ini. Setelah berbagai pilihan yang tak sejalan, kita malah terdampar di Panties Pizza. Miapah.

Ya nggak masalah sih aslinya. Panties Pizza mah enak.

Baca juga: Review Panties Pizza



Masalahnya, ini baru pertama kali kita ke Panties Pizza di Solo. Walaupun Panties Pizza memang asalnya dari Solo, tapi ternyata Panties Pizza Solo ini agak beda dari Jogja. Rasa pizzanya sih sama, cuma tempat dan deliverynya agak beda. Di sini nggak nemu wifi uga. (YA GAPAPA SIH, RIBET AMAT EMANG DISMA INI). Yang bikin aku sedih cuma: pizza meatballnya abis!!!. Huhu, padahal dr. Meatball itu menu favoritku di Panties Pizza….. :(

Mana aku bayarnya cash lagi gegara saldo Go-Pay tinggal dikit. Padahal kalau bayar via Go-Pay dapet cashback 30% lho. Nyesek kan.

Sebagai penutup cerita hari ini, aku akan memberitahukan 2 informasi nggak penting.
1: berat badanku turun. YIPPIE
2: besok aku masih LIBURRR. YIAHAHA. 

Monday, July 1, 2019

,

Perbedaan Shade Natural Beige dan Buff Beige Maybelline Foundation

Bulan Mei lalu, ada promo kosmetik di Lazada yang sungguh menarique. Salah satunya foundation Maybelline Superstay 24 Hours dibanderol hanya 90.000an dari harga awal sekitar 190.000an. Lumayan banget dong ya. Apalagi waktu itu aku emang lagi butuh foundation karena foundie yang lama udah hampir habis.

Biasanya aku pakai foundation Maybelline nomor 220 shade Natural Beige. Tapi ternyata di sana stocknya habis. Huhu. Aku jadi bingung mau pilih shade yang apa. Di antara yang masih ada stock, 2 shade yang kelihatannya masuk di skin tone aku yang Warm Nude sama Buff Beige. Yang lain antara terlalu terang atau terlalu gelap. Walaupun nggak tau juga sih aslinya gimana. Kan warna di layar sama warna asli biasanya tetap ada beda.

Baca juga: Rangkaian Skincare L'Oreal Paris

Di kolom FAQ, ada yang tanya, "Apa perbedaan antara Buff Beige sama Natural Beige?".

Sama CSnya dijawab, "Buff Beige lebih terang daripada Natural Beige."

Ya udah, akhirnya aku pilih shade Buff Beige terus checkout.

Beberapa hari kemudian, pesanan aku sampai ke rumah. Kyaaa, so excited!!!.

Aku pun cobain foundationnya, dan.... rupanya Buff Beige lebih gelap daripada Natural Beige. Huhu. Kalau kata aku, buff beige itu warna beige yang lebih "matang" dibanding natural beige yang lebih netral warna beige nya.

Perbedaan Natural Beige dan Buff Beige

Perbedaan Natural Beige dan Buff Beige

Shade buff beige ini juga lebih gelap dibanding kulit mukaku. Kalau aku pakai ini, wajah jadi seketika lebih coklat-kuning gitu. Hihi. Tapi nggak apa-apa sih, selama masih masuk di skintone bisa diakalin pakai bedak yang lebih terang atau dikombinasi aja sama shade foundie yang lain.

Baca juga: 4 Bahan Alami Untuk Merawat Kulit Wajah

Begitulah.

Kalau kamu pakai foundation Maybelline juga, biasanya pakai shade apa sih kak?


Bulan Mei lalu, ada promo kosmetik di Lazada yang sungguh menarique. Salah satunya foundation Maybelline Superstay 24 Hours dibanderol hanya 90.000an dari harga awal sekitar 190.000an. Lumayan banget dong ya. Apalagi waktu itu aku emang lagi butuh foundation karena foundie yang lama udah hampir habis.

Biasanya aku pakai foundation Maybelline nomor 220 shade Natural Beige. Tapi ternyata di sana stocknya habis. Huhu. Aku jadi bingung mau pilih shade yang apa. Di antara yang masih ada stock, 2 shade yang kelihatannya masuk di skin tone aku yang Warm Nude sama Buff Beige. Yang lain antara terlalu terang atau terlalu gelap. Walaupun nggak tau juga sih aslinya gimana. Kan warna di layar sama warna asli biasanya tetap ada beda.

Baca juga: Rangkaian Skincare L'Oreal Paris

Di kolom FAQ, ada yang tanya, "Apa perbedaan antara Buff Beige sama Natural Beige?".

Sama CSnya dijawab, "Buff Beige lebih terang daripada Natural Beige."

Ya udah, akhirnya aku pilih shade Buff Beige terus checkout.

Beberapa hari kemudian, pesanan aku sampai ke rumah. Kyaaa, so excited!!!.

Aku pun cobain foundationnya, dan.... rupanya Buff Beige lebih gelap daripada Natural Beige. Huhu. Kalau kata aku, buff beige itu warna beige yang lebih "matang" dibanding natural beige yang lebih netral warna beige nya.

Perbedaan Natural Beige dan Buff Beige

Perbedaan Natural Beige dan Buff Beige

Shade buff beige ini juga lebih gelap dibanding kulit mukaku. Kalau aku pakai ini, wajah jadi seketika lebih coklat-kuning gitu. Hihi. Tapi nggak apa-apa sih, selama masih masuk di skintone bisa diakalin pakai bedak yang lebih terang atau dikombinasi aja sama shade foundie yang lain.

Baca juga: 4 Bahan Alami Untuk Merawat Kulit Wajah

Begitulah.

Kalau kamu pakai foundation Maybelline juga, biasanya pakai shade apa sih kak?