Friday, February 16, 2018

Parenting Side: Pentingnya Asupan Nutrisi Terbaik Pada 1000 Hari Pertama Kehidupan

Setelah menikah, ada 2 hal yang menarik untuk aku pelajari: yang pertama tentang parenting, dan kedua tentang kesehatan – terutama kesehatan ibu, anak dan keluarga. Emang udah hamil?. Sekarang sih belum pemirsa, mohon doanya ya. Tapi kan nggak ada salahnya sedia payung sebelum hujan, sedia ilmu sebelum kejadian beneran. Apalagi tentang kesehatan. Nggak perlu nunggu hamil dulu kan supaya kita aware masalah ini.

Sebagai orang awam masalah kesehatan, sekarang aku jadi getol baca-baca buku, atau browsing artikel kesehatan biar makin tahu. Makanya pas kemarin dapat info bakalan ada event seputar kesehatan, aku langsung daftar. Tepatnya talkshow tentang “Menyediakan Gizi Terbaik dalam Periode 1000 Hari Pertama Kehidupan” yang diselenggarakan oleh Nutricia Sari Husada.



Acara berlangsung pada hari Sabtu (10/2) lalu di Mezzanine, Jogja. Pembicara dalam acara talkshow yaitu Bapak Dr. Endy Paryanto Prawirohartono, MPH, SpAK (Dokter Anak, dosen UGM) dan Ibu Nunik Endang S, SST., SH., M.Sc (Bidan, Ketua PD IBI DIY).

Apa itu 1000 Hari Pertama Kehidupan?

1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) menjadi masa-masa krusial dalam memberikan asupan nutrisi bagi anak. 1000 HPK tersebut dimulai sejak masa pembuahan, janin di dalam kandungan (+- 300 hari) hingga usia anak 2 tahun (+- 700 hari).

Oh iya, kemarin kita juga diingatkan oleh dr. Endy tentang penggunaan istilah yang lazim digunakan oleh dokter anak. Janin merupakan sebutan untuk buah hati yang masih berada di dalam kandungan ibu. Bayi merupakan sebutan untuk buah hati setelah lahir, dari usia 0-1 tahun. Sedangkan anak merupakan sebutan untuk buah hati di atas usia 1 tahun. Jadi, sekarang kita udah satu pemahaman ya dengan penggunaan 3 istilah di atas?.

Pentingnya Asupan Asam Folat Sejak Sebelum Hamil

Agar janin mendapatkan nutrisi yang baik sejak masa pembuahan, maka persiapan asupan nutrisi yang paling tepat adalah sebelum calon Ibu memasuki masa kehamilan. Sedari belum hamil, alangkah baiknya calon Ibu menjaga asupan nutrisi bagi diri sendiri sebagai persiapan. Salah satu nutrisi yang penting bagi calon Ibu hamil yaitu asam folat.

Asam folat diperlukan sejak awal kehamilan, fungsi asam folat yaitu untuk menutup tabung saraf pada janin. Kekurangan asam folat dapat mengakibatkan kelainan bawaan pada bayi, misalnya Anencephalus (Suatu keadaan di mana sebagian besar tulang tengkorak dan otak bayi tidak terbentuk. Kondisi ini merupakan bagian dari cacat tabung saraf – ayahbunda.co.id). Kelainan bawaan akan menjadi sulit untuk disembuhkan. Oleh karena itu, lebih baik mencegah daripada mengobati, dengan cara memastikan asupan nutrisi bagi calon Ibu maupun Ibu hamil senantiasa terjaga untuk sang buah hati pula.

Beruntung, mas Azaz udah tau hal ini dari awal. Doi beliin aku suplemen asam folat, merknya Folavit. Asupan asam folat juga bisa kita temui di makanan seperti sayur, buah, dan daging, ataupun di susu formula untuk ibu hamil.

Folavit, suplemen asam folat



Masa Hamil dan Rahasia si Wortel

Dokter Endy memaparkan hasil penelitian di Amerika tentang ibu dan anak. Di penelitian, ada 2 kelompok ibu hamil yang diberikan perlakuan berbeda. 1 kelompok ibu hamil rutin mengonsumsi jus wortel dan masakan dari wortel sejak hamil hingga setelah melahirkan, sedangkan 1 kelompok ibu hamil lainnya tidak rutin mengonsumsi wortel. Setelah para ibu tersebut melahirkan dan bayi mereka memasuki masa MPASI (Makanan Pendukung ASI), ternyata bayi dari ibu yang rutin mengonsumsi wortel makan dengan lebih lahap dibandingkan bayi dari ibu yang tidak rutin mengonsumsi wortel. Oooo bisa gitu ya. Aku catet dulu, abis ini aku bakal borong wortel di mas-mas sayur, ehehe.

Kenapa bisa begitu?

Apa yang dimakan oleh Ibu secara tidak langsung dikonsumsi pula oleh janin. Saat dilahirkan, bayi juga berkontak dengan air ketuban. Rasa dan aroma air ketuban menjadi familiar bagi bayi. Sehingga ketika tiba saatnya MPASI, memori bayi menangkap makanan sebagai sesuatu yang telah dikenali sehingga dia bisa menerima dengan baik. Dalam hal ini, wortel yang rutin dikonsumsi oleh ibu saat hamil maupun menyusui akan dirasakan oleh bayi, yang memiliki khasiat untuk menambah nafsu makan sehingga bayi bisa makan dengan lahap.

Permasalahannya yaitu, ketika awal kehamilan banyak Ibu yang kehilangan nafsu makan. Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi Ibu hamil, di sinilah dibutuhkan peran ayah maupun keluarga untuk memberikan dukungan agar asupan nutrisi sang Ibu tetap terjaga. Akan tetapi tidak perlu khawatir, perkembangan tercepat janin terjadi pada trimester kedua. Sehingga ketika Ibu telah melewati masa sulit-makan di trimester pertama dan mulai memasuki kondisi yang lebih stabil di trimester kedua, Ibu bisa memberikan nutrisi sebaik-baiknya untuk janin di dalam kandungan.

ASI, makanan terbaik bagi bayi

Tentunya kita sepakat, bahwa Air Susu Ibu (ASI) adalah makanan terbaik bagi bayi. Aku pernah bikin artikel yang membahas lebih lengkap tentang ASI.


Begitu juga yang dijelaskan oleh dr. Endy. Selelah apapun seorang Ibu, lakukan Inisiasi Menyusu Dini (IMD) segera setelah bayi lahir supaya naluri bayi untuk menyusu bisa aktif sejak dini. ASI ekslusif perlu diberikan selama 6 bulan, dilanjutkan sampai anak berusia 2 tahun supaya sempurna. Selama masa ASI ekslusif, ASI saja sebenarnya sudah cukup bagi bayi. Kan jaman dulu ada tuh orang tua yang memberi makan bayi di bawah 6 bulan dengan pisang atau bubur nasi. Akan tetapi, perlu digarisbawahi bagi orang tua yang memegang erat prinsip ASI ekslusif, bahwa antibiotik, vitamin, suplemen dan segala jenis obat yang lain tidak menggugurkan status ASI ekslusif. Anak yang sakit tetap perlu diberi obat supaya bisa sehat kembali. Untuk apa ASI ekslusif tapi anak sakit tak kunjung sembuh karena tidak minum obat.

Fase MPASI (Makanan Pendukung ASI)

Fase MPASI disarankan paling cepat adalah mulai dari 6 bulan usia bayi. Tidak harus tepat 6 bulan, justru perlu disesuaikan dengan kondisi bayi, apakah sudah siap untuk makan atau belum. Bayi yang sudah siap makan menunjukkan kondisi seperti: sudah dapat duduk tegak, ketika disodorkan makanan akan mencoba meraih makanan tersebut, dll.

MPASI yang paling baik adalah makanan yang kelak akan menjadi makanan sehari-hari anak. Di Indonesia, makanan pokok kita adalah nasi. Makanya MPASI yang baik yaitu yang menggunakan nasi, bukan sekedar buah. MPASI menjadi langkah awal dalam membentuk kebiasaan makan anak.

Tidak hanya sekedar menu, hal yang perlu diperhatikan selama masa MPASI yaitu waktu makan. Biasakan waktu MPASI yang rutin terjadwal sehingga ketika sudah memasuki masa makan, anak  akan memiliki kesadaran dan kebutuhan untuk makan. Hal ini untuk menghindari anak susah makan, bahkan tidak mau makan ketika beranjak besar.

Anak 1 Tahun, Makan dengan Makanan Keluarga

Melewati usia 1 tahun, anak sudah mulai bisa makan dengan makanan keluarga. Makanan keluarga yang dimaksud di sini yaitu apa yang dimakan ibu, ayah dan keluarga lain juga bisa dimakan oleh anak. Pastikan kombinasi makanan mencukupi kebutuhan nutrisi anak maupun keluarga, seperti: nasi, sayur, lauk, buah, bisa ditambah dengan susu jika ada. Makanan yang baik untuk keluarga yaitu yang: 

1. Bersih
2. Sehat, tanpa pengawet, dan bahan kimia berbahaya lain
3. Komposisi lengkap (bergizi, 4 sehat 5 sempurna)

Bagaimana jika anak sulit makan sayur?


Anak sulit makan sayur merupakan hal yang lumrah. Tidak hanya anak, orang dewasa pun banyak juga yang tidak suka makan sayur. Sayur pada dasarnya memang terasa hambar, bahkan ada yang rasanya agak pahit. Untuk mengantisipasi hal ini, maka orang tua perlu mencontohkan dan membiasakan makan sayur pada anak. Kebiasaan makan sayur seharusnya dilakukan Ibu semenjak hamil atau bahkan sebelum itu. Selain itu, Ibu juga sebaiknya pandai-pandai mengolah sayur menjadi masakan yang disukai anak. Sayur bisa diolah sekreatif mungkin menjadi berbagai olahan masakan agar anak suka.

---

Nah, itu dia sedikit ilmu dari apa yang aku dapat setelah ikut acara dari Sari Husada ini. Bermanfaat banget, dari yang tadinya nggak tahu jadi melek sedikit pengetahuannya. Buat jadi seorang Ibu emang nggak ada sekolahnya. Tapi ilmunya ada di mana-mana. Tinggal calon Ibunya nih mau nyari ilmunya apa enggak.

Aku? Mauuu banget. Share ilmunya dong mooom ;)

Saturday, February 3, 2018

Medi-Call, Mudahnya Panggil Dokter dan Perawat Ke Rumah Via Online


Sakit itu nggak enak. Iya kan?. Apapun jenis sakitnya pasti nggak enak, entah yang ringan kayak pusing, batuk, pilek, diare, maag, ataupun yang lebih berat dari itu. Aku pernah punya pengalaman kurang menyenangkan ketika sakit. Kayak gini nih

Pengalaman 1: Vertigo

Alhamdulillah, aku termasuk orang yang jarang sakit serius. Salah satu sakit paling serius yang pernah aku alami adalah vertigo. Bagi yang belum tahu apa itu vertigo, jadi vertigo itu adalah ketika kita sakit kepala dan kepala kita rasanya berputar-putar secara radial. Kayak yang di iklan obat pusing jaman dulu itu lho, yang seolah ada lingkaran-lingkaran kecilnya. Nah, kayak gitu itu kurang lebih.

Atau kalau kamu pernah ke Trans Studio Bandung, di sana ada wahana namanya Vertigo. Kalau naik wahana itu, kita akan berputar mengitari poros utama. Tak hanya itu, tempat duduk kita juga berputar mengitari poros tempat duduk. Kebayang gimana pusingnya?. Begitulah kiranya yang kita rasakan ketika mengalami vertigo, makanya wahana itu diberi nama demikian.

Pertama kali kena vertigo, aku udah kayak orang linglung deh. Nggak berani melek. Ketika membuka mata, seisi rumah yang aku lihat seolah berputar-putar semua. Nggak berani berdiri. Ketika berdiri dan coba jalan jadinya justru sempoyongan. Yang paling sedih adalah, aku jadi nggak bisa makan. Ketika makan, rasanya mual dan malah aku “keluarin” semua. Lemes dumes.

Luckily ketika sakit waktu itu aku lagi di rumah, ada Mama, Papa, dan Dafa yang bisa ngerawat. Waktu awalnya aku bilang pusing, Mama udah persiapan ngasih pengobatan yang biasa. Tapi ngeliat aku yang nggak kunjung membaik, Mama sama Papa jadi bingung juga. Aku diajak buat periksa ke dokter, tapi aku nggak mau karena bener-bener nggak kuat pergi. Akhirnya, tau nggak apa yang kita lakuin?

Mama yang berangkat pergi ke dokter!.

Rada konyol sih emang. Sebelum berangkat Mama tanya-tanya ke aku dulu apa yang aku rasain. Terus aku jabarin deh, pusing, muter-muter kepalanya, lemes, mual, dll. Terus pas di dokter, Mama akting sakit gitu, bilang ke dokter keluhannya kayak yang aku rasain biar bisa didiagnosis dan dapet obat. Kekeke. Tolong jangan ditiru, adegan berbahaya bagi kesehatan kamu.

Pengalaman 2: Mas Azaz Sakit

Kalau yang ini baru kejadian kemarin. Januari lalu, aku sama mas Azaz kan pergi ke Malang. Pulang dari Malang, eh mas Azaz sakit. Padahal waktu itu aku harus berangkat ke sekolah karena minggu sebelumnya udah nggak masuk. Aku ngajar dari pagi jam 7 sampai sore, jam 4 baru pulang. Selama beberapa jam di sekolah itu rasanya khawatir sama mas Azaz. Mau pulang, tapi nggak bisa dan kata mas Azaz nggak usah pulang aja, masih bisa sendiri katanya. Tapi kan tetep aja ya rasanya was-was.

Aku pulang, udah sore. Kita mau ke Dokter, aku bingung harus gimana karena mas Azaznya lemes. Aku kalo disuruh buat gotong doi, ya nggak kuat. Bingung juga sih bisa periksanya ke mana. Akhirnya ya udah aku rawat sendiri di rumah sama ngasih madu.

Medi-Call, Aplikasi HomeCare Zaman Now

Like I said above, aku tuh jarang sakit, makanya ketika aku sakit atau ada keluarga yang sakit, sering bingung sendiri kudu gimana. Untung kemarin aku dapat info ada aplikasi kesehatan baru, namanya Medi-Call. Medi-Call tuh semacam anugerah dari semesta buat kita-kita di zaman now yang apa-apa serba online gini. Nggak Cuma ojek, taksi, anter makan, layanan pijet, cleaning service, dll yang bisa kita jangkau ke rumah kita via online. Dokter, perawat, dan layanan kesehatan (homecare) juga sekarang bisa kita panggil ke rumah via online. Kita panggilnya ya cukup melalui Medi-Call ini.



Medi-Call (https://medi-call.id/) adalah sebuah aplikasi online untuk menghubungkan pasien dengan penyedia layanan kesehatan terdekat dan cepat. Saat ini aplikasi Medi-Call tersedia untuk paltaform Android dan iOS. Aplikasi Medi-Call berbasis lokasi, saat ini sudah beroperasi di Jabodetabek, Bali, Surabaya, Yogyakarta, dan akan dibuka juga di Bandung, Semarang, Malang, Makassar, Manado, dan kota-kota lain di Indonesia.

Salah satu layanannya kayak yang udah aku sebukan di atas, kita bisa memanggil dokter untuk datang langsung ke rumah kita dan melakukan pengobatan. Enak ya. Tapi itu hanya salah satu layanan dari Medi-Call. Ada pula layanan-layanan lain, seperti:

Layanan Medi-Call




Emergency Call

Panggilan darurat yang menghubungkan user langsung degan ambulans klinik atau rumah sakit terdekat.

Doctor 
Panggilan dokter ke lokasi pasien

Nurse
Panggilan perawat untuk tujuan homecare/perawatan ke lokasi pasien

Midwifery
Panggilan bidan untuk tujuan babycare/perawatan ibu dan bayi ke lokasi pasien

Physiotherapy
Panggilan fisioterapi ke lokasi pasien

IV Therapy
Layanan IV dilakukan oleh dokter yang dapat direquest melalui aplikasi Medi-Call

Lab
Panggilan lab untuk pemeriksaan penunjang ke lokasi pasien

Pharmacy
Layanan antar obat ke lokasi pasien

Equipment Rent
Layanan sewa alat kesehatan yang diantarkan ke lokasi pasien

Vitamin
Layanan injeksi vitamin yang dilakukan di rumah oleh dokter

Vaccine
Layanan vaksin yag dilakukan oleh dokter

Ada pula layanan kesehatan lain yang akan dikembangkan, seperti: spesialis, homecare, dan lainnya.

Tipe Penyakit yang Ditangani Medi-Call

Buat kamu-kamu yang lagi sakit, tenang aja, Medi-Call bisa menghandle beragam penyakit kok. Misalnya infeksi, alergi, gangguan kulit, keluhan mulut, trauma, injection (bius), cardiovascular, onkologi, hematology, tanya spesialis, dll. Medi-Call juga bisa untuk beragam kalangan usia, mulai dari usia 0 tahun hingga usia dewasa.

Cara Menggunakan Medi-Call

Saat ada anggota keluarga, atau kita sendiri yang sakit, kita bisa memesan layanan yang tersedia sesuai kebutuhan kita. Misalnya, kita ingin diperiksa oleh Dokter, ya pesan saja layanan Doctor. Jika kita perlu sewa alat kesehatan kayak kursi roda, dll, ya pesan saja layanan Equipment.

Setelah memesan, Medi-Cal akan menampilkan layanan terdekat dengan lokasi kita beserta estimasi harga sesuai dengan layanan kesehatan yang dipilih

Dokter/provider kesehatan akan sampai dan segera melakukan penanganan terkait keluhan yang dialami user/pasien.

Setelah layanan selesai, user/pasien dapat melakukan pembayaran

Selain itu, user juga bisa memberikan rating kepada dokter/provider yang menangani.


Tarif Layanan Medi-Call

Tarif layanan panggil dokter ke rumah dan jasa perawat homecare bersifat transparan dan bersahabat. Tarif dibagi menjadi beberapa komponen, di antaranya:

Basic Fee (tarif dasar maksimum partner)
Untuk kunjungan dokter, tarifnya Rp 200.000/kunjungan. Sedangkan untuk kunjungan perawat, tarifnya Rp 120.000/kunjungan. Basic Fee terdapat perbedaan harga di beberapa daerah. Untuk di Jogja, basic Fee nya Rp 100.000/kunjungan dokter.

Distance Fee (biaya jarak dari lokasi partner ke lokasi pasien)
Bila kurang dari 5 km, distance fee nya Rp 0 alias tidak ada tambahan biaya.
Bila jarak melebihi 5 km, distance fee nya sebesar Rp 10.000/km.

Procedur Fee (Biaya tindakan)
Biaya tindakan ini bervariasi, tergantung tindakan yang dilakukan, serta khusus dokter adalah biaya medication/obat yang diberikan (nantinya dikirim melalui apotek K24 terdekat dari lokasi pasien)

Simpel kan?. Yang udah sering pakai layanan online, semacam Go-Jek, Go-Massage, Go-Clean, pasti udah terbiasa.


Kita bisa download aplikasi Medi-Call ini di Google Play Store (untuk pengguna Android) atau di App Store (untuk pengguna iPhone). Kemarin aku udah download dan sekalian nyoba pakai layanan Doctor Visit. Tapi ternyata di dekat rumah aku belum ada dokter partner yang available.  Medi-Call emang baru aja beroperasi di Jogja sih, mungkin karena itu jadi belum banyak dokter maupun homecare yang bergabung.

Syarat Bergabung Sebagai Partner Medi-Call

Medi-Call terbuka sekali untuk dokter/homecare yang ingin bergabung menjadi partner, tentunya dengan sistem yang ketat untuk menjaga kredibilitas layanan. Pendaftaran online bagi calon partner bisa via https://medi-call.id/daftarpartner .

Seluruh partner yang tergabung diperiksa secara elektronik dengan mengacu pada situs resmi sesuai jenis dan ketersediaan data partner. Untuk dokter, verifikasi dilakukan di website IDI (Ikatan Dokter Indonesia), dan Konsil Kedokteran Indonesia. Sedangkan untuk perawat verifikasi dilakukan di website PPNI (Persatuan Perawat Nasional Indonesia).

Persyaratan untuk bergabung sebagai partner Medi-Call sebagai berikut:



Yang dokter, atau keluarganya dokter, atau pacarnya dokter, perawat, dan homecare lain, ajakin gabung dong. Jadi kalau aku sakit, gampang berobatnya. Tinggal call aja via Medi-Call ;)

Friday, January 19, 2018

,

Cerita Menikah: Sindrom Pra Nikah, Apa yang Aku Rasakan Sebelum Menikah

Picture from: Pixabay.com

Tulisan ini aku tulis satu bulan sebelum menikah, walaupun belum tahu kapan akan aku publish. Huehehe.

Kemarin sore, aku sempat berkirim pesan di Whatsapp dengan mas Priyo. Tiba-tiba mas Priyo bertanya,

"Piye, udah kena syndrom pre nuptial belum?"

Aku yang asing dengan istilah tersebut pun balik bertanya,

"Apa tuh?"

Mas Priyo pun menjelaskan bahwa syndrom pre nuptial itu adalah sindrom pra nikah. Gejalanya bisa seperti: berantem lebih serius dari biasanya, ngerasa ragu memuncak, ngerasa salah pilih, dll.

Aku pun jadi mencoba mengingat-ingat lagi tentang apa yang aku dan mas Azaz lewati beberapa waktu ke belakang. Kalau ragu atau ngerasa salah pilih sih enggak. Malah ketika aku lagi sama orang lain, entah temen cewek atau cowok, kadang ngerasa yang paling nyaman itu kalau lagi sama mas Azaz.

Untuk poin berantem, sepertinya cukup pas. Bukan berantem serius, tapi berantem jadi lebih sering cuma karena hal-hal kecil. Biasanya karena persiapan menjelang pernikahan. Aku pengennya gini, mas Azaz pengennya gitu, orang tua pengennya nganu. Kadang perlu jalan cukup panjang buat ketemu titik temunya.

Atau hal-hal sepele yang entah kenapa karena ego yang tinggi malah bikin masalah jadi runyam. Misalnya mas Azaz nggak tepat waktu, aku ngambek. Aku ngambek, mas Azaznya marah. Atau hal kecil lain yang aslinya remeh temeh banget.

Penyebab

1. Kurangnya Quality Time

Nggak dipungkiri, menjelang nikah, aku sama mas Azaz sama-sama sibuk. Kami berdua sibuk kerja dari hari Senin sampai Jum'at, pagi sampai sore. Sabtu juga kadang kita masuk kerja. Itupun setiap Sabtu mas Azaz pulang ke Solo, ke Jogja lagi hari Minggu sore. Intensitas ketemu yang jauh berkurang dari sebelumnya, ditambah ketika ketemu pun badan udah capek pasca seharian kerja, bikin kita ngerasa nggak punya quality time.

Misalnya dari segi kegiatan bareng, kita nggak pernah lagi piknik bareng kayak dulu. Dulu pengen ke Kalibiru, langsung cuss. Pengen ke pantai, langsung ayok. Pengen nyetok foto, langsung berangkat ke Tawangmangu. Sekarang menthok paling jalan-jalannya ke mall atau bioskop, yang deket, pun cuma sebentar. Sekedar makan bareng pun udah jarang.

Tapi yang paling penting dari quality time itu sebenarnya adalah waktu buat ketemu dan ngobrol. Ngobrolin apa aja, dari yang receh sampai yang serius. Banyakin becanda, ketawa bareng, happy bareng. Menyamakan persepsi dan mengurangi kemungkinan mispersepsi alias salah paham. Ini penting sih.

Aku tuh termasuk orang yang sensitif, terlalu peka sama bahasa. Sedangkan mas Azaz, enggak. Misalnya, kita lagi chatting terus dia kirim chat dengan pilihan kata yang menurutku ngeselin, padahal buat dia cuma becanda. Atau ketika aku ngomong, nada bicaraku tinggi, padahal aslinya biasa aja. Kadang hal sekecil itu bisa bikin mood kita jadi jelek dan imbasnya komunikasi kita nggak efektif. Kuncinya, ketemu langsung. Atau video call lah, hari gini. Biar bisa liat mimik wajah masing-masing ketika komunikasi.

2. Mementingkan Ego Diri Sendiri

Menjelang nikah, banyak printilan pernikahan yang perlu kita persiapkan. Ya karena kami adalah dua kepala yang berbeda, apa yang kami pikirkan juga berbeda. Aku pengennya begini, dia pengennya begitu. Ketika salah satu atau bahkan kita berdua menjunjung tinggi ego masing-masing dan nggak mau ngalah, udah deh, bisa dipastikan endingnya akan berantem.

Atau harusnya kita nyiapin ini-itu, tapi aku capek, atau dia capek, terus pengennya pasangan kita aja yang nyiapin sendiri. Harusnya nggak kayak gini ya, apa-apa yang perlu disiapin ya disiapin berdua. Kalau salah satu capek, ya cari waktu lain hari.

Kesimpulannya: ya harus ada yang ngalah. Ketika kepala lagi jadi batu, ya jangan ditemuin sama batu, nanti malah jadi pecah semua. Tapi ketika ada salah satu yang melunak, dengan cara ngalah itu tadi, pihak satunya juga bakal ngikuti alurnya. Jadinya akan ketemu jalan tengah yang enak buat semua pihak.

Update

2 minggu sebelum hari H, kita berantem besar banget. Aku marah, dan mas Azaz jadi ikutan marah juga. Itu termasuk salah satu berantem terparah yang pernah kita lalui. Saking parahnya, aku sampai lepas cincin dan mas Azaz jadi makin muntab.

Aku nulis ini setelah kita nikah, jadi aku udah lupa masalahnya waktu itu karena apa. See? Penyebab berantem tuh emang kadang remeh banget (saking ga pentingnya sampai gampang dilupain), tapi ketika kita nggak bisa menyikapinya jadilah dia membawa efek bom-nuklir. Daya ledaknya dari kecil, kecil, lalu membesar.

Kayaknya, kalau dari sisi aku, ini karena sifat aku yang suka nyimpen perasaan sendiri. Misalnya, dia ngelakuin apa yang aku nggak suka, tapi aku diem aja. Besoknya, dia ngelakuin hal lain lagi yang sebenarnya aku nggak suka, tapi aku diemin lagi.

Nyimpen hal-hal yang kayak gini lama-lama keselnya jadi numpuk dan ketika dikeluarin, akan jadi besar. Tapi ketika aku ngungkit masalah yang udah lama, mas Azaz nya udah lupa jadinya menurut dia aku ini mengada-ada, cuma pengen gede-gedein masalah doang. Padahal enggak, masalah itu ada, cuma aku nggak bilang aja. Dan kebukti, yang kayak gitu ternyata salah.

Harusnya, kalau emang dari awal menurutku salah, ya bilang aja ke mas Azaz kalau salah. Kalau aku nggak bilang itu salah, ya udah besok di depan nggak usah ngungkit-ngungkit lagi. Begitu. Ini nasehat yang aku dapat dari mbak Devi sih, beberapa hari setelah aku dan mas Azaz nikah.

1 minggu sebelum hari H, kebetulan aku udah nggak masuk sekolah, jadilah aku pulang ke rumah Magelang. Ceritanya aku ini semacam memingit diri sendiri (soalnya nggak ada yang mau mingit aku T-T). Otomatis selama seminggu, aku nggak ketemu sama mas Azaz karena dia kan nggak di Magelang. Luckily kita adem ayem aja waktu itu. Mungkin karena segala persiapan udah beres, tinggal nunggu hari H.

Tapi malam H-1 persis, mas Azaz bikin aku khawatir banget. H-1 nikah, dia nginep di hotel di Secang, deket daerah rumahku. Aku juga konyol sih, sore harinya aku minta dibeliin sarung tangan putih buat dipake besok karena dari pihak salon nggak punya. Ternyata dia baru baca pas udah malam. Ya udah aku bilang nggak usah aja, kebanyakan tokonya udah pada tutup. Eh mas Azaz ternyata tetep berangkat buat beliin, padahal waktu itu ujan.

Aku coba ngechat, ga kekirim. Aku tungguin lama tetep cuma centang 1 di Whatsapp. Aku coba telpon karena aku pikir dia sinyal di sana jelek, eh ga nyambung. Terakhir aku chat jam 8, jam 9 lebih nggak kekirim juga. Kan aku jadi panik, takut dia kenapa-napa. Kemarin-kemarin baca di Line Today banyak cerita soal calon pengantin gagal nikah karena ini-itu. Untungnya jam 10an malem bisa ditelpon dan dia jelasin kronologinya. Fiuh. Harusnya aku bobok gasik tu biar besoknya bisa fresh pas bangun, eh jadi semrawut kan.

Kira-kira, begitulah sindrom pra nikah aku.

Ragu?. Ada mantan dateng?. Enggak

Ngerasa salah pilih?. Kenal orang lain yang lebih baik? Enggak

Berantem?. Nangis-nangis karena marahan?. Sering bangett.

Was-was?. Takut ada apa-apa sebelum hari H?. Iyaa

Tapi it's okay kok. Ketika ngerasain sindrom pra nikah di atas, atau yang lain, dan pengen "udahan aja", coba diingat-ingat deh alasan kenapa kita menerima ajakan nikah dari si do'i.


Friday, December 22, 2017

,

8 Tips Menabung ala Anak Gaul


Saat gajian sudah turun, rasanya seperti kita adalah orang paling kaya di dunia ini. Saat gajian, semua keinginan kita rasanya ingin segera dipenuhi. Ingin segera cepat-cepat nyobain kafe baru sepulang kerja. Ingin cepat-cepat membeli kemeja atau tas baru. Hal ini sangat wajar untuk mereka yang baru saja bekerja dan masih single. Pada saat masih single, kita tidak wajib membayar kebutuhan rumah tangga. Karena itulah gaji bulanan tetap aman sehingga kita bisa bebas melakukan apa saja dengan uang yang sudah dihasilkan selama sebulan lalu.

Namun jika kita tidak bisa mengontrol keuangan, maka penghasilan yang harusnya bisa dikelola dengan baik justru bisa membunuh masa depan diri kita sendiri. Menikmati masa muda dengan nongkrong bersama teman-teman memang sangat asyik. Namun bukan berarti kita boleh menghabiskan gaji hanya untuk menjadi anak gaul saja.

Karena itulah kita harus mengetahui cara efektif untuk menabung ala anak gaul. Walaupun kita akan berhemat, namun bukan berarti kita menjadi kuper. Ini dia tipsnya!

1. Produktif

Tidak masalah jika gaji kita bisa memenuhi gaya hidup. Namun hal ini akan berbeda jika gaji kita tidak seberapa. Pilihannya ada dua yaitu antara menurunkan standar gaya hidup yang biasanya hedon dan sering nongkrong, menjadi hidup sederhana atau mencari penghasilan tambahan untuk memenuhi gaya hidup yang tinggi.



Banyak pekerjaan tambahan yang bisa kita pilih. Kita bisa mencari pekerjaan freelance dimana saja. Jika pintar menggunakan Photoshop, kita bisa membuka jasa graphic designer? Jika bisa menulis, mengapa tidak menjadi penulis untuk content ataupun copy writing? Jika senang berbelanja, mengapa tidak mencoba untuk berjualan baju secara online? Jika pintar masak, mengapa tidak berbisnis makanan? Seperti pepatah, banyak jalan menuju Roma. Bahkan kita juga bisa mencoba aktif nge-vlog untuk mendapatkan penghasilan tambahan.

Prinsip yang perlu kita pegang selalu yaitu, "Jangan sampain besar pasak daripada tiang" alias pengeluaran lebih besar daripada penghasilan, alias: boros. Jika hal itu terjadi pada saat kita masih muda, maka kemungkinan besar gaya hidup kita yang konsumtif akan mengikuti sampai tua nanti. Jika kita tidak mau hal itu terjadi, maka segera cari penghasilan tambahan. Jangan malas karena tidak ada hal yang mudah di dunia ini.


2. Kreatif

Selagi masih muda, maka jadilah anak muda yang kreatif. Memang tidak ada salahnya mengikuti tren agar tidak ketinggalan zaman. Yang salah adalah jika kita memaksakan untuk membeli barang-barang yang sedang tren padahal uang kita terbatas. Jangan sampai kita tergiur dengan artis yang mengenakan pakaian yang bagus namun ternyata harganya selangit. Jika kita mengikuti gaya mereka, maka niscaya rekening kita akan tamat pada saat itu juga.




Jika ingin membeli pakaian, maka coba telusuri online shop karena bisa saja ada desain baju yang mirip dengan yang pakaian yang sedang tren sekarang namun harganya lebih murah. Bisa jadi kita malah menemukan online shop yang menjual baju yang tidak pasaran, berkualitas, dan harganya yang terjangkau. Tentu saja ini akan menguntungkan kita. Tentunya kita tidak mau kan berisiko mempunyai barang yang sama dengan teman karena kalian berdua sama-sama mengikuti tren fashion?

3. Mau belajar

Tengoklah orang yang sudah sukses. Mereka adalah orang-orang yang ma uterus belajar. Mental untuk selalu haus akan ilmu-ilmu baru harus dipelihara. Karena itulah kita harus mau belajar tentang ilmu keuangan. Apalagi sekarang mengakses informasi sudah lebih mudah dengan adanya internet. Kita bisa mendapatkan pengetahuan seputar keuangan dengan membaca berita-berita finansial. Terus update dengan produk-produk keuangan. Tak ada salahnya untuk menyisihkan sebagian gaji untuk membeli buku tentang keuangan.



Dengan adanya kemajuan teknologi, kita tidak perlu susah-susah untuk mendapatkan informasi. Bahkan sekarang sudah banyak aplikasi budgeting yang bisa kita download di smartphone agar bisa mengelola gaji bulanan. Dengan cara inilah kita tidak perlu menyewa jasa konsultan keuangan.

4. Selektif dalam memilih teman

Yang dimaksud dengan selekftif dalam berteman bukan berarti kita menjadi pemilih dan berujung dengan tidak punya teman. Karena kita adalah anak muda, kita masih penuh energi dan dinamis. Kita pun menyukai acara kumpul-kumpul bersama teman. Namun coba sekarang mulailah memilih teman yang tidak membawa pengaruh buruk bagi kita.



Pintarlah dalam bersikap dan jangan gampang terbawa arus. Memiliki teman banyak tentu tidak dilarang. Namun jangan sampai berteman dengan orang yang gaya hidupnya tidak sesuai dengan kita. pilihlah teman yang bisa membawa dampak positif dan bisa mengerti dengan keadaan kita. Misal kita sudah bercerita dengan teman-teman kita bahwa kita sedang berhemat namun mereka masih mengajak ke restoran baru, ke tempat karaoke, ataupun mengajak shopping, maka tinggalkan saja mereka.

5. Menentukan tujuan

Cobalah untuk mencatat apa saja yang kita butuhkan tiap bulan dan apa yang diinginkan untuk dibeli dengan gaji. Kita juga bisa membuat rencana dengan target dan detail seperti apa saja barang yang harus dibeli tiap bulannya atau tempat liburan mana yang ingin dikunjungi pada saat liburan.



Bahkan jika mempunyai utang, tulislah berapa banyak yang harus dibayar tiap bulannya. Tempelkan kertas yang berisi rencana di dekat tempat untuk menyimpan tabungan. Dengan cara inilah, maka kita akan terus mengingat tujuan awal dari menabung.

6. Cari role model



Terkadang kita butuh seseorang atau sesuatu yang bisa memotivasi kita untuk bisa menabung. Kita bisa mencari role model yang memang bisa kita tiru dalam hal mengatur keuangan. 

Role model ini bisa siapa saja. Bisa orang terdekat, misalnya orang tua kita yang pintar dalam mengatur keuangan sehingga keluarga tidak pernah kekurangan. Bisa juga artis-artis yang memang bekerja keras untuk mendapatkan semua yang mereka punya sekarang. Bahkan teman atau kenalan yang sudah sukses pun juga bisa dijadikan role model. Jangan malu untuk bertanya. Kita pasti bisa mendapatkan sesuatu yang bermanfaat dengan menjalin komunikasi dengan orang sukses.

7. Jaga kesehatan



Jangan sakit. 

Kedengarannya memang kejam ya, masa' tidak boleh sakit. Tapi hal ini karena semakin kita sering sakit, maka uang tabungan kita akan semakin menipis. Mungkin kita mempunyai asuransi kesehatan atau BPJS, namun kita tetap harus selalu menjaga kesehatan. Jika tubuh kita sehat, maka kita bisa bekerja dan menjalankan berbagai macam tanggungjawab. Kita pun juga akan lebih rasioanl untuk tetap bisa mencapai target yang sudah kita buat.

8. Punya prinsip

Mempunyai prinsip dalam hidup itu penting. Karena hal itu akan membuat hidup kita semakin terarah. Misal prinsip kita adalah boleh berutang asal berguna dan bisa produktif. Maka tak ada salahnya jika kita mencari tahu cara mudah ajukan pinjaman koperasi tanpa jaminan untuk berbisnis.



Muda dan gaul memang keren, namun lebih keren lagi ketika kita masih muda namun sudah punya tujuan hidup dengan menabung gaji kita secara efektif.

Thursday, December 7, 2017

Serba-Serbi Tentang ASI Ini yang Bunda Perlu Tahu

Untuk jadi seorang dokter, kita bisa kuliah di jurusan kedokteran. Untuk jadi seorang guru, kita bisa kuliah di jurusan keguruan. Untuk jadi seorang Ibu, kita bisa belajar di mana?



Sekolah jurusan ke-Ibu-an memang tidak ada. Belajar menjadi Ibu bisa dilakukan di mana saja, kapan saja. Karena bisa kapan aja, jadi nggak harus nunggu punya anak dulu kan baru boleh belajar ilmu tentang Ibu?.

Nah, makanya aku beruntung sekali hari Sabtu (2/12) kemarin mendapat kesempatan sharing bersama Best Bunda, blogger dan Herbafamindo di UMA Dapur Indonesia Jogja. Ada 2 pembicara di acara ini, yaitu Ibu Lip Artic (Bunda, entrepreneur, owner Herbafamindo) dan Ibu Arit Widowati (Bunda 5 putra/putri, konsultan ASI, staf Kemenkeu, founder komunitas ASI SALMA, dll). Materinya kupas tuntas tentang pentingnya ASI (Air Susu Ibu).

Perintah tentang ASI dalam Agama

Materi dari ibu Arit dibuka dengan perkenalan dan dilanjutkan dengan penjabaran perintah agama yang mengatur tentang ASI. Bagi seorang muslim, perintah tentang ASI ada pada QS Al-Baqarah ayat 233

Allah SWT berfirman:

وَالْوَالِدٰتُ يُرْضِعْنَ اَوْلَادَهُنَّ حَوْلَيْنِ كَامِلَيْنِ لِمَنْ اَرَادَ اَنْ يُّتِمَّ الرَّضَاعَةَ   ۗ  وَعَلَى الْمَوْلُوْدِ لَهٗ رِزْقُهُنَّ وَكِسْوَتُهُنَّ بِالْمَعْرُوْفِ ۗ  لَا تُكَلَّفُ نَفْسٌ اِلَّا وُسْعَهَا  ۚ  لَا تُضَآرَّ وَالِدَةٌ  ۢ بِوَلَدِهَا وَلَا مَوْلُوْدٌ لَّهٗ بِوَلَدِهٖ وَعَلَى الْوَارِثِ مِثْلُ ذٰ لِكَ  ۚ  فَاِنْ اَرَادَا فِصَالًا عَنْ تَرَاضٍ مِّنْهُمَا وَتَشَاوُرٍ فَلَا جُنَاحَ عَلَيْهِمَا  ۗ  وَاِنْ اَرَدْتُّمْ اَنْ تَسْتَرْضِعُوْٓا اَوْلَادَكُمْ فَلَا جُنَاحَ عَلَيْكُمْ اِذَا سَلَّمْتُمْ مَّآ اٰتَيْتُمْ بِالْمَعْرُوْفِ ۗ  وَاتَّقُوا اللّٰهَ وَاعْلَمُوْٓا اَنَّ اللّٰهَ بِمَا تَعْمَلُوْنَ بَصِيْرٌ

"Dan ibu-ibu hendaklah menyusui anak-anaknya selama dua tahun penuh, bagi yang ingin menyusui secara sempurna. Dan kewajiban ayah menanggung nafkah dan pakaian mereka dengan cara yang patut. Seseorang tidak dibebani lebih dari kesanggupannya. Janganlah seorang ibu menderita karena anaknya dan jangan pula seorang ayah (menderita) karena anaknya. Ahli waris pun (berkewajiban) seperti itu pula. Apabila keduanya ingin menyapih dengan persetujuan dan permusyawaratan antara keduanya, maka tidak ada dosa atas keduanya. Dan jika kamu ingin menyusukan anakmu kepada orang lain, maka tidak ada dosa bagimu memberikan pembayaran dengan cara yang patut. Bertakwalah kepada Allah dan ketahuilah bahwa Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan."

(QS. Al-Baqarah 2: Ayat 233)

* Via Al-Qur'an Indonesia http://quran-id.com

Sangat jelas diterangkan agar seorang Ibu menyusui anaknya selama 2 tahun sempurna. Jika ingin menyapih sebelum waktunya, harus ada alasan yang syar'i dan ada persetujuan antara Ibu dan Bapak. Jika ingin menyusukan anak pada orang lain (Ibu susuan), hal tersebut diperbolehkan.

ASI, Ibu Susuan, dan Susu Formula

Ibu Arit menegaskan kepada kita, zaman Rasulullah dulu tidak ada riwayat yang menyebutkan bayi manusia diberi susu dari selain manusia. Maksudnya, tidak ada riwayat ada bayi yang diberi susu hewan, misalnya susu onta, susu sapi, atau susu kambing. Seorang bayi yang lahir ya minum ASI ibunya. Jika sang Ibu tidak bisa menyusui, seperti Rasulullah yang ditinggal oleh Ibu beliau sedari kecil, ya mencari Ibu susuan.

Diingatkan kembali kepada kita, kisah tentang nabi Musa alaihissalam. Bagaimana nabi musa bayi dihanyutkan di sungai Nil karena pada masa itu ada perintah raja Fir'aun untuk membunuh semua bayi laki-laki di Mesir. Hingga akhirnya bayi nabi Musa justru ditemukan oleh istri Fir'aun yang kemudian membawanya pulang ke istana. Apa yang dilakukan Fir'aun pada bayi nabi Musa?. Mencarikan Ibu susuan. Bukan mencarikan susu onta terbaik, atau susu sapi terbaik.



Begitu utamanya ASI sehingga tidak bisa semudah itu digantikan dengan susu lain. Ada 4 tingkatan prioritas dalam ilmu laktasi:
1. ASI langsung ibu kandung
2. ASI perah ibu kandung
3. ASI langsung/perah ibu susuan
4. Susu formula

Kalau nggak kepepeeeeet banget, jangan semudah itu memberikan susu formula untuk bayi. Penuhi dulu hak ASI bayi, sebagai bekal terbaik untuk mereka.

Kunci Sukses Menyusui






1. Mempersiapkan tekad yang kuat untuk memenuhi hak ASI bayi sempurna 2 tahun dengan memahami bagaimana Allah dan Rasulullah mengutamakan hak ASI bayi berdasarkan Al Qur'an dan hadits.

Setelah tahu bahwa ASI juga diatur dalam agama, kita jadi nggak boleh seenaknya saja ya dalam memberikan ASI untuk anak. Nggak hanya dalam Islam kok, dalam agama lain juga ada perintah tentang ASI. Menyusui adalah sunnatullah dan kodrat wanita. Ketika manusia mulai meninggalkan kodratnya maka pasti akan terjadi kerusakan di dunia ini

2. Meyakini bahwa Allah menjamin rezeki anak sejak lahir lengkap dengan bekalnya, yaitu ASI dalam payudara Ibu

Produksi ASI dipengaruhi oleh hormon prolaktin dan oksitosin. Hormon prolaktin adalah hormon yang berfungsi memproduksi ASI. Sedangkan hormon oksitosin adalah hormon untuk mengeluarkan ASI dari payudara. Oksitosin diproduksi ketika ibu rileks dan bahagia. Jadi dua hormon itu harus saling berkolaborasi. Percuma jika ASI diproduksi banyak, tapi ibu stress, lelah, sehingga ASI susah keluar.

Ada banyak faktor pendukung agar ibu dapat menyusui. Misalnya lingkungan seperti ayah, nenek, keluarga atau orang di sekitar ibu yang mendukung suksesnya ASI sangat berperan. Faktor lainnya adalah hal yang mempercepat dan memancing produksi hormon prolaktin, disebut dengan laktagog (galactagogue).


Jangan lupa ada suatu protein yang menghambat ASI yang dinamakan FIL (Fedback Inhibitor of Lactation). “FIL ini akan aktif jika ibu lama tidak menyusui. Produksi ASI akan dihambat. Jadi normalnya ibu menyusui harus menyusui atau mengleuarkan ASI-nya 8-12 kali sehari.” ujar Ibu Li Partic.

3. Mencari tempat bersalin yang pro-alami (syar'i dan minim intervensi), pro-IMD, pro-ASI, dan Room In.

Menyusui pertama adalah kunci keberhasilan menyusui Ibu seterusnya. Ada Ibu yang setelah melahirkan ASInya langsung keluar, ada juga yang tidak. Memilih tempat bersalin yang bisa membuat Ibu nyaman akan membantu keluarnya ASI pertama.

4. Kenali dan pahami kesalahpahaman saat awal kelahiran bayi dengan mengenal tanda, "Apakah ASIku cukup?".

5. Mengetahui keajaiban dalam ASI: jumlah dan komposisi ASI sesuai kebutuhan dan masa pertumbuhan bayi



6. Mengetahui seputar bagaimana bayi menyusu, perlekatan, posisi menyusui yang tepat, dan apa itu tongue tie.

7. Mencari tahu permasalahan seputar menyusui sekaligus solusinya



8. Mengenali tanda Bayi cukup ASI

Tanda bayi cukup asi yaitu:
- Bayi langsung tidur, karena ASI memicu produksi hormon endorfin
- Buang air kecil lebih dari 6 kali sehari dengan warna urin tidak pekat atau bau menyekat
- Bayi akan melepas sendiri mulutnya dari payudara Ibu ketika telah puas
- Berat badan bayi naik lebih dari 500gram sampai 1 kg per bulan pada trimester pertama
- Bayi akan buang air besar 2x sehari dengan tinja berwarna kuning atau gelap 

Pentingnya ASI

Air Susu Ibu (ASI) adalah makanan terbaik bagi bayi sejak lahir. Hal ini karena kandungan pada ASI paling sesuai untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi. Untuk tumbuh kembang anak yang optimal, ASI perlu diberikan secara ekslusif selama 6 bulan dan dilanjutkan sampai 2 tahun.
Akan tetapi, tidak sedikit ibu yang mengalami permasalahan menyusui, biasanya disebabkan karena ASI sedikit atau bahkan ASI tidak keluar. Herbafarmindo memiliki solusi dari permasalahan tersebut.



1. ASI Booster Tea (ABT)

 ASI Booster Tea (walaupun tanpa kandungan daun teh) dari Herbafarmindo adalah sebuah suplemen penambah ASI yang terbuat dari bahan alami (herbal). ASI Booster Tea hadir sebagai minuman yang tidak pahit dan bisa dicampur dengan madu, gula maupun susu sehingga bisa dibuat seperti milkshake. Teh ini juga tidak mengandung kafein sehingga bisa dijadikan pengganti tea time.

ASI Booster Tea merupakan formulasi dari daun-daunan mediterania yang diuji secara klinis dan praktis terbukti bisa melancarkan ASI sampai 900% dalam beberapa jam saja. Kandungan di dalam ASI Booster tea seperti: Habatussauda, Fenugreek, Fennel, Anise, Alpinia Powder, dan Moringa.

2. Rufani Snack

Rufani Snack adalah snack MPASI (Makanan Pendukung ASI) dari Herbafarmindo yang sehat, mudah ditelan dan bernutrisi tinggi. Rasanya yang lezat dari teri pilihan membuat Rufani Snack sangat digemari oleh anak-anak.

Untuk pemesanan atau informasi lebih lengkap tentang produk-produk Herbafamindo bisa cek di
Website: www.asi.web.id
Instagram: @asiboostertea

Wednesday, November 29, 2017

,

Melly Glow Jogja, Family Karaoke Baru dari Melly Goeslaw





Melly Glow Family Karaoke TV (FKTV) adalah franchise karaoke yang membawa nama penyanyi Melly Goeslaw (my favorite singer!). Melly Glow FKTV sebelumnya telah ada di kota-kota besar lain seperti di Surabaya dan Solo.  Untuk di Jogja baru buka 1 cabang di Seturan.

Hari Kamis, 23 November 2017 lalu, Melly Glow Jogja mengadakan soft opening. Dihadiri oleh segenap pihak manajemen dan media (termasuk Blogger), Melly Glow secara resmi dibuka. Dalam rangka soft opening ini, ada promo "Free Karaoke 2 Jam dan diskon 50% Food and Beverages" bagi pelanggan selama 3 hari (23 November-25 November 2017).

Mbak Rian, selaku ketua KBJ, menerima potongan tumpeng pertama

Beruntung aku dan kakak-kakak blogger yang lain bisa jadi salah satu pelanggan pertama yang nyobain karaoke di Melly Glow Jogja. Lucunya, ada mbak-mbak yang datang pukul 9.30, ternyata mereka adalah pelanggan yang ingin ikut promo Free Karaoke. Padahal saat itu Melly Glow belum jam buka. Alhasil mbak-mbaknya diminta reservasi terlebih dahulu dan kembali pukul 11 siang nanti. Hehehe, kalau ada promo memang semangat ya mbak.

Lokasi

Jalan Raya Seturan no 2-3, Catur Tunggal, Sleman (depan hotel Merapi Merbabu)
Telepon 0274 4331827
Sosial Media: Melly Glow Jogja / @mellyglowjogja

Ruangan

Small room di Melly Glow Jogja, kapasitas untuk 4 orang

Melly Glow memiliki 19 room di 3 lantai yang dibagi menjadi 5 jenis ruangan.
Small: untuk 4 orang
Medium: untuk 8 orang
Large: untuk 10 orang, ada kamar mandi di dalam ruangan
Deluxe: untuk 15 orang, ada kamar mandi di dalam ruangan, 2 LCD
VIP: untuk 25 orang, ada kamar mandi di dalam ruangan, 2 LCD.




Harga

Harga tiap ruangan berbeda-beda, harga weekdays dan weekend/hari libur pun berbeda. Ada harga hemat sampai separuh harga untuk happy hour dari jam 11.00 - 18.00.

Daftar Harga Melly Glow Jogja
Review

Di Seturan ini sebenarnya ada banyak banget tempat karaoke, ada Family Fun, Happy Puppy, Hello FKTV, ... apa lagi yah?. Dengan adanya Melly Glow,jadi makin bertambah deh pilihan kita buat karaoke. Asikk.

Melly Glow ini tempatnya cozy banget. Di lantai 1 bagian depan, ada panggung kecil lengkap dengan monitor touchscreen dan microphone. Kita bisa karaoke ala-ala di sana sembari menunggu ruangan kosong.



Di lantai 2 ada resto bar  



Dari segi harga, menurutku sangat terjangkau, apalagi dengan kualitas audio yang oke. Koleksi lagunya juga lengkap, dari mulai lagu lawas sampai lagu terbaru, indo sampai manca, dangdut pop rock ada. Cocok deh dijadikan tempat tujuan karaoke bersama teman-teman untuk seru-seruan. Hehe

Monday, November 27, 2017

,

Cerdas Gunakan Obat Part I: Salah Kaprah Tentang Penggunaan Obat

Sambutan Pak Indra Rizon dari Kemenkes RI

Hari Selasa kemarin aku ikut acara dari Kementerian Kesehatan tentang "Cermat Menggunakan Obat". Banyak banget ilmu baru yang aku dapet dari acara kemarin. Tulisan kali ini aku bagi jadi 2 part ya, karena terlalu panjang kalau ditulis semua di 1 artikel. Semoga bermanfaat...

Sehat, sakit dan obat adalah tiga hal yang berbeda, namun tidak dapat dipisahkan satu sama lain. Persamaan dari ketiganya yaitu: sama-sama dekat dengan kehidupan kita. 

Kita semua pasti ingin sehat, tapi tak dapat dipungkiri kita pasti juga pernah sakit. Ketika sakit, tak jarang kita membutuhkan obat supaya sembuh dan sehat kembali.

Salah Kaprah Tentang Menggunakan Obat

Sayangnya, masih banyak salah kaprah tentang obat, terutama penggunaan obat, yang beredar di masyarakat kita. Misalnya,

- Obat generik dianggap sebagai obat kelas dua. 

Harga obat generik memang lebih murah. Karena hal tersebut, masyarakat justru salah kaprah menganggap obat generik memiliki kualitas rendah dan tidak terjamin khasiatnya. Masyarakat lebih percaya akan sembuh jika menggunakan obat paten, yang memiliki harga lebih mahal.

Padahal, baik obat generik maupun obat paten sebenarnya memiliki kandungan yang sama. Yang membedakan antara obat generik dan obat paten adalah namanya saja. Nama obat generik yaitu berdasarkan kandungan di dalamnya, sedangkan nama obat paten sesuai merk paten. Misalnya parasetamol, yang biasa digunakan untuk menurunkan panas. Nama pada obat generik ya "Parasetamol", sedangkan nama pada obat paten yang mengandung parasetamol bisa "Bodrex", "Panadol", "Paramex", dll. 

Kenapa harga obat generik murah?. Karena obat generik tidak perlu biaya untuk paten, promosi, dll. Begitu. Harga murah nggak berkorelasi dengan kandungan ataupun khasiatnya ya.

- Membaca Resep. 

Misalnya ketika dokter meresepkan obat/antibiotik untuk diminum 3 kali sehari, tidak jarang masyarakat beranggapan obat tersebut diminum saat pagi, siang dan malam hari. 

Padahal maksudnya obat tersebut untuk diminum setiap 8 jam. Jadi jika kita minum obat pada pukul 5 pagi hari, kita baru minum obat kedua pada pukul 13 siang, lalu obat ketiga pada pukul 21 malam. 

Begitu juga jika resep obat 1 kali sehari berarti untuk diminum setiap 24 jam, 2 kali sehari berarti untuk setiap 12 jam.

- Sedikit sedikit minum obat/antibiotik

Merasa tidak enak badan sedikit, minum obat. Batuk, minum obat. Pilek, minum obat. Diare, minum obat. Padahal, batuk, pilek, diare sebenarnya bukanlah penyakit, melainkan gejala penyakit. 

Batuk dan pilek adalah cara tubuh untuk melindungi paru-paru dari penumpukan lendir. Sedangkan diare dan muntah adalah cara tubuh untuk membuang zat-zat beracun dari perut. Lagipula, antibiotik adalah obat untuk mematikan atau menghambat pertumbuhan bakteri penyebab infeksi, tidak bisa mematikan virus atau jamur. Batuk, pilek itu biasanya disebabkan oleh virus, bukan bakteri. Jika kita batuk pilek kemudian minum antibiotik, yang ada antibiotiknya justru "bingung" mencari mana bakteri yang perlu dimatikan.

Cerdas Menggunakan Obat

Daripada terjebak dalam salah kaprah yang membahayakan kesehatan kita, mending mulai sekarang kita cerdas dalam menggunakan obat. Nggak perlu takut menggunakan obat, kita hanya perlu menambahkan sedikit perhatian pada 5 hal berikut ini: 

1. Cara Memilih Obat

Cara Memilih Obat yang Benar

Saat memilih obat, kita perlu memperhatikan hal-hal seperti:

- Kandungan zat berkhasiat, bukan semata karena merek dagang obat

- Riwayat alergi atau sensitif terhadap obat

- Kondisi hamil atau berencana hamil. Beberapa obat dapat mempengaruhi janin dan bahkan menyebabkan cacat pada bayi. Jadi jangan sampai salah pilih ya ibu-ibu, harus teliti.

- Kondisi menyusui. Beberapa obat dapat masuk dalam ASI dan menimbulkan efek buruk pada bayi

- Harga eceran tertinggi (HET) obat. Yang lebih mahal memang belum tentu lebih baik. Tapi ketika kita menemukan obat dengan harga murah yang nggak wajar, sepertinya kita perlu lebih waspada.

- Bentuk sediaan. Pilihlah yang paling sesuai untuk digunakan dengan baik dan benar.

- Kondisi sedang menggunakan obat lain. Mengonsumsi lebih dari 1 obat di saat bersamaan bisa menimbulkan "interaksi" antara obat satu dengan yang lain. Tanyakan pada apoteker atau dokter supaya tidak ada efek samping berbahaya.

2. Cara Mendapatkan Obat

Panduan Cara Mendapatkan Obat

Obat dibagi menjadi 3 kategori, ada Obat Bebas, Obat Bebas Terbatas, dan Obat Keras.

Obat Bebas adalah obat yang dapat dibeli tanpa resep dokter.

Obat Bebas Terbatas adalah obat keras yang dapat dibeli tanpa resep dokter, namun penggunaannya harus memperhatikan aturan pakai dan peringatan pada kemasan.

Obat Keras adalah obat yang hanya dapat diperoleh dengan resep dokter.

Untuk obat bebas dan obat bebas terbatas, dapat diperoleh di apotek atau toko obat berizin. Sebelum membeli, perhatikan hal-hal berikut ini:

- Pastikan kemasan obat dalam kondisi baik dan utuh
- Kelengkapan informasi pada kemasan
- Tanggal kadaluwarsa (expired date) obat
- Nomor registrasi

Untuk obat keras dapat diperoleh di apotek atau di fasilitas pelayanan kesehatan berdasarkan resep dokter
- Kelengkapan informasi pada etiket: nama pasien, tanggal dan aturan pakai
- Tanggal kadaluwarsa

3.  Cara Menggunakan Obat

Panduan Cara Menggunakan Obat
- Baca aturan pakai sebelum menggunakan obat

- Gunakan obat sesuai aturan pakai:

Dosis. Misal: gunakan sendok takar yang tersedia
Rentang waktu. Misal antibiotik 3x1, artinya diminum setiap 8 jam
Lama penggunaan obat. Misal: antibiotik digunakan 3-5 hari

- Obat Bebas dan Obat Bebas Terbatas tidak digunakan secara terus-menerus. Jika sakit berlanjut, segera hubungi dokter (wih, udah kayak iklan obat itu ya).

- Hentikan penggunaan obat apabila timbul efek yang tidak diinginkan. Segera ke fasilitas pelayanan kesehatan

- Tidak menggunakan obat orang lain meski gejala sakitnya sama

- Tanyakan ke apoteker untuk mendapatkan informasi penggunaan obat yang lebih lengkap

4. Cara Menyimpan Obat di Rumah

Panduan Cara Menyimpan Obat
Secara khusus:

- Tablet dan kapsul tidak disimpan di tempat panas atau lembab

- Obat sirup tidak disimpan dalam lemari pendingin

- Obat untuk vagina (ovula) dan anus (suppositoria) disimpan di lemari pendingin (bukan pada bagian freezer) agar tidak meleleh pada suhu ruangan

- Obat bentuk aerosol/spray tidak disimpan di tempat bersuhu tinggi, karena dapat meledak

- Insulin yang belum digunakan dapat disimpan di lemari pendingin. Setelah digunakan, insulin disimpan di suhu ruangan

Secara umum:

- Tidak melepas etiket pada wadah obat, karena tercantum nama, cara penggunaan, dan informasi penting lainnya

- Perhatikan dan ikuti aturan penyimpanan pada kemasan

- Letakkan obat jauh dari jangkauan anak

- Simpan obat dalam kemasan asli dan wadah tertutup rapat

- Tidak menyimpan obat di dalam mobil dalam jangka lama karena suhu tidak stabil dalam mobil dapat merusak obat

- Perhatikan tanda-tanda kerusakan obat dalam penyimpanan. Misal: perubahan warna, bau, penggunaan

5. Cara Membuang Obat

Panduan Cara Membuang Obat

- Pisahkan isi obat dari kemasan

- Lepaskan etiket dan tutup dari wadah/botol/tube

- Buang kemasan obat (dus/blister/strip/bungkus lain) setelah dirobek atau digunting

- Buang isi obat sirup ke saluran pembuangan air setelah diencerkan. Hancurkan botolnya dan buang di tempat sampah.

- Buang obat tablet atau kapsul di tempat sampah setelah dihancurkan

- Gunting tube salep/krim terlebih dahulu dan buang secara terpisah dari tutupnya di tempat sampah.

- Buang jarum insulin setelah dirusak dan dalam keadaan tutup terpasang kembali.

Antibiotik 

Seperti aku bilang di atas, antibiotik adalah obat untuk mematikan atau menghambat pertumbuhan bakteri penyebab infeksi, tidak bisa mematikan virus atau jamur. Jika kita sering minum antibiotik tanpa resep dokter, hal ini justru bisa membuat yang namanya bakteri resisten. Apa itu?

Bakteri resisten berarti bakteri menjadi kebal terhadap antibiotik yang pada awalnya efektif untuk pengobatan infeksi akibat bakteri tersebut (WHO-2015). Selain resistensi, ada juga efek samping antibiotik yang perlu kita waspadai:

- Toksisitas

Penggunaan antibiotik membuat terjadinya endapan zat-zat di organ tubuh seperti ginjal dan hati. Menggunakan antibiotik secara terus-menerus atau dalam jangka waktu yang lama dapat menyebabkan gangguan ginjal, hati, dan organ tubuh lainnya.

- Interaksi dengan obat lain

Penggunaan antibiotik bersamaan dengan obat lain dapat mempengaruhi atau justru dipengaruhi oleh efek obat lain tersebut.

- Reaksi Hipersensitivitas

- Gangguan Kehamilan/Janin

Hati-hati bagi ibu hamil saat mengonsumsi antibiotik. Pastikan konsultasi terlebih dahulu kepada dokter agar tidak berefek pada janin yang dikandung. 

Menggunakan Antibiotik Secara Bijak

Kampanye Bijak Menggunakan Antibiotik

Untuk menghindari resistensi dan efek samping antibiotik di atas, kita bisa menggunakan antibiotik secara bijak. Caranya:

- Gunakan antibiotik hanya untuk infeksi bakteri

- Tidak membeli antibiotik sendiri (tanpa resep dokter)

- Tidak menyimpan antibiotik (untuk jangka lama/sekedar untuk berjaga-jaga)

- Tidak memberi antibiotik sisa kepada orang lain

Kesimpulannya:
Apabila sakit infeksi, pastikan penyebabnya apakah bakteri atau virus.
Apabila sakit infeksi bakteri, pastikan mendapat antibiotik yang tepat dan benar
Ada beberapa penyakit dan operasi minor yang tidak memerlukan antibiotik
Antibiotik menyebabkan bakteri resisten, morbiditas, mortalitas, lama rawat inap, biaya meningkat
Antibiotik harus dibeli dengan resep dokter, hindari swamedikasi menggunakan antibiotik

Bersambung....
Part II akan membahas tentang hasil cek kesehatan, konsultasi kesehatan, kolesterol tinggi, dll

Sumber: materi Temu Blogger Kesehatan bersama Kementerian Kesehatan "Cermat Menggunakan Obat". Yogyakarta,  21 November 2017.