Tuesday, February 26, 2013

,

Raker HIMANIKA 2013

Pengurus HIMANIKA 2013 kemaren baru aja ada agenda raker nih (rapat kerja, -red).
Kapan ?. Hari Sabtu - Minggu, tanggal 23 - 24 Februari 2013, mulai dari Sabtu jam 7 pagi sampai Minggu jam 15 sore.
Di mana ?. Di Kuweron, Pakem, Sleman, Yogyakarta.

Siapa aja yang ikut ?. Selain pengurus Himanika 2013, ada juga kakak-kakak DPO (eks PH Himanika 2012), dan kakak-kakak angkatan pengurus Himanika mulai dari tahun 2008 sampai tahun 2011, rame deh. Semua yang berkumpul di sana malam itu adalah orang-orang hebat. Salut dan kagum untuk mereka.
Apa aja acaranya ?. Banyak lah, ada materi motivasi, ada sosialisasi proker, ada tausiyah, ada sharing bersama kakak angkatan, ada outbound dan games juga, trus dilanjutin sama sertijab dan pelantikan pengurus Himanika 2013. Hari Minggu itu rasanya kita jadi sangat akrab sama air. Basah-basahan nggak karuan gitu lah.
Dapet apa ?. Banyak juga. Bukan dalam bentuk materi, tapi ilmu, motivasi, nasehat, dan banyak hal lain yang nilainya lebih berharga daripada hal lain yang bisa dinilai harganya. Satu yang pasti, bersiap untuk satu tahun ke depan yang akan ada banyak rintangan, hambatan sekaligus kejutan. Benar kata mas Abdullah yang disampai-in waktu tausiyah, kalo kita merasa nyaman-nyaman saja saat di Himanika, itu berarti ada yang salah. Saat kita siap untuk mengucapkan, "Selamat datang di Himanika" saat itu juga berarti kita harus siap untuk mengucapkan, "Selamat tinggal zona nyamanku".
Gimana rasanya ?. Kalo itu tergantung masing-masing. Kalo buat aku sih asik, kalo kamu ?
Pengurus HIMANIKA 2013 kemaren baru aja ada agenda raker nih (rapat kerja, -red).
Kapan ?. Hari Sabtu - Minggu, tanggal 23 - 24 Februari 2013, mulai dari Sabtu jam 7 pagi sampai Minggu jam 15 sore.
Di mana ?. Di Kuweron, Pakem, Sleman, Yogyakarta.

Siapa aja yang ikut ?. Selain pengurus Himanika 2013, ada juga kakak-kakak DPO (eks PH Himanika 2012), dan kakak-kakak angkatan pengurus Himanika mulai dari tahun 2008 sampai tahun 2011, rame deh. Semua yang berkumpul di sana malam itu adalah orang-orang hebat. Salut dan kagum untuk mereka.
Apa aja acaranya ?. Banyak lah, ada materi motivasi, ada sosialisasi proker, ada tausiyah, ada sharing bersama kakak angkatan, ada outbound dan games juga, trus dilanjutin sama sertijab dan pelantikan pengurus Himanika 2013. Hari Minggu itu rasanya kita jadi sangat akrab sama air. Basah-basahan nggak karuan gitu lah.
Dapet apa ?. Banyak juga. Bukan dalam bentuk materi, tapi ilmu, motivasi, nasehat, dan banyak hal lain yang nilainya lebih berharga daripada hal lain yang bisa dinilai harganya. Satu yang pasti, bersiap untuk satu tahun ke depan yang akan ada banyak rintangan, hambatan sekaligus kejutan. Benar kata mas Abdullah yang disampai-in waktu tausiyah, kalo kita merasa nyaman-nyaman saja saat di Himanika, itu berarti ada yang salah. Saat kita siap untuk mengucapkan, "Selamat datang di Himanika" saat itu juga berarti kita harus siap untuk mengucapkan, "Selamat tinggal zona nyamanku".
Gimana rasanya ?. Kalo itu tergantung masing-masing. Kalo buat aku sih asik, kalo kamu ?

Saturday, February 16, 2013

,

Pelantikan --> Kerja Bakti --> Konsolidasi Nasional --> Raker BEM FT

Hari ini hari Sabtu. Sama dengan hari Sabtu yang biasanya, bahkan sama pula dengan hari yang lain. Sama-sama waktu 24 jam yang diberikan untuk kita. Tapi ada yang beda hari ini. Apa ? 4 Agenda yang aku jadikan judul di atas itu jawabannya. Yap, hari ini nggak kerasa aku ikutan ini-itu. Sibuk ?. Enggak. Justru saking selo nya jadi aku bisa join, hehe.

Diawali dengan Pelantikan ORMAWA FT UNY 2013. Dari kemarin sih udah diworo-woro buat ikut pelantikan jam 7 pagi. Jadilah pagi ini preparenya mruput dan berangkat juga mruput. Jam setengah 7 aku ke kost nya Aya dulu buat pinjem jas trus cus ke PKM dan depan LPTK masih disapu-sapuin sama panitia. Hehe, pukpuk panitia. Acara nya telat dimulai karena kita nunggu pak Dekan yang kemudian diketahui bahwa Pak Dekan ternyata malah nunggu di depan KPLT, bukan LPTK. Jan.

Pelantikan itu acaranya : absen, baris berdasarkan ormawa, nyanyi lagu Indonesia Raya sama Mars UNY, ketua ORMAWA yang baru dipanggil maju ke depan, sumpah jabatan, tanda tangan serah terima jabatan dari ketua ORMAWA lama (2012) ke ketua ORMAWA baru (2013), sambutan ketua DPM 2012 (mas Hery Wiratno), sambutan ketua DPM 2013 (mas Qodria Nugrah Maharliarga), sambutan ketua BEM 2012 (mas Thoriq Hidayatullah), sambutan ketua BEM 2013 (mas Fickky Fristiar), dan sambutan Pak Dekan (Dr. Moch. Bruri Triyono), penutup, foto-foto. Tau nggak ? ternyata Pak Dekan juga pas ultah lho hari ini. Hehe.

Abis pelantikan, aku balik ke sekre HIMA karena ada agenda kerja bakti beberes + bebersih sekre juga hari itu. Barang-barang dikeluarin, tumpukan dibongkar, lemari digeser, kertas diseleksi, meja disampulin, dll. Tapi perlu minta maaf ni karena aku cuma ikut separuh proses nggak bisa sampai selesai. Abis itu aku ikut Konsolidasi Nasional BEM Seluruh Indonesia di Aula FT UNY.

Konsolnas BEM SI ini diikuti sama perwakilan BEM seluruh Indonesia. Ada yang dari UNY selaku tuan rumah, dari Amikom Yogyakarta, UNS, Udayana, Unair, dll banyak (aku nggak hafal sih). Konsolnas dibuka selain sama sambutan, ada juga Stadium General yang kali itu membahas tentang Kebijakan Pendidikan. Tema ini diangkat karena Konsolnas BEM SI tahun ini diselenggarakan di UNY yang notabene adalah kampus pendidikan dan selain itu karena ada issu yang sedang hangat yaitu Kurikulum 2013 dan Ujian Nasional. Sekitar 2 jam terjadi pembahasan yang menarik tentang kependidikan ini. Aku suka sama closing statement dari mas Thoriq yang waktu itu jadi moderator : "Semua orang adalah guru, semua tempat adalah sekolah".

Owh iya, waktu Konsolnas ini aku update di Twitter, sengaja pengen kultwit sebenernya. Eh malah Divin bilang dia ngerasa gagal sebagai anak Medinfo gegara anak Dagri macam aku justru lebih update. Hehe. 

Nah berhubung amanah aku di BEM KM adalah sebagai Dagri, mas Thoriq ngajak aku buat ikut ke acara Raker BEM FT yang kebetulan dilaksanain hari itu juga. Aku sih OK aja, dulu pun waktu di awal udah nyanggupin buat jadi penghubung sih. Jam 2, aku sama Tri (dia anak Dagri juga) naik motor buat ke lokasi TKP Raker BEM FT sedangkan kakak-kakak PH BEM 2012 pada naik mobil bareng. Awalnya kita diajak ngikut naik mobil aja, tapi udah penuh deh, daripada sesek-sesekan mending independen aja. Tanpa diduga di tengah jalan malah ujan, jadi aku sama Tri berhenti dulu buat pakai jas ujan. Eeeh malah ketinggalan dari rombongan dan jadinya kita berdua sama PH BEM 2012 agak rempong cari-mencari. Mana ujan bikin basah lagi. Untung ada teknologi yang namanya sms sama bbm >,<

Sampailah aku sama Tri di tempat Raker, and surpriseee, ini tempat yang sama kayak Raker HIMA tahun lalu. Uuuh, jadi kelingan sek mbiyen-mbiyen deh. Hehe. Keinget jaman Raker HIMA tahun lalu. Beberapa orang yang kenal aku sama Tri awalnya keliatan bingung kenapa kita bisa ada di situ. Aku juga bingung kok ngapain aku di sini kalau nggak gegara diajak sama mas Thoriq T.T

Setelah sholat Ashar, agenda Raker kali itu adalah sharing-sharing. Kita diajak masuk juga. Walaupun lebih banyak diem, tapi tetep enjoy kok. Aku nyimak cerita-cerita para kakak-kakak BEM yang jan hebat itu. Lah, malah tau-tau aku juga disuruh ikut memberikan pesan. Jiah, nggak dong apa-apa aku nya. Jadi cuma ngomong simple aja.

Sebelum maghrib kita pun pamit dan langsung cus pulang. Capek nya sih lumayan. Tapi it was great and nice. Eh heem, sebenernya ada 2 agenda lain lagi buat hari ini, survey tempat raker HIMA sama nengokin Tiar. But...




Hari ini hari Sabtu. Sama dengan hari Sabtu yang biasanya, bahkan sama pula dengan hari yang lain. Sama-sama waktu 24 jam yang diberikan untuk kita. Tapi ada yang beda hari ini. Apa ? 4 Agenda yang aku jadikan judul di atas itu jawabannya. Yap, hari ini nggak kerasa aku ikutan ini-itu. Sibuk ?. Enggak. Justru saking selo nya jadi aku bisa join, hehe.

Diawali dengan Pelantikan ORMAWA FT UNY 2013. Dari kemarin sih udah diworo-woro buat ikut pelantikan jam 7 pagi. Jadilah pagi ini preparenya mruput dan berangkat juga mruput. Jam setengah 7 aku ke kost nya Aya dulu buat pinjem jas trus cus ke PKM dan depan LPTK masih disapu-sapuin sama panitia. Hehe, pukpuk panitia. Acara nya telat dimulai karena kita nunggu pak Dekan yang kemudian diketahui bahwa Pak Dekan ternyata malah nunggu di depan KPLT, bukan LPTK. Jan.

Pelantikan itu acaranya : absen, baris berdasarkan ormawa, nyanyi lagu Indonesia Raya sama Mars UNY, ketua ORMAWA yang baru dipanggil maju ke depan, sumpah jabatan, tanda tangan serah terima jabatan dari ketua ORMAWA lama (2012) ke ketua ORMAWA baru (2013), sambutan ketua DPM 2012 (mas Hery Wiratno), sambutan ketua DPM 2013 (mas Qodria Nugrah Maharliarga), sambutan ketua BEM 2012 (mas Thoriq Hidayatullah), sambutan ketua BEM 2013 (mas Fickky Fristiar), dan sambutan Pak Dekan (Dr. Moch. Bruri Triyono), penutup, foto-foto. Tau nggak ? ternyata Pak Dekan juga pas ultah lho hari ini. Hehe.

Abis pelantikan, aku balik ke sekre HIMA karena ada agenda kerja bakti beberes + bebersih sekre juga hari itu. Barang-barang dikeluarin, tumpukan dibongkar, lemari digeser, kertas diseleksi, meja disampulin, dll. Tapi perlu minta maaf ni karena aku cuma ikut separuh proses nggak bisa sampai selesai. Abis itu aku ikut Konsolidasi Nasional BEM Seluruh Indonesia di Aula FT UNY.

Konsolnas BEM SI ini diikuti sama perwakilan BEM seluruh Indonesia. Ada yang dari UNY selaku tuan rumah, dari Amikom Yogyakarta, UNS, Udayana, Unair, dll banyak (aku nggak hafal sih). Konsolnas dibuka selain sama sambutan, ada juga Stadium General yang kali itu membahas tentang Kebijakan Pendidikan. Tema ini diangkat karena Konsolnas BEM SI tahun ini diselenggarakan di UNY yang notabene adalah kampus pendidikan dan selain itu karena ada issu yang sedang hangat yaitu Kurikulum 2013 dan Ujian Nasional. Sekitar 2 jam terjadi pembahasan yang menarik tentang kependidikan ini. Aku suka sama closing statement dari mas Thoriq yang waktu itu jadi moderator : "Semua orang adalah guru, semua tempat adalah sekolah".

Owh iya, waktu Konsolnas ini aku update di Twitter, sengaja pengen kultwit sebenernya. Eh malah Divin bilang dia ngerasa gagal sebagai anak Medinfo gegara anak Dagri macam aku justru lebih update. Hehe. 

Nah berhubung amanah aku di BEM KM adalah sebagai Dagri, mas Thoriq ngajak aku buat ikut ke acara Raker BEM FT yang kebetulan dilaksanain hari itu juga. Aku sih OK aja, dulu pun waktu di awal udah nyanggupin buat jadi penghubung sih. Jam 2, aku sama Tri (dia anak Dagri juga) naik motor buat ke lokasi TKP Raker BEM FT sedangkan kakak-kakak PH BEM 2012 pada naik mobil bareng. Awalnya kita diajak ngikut naik mobil aja, tapi udah penuh deh, daripada sesek-sesekan mending independen aja. Tanpa diduga di tengah jalan malah ujan, jadi aku sama Tri berhenti dulu buat pakai jas ujan. Eeeh malah ketinggalan dari rombongan dan jadinya kita berdua sama PH BEM 2012 agak rempong cari-mencari. Mana ujan bikin basah lagi. Untung ada teknologi yang namanya sms sama bbm >,<

Sampailah aku sama Tri di tempat Raker, and surpriseee, ini tempat yang sama kayak Raker HIMA tahun lalu. Uuuh, jadi kelingan sek mbiyen-mbiyen deh. Hehe. Keinget jaman Raker HIMA tahun lalu. Beberapa orang yang kenal aku sama Tri awalnya keliatan bingung kenapa kita bisa ada di situ. Aku juga bingung kok ngapain aku di sini kalau nggak gegara diajak sama mas Thoriq T.T

Setelah sholat Ashar, agenda Raker kali itu adalah sharing-sharing. Kita diajak masuk juga. Walaupun lebih banyak diem, tapi tetep enjoy kok. Aku nyimak cerita-cerita para kakak-kakak BEM yang jan hebat itu. Lah, malah tau-tau aku juga disuruh ikut memberikan pesan. Jiah, nggak dong apa-apa aku nya. Jadi cuma ngomong simple aja.

Sebelum maghrib kita pun pamit dan langsung cus pulang. Capek nya sih lumayan. Tapi it was great and nice. Eh heem, sebenernya ada 2 agenda lain lagi buat hari ini, survey tempat raker HIMA sama nengokin Tiar. But...




Thursday, February 14, 2013

Scripta Manent, Verba Volent

Tadi sore ada mata kuliah Bahasa Indonesia ni yang diajar sama salah satu ibu dosen muda. Walaupun nama makulnya Bahasa Indonesia, tapi isinya tentang tulis-menulis atau lebih menjurus ke Karya Tulis Ilmiah (bukan bikin karangan kayak anak sekolah jaman dulu). Apa sih itu menulis ? Apa sih itu karya tulis ? Apa sih pentingnya menulis ? Apa sih kesulitan dalam menulis ?. Simple question, complicated answer.

Buat aku nulis itu nggak susah-susah banget sih, tapi nggak penting-penting banget juga. Paling enggak aku sering nulis walaupun cuma di status Facebook, atau tweet di Twitter, atau Personal Message di BBM, atau posting di blog kayak gini, hehe. Tapi se-nggak-penting apapun tulisanmu, itu penting lho. Paling nggak untuk membuktikan eksistensimu di dunia ini. Bener nggak ? Haha, cmiiw.

Di salah satu slide ada kata mutiara tentang menulis yang dikutip sama bu Dosen, aku suka bagian ini : "Scripta manent, Verba volent". You know what the meaning ?. Setelah aku cari di Google, aku jadi tau kalo kalimat ini diambil dari bahasa Latin yang laterlek artinya adalah "Teks tetap, Kata terbang". Kata-kata yang keluar dari mulut, bisa dengan gampangnya hilang atau kelupaan. Tapi kata-kata yang kita tuliskan, akan tetap tersimpan. Bener nggak ? Haha. Cmiiw lagi deh.
Tadi sore ada mata kuliah Bahasa Indonesia ni yang diajar sama salah satu ibu dosen muda. Walaupun nama makulnya Bahasa Indonesia, tapi isinya tentang tulis-menulis atau lebih menjurus ke Karya Tulis Ilmiah (bukan bikin karangan kayak anak sekolah jaman dulu). Apa sih itu menulis ? Apa sih itu karya tulis ? Apa sih pentingnya menulis ? Apa sih kesulitan dalam menulis ?. Simple question, complicated answer.

Buat aku nulis itu nggak susah-susah banget sih, tapi nggak penting-penting banget juga. Paling enggak aku sering nulis walaupun cuma di status Facebook, atau tweet di Twitter, atau Personal Message di BBM, atau posting di blog kayak gini, hehe. Tapi se-nggak-penting apapun tulisanmu, itu penting lho. Paling nggak untuk membuktikan eksistensimu di dunia ini. Bener nggak ? Haha, cmiiw.

Di salah satu slide ada kata mutiara tentang menulis yang dikutip sama bu Dosen, aku suka bagian ini : "Scripta manent, Verba volent". You know what the meaning ?. Setelah aku cari di Google, aku jadi tau kalo kalimat ini diambil dari bahasa Latin yang laterlek artinya adalah "Teks tetap, Kata terbang". Kata-kata yang keluar dari mulut, bisa dengan gampangnya hilang atau kelupaan. Tapi kata-kata yang kita tuliskan, akan tetap tersimpan. Bener nggak ? Haha. Cmiiw lagi deh.

Sunday, February 10, 2013

, ,

Temu Perdana Pengurus BEM KM UNY

Jumat, 8 Februari 2013..

..kemarin aku ikut di acara Temu Perdana pengurus BEM KM UNY periode 2013 di Student Center UNY. I feel that I'm being a stranger who meets the strangers. Hehe. Tapi nggak seratus persen asing sih, ada beberapa yang aku kenal juga kok, mas Thoriq, mas Erdi, mas Wahyu, mas Bakhtiar yang notabene dari FT, mbak Rina, mas Jaka, Tri yang sama-sama anak Dagri, dan beberapa orang lain yang aku ngerasa kenal sama wajah-wajahnya. Aku curiga kalo aku pernah ketemu mereka waktu rapat OSPEK UNY dulu. Aku percaya yang aku temui saat itu adalah orang-orang hebat semua, kagum :).

Acara Temu Perdana, yaa like usual : perkenalan antar yang hadir, penjelasan tentang BEM KM UNY, penjelasan visi dan misi, motivasi, kumpul tiap departemen, dll sambil makan cemilan. Tapi pembawaan dan penyampaiannya dari mas Thoriq dan mas Iman itu beda. Berasa mengalir. Santai tapi ngena. Kayaknya aku kudu nyuri ilmu dari beliau-beliau deh tentang retorika. Hehe.

Owh iya, buat setahun ke depan, Insya Allah aku jadi pengurus BEM KM UNY 2013. Tahun ini adalah tahunnya Kabinet Indonesia SEMANGAT. Sebagai ketua adalah mas Iman dan mas Thoriq sebagai wakil ketua. Kalo aku ? Aku masuk di Departemen Dalam Negeri (Dagri). It's totally different from HIMA. Pokoknya aku mau belajar banyak !. Cheer me \^^/
Jumat, 8 Februari 2013..

..kemarin aku ikut di acara Temu Perdana pengurus BEM KM UNY periode 2013 di Student Center UNY. I feel that I'm being a stranger who meets the strangers. Hehe. Tapi nggak seratus persen asing sih, ada beberapa yang aku kenal juga kok, mas Thoriq, mas Erdi, mas Wahyu, mas Bakhtiar yang notabene dari FT, mbak Rina, mas Jaka, Tri yang sama-sama anak Dagri, dan beberapa orang lain yang aku ngerasa kenal sama wajah-wajahnya. Aku curiga kalo aku pernah ketemu mereka waktu rapat OSPEK UNY dulu. Aku percaya yang aku temui saat itu adalah orang-orang hebat semua, kagum :).

Acara Temu Perdana, yaa like usual : perkenalan antar yang hadir, penjelasan tentang BEM KM UNY, penjelasan visi dan misi, motivasi, kumpul tiap departemen, dll sambil makan cemilan. Tapi pembawaan dan penyampaiannya dari mas Thoriq dan mas Iman itu beda. Berasa mengalir. Santai tapi ngena. Kayaknya aku kudu nyuri ilmu dari beliau-beliau deh tentang retorika. Hehe.

Owh iya, buat setahun ke depan, Insya Allah aku jadi pengurus BEM KM UNY 2013. Tahun ini adalah tahunnya Kabinet Indonesia SEMANGAT. Sebagai ketua adalah mas Iman dan mas Thoriq sebagai wakil ketua. Kalo aku ? Aku masuk di Departemen Dalam Negeri (Dagri). It's totally different from HIMA. Pokoknya aku mau belajar banyak !. Cheer me \^^/

Indeks Prestasi

Santai pemirsah, jangan terburu-buru mengacungkan pentung atau tangan terkepal. Jangan gebukin aku dulu, plis. Selow dulu, aku jelasin. Hehe. Berasa kayak apa aja. Berawal dari twit aku di twitter kemaren tentang IP (Indeks Prestasi), jadilah aku pengen ngangkat soal itu juga di sini.

Alkisah, begini ceritanya...

Dulu jaman-jaman semester 1 pas jadi maba, jan masih polos serta lugu gitu deh akunya. Haha. Tau nggak, tiap Rabu aku pergi ke perpustakaan. Selo banget kan. Selain itu, tiap ada tugas aku selalu ngerasa harus spaneng buat ngerjain. Tiap mau kuis atau ujian selalu belajar dulu. Tiap dosen njelasin di kelas selalu berusaha buat nyimak. Tiap nggak masuk juga enggak titip absen. Pokoknya tipikal mahasiswi yang “aman” lah.

Semester 1, masa-masa di mana kita menggantungkan cita-cita begitu tinggi. Aku, misalnya, dulu di resolusi ku aku nulis “Nilai harus A, minimal B+”, “IP Cumlaude, minimal 3,6”. Manis banget resolusi ku. Dan kagetlah aku waktu pengumuman nilai ujian keluar untuk pertama kalinya. Masih inget banget waktu itu yang pertama kali diumumin adalah nilai mata kuliah Teknik Digital dan aku dapet nilai C !. Duh. Berasa hancur banget deh. temen-temen lain bisa ketawa, bisa bilang tenang, ya iyalah karena nilai mereka lebih bagus daripada aku. Yang nilai nya A nggak sedikit sih, walaupun yang remidi juga banyak. Hehe. Saat itu juga aku bilang dalam hati, “Aku kapok. Aku bakal lebih rajin belajar lagi” malah aku sampe nangis pas sms Mama ngabarin kalo aku dapet nilai C. Walaupun cuma makul itu aja sih yang dapet C, lainnya minimal B.

Ternyata nilai semester 1 ku nggak seperti harapan. Cumlaude sih, tapi cuma lebih dikit dari ambang batas. Jujur, aku kecewa. Hopeless. Apalagi ada kakak angkatan yang bilang kalau nilai / IP di semester 1 tu biasanya yang paling bagus soalnya semester 1 itu kuliah nya masih gampang. Di semester depannya biasanya makin turun dan turun gitu. Welaah jan bikin aku down. Rasanya resolusi ku terlalu tinggi untuk dicapai. Ada 2 cara biar aku nggak terpuruk lagi : 1 meningkatkan kualitas belajar, 2 menurunkan kualitas resolusiku. Dan taukah pemirsa, aku milih yang nomer 2. Hehe. Standarku aku turunin jadi minimal dapet B. beda tipis tapi lebih realistis.

Masuklah aku ke semester 2. Apalah daya, gegara kesibukan di organisasi, kuliah jadinya agak terbengkalai. Janji aku buat lebih rajin Cuma jadi sekedar janji. Satu semester berasa cepat karena banyak kegiatan sekaligus terlalu cepat buat ujian. Rasanya belum dapet ilmu apa-apa, eh udah main ujian aja. Akhirnya kita pun ujian. Tereeeng… sama kayak waktu semester 1 dulu. Nilai pertama yang keluar di semester 2 ini nilai mata kuliah Algoritma Pemrograman dan aku dapet C+. Duh, depresi jilid 2 nih. Tapi sama kayak semester 1, Cuma makul itu yang dapet kisaran C. lainnya minimal B kok. Kejutannya adalah : IP ku naik men !!.

Singkat cerita, aku menjalani hidup di semester 3. Aku kuliah, aku ngerjain tugas, aku ikut organisasi, aku dolan bareng temen, dan lain-lain sampe akhirnya kita ketemu lagi sama UAS. Serba-serbi UAS aku lewati, masih sama kayak biasanya kok. Nih sekarang nilai udah mulai keluar walaupun semua. Alhamdulillah IP aku naik lagi dari semester 2 kemarin.

So…???
Jadi gini, dulu aku pernah ngerasa depresi banget waktu harapan aku nggak tercapai. Aku pernah hopeless waktu lihat IP teman-teman lain jauh di atas aku (tu si Adit malah pas semester 1 nilainya A semua kecuali Bahasa Inggris, dia dulu adalah alien -_-). Apalagi beredar mitos “Nilai Semester 1 adalah nilai terbaik ever after. Nah kalo pas semester 1 nilai nya jelek, semester berikutnya jadi ancur dong ? >,< . Tapi buktinya enggak kok, nih aku buktinya nih *nunjuk-nunjuk diri sendiri*. Kan emang waktu semester awal itu kita masih meraba-raba, kalo udah semester atas juga bakal ngerti. For tips, nilai bagus itu kuncinya di siapa dosen kita. Haha. Is that true ?

Note :
Walaupun memang IP itu bukan segalanya, tapi buat aku IP punya andil yang penting. Keren kayaknya kalo bisa bikin orang tua bangga pas besok waktu aku wisuda aku pake selendang yang ada tulisan Cumlaude. Who knows aku bisa dapet beasiswa lanjutan kalo ngantongin IP bagus. IP ku sekarang bisa jadi senjata juga biar anak-anakku besok jadi lebih rajin belajar #eh kok sampe ngomongin anak ya.
Santai pemirsah, jangan terburu-buru mengacungkan pentung atau tangan terkepal. Jangan gebukin aku dulu, plis. Selow dulu, aku jelasin. Hehe. Berasa kayak apa aja. Berawal dari twit aku di twitter kemaren tentang IP (Indeks Prestasi), jadilah aku pengen ngangkat soal itu juga di sini.

Alkisah, begini ceritanya...

Dulu jaman-jaman semester 1 pas jadi maba, jan masih polos serta lugu gitu deh akunya. Haha. Tau nggak, tiap Rabu aku pergi ke perpustakaan. Selo banget kan. Selain itu, tiap ada tugas aku selalu ngerasa harus spaneng buat ngerjain. Tiap mau kuis atau ujian selalu belajar dulu. Tiap dosen njelasin di kelas selalu berusaha buat nyimak. Tiap nggak masuk juga enggak titip absen. Pokoknya tipikal mahasiswi yang “aman” lah.

Semester 1, masa-masa di mana kita menggantungkan cita-cita begitu tinggi. Aku, misalnya, dulu di resolusi ku aku nulis “Nilai harus A, minimal B+”, “IP Cumlaude, minimal 3,6”. Manis banget resolusi ku. Dan kagetlah aku waktu pengumuman nilai ujian keluar untuk pertama kalinya. Masih inget banget waktu itu yang pertama kali diumumin adalah nilai mata kuliah Teknik Digital dan aku dapet nilai C !. Duh. Berasa hancur banget deh. temen-temen lain bisa ketawa, bisa bilang tenang, ya iyalah karena nilai mereka lebih bagus daripada aku. Yang nilai nya A nggak sedikit sih, walaupun yang remidi juga banyak. Hehe. Saat itu juga aku bilang dalam hati, “Aku kapok. Aku bakal lebih rajin belajar lagi” malah aku sampe nangis pas sms Mama ngabarin kalo aku dapet nilai C. Walaupun cuma makul itu aja sih yang dapet C, lainnya minimal B.

Ternyata nilai semester 1 ku nggak seperti harapan. Cumlaude sih, tapi cuma lebih dikit dari ambang batas. Jujur, aku kecewa. Hopeless. Apalagi ada kakak angkatan yang bilang kalau nilai / IP di semester 1 tu biasanya yang paling bagus soalnya semester 1 itu kuliah nya masih gampang. Di semester depannya biasanya makin turun dan turun gitu. Welaah jan bikin aku down. Rasanya resolusi ku terlalu tinggi untuk dicapai. Ada 2 cara biar aku nggak terpuruk lagi : 1 meningkatkan kualitas belajar, 2 menurunkan kualitas resolusiku. Dan taukah pemirsa, aku milih yang nomer 2. Hehe. Standarku aku turunin jadi minimal dapet B. beda tipis tapi lebih realistis.

Masuklah aku ke semester 2. Apalah daya, gegara kesibukan di organisasi, kuliah jadinya agak terbengkalai. Janji aku buat lebih rajin Cuma jadi sekedar janji. Satu semester berasa cepat karena banyak kegiatan sekaligus terlalu cepat buat ujian. Rasanya belum dapet ilmu apa-apa, eh udah main ujian aja. Akhirnya kita pun ujian. Tereeeng… sama kayak waktu semester 1 dulu. Nilai pertama yang keluar di semester 2 ini nilai mata kuliah Algoritma Pemrograman dan aku dapet C+. Duh, depresi jilid 2 nih. Tapi sama kayak semester 1, Cuma makul itu yang dapet kisaran C. lainnya minimal B kok. Kejutannya adalah : IP ku naik men !!.

Singkat cerita, aku menjalani hidup di semester 3. Aku kuliah, aku ngerjain tugas, aku ikut organisasi, aku dolan bareng temen, dan lain-lain sampe akhirnya kita ketemu lagi sama UAS. Serba-serbi UAS aku lewati, masih sama kayak biasanya kok. Nih sekarang nilai udah mulai keluar walaupun semua. Alhamdulillah IP aku naik lagi dari semester 2 kemarin.

So…???
Jadi gini, dulu aku pernah ngerasa depresi banget waktu harapan aku nggak tercapai. Aku pernah hopeless waktu lihat IP teman-teman lain jauh di atas aku (tu si Adit malah pas semester 1 nilainya A semua kecuali Bahasa Inggris, dia dulu adalah alien -_-). Apalagi beredar mitos “Nilai Semester 1 adalah nilai terbaik ever after. Nah kalo pas semester 1 nilai nya jelek, semester berikutnya jadi ancur dong ? >,< . Tapi buktinya enggak kok, nih aku buktinya nih *nunjuk-nunjuk diri sendiri*. Kan emang waktu semester awal itu kita masih meraba-raba, kalo udah semester atas juga bakal ngerti. For tips, nilai bagus itu kuncinya di siapa dosen kita. Haha. Is that true ?

Note :
Walaupun memang IP itu bukan segalanya, tapi buat aku IP punya andil yang penting. Keren kayaknya kalo bisa bikin orang tua bangga pas besok waktu aku wisuda aku pake selendang yang ada tulisan Cumlaude. Who knows aku bisa dapet beasiswa lanjutan kalo ngantongin IP bagus. IP ku sekarang bisa jadi senjata juga biar anak-anakku besok jadi lebih rajin belajar #eh kok sampe ngomongin anak ya.

Menunggu Pagi


Menunggu Pagi - Peter Pan Band

Apa yang terjadi dengan hatiku
Ku masih di sini menunggu pagi
Seakan letih tak menggangguku
Ku masih terjaga menunggu pagi

Entah kapan malam berhenti
Teman, aku masih menunggu pagi

***

Nggak bisa tidur, insomnia, insomnika, atau apapun itulah namanya yang lagi aku rasain sekarang. Sejak kuliah jadwal tidur emang nggak pernah teratur lagi sih. Biasanya tidur jam berapa aja terserah asal tetap bangun waktu Subuh terus kuliah. Nah, apalagi sebulan liburan gini. Tidur jam berapa, bangun pas Subuh, tidur lagi sampai bangun jam berapa pun seolah nggak masalah, bikin insomnia makin menjadi-jadi. Efeknya kadang nggak berasa kalo lagi ada kegiatan. Tapi kalo lagi nggak ada kegiatan, bisa-bisa mata minta merem terus.

Kalo lagi nggak bisa tidur di tengah hening malam kayak gini, paling aku cuma bisa nyari inspirasi. Mungkin lebih bijak kalo aku mendekatkan diri sama Yang Di Atas kali ya. Kadang emang gitu sih, tapi sering enggak nya. Hehe. Herannya kalo sambil buka Facebook atau Twitter atau sosmed lain, pasti juga ada temen yang masih bangun. Ternyata emang bener ya jargon "You Never Walk Alone", bahkan ngerasain Insomnia pun juga pasti ada temen, nggak bakal alone. Malah sering pada saling sapa, tanya kenapa belum tidur, dan saling ngingetin buat tidur atau pamit tidur duluan.

Keuntungan dari melek sampai tengah malem salah satunya jadi bisa ngerasain koneksi yang cepet sama bisa ngucapin "happy birthday" duluan ke temen yang lagi ultah. Lucu juga kalau bisa jadi yang pertamax. Haha *nggak penting*. Ini kalo pas edisi liburan, kalo pas edisi kuliah besok pastinya bakal diisi sama ngerjain tugas-tugas. Duh, ngebayangin aja bikin hewew.

Berhubung hari ini (Minggu, -red) adalah hari terakhir libur, aku cuma berharap semoga insomnia ku bisa lebih produktif lagi buat ke depannya. Aamiin. Owh iya, ngomong-ngomong soal insomnia, aku jadi keinget sama mas asdos. Kepoin aja blog nya beliau di anotherorion.com, pasti ada cerita soal insomnia. Atau kalo nggak ada, tanya langsung ke beliaunya biar diceritain langsung. Wkwkw

Menunggu Pagi - Peter Pan Band

Apa yang terjadi dengan hatiku
Ku masih di sini menunggu pagi
Seakan letih tak menggangguku
Ku masih terjaga menunggu pagi

Entah kapan malam berhenti
Teman, aku masih menunggu pagi

***

Nggak bisa tidur, insomnia, insomnika, atau apapun itulah namanya yang lagi aku rasain sekarang. Sejak kuliah jadwal tidur emang nggak pernah teratur lagi sih. Biasanya tidur jam berapa aja terserah asal tetap bangun waktu Subuh terus kuliah. Nah, apalagi sebulan liburan gini. Tidur jam berapa, bangun pas Subuh, tidur lagi sampai bangun jam berapa pun seolah nggak masalah, bikin insomnia makin menjadi-jadi. Efeknya kadang nggak berasa kalo lagi ada kegiatan. Tapi kalo lagi nggak ada kegiatan, bisa-bisa mata minta merem terus.

Kalo lagi nggak bisa tidur di tengah hening malam kayak gini, paling aku cuma bisa nyari inspirasi. Mungkin lebih bijak kalo aku mendekatkan diri sama Yang Di Atas kali ya. Kadang emang gitu sih, tapi sering enggak nya. Hehe. Herannya kalo sambil buka Facebook atau Twitter atau sosmed lain, pasti juga ada temen yang masih bangun. Ternyata emang bener ya jargon "You Never Walk Alone", bahkan ngerasain Insomnia pun juga pasti ada temen, nggak bakal alone. Malah sering pada saling sapa, tanya kenapa belum tidur, dan saling ngingetin buat tidur atau pamit tidur duluan.

Keuntungan dari melek sampai tengah malem salah satunya jadi bisa ngerasain koneksi yang cepet sama bisa ngucapin "happy birthday" duluan ke temen yang lagi ultah. Lucu juga kalau bisa jadi yang pertamax. Haha *nggak penting*. Ini kalo pas edisi liburan, kalo pas edisi kuliah besok pastinya bakal diisi sama ngerjain tugas-tugas. Duh, ngebayangin aja bikin hewew.

Berhubung hari ini (Minggu, -red) adalah hari terakhir libur, aku cuma berharap semoga insomnia ku bisa lebih produktif lagi buat ke depannya. Aamiin. Owh iya, ngomong-ngomong soal insomnia, aku jadi keinget sama mas asdos. Kepoin aja blog nya beliau di anotherorion.com, pasti ada cerita soal insomnia. Atau kalo nggak ada, tanya langsung ke beliaunya biar diceritain langsung. Wkwkw

Tuesday, February 5, 2013

Camp

Yogyakarta, 4 - 5 Februari 2013...

Pagi, Aku, 13 orang, DPO, PKM, baju ELINFO, tempat event ELINFO, risalah, flamboyan / kamboja, kost babe, perjalanan, hujan, basah, dingin, tempat dingin di Yogya, karantina, no hape, no jam, istirahat, obrolan cewek, obrolan kita, menebak-nebak, bertanya-tanya, persiapan, visi misi, diskusi, bercanda, mengenal lebih dalam, kata terakhir, target, uang 1000, sampah, kotoran, proposal, sholat berjamaah, pembagian tugas, alur, nilai-nilai, KARAKTER, plan A – plan B, buka bersama, tadarus dan kajian, khawatir, gelap, lingkaran, bentakan,  wawancara, lingkaran lagi, bentakan lagi, tangan, penyusup, berhitung, janjiku, janji kita, ucapan selamat, makna, lucu, bebas batas,  makan-makan, jagung bakar, bercanda, malam, tidur, pagi, dingin, bangun, mandi, jalan, bersama, gardu pandang, games, warna kartu, gobak sodor, makan pagi, beres-beres, siap, dokumentasi, pulang, kenangan, pelajaran, kawan, rekan…

Sepertinya sejak hari itu, hari-hari ku ke depan akan sedikit berbeda. Welcome, brand new day :)
Yogyakarta, 4 - 5 Februari 2013...

Pagi, Aku, 13 orang, DPO, PKM, baju ELINFO, tempat event ELINFO, risalah, flamboyan / kamboja, kost babe, perjalanan, hujan, basah, dingin, tempat dingin di Yogya, karantina, no hape, no jam, istirahat, obrolan cewek, obrolan kita, menebak-nebak, bertanya-tanya, persiapan, visi misi, diskusi, bercanda, mengenal lebih dalam, kata terakhir, target, uang 1000, sampah, kotoran, proposal, sholat berjamaah, pembagian tugas, alur, nilai-nilai, KARAKTER, plan A – plan B, buka bersama, tadarus dan kajian, khawatir, gelap, lingkaran, bentakan,  wawancara, lingkaran lagi, bentakan lagi, tangan, penyusup, berhitung, janjiku, janji kita, ucapan selamat, makna, lucu, bebas batas,  makan-makan, jagung bakar, bercanda, malam, tidur, pagi, dingin, bangun, mandi, jalan, bersama, gardu pandang, games, warna kartu, gobak sodor, makan pagi, beres-beres, siap, dokumentasi, pulang, kenangan, pelajaran, kawan, rekan…

Sepertinya sejak hari itu, hari-hari ku ke depan akan sedikit berbeda. Welcome, brand new day :)

Noah Pro Mild Tour @ Yogyakarta

Minggu, 3 Februari 2012

Hari ini aku lalui seperti biasa. Berhubung masih libur, jadi ya santai aja sih kerjaannya. Bersih-bersih, online, tiduran, apapun itu lah. Apalagi agenda buat hari ini cuma ada rapat buat siang hari. So selo deh.
Pas lagi nyuci baju, aku denger obrolannya mbak Eka sama mbak Siti (mbak kost, -red). Awalnya soal masak-memasak, terus malah jadi ngomongin kalo nanti malem ada Noah di Kridosono (agak nggak nyambung tapi nggak masalah dong ya, problem ?). Aku malah baru tau kalo ada Noah, maklum deh aku kan kuper #eh (nggak amin ding >_<,maksudnya kuper soal begituan). Tapi ya udah sih, nggak terlalu ngeh amat, kan aku lagi nyuci. Hehe.

Selesai nyuci, berhubung itu masih terhitung pagi dan aku terhitung nggak ada acara, jadilah aku online dulu kayak biasa. Eh, ternyata ada sms dari temen anak Magelang, dia ngajak nonton Noah. Nah lho, yang anak Magelang aja tau kalo ada Noah di Jogja, kok aku yang di Jogja malah nggak tau ya. Aku merasa jan gagal (tali mana tali ??). Berhubung acaranya dimulai jam 7 malam, aku say OK deh. Paling rapat nya Cuma sampe sore kok. Singkat cerita, aku janjian sama temenku, aku lanjut aktivitas sampai siang, rapat dari siang sampai sore, terus pulang ke kost.

Sekitar jam 8 temenku sampai di kost (dia dari Magelang) dan kita pun cus ke Kridosono. Adem men, sebelumnya emang Jogja diguyur hujan, dan luckily pas kita berangkat hujannya udah berhenti. Jam setengah 9an kita udah sampai di Kridosono, parkir, beli tiket (htm nya 20k aja), antri masuk, diperiksa petugas, dan akhirnya sampai di dalem dan nyari tempat yang PW pas udah mau jam 9. Nggak begitu rame di dalem, Cuma separuh aja nggak penuh kok yang keisi. Jadi lebih enak menurut aku, lebih leluasa. Waktu itu masih diisi sama band-band pembuka. Ada boyband (band yang personilnya cowok-cowok maksudnya) sama girlband juga (baju mbak-mbak nya jan pada seksi, ngeri >_<). Untung kita berangkat agak malam, jadi nggak perlu nunggu kelamaan. Walaupun imbasnya kita jadi agak jauh dari panggung.

Noah - diambil dari dusunblog.com

Sempet agak negthink gitu kalau Noah bakal lama. Ternyata, pas mas mbak band pembuka udah selesai terus MCnya masuk dan bilang kalau Noah bakal ngisi abis itu. Disambut dengan yeyeye sama penonton semua deh. Video perjalanan Noah diputar. Baru tau aku kalo Noah lagi ngadain tur ke 25 kota. Dan… terenggg akhirnya Ariel dkk keluar deh. Aku nggak inget lagunya apa aja, aku juga nggak begitu hapal sih soalnya bukan sahabat Noah. Tapi aku amaze sama suaranya Ariel yang emang amazing kayak di MP3. Hehehe.

Noah perform dari (sekitar) jam 9.30 sampai jam 11, lumayan lama yak. Paling suka sama lagu Menghapus Jejakmu. Ada juga moment pas yang nyanyi adalah Reza, bukan Ariel, dan suaranya lumayan juga (paling enggak, lebih bagus daripada suaraku). Kurang lebih ada 10 lagu (tapi kayaknya lebih)  yang dibawain waktu itu, dari mulai yang jaman dulu kayak “Mungkin Nanti” sampai yang terbaru kayak “Hidup Untukmu, Mati Tanpamu”. Penampilan malam itu pun ditutup sama lagu Topeng. Menurutku acara nya nice sih. Tertib, nyaman, menghibur, dan nggak bikin kantong kempes pastinya (soalnya dulu pas Noah tampil di Yogya juga htm nya sampai ratusan K eh L).



Minggu, 3 Februari 2012

Hari ini aku lalui seperti biasa. Berhubung masih libur, jadi ya santai aja sih kerjaannya. Bersih-bersih, online, tiduran, apapun itu lah. Apalagi agenda buat hari ini cuma ada rapat buat siang hari. So selo deh.
Pas lagi nyuci baju, aku denger obrolannya mbak Eka sama mbak Siti (mbak kost, -red). Awalnya soal masak-memasak, terus malah jadi ngomongin kalo nanti malem ada Noah di Kridosono (agak nggak nyambung tapi nggak masalah dong ya, problem ?). Aku malah baru tau kalo ada Noah, maklum deh aku kan kuper #eh (nggak amin ding >_<,maksudnya kuper soal begituan). Tapi ya udah sih, nggak terlalu ngeh amat, kan aku lagi nyuci. Hehe.

Selesai nyuci, berhubung itu masih terhitung pagi dan aku terhitung nggak ada acara, jadilah aku online dulu kayak biasa. Eh, ternyata ada sms dari temen anak Magelang, dia ngajak nonton Noah. Nah lho, yang anak Magelang aja tau kalo ada Noah di Jogja, kok aku yang di Jogja malah nggak tau ya. Aku merasa jan gagal (tali mana tali ??). Berhubung acaranya dimulai jam 7 malam, aku say OK deh. Paling rapat nya Cuma sampe sore kok. Singkat cerita, aku janjian sama temenku, aku lanjut aktivitas sampai siang, rapat dari siang sampai sore, terus pulang ke kost.

Sekitar jam 8 temenku sampai di kost (dia dari Magelang) dan kita pun cus ke Kridosono. Adem men, sebelumnya emang Jogja diguyur hujan, dan luckily pas kita berangkat hujannya udah berhenti. Jam setengah 9an kita udah sampai di Kridosono, parkir, beli tiket (htm nya 20k aja), antri masuk, diperiksa petugas, dan akhirnya sampai di dalem dan nyari tempat yang PW pas udah mau jam 9. Nggak begitu rame di dalem, Cuma separuh aja nggak penuh kok yang keisi. Jadi lebih enak menurut aku, lebih leluasa. Waktu itu masih diisi sama band-band pembuka. Ada boyband (band yang personilnya cowok-cowok maksudnya) sama girlband juga (baju mbak-mbak nya jan pada seksi, ngeri >_<). Untung kita berangkat agak malam, jadi nggak perlu nunggu kelamaan. Walaupun imbasnya kita jadi agak jauh dari panggung.

Noah - diambil dari dusunblog.com

Sempet agak negthink gitu kalau Noah bakal lama. Ternyata, pas mas mbak band pembuka udah selesai terus MCnya masuk dan bilang kalau Noah bakal ngisi abis itu. Disambut dengan yeyeye sama penonton semua deh. Video perjalanan Noah diputar. Baru tau aku kalo Noah lagi ngadain tur ke 25 kota. Dan… terenggg akhirnya Ariel dkk keluar deh. Aku nggak inget lagunya apa aja, aku juga nggak begitu hapal sih soalnya bukan sahabat Noah. Tapi aku amaze sama suaranya Ariel yang emang amazing kayak di MP3. Hehehe.

Noah perform dari (sekitar) jam 9.30 sampai jam 11, lumayan lama yak. Paling suka sama lagu Menghapus Jejakmu. Ada juga moment pas yang nyanyi adalah Reza, bukan Ariel, dan suaranya lumayan juga (paling enggak, lebih bagus daripada suaraku). Kurang lebih ada 10 lagu (tapi kayaknya lebih)  yang dibawain waktu itu, dari mulai yang jaman dulu kayak “Mungkin Nanti” sampai yang terbaru kayak “Hidup Untukmu, Mati Tanpamu”. Penampilan malam itu pun ditutup sama lagu Topeng. Menurutku acara nya nice sih. Tertib, nyaman, menghibur, dan nggak bikin kantong kempes pastinya (soalnya dulu pas Noah tampil di Yogya juga htm nya sampai ratusan K eh L).